Search the web
Sign In
New User? Sign Up
mualafindonesia · Mualaf Center Online
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Hear how Yahoo! Groups has changed the lives of others. Take me there.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Messages 1 - 30 of 9910   Newest  |  < Newer  |  Older >  |  Oldest
Messages: Show Message Summaries   (Group by Topic) Sort by Date v  
#30 From: Eko Supriyanto <giant_mkp@...>
Date: Thu Sep 8, 2005 6:40 am
Subject: doa
giant_mkp@...
Send Email Send Email
 
saya baru saja mengakhiri percintaan dengan kekasih saya yang menganut
katolik,...tapi ternyata saya tidak sangup untuk jauh darinya,.. saya pisah
karna agama !!!

apakah salah kalau saya masih mengharap cintannya kembali. dan menjadikan mantan
saya muslim,..
minta doanya



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

#29 From: jeffry rahmadian <jeffry_deep@...>
Date: Wed Aug 24, 2005 5:46 am
Subject: APA SAJA YANG BOLEH DIKERJAKAN WANITA DALAM ISLAM ?
jeffry_deep
Offline Offline
Send Email Send Email
 
APA SAJA YANG BOLEH DIKERJAKAN WANITA?
oleh : Dr. Yusuf Qardhawi

PERTANYAAN

Bagaimana hukum wanita bekeria  menurut  syara'?
Maksudnya:
bekerja  di  luar  rumah seperti laki-laki. Apakah dia
boleh
bekerja dan ikut  andil  dalam  produksi,
pembangunan,  dan
kegiatan  kemasyarakatan?  Ataukah  dia  harus
terus-menerus
menjadi tawanan dalam rumah, tidak boleh melakukan
aktivitas
apa  pun?  Sementara kami sering mendengar bahwa agama
Islam
memuliakan  wanita  dan   memberikan   hak-hak
kemanusiaan
kepadanya   jauh   beberapa   abad   sebelum   bangsa
Barat
mengenalnya. Apakah aktivitas  yang  ia  lakukan  itu
tidak
dapat  dianggap  sebagai  haknya  yang akan
menjernihkan air
mukanya, sekaligus dapat menjaga  kehormatannya  agar
tidak
menjadi  barang  dagangan  yang  diperjualbelikan
seenaknya
ketika dibutuhkan atau dikurbankan ketika darurat?

Mengapa wanita  (muslimah)  tidak  boleh  terjun  ke
kancah
kehidupan  sebagaimana  yang  dilakukan wanita-wanita
Barat,
untuk menjernihkan kepribadiannya dan memperoleh
hak-haknya,
agar  dapat  mengurus  dirinya sendiri, dan ikut andil
dalam
memajukan masyarakat?

Kami ingin mengetahui batas-batas syariah terhadap
aktivitas
yang  diperbolehkan bagi wanita muslimah, yang bekerja
untuk
dunianya tanpa  merugikan  agamanya,  lepas  dari
kekolotan
orang-orang  ekstrem  yang  tidak  menghendaki  kaum
wanita
belajar dan bekerja  serta  keluar  rumah  walau  ke
masjid
sekalipun.  Juga jauh dari orang-orang yang
menghendaki agar
wanita muslimah lepas  bebas  dari  segala  ikatan
sehingga
menjadi barang murahan di pasar-pasar.

Kami  ingin  mengetahui  hukum  syara'  yang  benar
mengenai
masalah  ini  dengan  tidak   melebih-lebihkan   dan
tidak
mengurang-ngurangkan.

JAWABAN

Wanita  adalah  manusia  juga  sebagaimana laki-laki.
Wanita
merupakan bagian  dari  laki-laki  dan  laki-laki
merupakan
bagian dari wanita, sebagaimana dikatakan Al-Qur'an:

"...  sebagian  kamu  adalah turunan dari sebagian
yang lain
..." (Ali Imran: 195}

Manusia merupakan  makhluk  hidup  yang  diantara
tabiatnya
ialah berpikir dan bekerja (melakukan aktivitas). Jika
tidak
demikian, maka bukanlah dia manusia.

Sesungguhnya Allah Ta'ala  menjadikan  manusia  agar
mereka
beramal, bahkan Dia tidak menciptakan mereka melainkan
untuk
menguji siapa diantara mereka yang  paling  baik
amalannya.
Oleh   karena   itu,   wanita  diberi  tugas  untuk
beramal
sebagaimana laki-laki - dan  dengan  amal  yang  lebih
  baik
secara  khusus  - untuk memperoleh pahala dari Allah
Azza wa
Jalla sebagaimana laki-laki. Allah SWT berfirman:

"Maka  Tuhan  mereka  memperkenankan  permohonannya
(dengan
berfirman),  'Sesungguhnya  Aku  tidak  menyia-nyiakan
  amal
orang-orang  yang  beramal  diantara  kamu,  baik
laki-laki
maupun perempuan...'" (Ali Imran: 195)

Siapa  pun yang beramal baik, mereka akan mendapatkan
pahala
di akhirat dan balasan yang baik di dunia:

"Barangsiapa yang mengeryakan  amal  saleh,  baik
laki-laki
maupun  perempuan  dalam  keadaan beriman, maka
sesungguhnya
akan  Kami  berikan  kepadanya  kehidupan  yang   baik
   dan
sesungguhnya  akan  Kami  beri  balasan kepada mereka
dengan
pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka
kerjakan."
(an-Nahl: 97}

Selain  itu,  wanita  -  sebagaimana  biasa dikatakan
- juga
merupakan separo dari masyarakat manusia,  dan  Islam
tidak
pernah   tergambarkan   akan   mengabaikan   separo
anggota
masyarakatnya serta menetapkannya beku  dan  lumpuh,
lantas
dirampas kehidupannya, dirusak kebaikannya, dan tidak
diberi
sesuatu pun.

Hanya saja tugas wanita yang pertama dan  utama  yang
tidak
diperselisihkan  lagi ialah mendidik generasi-generasi
baru.
Mereka memang disiapkan oleh Allah  untuk  tugas  itu,
  baik
secara  fisik  maupun mental, dan tugas yang agung ini
tidak
boleh dilupakan atau  diabaikan  oleh  faktor
material  dan
kultural  apa  pun.  Sebab, tidak ada seorang pun yang
dapat
menggantikan peran kaum wanita  dalam  tugas  besarnya
  ini,
yang padanyalah bergantungnya masa depan umat, dan
dengannya
pula terwujud kekayaan yang  paling  besar,  yaitu
kekayaan
yang berupa manusia (sumber daya manusia).

Semoga Allah memberi rahmat kepada penyair Sungai Nil,
yaitu
Hafizh Ibrahim, ketika ia berkata:

    Ibu adalah madrasah, lembaga pendidikan
    Jika Anda mempersiapkannya dengan baik
    Maka Anda telah mempersiapkan bangsa yang baik
    pokok pangkalnya.

Diantara aktivitas wanita ialah memelihara  rumah
tangganya
membahagiakan  suaminya, dan membentuk keluarga
bahagia yang
tenteram  damai,  penuh  cinta  dan  kasih  sayang.
Hingga
terkenal   dalam  peribahasa,  "Bagusnya  pelayanan
seorang
wanita  terhadap   suaminya   dinilai   sebagai
jihad   fi
sabilillah."

Namun  demikian,  tidak berarti bahwa wanita bekerja
di luar
rumah itu diharamkan syara'. Karena tidak  ada
seorang  pun
yang  dapat  mengharamkan  sesuatu  tanpa adanya nash
syara'
yang sahih periwayatannya dan  sharih  (jelas)
petunjuknya.
Selain  itu, pada dasarnya segala sesuatu dan semua
tindakan
itu boleh sebagaimana yang sudah dimaklumi.

