Yth : Pak guru dan buk guru serta bapak pejabat pengambil keputusan yang
berada di mailling list "pakguruonline"
Dibawah ini ada artikel menarik yang di fowardkan dari millist "pendidikan",
mari kita baca mudah-mudahan bermanfaat bagi kita.
Wassalam,
Mujiballah Komil
====================================
----- Original Message -----
From: "sangkakala ." <the_sangkakala@...>
To: <pendidikan@yahoogroups.com>
Cc: <mifta-perjuangan@yahoogroups.com>; <pendidikan@yahoogroups.com>;
<careerconsultation@yahoogroups.com>
Sent: Tuesday, May 24, 2005 7:22 PM
Subject: [pendidikan] Mencetak Kembali Tokoh Sekaliber Soekarno, Hatta Dan
Habibie !
MENCETAK KEMBALI TOKOH SEKALIBER SOEKARNO, HATTA
DAN HABIBIE !
Kita negara ini krisis kepemimpinan, kita kekurangan stok tokoh tangguh
untuk bisa berbicara di tingkat International..Apa sebab kok ngak muncul
lagi tokoh sekaliber Soekarno, Hatta, Tan malaka, Natsir dan Habibie ? Ini
pertanyaan menarik dan menantang daya pikir kita..
Saya melihat ada beberapa faktor yg menentukan tokoh-tokoh tersebut menjadi
THE GRAND MAN (ORANG BESAR) yaitu:
1. ADA KESADARAN KEINDONESIAAN YG KUAT DIKAITKAN
DGN WORLDFIEW DUNIA LUAS..
Bukan hanya sebatas kedaerahan sempit tapi meluas dalam spirit keindonesiaan
dan dunia Global.. Tokoh kita yg lalu adalah manusia-manusia yg seluas alam
artinya alam betul-betul adalah guru sekaligus mainstream pemikiran mereka,
termasuk alam pemikiran Barat( Eropa, America dan Soviet), pemikiran Asia
Timur dan Pemikiran Islam. Filsafat adalah alat perenungan selaku upaya
mencari worldfiew bangsa.. Semua Tokoh kita ini kuat sekali alam filsafat
mereka, sebab ini jalan bagi pencerahan akal dan pemantapan ideologi
..Soekarno termasuk menggemar segala bacaan filsafat terutama filsafat
Politik, Hatta pelahap alam pemikiran Yunani, Tan Malaka adalah filosof
sosialisme dgn pemahaman lewat jalan dialektika dan sintesis( penyatuan
dalam pertentangan), Syahrir adalah sosialist dan Natsir termasuk filosof
Politik Islam beraliran pemikiran dari Jamaluddin Al Afghani .. Semua tokoh
kita adalah orang-orang yg kuat daya fikir filsafati sehingga daya analisis
mereka atas situasi begitu tajam dan menakutkan Kolonial Belanda kala itu,
sebab pemikiran mereka bisa mempengaruhi rakyat untuk bergolak dan
berontak..
2. DORONGAN SPIRIT BERPARTISIPASI POLITIK YG TEGUH..
Mereka ini punya dorongan kuat memberi kontribusi bagi kebangkitan
Indonesia. Tokoh kita tahu ada kejayaan masa lalu Nusantara lama, lalu
diamati masa sekarang yg suram dan visi apa yg tepat bagi kejayaan masa
depan.. Ini memberi spirit yg kuat mendobrak tantangan masa itu yaitu
imperialisme dan kolonialisme yg menjadi penghalang sebuah visualisasi
ttg Kemerdekaan dan Berdiri sendiri selaku negara berdaulat. Semangat
merdeka tidak tergoyahkan dalam alam bawah sadar mereka ini.
3. SEMANGAT ORGANISASI TINGGI.. Semangat organisasi semua
tokoh itu tinggi sekali dan motivasi Organisasinya kuat.. Mereka sadar
perjuangan fisik sektoral dan kedaerahan tidak cukup dan terbukti gagal
total. Diperlukan perjuangan dalam bentuk lain yaitu hak Suara dan hak
berserikat serta berkumpul dgn orang-orang sealiran sebangsa setanah air
dgn pluralisme kesukuan… Dalam organisasi dan perkumpulan menjadikan
mereka tokoh ini berkembang pemikiran dan mantap aktivitas Politik
termasuk Aksi Massa.
4. PUNYA IDE DAN GAGASAN ORISINIL DALAM MEMBENTUK
SISTEM KENEGARAAN..
