KOMODO & KELIMUTU
ekspedisi menuju sebuah keajaiban dunia

Taman Nasional Komodo luasnya mencapai 173 . 300 ha, Meliputi daratan seluas 40.728 ha dan perairan mencakup 32 . 572 ha.
Tiga pulau besar mendominasi daratan yaitu Pulau Komodo ( 33.937 ha. ), Pulau Rinca ( 19.625 ha. ) dan Pulau Padar ( 2.017 ha). Bentuk daratan bergelombang meencapai puncaknya pada ketinggian 735 m, di Gunung Satalibo.

pulau rinca - Taman Nasional Komodo
Beriklim kering , curah hujan rata – rata tahunan antara 50 – 60 cm . Musim hujan bulan Desember – Maret.
Berdasarkan pengamatan diketahui ada 80 jenis Flora dan 300 jenis Fauna di darat. Di perairan diperkirakan terdapat jenis ikan 734 , Species Karang 260 , Species Alga 104 , Species Spoge 70 , Species dan Bakau 19 Species.
“ KOMODO “ the dragon

Satwa Komodo adalah Reptil darat terbesar yang tersisa di Dunia . Bahasa setempat menyebut satwa ini dengan - Nama “ ORA “ ., , ORA hanya di temukan di Taman Nasional Komodo dan di Flores bagian barat , panjangnya bisa mencapai panjang 3 m dan berat mencapai 90 kg. Ora bertelur dan di letakan pada sarang hingga 8 – 9 bulan, kemudian menetas. Ora kecil hidup pada dahan/ranting pohon dengan memangsa tokek , telur burung dan insekta lainnya . Ora
tua terlalu berat untuk memanjat. Ora tua adalah pemakan bangkai, makan dengan cara mengoyak dan menelan buruannya, tanpa mengunyah.
Tempat menarik untuk di kunjungi.
► LOH BUAYA – pulau rinca

Berada di pulau Rinca , pengunjung dapat menikmati areal d sekitar Loh Buaya dengan melihat kerbau liar, Komodo dan Kuda liar . Satwa tersebut sering di jumpai oleh pengunjung bila melakukan perjalanan menjelajah Kawasan / trekking. Beberapa jenis burung , dapat di jumpai di wilayah ini, menurut pengamatan yang di lakukan pada tahun 1995,
di temukan 58 jenis burung.
Rusa muda juga banyak dijumpai di Wilayah Loh Buaya, di samping kera ekor panjang yang penyebarannya di dalam Kawasan Taman Nasional Komodo hanya berada di P. Rinca.
Tersedia dua jalan melingkar untuk menikmati potensi Flora dan Fauna , termasuk pemandangan yang indah melalui puncak Bukit Loh Buaya dapat di capai melalui Pelabuhan Bajo dengan menyewa kapal motor masyarakat, baik dengan charter ataupun secara rombongan.
Bila Wisatawan ingin tinggal di Loh Buaya tersedia penginapan yang di kelola oleh Koperasi Karyawan Taman Nasional Komodo, Cafetaria dengan menu terbatas juga
tersedia di Loh Buaya.
► LOH LIANG – pulau komodo

Berada di P. Komodo sebagian besar pengunjung mendatangi Loh Liang. Beberapa Fasilitas yang
tersedia di tempat ini :
Pondok wisata , Pusat Informasi , Cafetaria , Dermaga , Aula/ Ruang rapat , Dive Shop, Glass Bottom boat
Jalan trekking yang ada adalah
Loh Liang – Banunggulung 2 Km
Loh Liang – Sabita 9 Km
Loh Liang – Poreng 7 Km
Loh Liang – Gunung Ara 8,5 Km
Aktifitas yang dapat dilakukan :
- Wild Animal watching / Pengamatan burung , menyaksikan berbagai satwa seperti Komodo, Rusa, Kerbau, Babi hutan dan burung gosong.
- Hiiking / Pendakian ( Loh Liang – Gunung Ara – Satabilo
)
- exploring / Penjelajahan ( Loh Liang – Sabita )
- Photo Hunting
- Diving / Menyelam, Snorkeling dan Glass bottom boat di
Pantai merah dan Loh Bo.
► KAMPUNG KOMODO – pulau komodo

Salah satu Kampung Nelayan yang berada di Kawasan Taman Nasional Komodo dan berada di Pulau Komodo. Kampung Komodo dihuni sejak sebelum Kawasan ini di tetapkan menjadi Taman Nasional. Masyarakat Komodo. Mereka masih percaya bahwa Nenek Moyang mereka masih bersaudara dengan Satwa Komodo, sehingga mereka dapat hidup ber dampingan secara damai. Pada tahun 1996, jumlah penduduk yang termonitor menghuni Kampung Komodo sebanyak 1129 Orang.
Terdapat 1 buah pos jaga dan 2 buah pondok kerja yang dijaga oleh petugas Taman Nasional. Kehidupan nelayan, pembuatan patung Komodo, dan beberapa jenis satwa lain seperti rusa, babi hutan, dan burung gagak dapat dinikmati di kampung Komodo dan sekitarnya. Tidak berapa jauh dari Kampung ini terdapat tempat yang biasa digunakan untuk kegiatan Snorkeling dan menyelam Seperti Loh Namo dan Pantai Pulau Lasa. Disamping itu terdapat obyek Wisata lain seperti Gua Kalong ( 45 menit dengan boat dari Loh Liang )
SNORKELING & DIVING spot
► PULAU TENGAH
Pulau tidak berpenghuni dengan bulat batu kecil di bagian barat. Lokasi ini merupakan tempat menyelam yang bagus.
► PULAU SIABA