Berdasarkan prinsip ini,  maka  saya  katakan  bahwa
wanita
bekerja  atau  melakukan aktivitas dibolehkan (jaiz).
Bahkan
kadang-kadang ia dituntut dengan tuntutan sunnah atau
wajib
apabila ia membutuhkannya. Misalnya, karena ia seorang
janda
atau diceraikan suaminya, sedangkan  tidak  ada  orang
  atau
keluarga  yang  menanggung  kebutuhan  ekonominya,
dan  dia
sendiri dapat melakukan suatu usaha untuk mencukupi
dirinya
dari minta-minta atau menunggu uluran tangan orang
lain.

Selain  itu, kadang-kadang pihak keluarga membutuhkan
wanita
untuk   bekerja,   seperti   membantu   suaminya,
mengasuh
anak-anaknya atau saudara-saudaranya yang masih
kecil-kecil,
atau membantu ayahnya yang sudah tua - sebagaimana
kisah dua
orang  putri  seorang  syekh  yang  sudah  lanjut
usia yang
menggembalakan  kambing  ayahnya,  seperti  dalam
Al-Qur'an
surat al-Qashash:

"...  Kedua  wanita itu menjawab, 'Kami tidak dapat
meminumi
(ternak   kami)    sebelum    penggembala-penggembala
   itu
memulangkan  (ternaknya),  sedangkan bapak kami adalah
orang
tua yang telah lanjut umurnya.'" (al-Qashash: 23)

Diriwayatkan  pula  bahwa  Asma'  binti  Abu  Bakar  -
  yang
mempunyai dua ikat pinggang - biasa membantu suaminya
Zubair
bin Awwam dalam mengurus kudanya, menumbuk biji-bijian
untuk
dimasak,   sehingga   ia  juga  sering  membawanya  di
  atas
kepalanya dari kebun yang jauh dari Madinah.

Masyarakat  sendiri   kadang-kadang   memerlukan
pekerjaan
wanita,  seperti  dalam  mengobati  dan  merawat
orang-orang
wanita, mengajar anak-anak putri,  dan  kegiatan  lain
  yang
memerlukan  tenaga  khusus  wanita.  Maka  yang utama
adalah
wanita  bermuamalah  dengan  sesama  wanita,  bukan
dengan
laki-laki.

Sedangkan  diterimanya  (diperkenankannya) laki-laki
bekerja
pada sektor wanita dalam beberapa hal  adalah  karena
dalam
kondisi  darurat  yang  seyogianya  dibatasi  sesuai
dengan
kebutuhan, jangan dijadikan kaidah umum.

Apabila  kita  memperbolehkan  wanita  bekerja,  maka
wajib
diikat dengan beberapa syarat, yaitu:

1. Hendaklah pekerjaannya itu sendiri disyariatkan.
Artinya,
    pekerjaan itu tidak haram atau bisa mendatangkan
sesuatu
    yang haram, seperti wanita yang bekerja untuk
melayani
    lelaki bujang, atau wanita menjadi sekretaris
khusus bagi
    seorang direktur yang karena alasan kegiatan mereka
sering
    berkhalwat (berduaan), atau menjadi penari yang
merangsang
    nafsu hanya demi mengeruk keuntungan duniawi, atau
bekerja
    di bar-bar untuk menghidangkan minum-minuman keras
- padahal
    Rasulullah saw. telah melaknat orang yang
menuangkannya,
    membawanya, dan menjualnya. Atau menjadi pramugari
di kapal
    terbang dengan menghidangkan minum-minuman yang
memabukkan,
    bepergian jauh tanpa disertai mahram, bermalam di
negeri
    asing sendirian, atau melakukan aktivitas-aktivitas
lain
    yang diharamkan oleh Islam, baik yang khusus untuk
wanita
    maupun khusus untuk laki-laki, ataupun untuk
keduanya.

2. Memenuhi adab wanita muslimah ketika keluar rumah,
dalam
    berpakaian, berjalan, berbicara, dan melakukan
gerak-gerik.

    "Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman,
'Hendaklah
    mereka menahan pandangannya, dan memelihara
kemaluannya, dan
    janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali
yang
    (biasa) tampak daripadanya ...'" (an-Nur: 31 )

    "... dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar
diketahui
    perhiasan yang mereka sembunyikan ..." (an-Nur: 31
)

    "... Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara
sehingga
    berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam
hatinya, dan
    ucapkanlah perkataan yang baik" (al-Ahzab 32)

3. Janganlah pekerjaan atau tugasnya itu mengabaikan
    kewajibankewajiban lain yang tidak boleh diabaikan,
seperti
    kewajiban terhadap suaminya atau anak-anaknya yang
merupakan
    kewajiban pertama dan tugas utamanya.

Wabillahi aufiq.



__________________________________
Yahoo! Mail
Stay connected, organized, and protected. Take the tour:
http://tour.mail.yahoo.com/mailtour.html

#28 From: "M. Wusthon" <mwusthon2@...>
Date: Mon Aug 22, 2005 3:54 am
Subject: FW: [Forum Pengajian Kantor] INJIL YANG MANA TUAN HAKIM ????
mwusthon2@...
Send Email Send Email
 
Semoga bermanfaat

Salam,

M. Wusthon
BII Syariah
Plaza BII Tower 1 Lt. 2
Jl. M.H. Thamrin
Jakarta


-----Original Message-----
From: Akhyari Hananto [mailto:akhyaree@...]
Sent: Monday, August 22, 2005 9:53 AM
To: pengajian kantor; Amrino Rosyadi; kakakku Mentakab; dnurfalaq@...;
dtriatmaja@...
Subject: [Forum Pengajian Kantor] INJIL YANG MANA TUAN HAKIM ????

INJIL YANG MANA TUAN HAKIM ? WASI'AN SYAFIUDDIN (bbwasian@...)
Fri, 21 Feb 1997 12:42:59 0000


Assalamu'alaikum W.W.
Saya ingin "share" cerita beneran terjadi di Amerika.
Soalnya tentang UU dilarangnya teori Darwin diajar
kan di sekolah.
Seorang guru membandel, tetap mengajarkannya di kelasnya.
Akibatnya sampailah si guru di meja-hijaukan.
Ikutilah cerita yang penuh IBROH (pelajaran) dibawah ini.

Wassalam,
Wasi'an/SWansea.

SHAUTAL MUHTADIN [ WARTA MUHTADIN ]
UNTUK KALANGAN SENDIRI (EDISI DUABELAS 1993 M./1413 H.)

BISMILLAAHIR RAHMAANIRRAHIIM

INJIL MANA TUAN HAKIM ?
Dan ternyata terdakwa dibebaskan.
Oleh: Sudibya Markus.

Pada tahun itu Pemerintah Negara Bagian Tenesse,
mengeluarkan sebuah Undang-undang atau
Petaturan baru dibidang Pendidikan.
Undang-undang itu menyebutkan bahwa semua
Buku dilarang keras mengajarkan teori terjadinya
manusia, yang bertentangan dengan apa yang
tertulis Dalam Injil, demikian Undang-undang tadi
mengatakan secara langsung oleh Tuhan, dalam
bentuk manusia-manusia Adam dan Hawa.
Selanjutnya Undang-Undang tadi mengancam
hukuman terhadap barang siapa yang melanggar
Undang-Undang tersebut, yaitu yang berujud denda
minumal 100 dollar dan paling tinggi 500 dollar.
Suatu peristiwa seorang guru kedapatan
mengajarkan TEORI EVOLUSI dari Charles Darwin.
Dimana dia menerangkan,bahwa manusia itu semula
adalah zat organic sederhana, kemudian menjadi
makhduk hidup sederhana, menjadi hewan tingkat
rendah, menjadi hewan tingkat tinggi. Paling akhir
dia berbentuk sejenis kera,dan baru menjadi manusia.