Bagaimana susunannya, tata negara, sistem Politik, Rancangan UUD, Sistem
Ekonomi, sistem Sosial kemasyarakan, sistem keagamaan dll yg mana ini
menjadi semangat tak tertahankan untuk berjuang mewujudkannya jadi Sebuah
Negara Merdeka. Hal ini membikin mereka siap menderita demi sebuah
cita-cita.. Ide dan gagasan ini dituangkan dalam banyak Tulisan dan brosur
dgn tujuan publik memberi respon Positif dan ikut berjuang.. Tulisan telah
jadi pedang tajam… Jadi Tulisan adalah alat yg ampuh bagi sebuah pencerahan
dan persebaran pemikiran, ini yg dilakukan mereka Tokoh tsb. Tan Malaka
dalam buku Naar De Republiek (1925) dan Massa Aksi ( 1927) telah memberi
banyak inspirasi bagi tokoh pergerakan kita termasuk Soekarno dan Syahrir yg
terispirasi dari tulisan2 Tan Malaka. Sekali lagi hal ini tersebab Filsafat
berfikir yg membikin mereka bisa berfikir mandiri dan menelorkan
gagasan-gagasan keindonesian dalam spektrum luas
5. PAHAM CARA-CARA KOMUNIKASI POLITIK.. Soekarno yg orator
tahu gimana membangkitkan solidarity lewat Orasi-orasi, dia luar biasa dalam
mempengaruhi massa dgn lidahnya yg bak maknet , sedang Hatta berkomunikasi
lebih melalui Politik kepartaian dgn jalan pengkaderan calon2 Politikus yg
berarti Hatta lebih pada pendidikan Politik bagi banyak orang lewat jalan
partai dgn tujuan melipatgandakan kwantitas politikus handal. Dan Syahrir
lebih pada gerakan komunikasi politik bawah tanah dgn cara rahasia dan
tersembunyi membangun organisasi, sep intel yg bergerak diam-diam menyebar
paham politik .. Tujuan sama walau cara komunikasi beda yaitu Demi Freedom
for Indonesia Raya..
Tetapi masa itu udah 60 tahun lalu, sekarang yg jadi tantangan bukan lagi
pembebasan dari Imperialis Belanda tetapi pengisian dan pendakian menuju
Tujuan nasional yaitu: MASYARAKAT ADIL DAN MAKMUR DGN POLITIK
INDONESIA YG BEBAS DAN AKTIF… Tantangan beda , sedang situasi
tidak lagi persis sama.. Formula apa yg paling Jitu???
A whole world.. dunia lepas tanpa sekat, sebuah Global village, perkampungan
global yg diikat oleh tekhnologi, life style dan politik ekonomi yg seragam
adalah trend millenium, sebuah pola yg edan dan gila. Semua orang diminta
berpacu dalam a runaway world (dunia yg berlari tunggang langgang)
sebagaimana istilah Anthony Gidden .. entah apa yg dikejar, kiamat kali
TANTANGAN SEKARANG ADALAH NEOLIBERAL DAN
KAPITALISME DGN UJUNG-UJUNGNYA ADALAH NEOKOLONIALISME
(KEMBALI KETANAH JAJAHAN DAN MENJAJAH KEMBALI)
dangerous sekali!!! …Artinya dunia akan dipimpin oleh segolongan kapital
bermodal super besar dgn mesin-mesin ekonomi bak gurita merayap
kemana-mana.. Sedang peran negara dibatasi sebatas pemberi regulasi dan
kemudahan bagi masuknya investor berjiwa bissniss kapital.. Lalu segalanya
diprivatisasikan pada pendatang termasuk asset negara, juga pers bebas
selaku pilar globalisasi dgn tujuan investasi..
Dan slogan pemodal adalah: more produks, more profits and fewer workers
artinya produksi lebih banyak, keuntungan lebih besar dgn tenaga kerja yg
sesedikitnya demi efisiensi biaya product. Pengangguran massal akan terjadi
jika sistem ini sempurna diterapkan..
Semua orang sadar bahayanya a free trade areas ini, termasuk filosof sekuler
mereka sep Frischop Capra, frichop schuon, Francis Fukuyama yaitu akan
muncul monster-monster ekonomi dan totaliter liberal sekuler mengenggam
kedaulatan politik negara ..