Pulau yang tidak berpenghuni dengan trumbuh karang bervariasi dari yang jelek hingga bagus. Di ujung timur Pulau Siaba terdapat lokadih yang bagus untuk Snorkeling dengan berbagai jenis ikan dan terumbuh karang melimpah
► PULAU TENGAH KECIL
Batu Karang berlapis terumbuh karang. Sebagian besar merupakan Karang keras. Kedalaman menyelam bervariasi 1 m s/d 30 m. Terumbu karang masih terjaga dengan baik. Ikan besar
terdapat relatif sedikit.
► PULAU TATAWA KECIL

Batu karang kecil sebelah selatan pulau Siab. Bila tidak ada Arus tempat ini bagus sekali untuk menyelam. Koral keras tumbuh di sebelah timur laut. Sementara karang, gua dan arus laut lemah terdapat dibagian barat. Berbagai jenis ikan di terumbuh karang dijumpai di lokasih ini, termasuk Grouper, Snappers, Jacks dan sharks. Ikan pelagic dijumpai dibagian barat . Terlihat adanya Dugong dan anaknya, serta sekelompok manta
ray berkeliling mengikuti penyelam. Dolphin dan ikan paus kadang – kadang terlihat di laut dalam di bagian barat Tatawa kecil.
► PADAR UTARA

Di lokasi ini arus bisa menjadi sangat kuat pada saat saat tertentu , di lokasi ini banyak di jumpai ikan sangat banyak, terutama pada saat cumi – cumi kecil Atau anchovies berada di sekitar pantai. Kadng – kadang dapat dijumpai
saat terjadinya pemangsaan dimana berbagai ikan predator muncul di dekat permukaan laut. Waktu tersebut, saat yang baik untuk memancing ikan giant trevally, bluefin jack, rainbonranner, spamsh mackerel dan eastern little tuna.
► PULAU TOKO – TOKO
Wilayah paling utara dari Taman Nasional Komodo, daerah ini bagus untuk berenang pada sore hari, pada saat ombak mereda.
► PULAU MAUAN
Salah satu pulau yang paling indah di perbatasan kawasan Penyu sering di jumpai bertelur di pantai . Pantai kecil baik untuk berenang dan ber -
jemur. Juga masih terlihat sisa terumbuh karang di sekitar pulau ini rusak oleh pencari ikan yang menggunakan bom dan sianida.
► BATU BOLONG

Batu bolong kecil terletak di selat Pulau Komodo dan Tatawa . Tempat ini
merupakan lokasi menyelam paling baik di kawasan Taman Nasional Komodo, dan hanya bisa dilakukan saat laut tenang. Wilayah ini masih bagus karena arus yang kuat dan topografi yang terjal sehingga tidak memungkinkan pencari ikan menggunakan dinamit ataupun sianida.
Menyelam dapat dilakukan dari kedalaman hanya beberapa meter dari permukaan . Terumbuh karang berwarna – warni, Invertebrata dan jenis Ikan yang berwarna – warni banyak dijumpai di daerah ini . Di tempat yang lebih dalam, sepanjang tebing banyak terdapat
ikan besar termasuk Hiu, Napoleon, Giant trevally, Dogtooth dan kelompok ikan
pelangi dapat di jumpai setiap saat.
► PULAU INDIHIANG

Pulau kecil ini terletak dekat Loh Liang, dengan tebing Tebing yang curam, dan merupakan lokasi ideal untuk Menyelam, Banyak ikan besar dan koral yang sangat bagus dijumpai di sepanjang tebing terjal. Bila kegiatan menyelam ingin dilakukan, maka harus di cari pada saat
tidak ada ombak, untuk mnghindari arus yang kuat.
► PANTAI MERAH

Pantai merah merupakan lokasi snorkeling paling popular di dalam Kawasan Taman Nasional Komodo . Di satu tempat Khusus dengan drap off kecil, dipenuhi dengan berbagai Ikan tront koral, rabbet fishes, scorphion fishes dan striped sweetlips yang cantik disekitar Coral yang
indah. Ambil napas yag cukup dalam dan turun kedalaman 5m , Untuk merasakan bagaimana anda diacuhkan oleh ikan yang sudah terbiasa dengan penyelam.
► GILI LAWA DARAT

Tempat yang bagus untuk snorkeling dan menyelam terletak di sudut
tenggara. Lokasi ini juga tempat yang bagus untuk berlabuh dan beristirahat atau turun ke pantai untuk berenang.
KELIMUTU & desa Moni

Keajaiban dunia sebenarnya terletak di tengah
tengah flores, dimana sebuah gunung bernama KELIMUTU memiliki 3 kawah berbentuk danau yang berbeda warna di ketinggian 1600 meter dengan udara relatif dingin dan kabut misteri yang sering menutupi.
Nama dari ketiga Danau tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat sekitar yaitu TIWU ATA MBUPU yang berarti tempat bersemayamnya arwah arwah Para leluhur , yang kedua TIWU NUWA MURI KOOH FAI , yang berarti tempat bersemayamnya para arwah kaum muda, dan yang terakhir TIWU ATA POLO , yang berarti Tempat bersemkayamnya arwah Para Tukang Tenung.