Guru tersebut bernama JOHN SCOPES,
dilaporkan dan akhirnya dia dituntut ke Pengadilan,
dengan tuduhan melanggar Undang-undang tadi.
Pengadilan dipimpin oleh seorang hakim yang
terkenal di Amerika yaitu Hakim JENNINGS
BRYAN. Bertindak sebagai pembela, seorang
advokat muda bernama CLORENCE DARROW.
Pengadilan tersebut mendapat perhatian yang luar
biasa. Semua guru dan mund-murid menyaksikan,
bagaimana akan akhirnya pelanggaran terhadap
Undang-undang baru tersebut.
Kantor Pengadilan betul-betul padat dan penuh
sesak. Kemudian yuri(Jaksa) membacakan tuduhan
yang pokoknya terdakwa tegas terbukti melanggar
undang-undang baru tersebut, dan karenanya dia
harus dihukum.
Kemudian untuk menguatkan pembuktiannya
pelanggaran tersebut Hakim Jenning Bryan
memerintahkan membawa Injil keruang sidang.
Setelah Injil dibawa ke ruang sidang, kemudian
pembela,advokat muda tadi mengajukan pertanyaan
kepada hakim.
"Tuan Hakim yang terhormat." Tertuduh tuan
John Scopes telah dinyatakan bersalah karena
mengajarkan teori evolusi yang bertentangan dengan
apa yang tertulis dalam Injil.

Bertentangan dengan Injil yang mana tuan
Hakim ?
Kalau tidak salah Tuan Hakim hanya menunjukkan
sebuah Injil diruang sidang ini. Padahal ada banyak
sekali Injil-injil yang kesemuanya itu dianggap syah,
walaupun isinya banyak yang berbeda. Saya mohon
Tuan Hakim dapat menunjukkan dengan tegas,
tertuduh telah melanggar Injil yang mana ? Apakah
Injil versi King James, yang diterbitkan di London
th. 1611 ? Atau Injil Katholik yang diterbitkan di
Douay. Perancis. pada th. 19O9. Atau yang diterbitkan
oleh English College di Rheins th. 1582 ? Atau Injil
pertama yang dicetak Gutenberg th. 1456 ? Atau
Injil American Standard Version ? Authorized Ver-
sion ? Isaac Leeser Version ? James Moftaft's Ver-
sion ? J.B. Rotherhamham's Version ? Revised
Standard Ver Robert Young's Version ?
Semua injil-injil itu diakui syah oleh Tuan Hakim,
walau isinya berbeda-beda. Injil versi Douay
mengandung lengkap 6 buku pokok dan sebagian
dari buku-buku tersebut tak terdapat dalam versi
King James.

Apakah sebenarnya Injil itu Tuan Hakim ? Ada
Injil Ibrani dengan 39 buku. Injil Protestan dengan
66 buku, Injil Katholik dengan 80 buku. Sedang
versi King James sendiri antara versi lama dan versi
baru berbeda di 30.000 tempat.
Pertanyaan yang diajukan oleh advocat muda
tadi, bagaikan guruh yang bertalu-talu ditelinga
Hakim Jennings Bryan yang terkenal itu. Dia adalah
sekedar petugas hukum berusaha menjalankan setiap
hukum dengan baik.Tapi sekarang dihadapakan pada
suatu pertanyaan yang sama sekali diluar
kemampuannya, pertanyaan-pertanyaan tersebut,
semuanya adalah obyektif dan benar. Hakim terkenal
itu menghadapi satu fait a compli yang muskil sekali.
Kemudian oleh Hakim sidang diskor sebentar.
Dan setelah dibuka kembali Hakim menerangkan
bahwa berbubung "Kesalahan tehnis", penuntutan
terhadap guru John Scopes dicabut. Dan John Scopes
yang gagal itu tak pernah lagi ada guru yang dituntut,
rneskipun Undang-undang ini masih berelaku dan
meskipun teori Darwin tetap banyak diajarkan oleh
g,uru dibanyak sekolah-sekolah di negara bagian
Tenesse.

MANA DULUAN DICIPTAKAN
MATAHARI ATAU BUMI
Maka bebaslah sang terdakwa

"Tuan Hakim, manakah yang dulu dicip Tuhan. Mataharikah
atau bumi ? Dalam Injil Kejadian diterangkan bahwa bumi
dicptakan lebih dulu, sedangkan seluruh alam ini diciptakan
Tuhan dalam tempo 6 (enam) hari. Sedangkan matahari
baru diciptakan pada hari yang ke 4 (empat). Bagaimana ini
bisa terjadi Tuan Hakim? Bukankah untuk menentukan
bilangan siang dan malam, harus ada matahari lebih dudu.
Tetapi bagaimana Injil bisa menyebut bilangan hari, pagi,
malam, sedang matahari sendiri pada waktu itu belum ada ?"
Apakah sebenarya injil ini tuan Hakim ? Apakah kitab
semacam ini yang serba meragukan, dapat dijadikan sumber
hukum?
Demikian antara lain pembela kawanku Clorence Darow,
melancarkan pertanyaan bertubi-tubi kepada Hakim Jenning
Bryan, seorang Hakim kenamaan pula, dalam suatu sidang
Pengadilan dinegara bagian Tennesse Amerika, beberapa
lama berselang, dalam mengadili seorang terdakwa bemama
John Scopes.
Terdakwa John Scope adalah seorang guru yang dituntut
dimuka Hakim Pengadilan dipersalahkan telah melanggar
Undang-undang negara Bagian yang baru saja diundangkan
pada waktu itu. Undang-undang baru itu menyebutkan
bahwa mulai saat itu, disekolah-sekolah menyebutkan,
bahwa mulai saat itu, di sekolah dilarang diajarkan teori
Darwin, teori evolusi tentang terjadinya manusia. Karena
katanya teori tersebut bertentangan dengan Injil. Tetapi toh

masih ada guru-guru yang mengajarkan teori Darwin
tersebut, termasuk guru bernama John Scope.
Kedua tokoh itu berulang kali bertemu kesekian kali dalam
sidang. Dalam sidang itu ke ruang sidang yang lain.
Dalam sidang itu pembela Clorence Darow menyerang
Injil habis-habisan. Tentunya kisah-kisah dalam Genesis
diterima akal, seperti halnya proses diciptakannya
matahari dan bumi. Tentang Injil yang bermacam ragam,
yang semulanya diakui syah oleh Gereja mereka masing
masing, walaupun bertentangan satu dengan yang lain.
Pokoknya Pembela menunjukkan, bahwa ke dalam Injil
yang semacam itu sangat tidak pantas dijadikan landasan
dan sumber hukum. Dan akhirnya sidang berakhir
dengan kemenangan pembela, sehingga tak dengan
melalui banyak "rewel", terdakwa kemudian
dibebaskan karena kesalahan tehnis.
Dan semenjak itu, tak ada seorang pun lagi yang
dituntut, walaupun guru-guru masih mengajarkan
teori Darwin tersebut. Dan meskipun Undang-
undang belum dicabut oleh Pemerintah Negara
bagian, karena tak seorangpun hakim berani
memimpin persidangan.