Maka keadaan perlu diantisipasi sesegeranya dgn tindakan2 preventif dan kita
perlu mempersiapkan orang-orang kita agar tidak dilumat oleh jaman edan era
sekarang…
FORMULA YANG TEPAT ADALAH 4 SEHAT 5 SEMPURNA YAITU
MANUSIA SINTESA DARI BEBERAPA DISIPLIN ILMU PLUS
PENYEMPURNAAN METODOLOGI FILSAFAT FIKIR…
Manusia model apakah ini??? YAITU TOKOH-TOKOH POLITIK YG
TECHNO MINDED, EKONOM KESEJAHTERAAN, GURU BANGSA
PLUS AHLI FIKIR FILSAFATIST SELAKU PENYEMPURNA..
Tekhnik menguasai peradaban, siapa yg pegang tekhnologi paling unggul,
bangsa itu yg pegang hegemoni Ekonomi, Militer dan Politik International..
Inggris adalah raja dunia abad ke 18 dan 19 M, sebabnya Inggris adalah
negara Tekhnologi maritim dan industrial paling maju kala itu.. Union Jack
bendera Inggris berkibar di 5 benua dan take the rule selama hampir 2 abad..
Sebabnya Kapal maritim dan mesin tekhno industri Inggris adalah yg paling
efektif dan efisien.. ngak ada yg bisa saingi. Sekarang di abad ke 21,
America dgn segala perangkat Tekhno super seram berupa Nuklir dan neutron
plus tekhnologi aerodinamika, dimana pesawat terbang America berseliweran
disegala negara sep Boeing sedang F 16 serta stealth siluman menjadi icon
mesin perang paling modern.. America pegang angkasa, pegang tekhno
informatika, pegang lautan sehingga juga pegang mata uang global dan
sekaligus menguasai peradaban global sehingga jadi virus wabah
Americanisasi.. Itulah America yg dibenci tapi dikagumi!
JADI TOKOH YG DIHARAPKAN JADI PENGGANTI TOKOH
KHARISMATIS MASA LALU ADALAH PRIBADI YG TECHNO MINDED,
PAHAM TECHNOLOGI DAN TEKHNIK ORIENTED!!! Sumber
daya alam yg luar biasa yg sekarang tergeletak tak termanfaatkan hanya bisa
diolah oleh ahli-ahli scientist dan ilmuwan serta pekerja-pekerja tekhnik..
MANUSIA MODEL HABIBIE PERLU DILIPATGANDAKAN demi sebuah
kebangkitan Indonesia masa depan..
CARANYA: BUBARKAN SEBAGIAN BESAR SEKOLAH UMUM SEP
SMP UMUM DAN SMU UMUM,
lalu sekarang ganti dgn sekolah-sekolah Menengah Pertama (SMP)tekhnik umum
dan segera specialisasi di sekolah menengah umum lanjutan (SMU) dgn
membentuk sekolah tekhno kelautan, tekhno pertambangan, tekhno industri,
tekhno pertanian dan tekhno informatika , BioTechnologi dst..dst .. Ngak ada
pilihan lain, bangsa ini mesti melek tekhno, tekhnik orientasi dan jadi
pekerja-pekerja tekhnik.. Jepang yg minus sumber daya alam adalah bangsa yg
tekhno minded dan mereka juara dibidang tekhnologi sekaligus negara ekonomi
terkuat didunia saat ini.. Lalu Korea selatan yg beralih dari Pertanian ke
Tekhnologi, lihat sendiri betapa majunya ekonomi Korea, padahal Korea baru
lepas dari perang saudara yg memecah jadi 2 bagian..
Lalu Sang tokoh mesti paham model ekonomi terbaik bagi Indonesia yg sedang
terpuruk, Model pembangunan apa yg terbaik, apa mixed Economy system atau
Kontrol kuat dari negara model Sosialist, atau Desentralisasi Ekonomi atau
Ekonomi mikro kerakyatan atau sistem syariah Ekonomi… Tetapi yg pasti dgn
sistem Neoliberal murni ,kita akan mampus dan BANGSA INI akan berujung pada
lagu kors bersama dgn judul RATAPAN ANAK NEGERI..