Keajaiban lainnya adalah ketiga danau tersebut memiliki kebiasaan berubah warna, tidak satupun ahli yang bisa menjelaskan mengapa ketiga kawah tersebut berganti warna. Perubahan warna yang tercatat pada 25 tahun terakhir sebanyak 12 kali .
Di salah satu lokasi puncak di Kelimutu memiliki pemandangan terbaik di dunia, sayangnya moment indah tersebut sangat bergantung dengan kondisi cuaca dan alam pada saat itu. Karena ketiga kawah ajaib itu sering tertutp oleh kabut bahkan di siang hari sekalipun. Waktu terbaik adalah pagi hari disaat sunrise, dimana pertama sinar matahari masuk dapat menyingkap semua kabut di puncak gunung Kelimutu.

Untuk dapat menyaksikan the golden moment sunrise di Kelimutu tersebut sebaiknya bermalam di desa Moni terdekat yang terletak 52 km sebelah utara agak ketimur dari kota Ende.

Desa Moni adalah desa yang sangat cantik menjadi gerbang turist untuk menuju Kelimutu, desa Moni memiliki beberapa penginapan yang sederhana , pasar yang ramai dan unik, penduduk dari masyarakat Lio dan berbahasa Flores ende dan memiliki tenun ikat yang sangat indah.

Desa Moni memiliki rumah
adat yang sangat unik dan sering diadakan acara kultural dan sering menjadi daya tarik turis manca negara, juga terdapat air terjun yang sangat nyaman untuk direnangi karena berbentuk kolam yang cukup besar di bawahnya. Desa Moni juga memiliki Hot spring tradisional dengan mandi terpisah antara pria dan wanita
Desa Wolowaru , Nggela , Wolojita dan Jopu

Desa yang terletak tidak jauh dari
desa Moni memiliki Sarung Ikat yang melegenda di benua eropa, yang paling menarik penduduk setempat memperlihatkan bagaimana mereka menenun didepan rumah mereka. Keempat desa disekitar desa Moni adalah desa adat yang sangat menarik.
Arya Sadhewa
Naskah & Foto diambil dari beberapa sumber
dari Lonely Planet , Departemen Kehutanan dan internet
Informasi Trip
Destination World Herittage National Park KOMODO
AND KELIMUTU
FLORES island

Type of Trip The Next Expeditions – Indonesian National Park
Date July 27th – Agustust 2nd , 2007
Price Rp 3.500.000,- / pax
SPECIAL MEMBERS Rp 3.250.000,- / pax
Min. Pax 6 Pax
Activity Island Cruising , Diving , Snorkeling , Swimming, Sunbathing Amazing Dramatic Sunrise & Panorama
Transportation - Air Jakarta – Bima NTB vv.
- Boat to Komodo & Rinca island
- Rental Car to Moni - Kelimutu
Accomodation lodge non AC - sharring
Meals Not Include
Tour Leader 1 person
Emergency - Puskesmas Labuhan Bajo – Flores
Meeting Point Bandara International Soekarno Hatta

Itinerary
World Herittage National Park KOMODO
AND KELIMUTU National Park , Flores
D1 – 27 Juli 07
Meeting Point di Bandara Soekarno Hatta
Dengan Pesawat ke Bima - Sumbawa– NTB
overland ke desa Sape
Crossing ferry to Labuhan Bajo - FLORES
D2 – 28 Juli 07
Sehabis sarapan langsung berangkat dengan Kapal menuju Pulau KOMODO , Check in dan kegiatan Snorkeling dan Diving , Bermalam di KOMODO lodge non ac
D3 – 29 JuLi 07
Sehabis sarapan exploring ke Pulau Rinca , Diving dan
Snorkeling
Bermalam di RINCA ISLAND lodge non ac
D4 – 30 Juli 07
Free Program, after lunch kembali ke Labuhan Bajo
Dilanjutkan dengan overland menyusuri Pulau Flores yang eksotik menuju
MONI , bermalam di MONI
D5 – 31 Juli 07
Sunrise di Taman Nasional KELIMUTU, after lunch kembali ke Labuhan Bajo , dilanjutkan dengan overland menyusuri Pulau Flores yang eksotik menuju MONI , bermalam di MONI
D6 – 1 Agustus 07
Sunrise di Taman Nasional KELIMUTU, after lunch kembali ke Labuhan Bajo , crossing ferry ke Sape – Sumbawa NTB
D7 – 2 Agustus 07
Tiba di Bima , Kembali ke Jakarta dengan Pesawat.
Tour berakhir
Luggage? GPS? Comic books?
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search.