Kisah ketiga Hakim Jenning Bryan, Pembela
Clorance Darow dan tertuduh John Scope tersebut
adalah kisah nyata yang terjadi diabad ke XX ini.
Kisah-kisah tersebut betul-betul menarik. sehingga
sampai hari ini sering dipentaskan dalam bentuk
sandiwara oleh pelajar High School di AS, untuk
menghidup suburkan suasana kebebasan ilmiyah
didunia pendidikan disana.
Sementara itu, majalah AS yang terkenal itu THE
LIFE INTERNATIONAL dalam Edisinya tanggal:
19 April 1965, telah pula mengulas masalah yang
sama, DUA PASAL PERTAMA dari GENESIS.
Injil Kejadian. Tulisan tersehut berjudul LIFE'S
SPECIAL BIBLE ISSUE. Pada pokoknya tulisan
tersbut mengemukan bagaimana dunia Ilmu
Pengetahuan akhir-akhir ini termasuk Darwinisme,
menentang konsepsi Injil tentang tenciptanya semesta
alam ini. Dan agaknya Injil sama sekali tak berkutik
dalam menghadapi serangan Ilmu Pengetahuan
tersebut.

AL-QUR'AN MENJAWAB TANTANGAN

Bahwa Al-Qur'an adalah PELANJUT,
KOREKTOR, PELENGKAP dan
MENYEMPURNAKAN dari pada kitab-kitab
terdahulu, yang sudah dicorrupted dipalsukan adalah
satu masalah yang sama-sama kiya maklumi.
Kalau kitab suci terdahulu yang sudah tercorrupted
itu, termasuk Injil, tampak "tak berkutik seribu
bahasa' dalam menghadapi dunia ilmu Pengetahuan
akhir-akhi ini, tetapi Al-Qur'an justru sebaliknya.
Al-Qur'an justru menjadi fihak penantang, kepada
para ahli ilmu Pengetahuan. Kepada para Sarjana,
terutama Sarjana-sarjana Islam. Oleh Al-Qur'an
para Sarjana ditantang untuk menggali kandungan-
kandungan ilmiyah yang tak pernah kering itu, dari
dalam Al-Qur'an.

A1-Qur'an "Which alone are true and which alone
can lead man to happiness", tunggal tapi penuh
kebenaran dan sendirian saja sanggup mengantar
manusia mencapai kebahagiaan, kata NAPO-
LEON BONAPARTE, KAISAR PERANCIS yang
diam-diam jadi pengagum Al-Our'an dan pengikut
Nabi Muhammad itu. Pun dalam masalah ''SIX
DAYS OF CREATlON" atau penciptaan alam dalam
6 (enam) hari yang Injil tak bisa menjawab itu. Al-
Qur'an sebagai kitab pamungkas telah memberikan
jalan keluar.
Majalah berbahasa Inggeris ''AL -ITTIHAD''
(persatuan ) Muhar ram 1388 atau Maret 1968, yang
diterbitkan oleh THE MUSLIM STUDENTS AS-
SOCIATION OF UNITED STATES & CANADA
(Perhimpunan Mahasiswa Islam AS - Canada). Ann
Arbor, Michigan, telah menulis pula sebuah artikel
menarik berjudul: "BIBLE AND QUR'AN ON
CONCEPT OF CREATlON'' (Konsepsi Penciptaan
Alam menurut Bible dan Al-Qur an).
Menunut Genesis (Kitab Kejadian) 1: 5, yang
dinamakan 1 (sartu) hari itu ialah selama siang,
malam, pelang, pagi. Jadi persis sama dengan
pengertian satu hari 24 jam sekarang ini. Jadi seluruh
alam raya ini dan seisinya ini, diciptakan Tuhan
dalam tempo 6 (enam) hari, atau 6 x 24 jam = 144
jam menurut hitungan manusia.

Hal dennikian bertentangan dengan teori
"KABUT LAPLACE".

Al-Qur'an telah menerangkan apakah vang
dimaksud dengan satuan hari itu. Al-Qur'an Surat
XXII (Al-Haj) aval 47 :
"Sesungguhnya sehari pada sisi Tuhan engkau sama
dengan seribu tahun yang kamu hitung." Jadi
berdasar ayat tersebut, alam ini diciptakan selama
6000 tahun hitungan manusia. Sedang dalarn surat
Al-Ma'arif, LXX diterangkan bahwa satu hari sama
dengan 50.000 tahun . Jadi alam ini diciptakan
dalam tempo 300.000 tahun. Sedangkan sehari dalarn
bahasa Arab, mempunyai arti pula "Satu jarak
atau kesatuan waktu tertentu".
Antara Al-Qur'an dan Injil sebagai kitab wahyu
antara lain mengenai penciptaan alam raya dalam 6
hari tak ada pertentangan, sebab memang kedua-
duanya berasal dari Tuhan. Kalau toh ada yang
bertentang-n, tidak lain pertentangan dalam
pengertian 6 hari itu karena adanya buatan tangan
manusia.

Tentang ''SIX DAYS OF CREATION' itu, Injil
menulis dalarn EXODUS (Keluaran) 20: 11
"Karena dalam 6 halri lamanya, telah dijadikan
Tuhan akan langit, bumi dan laut, dengan segala
isinya, maka berhentilah Tuhan pada hari yang
ketujuh". (Inggris: and rested the seventh day).
Dari ayat lnjil tersebut dapat dipahami, bahwa
Tuhan digambarkan sebagai manusia yang telah
bekerja 6 hari, kemudian lelah, dan beristirahat.
Tetapi enam abad kemudian Al-Qur'an menjelaskan.
dalam surat (Az-Zariyat) : 38
"Sesungguhnya Kami jadikan beberapa langit
dan bumi dan apa-apa yang antara keduanya dalam 6
hari lamanya dan tiadalah kami merasakan payah
sedikit juga".
'Terang sekali bahwa tak ada kontradiksi antara
Injil dengan Al-Qur'an, tetapi nyata sekali isi Al-
Qur'an senantiasa meyakinkan dan bisa diterima
akal, dan dibanyak tempat di Al-Qur' an justru
meletakkan ayat-ayat Injil pada proporsi dan
pengertian yang sebenarnya disertai penjelasan yang
tentu mencengangkan pada pembaca.
Suatu tantangan abadi oleh Al-Qur'an, kepada
mereka yang tak mempercayainya.



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]






----- [ Pengajian-Kantor-subscribe@yahoogroups.com ] -----
              -- FORUM PENGAJIAN KANTOR --

Saran kami, ubah seting anda ke digest agar inbox anda tidak cepat penuh :
(sangat kami sarankan)
Pengajian-Kantor-digest@yahoogroups.com

Sebelum reply hapus footer/message/pesan sebelumnya agar tdk berat

PERHATIAN KHUSUS
- Masalah Fikih: gunakan kaidah fikih, fikih perbandingan atau
   Perbandingan madzab
- Masalah cabang/furu': mari bersepakat & bekerjasama pada hal2 yang
   telah disepakati, perbedaan sbg khasanah yang tdk perlu diperselisihkan
________________________________

ATURAN MAIN
- Ciptakan nuansa akhlak mulia, dengan Hati dan jiwa yang manusiawi
- Jauhi saling berdebat, menjatuhkan, menghina
- Jauhi mengirimkan e-mail iklan, spam, SARA
- Semua member boleh berdiskusi, tanya jawab dari hal yang kecil (spt
   tata cara pergi ke kamar mandi) sampai yang besar
________________________________
Member Forum Pengajian Kantor (ngaji online) adalah mayoritas sibuk kerja
shg pemahaman masalah keagamaan beragam dari nol sampai advance, maka
diskusi & tanya jawab dari hal kecil sampai besar merupakan ladang amal bagi
kita semua. Karenanya tidak ada hal yang sepeleh dalam agama/dakwah. Amalan
sekecil apapun dihadapan Allah bisa menjadi sangat besar bila niatnya
dilandasi iman & ikhlas serta meneladani Rasulullah

Sebarkan milis ini sbg dakwah pada rekan anda dgn mengirim e-mail ke:
Pengajian-Kantor-subscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

#27 From: "Irwan" <irwan@...>
Date: Mon Aug 22, 2005 1:08 am
Subject: Re: assalamualaikum
irwan@...
Send Email Send Email
 
Salam kenal juga Buat Bung Hadi John, semoga kehadiran Bung Hadi John dapat
menambah semarak milist ini serta berpartisipasi dalam membantu mualaf dan
calon mualaf yang datang. Amien.

