Search the web
Sign In
New User? Sign Up
pakguruonline · Komunitas guru dan pemerhati pendidikan
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Hear how Yahoo! Groups has changed the lives of others. Take me there.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Anak Kalian Bukanlah Anak Kalian…!?   Message List  
Reply | Forward Message #248 of 7457 |
Anak Kalian Bukanlah Anak Kalian…!?

Setiap orang tua pastilah menginginkan yang terbaik buat anak-anaknya. Hanya saja terkadang apa yang terbaik menurut sang orang tua belum tentu dinilai sama oleh si anak. Sehingga orang tua mendapat tuntutan untuk selalu bijak menyikapi respon dari anaknya terhadap keinginan-keinginan yang timbul dari sang anak.

Memang saya rasakan hal tersebut terkadang tidak mudah bagi kita sebagai orang tua. Saya terkadang suatu saat ‘terjebak’ ke dalam pemikiran-pemikiran terhadap keinginan bagaimana sebaiknya si anak nantinya.

Pemikiran-pemikiran sekarang mengenai berbagai metoda untuk membangun kualitas sumber daya sang anak, entah itu metoda untuk merangsang EQ anak, penerapan pola belajar seven habits pada anak, metoda Montessori, multiple intelligent, atau yang lainnya saya melihat semua metoda itu bagus. Hanya saja ada sebuah pembelajaran yang menurut saya menarik dari hal ini bahwa selain semua metoda diatas ditujukan untuk memberikan pembelajaran kepada sang anak, ketika kita mencoba menerapkan metoda tersebut kepada anak, ada esensi pembelajaran justru kepada kita sebagai orang tua.

Saya kebetulan mempunyai seorang teman seorang tenaga pengajar paket pelatihan mental aritmatika untuk usia taman kanak-kanak. Dia kebetulan memiliki seorang murid yang diajar secara privat. Orang tua murid tersebut tergolong orang yang mampu, baik sang ayah dan sang ibu bekerja dan tidak begitu cukup mempunyai banyak waktu untuk sang anak dalam hal pendidikan pra-sekolahnya. Sehingga yang dilakukan sang orang tua dengan berbekal kemampuan finansialnya bermaksud baik yaitu memberikan bekal pendidikan sang anak berupa jadwal yang ketat untuk ‘sekolah’ pre-school dan kursus sana-sini.

Usai sekolah sampai setengah hari, pulang sebentar makan siang kemudian langsung dipadati jadwal kursus satu minggu penuh. Dari les berenang, piano, baca-tulis, berhitung, menyanyi sampai pelatihan mental aritmatika kepada teman saya tadi.

Suatu saat si anak ketika tiba giliran sekitar pukul empat datang ke tempat belajar mental aritmatika yang di asuh oleh teman saya, entah karena lelah, lagi tidak enak badan atau mungkin merasa bosan, dia datang duduk dikursi dan tanpa berkata apa-apa dia merebahkan kepalanya di bangku dengan ditopang kedua tangannya…tertidur!

Teman saya ini menurut saya juga rada bijaksana. Dimana yang dia lakukan justru membiarkannya untuk tidur selama hampir dua jam sampai sopir yang menjemput si anak datang.

Saya tidak tahu persis yang terjadi kemudian, apakah orang tua si anak kemudian tahu atau tidak mengenai hal ini. Tapi bagi saya paling tidak telah memberikan cukup pelajaran bagi saya sebagai orang tua, bahwa kita sebagai orang tua harus senantiasa belajar dalam rangka memberikan pelajaran yang bijaksana bagi pertumbuhan jiwa sang anak.

Angan-angan kita terhadap si anak, menurut saya tidaklah terlalu tepat bila kita selalu melihat dari sisi memberikan hal terbaik baginya dari kacamata kita. Karena terkadang hal terbaik menurut kita tadi bisa jadi merupakan cermin dari ketidak-sampaian cita-cita si orang tua, pelarian sang orang tua karena kesibukannya, kepanikan orang-tua ketika melihat anak tetangga tampak lebih pintar, dan sebagainya.

Saya sendiri beberapa kali mencoba mengenalkan tool-tool metoda pembelajaran seperti yang saya sebutkan di atas kepada anak saya Danen, yang saat ini masih berumur dua tahun. Saya justru terkadang harus tertawa, takjub, terkagum-kagum. Karena respon dia terhadap ‘pelatihan’ yang saya tawarkan justru sama sekali diluar dugaan skenario bagaimana metoda pelatihan tadi musti berjalan.

Saya pernah memberikan kehadapannya gambar berbagai alat trasportasi (mobil, pesawat, kapal laut, dsb) sambil menirukan suara masing-masing kendaraan tadi dan memperagakan cara berjalannya. Eh, yang dia lakukan justru merebut gambar tadi, ditaruhnya diatas kepala dengan kedua tangannya sambil berteriak, “ Eh!, pa…pesawatnya jadi topi Danen yaa,..pa..”

Saya pernah menyiapkan spidol berwarna untuknya. Saya siapkan kertas yang ditempelkan di dinding sehingga harapannya saya dan Danen bisa sama-sama menggambar di kertas tadi. Yang dia lakukan justru menggunakan spidol tadi dipegang dengan dua tangan seolah-olah jadi stang sebuah sepeda, “ Ayo, pa …bonceng Danen..”, celotehnya sambil ketawa.

“Danen ndak mau dibaca’in cerita…”, kilahnya suatu saat ketika seperti biasa saya hendak membacakan buku cerita sebelum tidur malam. “Besok lagi yaa, pa..”, katanya kemudian.

Mungkin betul juga ungkapan Kahlil Gibran dalam bukunya “Sang Nabi” ketika bersajak bahwa : “Anak kalian bukanlah anak kalian. Mereka adalah anak-anak kehidupan yang merindu pada diri mereka sendiri. Berikan kepada mereka cinta kalian, tapi jangan pemikiran kalian, karena mereka memiliki pemikiran sendiri. Kalian boleh membuatkan rumah untuk raga mereka, tapi tidak untuk jiwa mereka, sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan, yang tidak bisa kalian kunjungi, sekalipun dalam mimpi…”

Seperti saya yang dalam angan sekali pun tidak pernah merasa mampu untuk belajar mengunjungi ‘rumah’ dari jiwa anak saya….

10 Nov 2004
Pitoyo Amrih
Berdomisili di Solo



Sun Apr 3, 2005 12:49 pm

jibakom@...
Send Email Send Email

Forward
Message #248 of 7457 |
Expand Messages Author Sort by Date

Anak Kalian Bukanlah Anak Kalian…!? Setiap orang tua pastilah menginginkan yang terbaik buat anak-anaknya. Hanya saja terkadang apa yang terbaik menurut sang...
Jibakom
jibakom@...
Send Email
Apr 3, 2005
1:37 pm
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help