Inilah ketololan Tokoh politik nasional, sibuk dgn urusan Politik , tata
negara , Hukum AD/ART Kepartaian, Konstitusi dan perangkat UUD Revisi juga
sekarang PILKADA yg penuh janji-janji Politik, dan termasuk upaya
pengkibulan bangsa dgn Retorika politik dan Janji-janji lips service demi
kursi-kursi omong kosong di MPR/DPR.. Termasuk juga upaya duduk basah di
Eksekutif Pemerintahan, sedang Permasalahan ekonomi terabaikan.. Idealnya
Tokoh Politik semestinya juga harusnya manusia yg melek ekonomi, sebab
Politik tidak dapat memberi makan rakyat yg kelaparan, hanya pemecahan
persoalan ekonomi yg bisa menjadi wadah penyelamatan..
Seorang Tokoh Politik yg tidak punya pemahaman ekonomi pantas untuk
dicurigai segala program kerjanya.. Bukti sudah teramat banyak: Jerman Timur
dan Soviet Uni bubar sebab Ekonomi yg runtuh, semasa Revolusi Prancis rakyat
berontak terhadap Raja dan pangeran Lintah darat sebab ekonomi yg kacau
balau. Dan si playboy Soekarno serta Juragan Soeharto jatuh terkapar sebab
tidak dapat mengelola Ekonomi nasional secara adil dan merata.. Daerah jadi
tidak puas dan bergolak.. Sekarang dgn desentralisasi dan otonomi Ekonomi
apa bisa menegakkan Ekonomi yg terpuruk? Ini tantangan yg jadi tugas utama
Tokoh yg menamakan dirinya Politikus bukan tikus-tikus korupsi yg sibuk
melenyapkan hak ekonomi rakyat dgn sayatan-sayatan dana..
JADI SEMUA TOKOH POLITIK SEHARUSNYA, SEMESTINYA DAN
WAJIB JADI TOKOH YG PAHAM CARA KERJA EKONOMI, DAPAT
MEMBERI MASUKAN TTG EKONOMI ALTERNATIF DAN PROGRAM
EKONOMI TERBAIK BAGI BANGSA ..
Tetapi jika dia hanya sekedar retorika Politik tanpa perspektif Ekonomi yg
mendalam, saya bisa pastikan dia melakukan KEBOHONGAN PUBLIK DEMI
KEKUASAAN… Ini perlu diwaspadai agar kita tidak salah pilih tokoh lagi
dimasa mendatang.. MANUSIA MODEL HATTA PERLU DILIPATGANDAKAN
sebab Hatta yg Politikus adalah juga Ekonom ahli, sayang Hatta mundur dari
Kekuasaan ketika pemikiran Ekonominya masih dibutuhkan..
Lalu perlunya semua Tokoh Politik belajar metodologi Filsafat pikir untuk
mengasah ketajaman daya analisis dan kemampuan dialog yg konstruktif.. Ini
semestinya wajib dijalankan untuk menciptakan masyarakat pemikir.. Plato
dalam karyanya “REPUBLICA” menggambarkan Negara filosof dimana seorang
Negarawan harusnya juga seorang filosof.
INI YANG IDEAL YAITU BANGSA PEMIKIR YG DILANDASI
SEMANGAT BERFIKIR UNTUK PENCERAHAN dan pencarian kebenaran
yg sejati dgn tujuan kesejahteraan bersama dan colektif .. Dan Yunani kala
itu adalah negara Adidaya Politik Militer dan Bangsa berpengetahuan paling
kuat ketika filsafat menjadi makanan keseharian rakyat Yunani.
Dan perlu diketahui semua tokoh angkatan 45 adalah filosof, Soekarno adalah
filosof Politik dgn gagasan Nasakom (nasionalisme- Agama-Komunis) yg
sayangnya tanpa filsafat Ekonomi yg ampuh , Sedang Tan Malaka adalah filosof
sosialist dgn pemikiran Dialektika Hegel-materialika Marx dan Logika
Descartes dalam Madilog.. Sayang Tan Malaka terbunuh tanpa dapat
mengejawantahkan segala gagasan filsafatnya, dan Hatta adalah filosof
Ekonomi dgn “Alam Pemikiran Yunani” selaku Kiblat tetapi Hatta terpinggir
oleh gagasan Politik Murni dari Soekarno yg nir ekonomi, hasilnya adalah
Soekarno yg tidak punya perspektif Ekonomi konkret, jatuh dan tergeletak…
Jadi sudah waktunya bangsa ini membuka-buka kembali segala buku-buku
filsafat demi (enlightenment) pencerahan akal rasio atau pilihan lain kita
tetap jadi bangsa yg sibuk berunjuk rasa tanpa mampu unjuk pemikiran
Sang
Pengamat Kenegaraan