Wassalam,


Irwan




-------Original Message-------

From: hadi john
Date: 08/20/05 07:07:20
To: mualafindonesia@yahoogroups.com
Subject: [mualafindonesia] assalamualaikum

ass wr wb

salam kenal buat teman2  dimilis ini, perkenakan nama saya hadi

saya bukan seorang mualaf tapi saya orang yang sangat mengagumi para mualaf
dalam

proses menuju keislaman..

segitu dulu perkenalan dari saya...

Semoga kita ada dalam lindungan Allah SWT


wassalam,


hadi



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/vbOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

Tak banyak yang memahami kebutuhan mualaf. Padahal sebagai Muslim baru,
mereka membutuhkan teman, tempat berlindung, dan juga pembimbing.
Orang-orang yang baru saja hijrah ke dalam Islam, membutuhkan teman yang
dapat memberi dukungan moril dan perlindungan dari kecaman keluarga
<br><br>Mari bergabung memberi dukungan moril di MUALAF CENTER ONNLINE
http://www.mualaf.com atau milist
Yahoo! Groups Links









---



[Non-text portions of this message have been removed]

#26 From: hadi john <hadiyatul77@...>
Date: Sat Aug 20, 2005 12:34 am
Subject: assalamualaikum
hadiyatul77
Offline Offline
Send Email Send Email
 
ass wr wb

salam kenal buat teman2  dimilis ini, perkenakan nama saya hadi

saya bukan seorang mualaf tapi saya orang yang sangat mengagumi para mualaf
dalam

proses menuju keislaman..

segitu dulu perkenalan dari saya...

Semoga kita ada dalam lindungan Allah SWT


wassalam,


hadi



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

#25 From: Ratna Assyurawati <ratna.assyurawati@...>
Date: Fri Aug 19, 2005 11:32 am
Subject: Barangkali ada yang berminat ?
ratnamualaf
Offline Offline
Send Email Send Email
 
-------Original Message-------

From: M. Wusthon
Date: 08/19/05 17:54:21
To: Irene Naviri
Cc: manajemenqolbu-jkt@yahoogroups.com;
Pengajian-Kantor@yahoogroups.com; ramakofm@yahoogroups.com
Subject: [Ramako 105.8 FM] FW: Pelatihan Sholat Khusyu 21 Agust '05 pk
13 Mesjid BI

Barangkali ada yang berminat ?



Salam,



M. Wusthon
BII Syariah
Plaza BII Tower 1 Lt. 2
Jl. M.H. Thamrin
Jakarta


-----Original Message-----
From: Nina Nurani [mailto:nina@...]
Sent: Friday, August 19, 2005 8:59 AM
To: Deden TP Perdiansyah; BII_UNIT_USAHA_SYARIAH;
Agus_baskoro@...; BIR-Bambang Irawan; chandayana1@...;
syamsualam_74@...
Subject: Pelatihan Sholat Khusyu 21 Agust '05 pk 13 Mesjid BI

Assalamualaikum w w

Kepada rekan-rekan yang berniat untuk mengikuti secara rutin Pelatihan
Sholat Khusyu dan belajar untuk Patrap, dapat diikuti di :

Hari                : Minggu tgl 21 Agustus  2005
Waktu            : Jam 1 siang setelah sholat dzuhur
Tempat           : Mesjid Bank Indonesia
Pembimbing    : Abu Sangkan
                         (Pembimbing Milis Dzikrullah, Penuntun  Patrap)

Pelatihan rutin diatas GRATIS tidak ada biaya

  Jika ada yang membutuhkan Buku : "Pelatihan Shalat Khusyu" dapat
dibeli di Mesjid BI saat Pelatihan dapat juga dibeli di Saya (Nina
Nurani lt 5 RMG Niaga Tower) harga Rp.40.000,- .

  Buku tersebut dalam bulan-bulan belakangan ini menjadi Best Seller,
mengingat Cetakan Pertama pada bulan  Agustus 2004 dan Mei 2005
merupakan cetakan ke 5)



Wassalam



Nina Nurani

#24 From: jeffry@...
Date: Thu Jun 23, 2005 6:55 am
Subject: Re: tanya mengapa babi di haramkan
jeffry@...
Send Email Send Email
 
semoga dapat membantu.....

oleh: Fauzi Muhammad Abu Zaid

AlDakwah.org- Hal ini penting untuk diketahui, terutama oleh pemuda-pemuda
kita yang sering pergi ke negara-negara Eropa dan Amerika, yang menjadikan
daging babi sebagai makanan pokok dalam hidangan mereka.

Dalam kesempatan ini, saya sitir kembali kejadian yang berlangsung ketika
Imam Muhammad Abduh mengunjungi Perancis. Mereka bertanya kepadanya
mengenai rahasia diharamkannya babi dalam Islam. Mereka bertanya kepada
Imam,

Kalian (umat Islam) mengatakan bahwa babi haram. Antara lain ia memakan
sampah yang mengandung cacing pita, mikroba-mikroba dan bakteri-bakteri
lainnya. Hal itu sekarang ini sudah tidak ada. Babi diternak dalam
peternakan modern, dengan kebersihan terjamin, dan proses sterilisasi yang
mencukupi. Bagaimana mungkin babi-babi itu terjangkit cacing pita atau
bakteri dan mikroba lainnya.?

Imam Muhammad Abduh tidak langsung menjawab pertanyaan itu, dan dengan
kecerdikannya beliau meminta mereka untuk menghadirkan dua ekor ayam
jantan beserta satu ayam betina, dan dua ekor babi jantan beserta satu
babi betina.

Mengetahui hal itu, mereka bertanya, "Untuk apa semua ini?"
Beliau menjawab, "Penuhi apa yang saya pinta, maka akan saya perlihatkan
suatu rahasia."

Mereka memenuhi apa yang beliau pinta. Kemudian beliau memerintahkan agar
melepas dua ekor ayam jantan bersama satu ekor ayam betina dalam satu
kandang. Kedua ayam jantan itu berkelahi dan saling membunuh, untuk
mendapatkan ayam betina bagi dirinya sendiri, hingga salah satu
darikeduanya hampir tewas. Beliau lalu memerintahkan agar mengurung kedua
ayam tersebut.

Kemudian beliau memerintahkan mereka untuk melepas dua ekor babi jantan
bersama dengan satu babi betina. Kali ini mereka menyaksikan keanehan.
Babi jantan yang satu membantu temannya sesama jantan untuk melaksanakan
hajat seksualnya, tanpa rasa cemburu, tanpa harga diri atau keinginan
untuk menjaga babi betina dari temannya.

Selanjutnya beliau berkata, "Saudara-saudara, daging babi membunuh
'ghirah' orang yang memakannya. Itulah yang terjadi pada kalian.

Seorang lelaki dari kalian melihat isterinya bersama lelaki lain, dan
membiarkannya tanpa rasa cemburu, dan seorang bapak di antara kalian
melihat anak perempuannya bersama lelaki asing, dan kalian membiarkannya
tanpa rasa cemburu, dan was-was, karena daging babi itu menularkan
sifat-sifatnya pada orang yang memakannya."

Kemudian beliau memberikan contoh yang baik sekali dalam syariat Islam.
Yaitu Islam mengharamkan beberapa jenis ternak dan unggas yang berkeliaran
di sekitar kita, yang memakan kotorannya sendiri. Syariah memerintahkan
bagi orang yang ingin menyembelih ayam, bebek atau angsa yang memakan
kotorannya sendiri agar mengurungnya selama tiga hari,memberinya makan dan
memperhatikan apa yang dikonsumsi oleh hewan itu. Hingga perutnya bersih
dari kotoran-kotoran yang mengandung bakteri dan mikroba. Karena penyakit
ini akan berpindah kepada manusia, tanpa diketahui dan dirasakan oleh
orang yang memakannya.

Itulah hukum Allah, seperti itulah hikmah Allah. Ilmu pengetahuan modern
telah mengungkapkan banyak penyakit yang disebabkan mengkonsumsi daging
babi. Sebagian darinya disebutkan oleh Dr. Murad Hoffman,seorang Muslim
Jerman, dalam bukunya:

"Pergolakan Pemikiran: Catatan Harian Muslim Jerman", halaman 130-131:

"Memakan daging babi yang terjangkiti cacing babi tidak hanya berbahaya,
tetapi juga dapat menyebabkan meningkatnya kandungan kolestrol dan
memperlambat proses penguraian protein dalam tubuh, yang mengakibatkan
kemungkinan terserang kanker usus, iritasi kulit, eksim,dan rematik.
Bukankah sudah kita ketahui, virus-virus influenza yang berbahaya hidup
dan berkembang pada musim panas karena medium babi?"

Dr. Muhammad Abdul Khair, dalam bukunya Ijtihadt fi at Tafsir al Qur'an
alKarim, halaman 112, menyebutkan beberapa penyakit yang disebabkan oleh
daging babi: "Daging babi mengandung benih-benih cacing pita dan cacing
trachenea lolipia. Cacing-cacing ini akan berpindah kepada manusia yang
mengkonsumsi daging babi tersebut. Patut dicatat, hingga saat ini,
generasi babi belum terbebaskan dari cacing-cacing ini.

Penyakit lain yang ditularkan oleh daging babi banyak sekali, di antaranya:


Kolera babi. Yaitu penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus Keguguran
nanah, yang disebabkan oleh bakteri prosillia babi.


Kulit kemerahan, yang ganas dan menahun. Yang pertama bisa menyebabkan
kematian dalam beberapa kasus, dan yang kedua menyebabkan gangguan
persendian.


Penyakit pengelupasan kulit. Benalu eskares, yang berbahaya bagi manusia.
Fakta-fakta berikut cukup membuat seseorang untuk segera menjauhi babi.

Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan
lain. Ia makan semua makanan di depannya. Jika perutnya telah penuh atau
makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya
lagi, untuk memuaskan kerakusannya.

Ia tidak akan berhenti makan,bahkan memakan muntahannya. Ia memakan semua
yang bisa dimakan di hadapannya.Memakan kotoran apa pun di depannya, entah
kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri,
hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya.

Ia mengencingi kotoranya dan memakannya jika berada di hadapannya,
kemudian memakannya kembali. Ia memakan sampah, busuk-busukan, dan kotoran
hewan. Ia adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah,memakannya
dalam jumlah besar dan dalam waktu lama, jika dibiarkan.

Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Penelitian ilmiah modern di dua negara Timur dan Barat, yaitu Cina dan
Swedia -Cina mayoritas penduduknya penyembah berhala, sedangkan Swedia
mayoritas penduduknya sekular- menyatakan: daging babi merupakan merupakan
penyebab utama kanker anus dan kolon.

Persentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya
memakan babi, meningkat secara drastis. Terutama di negara-negara Eropa,
dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India).
Sementara di negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar
1/1000.

Hasil penelitian ini dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan
Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo.

Kini kita tahu betapa besar hikmah Allah mengharamkan daging dan lemak babi.

Untuk diketahui bersama, pengharaman tersebut tidak hanya daging babi
saja, namun juga semua makanan yang diproses dengan lemak babi, seperti
beberapa jenis permen dan coklat, juga beberapa jenis roti yang bagian
atasnya disiram dengan lemak babi. Kesimpulannya, semua hal yang
menggunakan lemak hewan hendaknya diperhatikan sebelum disantap.

Kita tidak memakannya kecuali setelah yakin bahwa makanan itu tidak
mengandung lemak atau minyak babi, sehingga kita tidak terjatuh ke dalam
kemaksiatan terhadap Allah SWT, dan tidak terkena bahaya-bahaya yang
melatarbelakangi Allah SWT mengharamkan daging dan lemak babi.

* * *
Dari buku, Hidangan Islami:
Ulasan Komprehensif Berdasarkan Syari`at dan Sains Modern

Penulis: Syeikh Fauzi Muhammad Abu Zaid
Penerjemah: Abdul Hayyie al Kattani, Cet : I/1997
Penerbit: Gema Insani Press




> buat rekan2 muslim. saya mau minta bantuan nich
>
> saya sangat sering mendapat pertanya kenapa babi itu
> di haramkan ? dari saudara atau teman yg non muslim.
>
> "kamu dari kecil makan babi nggak mati kok, masih
> tetap tidak berubah jadi manusia aneh" kira kira
> seperti itu celutukannya.
>
> dengan ilmu yang sangat minim ini (sebagai mualaf),
> saya mohon bantuan dari saudaraku yang seiman.
>
> agar jawabannya bisa mengena baik bersifat ilmiah
> maupun agama. dan yang jelas tetap selalu tidak
> menyingung perasaan penannya agar kita bisa
> mencerminkan islam itu selalu menjadi yang terbaik di
> antara yang baik.
>
>
> atas bantuannya saya ucapkan terima kasih
>
> Iyan
>
>
>
> __________________________________
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! Mail - Helps protect you from nasty viruses.
> http://promotions.yahoo.com/new_mail
>
>
> Tak banyak yang memahami kebutuhan mualaf. Padahal sebagai Muslim baru,
> mereka membutuhkan teman, tempat berlindung, dan juga pembimbing.
> Orang-orang yang baru saja hijrah ke dalam Islam, membutuhkan teman yang
> dapat memberi dukungan moril dan perlindungan dari kecaman
> keluarga.<br><br>Mari bergabung memberi dukungan moril di MUALAF CENTER
> ONNLINE http://www.mualaf.com atau milist
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>

#23 From: "M. Wusthon" <mwusthon2@...>
Date: Thu Jun 23, 2005 6:07 am
Subject: FW: [excel-muslim] Mengapa Islam Mengharamkan Babi
mwusthon2@...
Send Email Send Email
 
Assalaamu 'alaikum Warochmatullaahi Wabarokaatuh

Selamat siang Nona/Mbak Lie Hui Di

Ini ada e-mail dari tetangga

Doa saya semoga ini bisa sedikit menjawab pertanyaan Nona

Terimakasih



Wassalaamu 'alaikum Warochmatulaahi Wabarokaatuh



M. Wusthon

BII Syariah

Plaza BII Tower 1 Lt. 2

Jl. M.H. Thamrin

Jakarta

021-39834555



-----Original Message-----
From: Nurcholish [mailto:Nurcholish@...]
Sent: Wednesday, May 04, 2005 10:47 AM
Subject: FW: [excel-muslim] Mengapa Islam Mengharamkan Babi
Importance: High
Sensitivity: Private





Mengapa Islam Mengharamkan Babi

Bob: Tolong beritahu saya, mengapa seorang Muslim sangat mementingkan
mengenai kata-kata "Halal" dan "Haram"; apa arti dari kata-kata
tersebut?

Yunus: Apa-apa yang diperbolehkan diistilahkan sebagai Halal, dan
apa-apa yang tak diperbolehkan diistilahkan sebagai Haram, dan Al-Qur'an
lah yang menggambarkan perbedaan antara keduanya.

Bob: Dapatkah anda memberikan contoh?

Yunus: Ya, Islam telah melarang segala macam darah. Anda akan sependapat
bahwa analisis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang tinggi
dari uric acid (asam urat?), suatu senyawa kimia yang bisa berbahaya
bagi kesehatan manusia.

Bob: Anda benar mengenai sifat beracun dari uric acid, dalam tubuh
manusia, senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan dalam kenyataannya
kita diberitahu bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari
dalam darah oleh Ginjal, dan dibuang keluar tubuh melalui air seni.

Yunus: Sekarang saya rasa anda akan menghargai metode prosedur khusus
dalam penyembelihan hewan dalam Islam.

Bob: Apa maksud anda?

Yunus: Begini... seorang penyembelih, selagi menyebut nama dari Yang
Maha Kuasa, membuat irisan memotong urat nadi leher hewan, sembari
membiarkan urat-urat dan organ-organ lainnya utuh.

Bob: Oh begitu... Dan hal ini menyebabkan kematian hewan karena
kehabisan darah dari tubuh, bukannya karena cedera pada organ vitalnya.

Yunus: Ya, sebab jika organ-organ, misalnya jantung, hati, atau otak
dirusak, hewan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan
menggumpal dalam urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging. Hal
tersebut mengakibatkan daging hewan akan tercemar oleh uric acid,
sehingga menjadikannya beracun; hanya pada masa kini lah, para ahli
makanan baru menyadari akan hal ini.

Bob: Selanjutnya, selagi masih dalam topik makanan; Mengapa para Muslim
melarang pengkonsumsian daging babi, atau ham, atau makanan lainnya yang
terkait dengan babi?

Yunus: Sebenarnya, diluar dari larangan Al-Qur'an dalam pengkonsumsian
babi, bacon; pada kenyataannya dalam Bible juga, pada Leviticus bab 11,
ayat 8, mengenai babi, dikatakan, "Dari daging mereka (dari "swine",
nama lain buat
"babi") janganlah kalian makan, dan dari bangkai mereka, janganlah
kalian sentuh; mereka itu kotor buatmu."
Lebih lanjut lagi, apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih di
leher karena mereka tidak memiliki leher; sesuai dengan anatomi
alamiahnya? Muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan
layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan
ini dengan memiliki leher.
Namun diluar itu semua, saya yakin anda tahu betul mengenai efek-efek
berbahaya dari komsumsi babi, dalam bentuk apapun, baik itu pork chops,
ham, atau bacon.

Bob: Ilmu kedokteran mengetahui bahwa ada resiko besar atas banyak macam
penyakit. Babi diketahui sebagai inang dari banyak macam parasit dan
penyakit berbahaya.

Yunus: Ya, dan diluar itu semua, sebagaimana kita membicarakan mengenai
kandungan uric acid dalam darah, sangat penting untuk diperhatikan bahwa
sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan
uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.

Mohon diteruskan kepada semua rekan Muslim dan Non-Muslim... Ini dapat
menjawab sebagian pertanyaan mereka, khususnya kala non-Muslim bertanya
mengapa ummat Islam tidak boleh mengkonsumsi babi.

Sumber: Ibrahim Ali Ahmad
=======

Why the Muslim can't eat pork
This was taken from Haniff's journal... and i wanna share it in my
network...
Some explaination about Why the Muslim can't eat Pork or any pig or
swine based meat....
iDAN =)

Bob: Tell me why is it that a Muslim is very particular about the words
Halal and Haram; what do they mean?

Yunus: That which is permissible is termed Halal and that which is not
permissible is termed Haram and it is the Quran which draws the
distinction between the two.

Bob: Can you give me an example?

Yunus: Yes, Islam has prohibited blood of any type. You will agree that
a chemical analysis of blood shows that it contains an abundance of uric
acid, a chemical substance which can be injurious to human health.

Bob: You're right about the toxic nature of uric acid, in the human
being it is excreted as a waste product and in fact we are told that 98%
of the body's uric acid is extracted from the blood by the kidneys and
removed through urination.

Yunus: Now I think that you'll appreciate the special prescribed method
of animal slaughter in Islam.

Bob: What do you mean?

Yunus: You see, the wielder of the knife, whilst taking the name of the
'Almighty', makes an incision through the jugular veins, leaving all
other veins and organs intact.

Bob: I see, this causes the death of the animal by a total loss of blood
from the body, rather than an injury to any vital organ.

Yunus: Yes, were the organs, example the heart, the liver, or the brain
crippled or damaged, the animal could die immediately and its blood
would congeal in its veins and would eventually permeate the flesh. This
implies that the animal flesh would be permeated and contaminated with
uric acid and therefore very poisonous; only today did our dietitians
realize such a thing.

Bob: Again, while on the topic of food; Why do Muslims condemn the
eating of pork or ham or any foods related to pigs or swine.

Yunus: Actually, apart from the Quran prohibiting the consumption of
pork, bacon(pig flesh); in fact the Bible too in Leviticus chapter 11,
verse 8, regarding swine it says, "of their flesh (of the swine, another
name for pig) shall you not eat, and of their carcass you shall not
touch; they are unclean to you."
Further, did you know that a pig cannot be slaughtered at the neck for
it does not have a neck; that is according to its natural anatomy. A
Muslim reasons that if the pig was to be slaughtered and fit for human
consumption the Creator would have provided it with a neck.
Nonetheless, all that aside, I am sure you are well informed about the
harmful effects of the consumption of pork, in any form, be it pork
chops,ham,bacon.

Bob: The medical science finds that there is a risk for various
diseaseas the pig is found to be a host for many parasites and potential
diseases.

Yunus: Yes, even apart from that, as we talked about uric acid content
in the blood, it is important to note that the pig's biochemistry
excretes only 2% of its total uric acid content, the remaining 98%
remains as an integral part of the body.

Please forward to all your Muslim and Non- muslim friends.. it may
answer some of their questions especially when the non-Muslim ask why a
Muslim don't eat pork

Source: Ibrahim Ali Ahmad



=====================================================================
Bersama menuju keridhlo'an Allah Arhamarrahimiin
=====================================================================



   _____

Yahoo! Groups Links

* To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/excel-muslim/
<http://groups.yahoo.com/group/excel-muslim/>

* To unsubscribe from this group, send an email to:
excel-muslim-unsubscribe@yahoogroups.com
<mailto:excel-muslim-unsubscribe@yahoogroups.com?subject=Unsubscribe>

* Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service
<http://docs.yahoo.com/info/terms/> .



[Non-text portions of this message have been removed]

#22 From: pemulung_komputer <lie_hui_di@...>
Date: Thu Jun 23, 2005 5:34 am
Subject: tanya mengapa babi di haramkan
lie_hui_di@...
Send Email Send Email
 
buat rekan2 muslim. saya mau minta bantuan nich

saya sangat sering mendapat pertanya kenapa babi itu
di haramkan ? dari saudara atau teman yg non muslim.

"kamu dari kecil makan babi nggak mati kok, masih
tetap tidak berubah jadi manusia aneh" kira kira
seperti itu celutukannya.

dengan ilmu yang sangat minim ini (sebagai mualaf),
saya mohon bantuan dari saudaraku yang seiman.

agar jawabannya bisa mengena baik bersifat ilmiah
maupun agama. dan yang jelas tetap selalu tidak
menyingung perasaan penannya agar kita bisa
mencerminkan islam itu selalu menjadi yang terbaik di
antara yang baik.


atas bantuannya saya ucapkan terima kasih

Iyan



__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - Helps protect you from nasty viruses.
http://promotions.yahoo.com/new_mail

#21 From: "zrie mul" <zriemul@...>
Date: Fri Jun 17, 2005 2:29 pm
Subject: RE: test
zriemul@...
Send Email Send Email
 


walaikumussalam wr wb

inshaallah kita bisa belajar bersama dan mendapat ilmu yang banyak dari milis ini,

amiin




Best Regards
Sri Mulyani
<(_i_) I - Allah is enough for me

Please visit my site at:
http://zriemul.vze.com (html)
http://muslim-art.2ya.com  (islamic web)
Laa hawlaa-walaa quw-wata illa billah....
 



----Original Message Follows----
From: "M. Wusthon" <mwusthon2@...>
Reply-To: mualafindonesia@yahoogroups.com
To: mualafindonesia@yahoogroups.com
Subject: [mualafindonesia] test
Date: Wed, 15 Jun 2005 15:16:08 +0700

Assalaamu 'alaikum,



Mudah-mudahan banyak manfaat yang saya dapatkan di milis ini

Amin ya robbal 'alamin



Salam,



M. Wusthon

BII Syariah

Plaza BII Tower 1 Lt. 2

Jl. M.H. Thamrin

Jakarta

08121860624





Express yourself instantly with MSN Messenger! MSN Messenger Download today it's FREE!

#20 From: jeffry rahmadian <jeffry_deep@...>
Date: Thu Jun 16, 2005 7:52 am
Subject: ARTIKEL AHMAT DEEDAD (bagian IX)
jeffry_deep
Offline Offline
Send Email Send Email
 
PEMENUHAN RAMALAN

"Dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan
datang." (Injil Yohanes 16:13).

Pengungsi: Hanya Sementara
Umat Kristen meletakkan bobot yang besar pada
pemenuhan ramalan. Muhammad memenuhi banyak ramalan
dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Bagi mereka,
ramalan kejadian-kejadian dipertimbangkan sebagai
fungsi dari ramalan yang benar --kenabian yang benar.

Nabi Islam mengucapkan banyak ramalan yang dicatat
dalam Al-Qur'an untuk anak cucu (generasi
selanjutnya). Berikut ini adalah beberapa contoh yang
diambil secara acak.

1. "Sesungguhnya Dia yang mewajibkan atasmu
(melaksanakan hukum-hukum) Al-Qur'an, benar-benar akan
mengembalikan kamu ke tempat kembali .... " (QS.
Al-Qashash: 85).

"Tempat kembali" adalah sebutan untuk Kota Suci
Makkah. Selama Hijrah (migrasi) ketika Nabi suci
melarikan diri dari Mekkah ke Madinah. Sebuah situasi
yang tidak menjanjikan. Kebanyakan pengikutnya sudah
pindah ke Madinah. Sekarang gilirannya. Bersama dengan
Abu Bakar (As-Siddiq) Beliau mencapai tempat yang
dinamakan Juhfa, ketika jaminan diberikan oleh Tuhan
bahwa sekali lagi dia akan kembali ke tempat
kelahirannya Makkah, dan itulah yang terjadi. Beliau
pindah sebagai seorang pengungsi dan Tuhan
mengembalikannya sebagai seorang penakluk, memenuhi
ramalan yang lain lagi.

"Berkatalah Ia (Musa), 'Tuhan datang dari Sinai dan
bangkit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar
dari pegunungan Paran (di Arab) dan dia (Muhammad)
datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang
kudus, di sebelah kanannya tampak kepada mereka api
yang menyala'... " (Injil - Ulangan 33: 2)

Adidaya: Dalam Sengketa
2. "Telah dikalahkan bangsa Romawi, di negeri yang
terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan
menang, dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah
urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan dihari
(kemenangan bangsa Romawi) itu bergembiralah orang
orang yang beriman." (QS. Ar-Ruum: 2-4)

Ramalan di atas diwahyukan kepada Nabi suci Muhammad
pada tahun 615/16 M. Kekaisaran Kristen Romawi telah
menyerahkan Yerusalem kepada Persia, dan Kristen
menjadi rendah dalam debu. Dalam bencana antara dua
negara adidaya pada saat itu, kaum musyrik (politeis)
Makkah menikmati kesenangan atas kalahnya Roma oleh
para penyembah berhala Persia.

"Para penyembah berhala Arab tentu saja sepihak dengan
bangsa Persia dalam semangat mereka yang merusak, dan
berfikir bahwa rusaknya kekuatan Kristen Romawi juga
akan berarti sebuah kemunduran atas pesan nabi,
Penerus yang benar untuk Kristus... Sementara seluruh
dunia percaya bahwa kekaisaran Romawi musnah oleh
Persia, telah diwahyukan kepadanya bahwa kemenangan
Persia hanyalah sebentar dan pada satu periode dari
beberapa tahun bangsa Romawi akan menaklukan dan
menyerang bangsa Persia lagi dengan dahsyat."
(Abdullah Yusuf Ali)

Dalam waktu 10 tahun dari saat turunnya wahyu yang
berisi ramalan Tuhan ini, ramalan tersebut terpenuhi.

Tantangan Al-Qur'an
3. Nabi suci menyatakan bahwa Kitab suci Al-Qur'an
berasal dari Allah Yang Maha Kuasa, dan diturunkan
kepadanya melalui wahyu. Bukti dari penulisan Allah
adalah keindahan dan kealamiahannya, dan keadaan di
mana hal tersebut disebarluaskan. Untuk membuktikan
kejujuran pernyataannya, Ia menempatkan di hadapan
Anda banyak surat. Dapatkah orang-orang yang tidak
beriman menghasilkan sebuah surat yang seperti itu?
Ini adalah sebuah tantangan! Sebuah ramalan abadi dari
ketidakmampuan manusia untuk menyamai atau melebihi,
atau menyaingi dengan sukses satu saja dari seluruh
babnya.

Alasan Anda "Saya tidak menguasai bahasa Arab" adalah
tidak berguna. Terdapat jutaan orang Arab Kristen saat
ini. Umat Kristen membual bahwa terdapat paling
sedikit 10-15 juta umat Kristen di Mesir dan mereka
tidak semuanya petani. Inilah tantangan Allah dalam
firman-Nya:

a. "Tidaklah mungkin Al-Qur'an ini dibuat oleh selain
Allah.(QS. Yunus: 37).

b. "Katakanlah, 'Sesungguhnya jika manusia dan jin
berkumpul untuk membuat yang serupa Al-Qur'an ini,
niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa
dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu
bagi sebagian yang lain'..." (QS. Al-Israa': 88)

c. "Atau (patutkah) mereka mengatakan, 'Muhammad
membuat-buatnya.' Katakanlah, '(Kalau benar yang kamu
katakan itu) maka cobalah datangkan sebuah surat
seumpamanya dan panggillah siapa-siapa yang dapat kamu
panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kamu
orang-orang yangbenar'..." (QS. Yunus: 38).

d. "Dan, jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang
Al-Qur'an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami
(Mu-hammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal
Al-Qur'an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain
Allah, jika kamu orang yang benar. Maka jika kamu
tidak dapat membuat(nya) dan pasti kamu tidak akan
dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka
yang bahan bakarnya manusia dan batu; yang disediakan
bagi orang orang kafir.'' (QS. Al--Baqarah: 23-24).

Sekarang sudah 1400 tahun sejak tantangan di atas
diwahyukan, tetapi manusia selalu gagal menghasilkan
sesuatu yang semisal atau sesuatu yang lebih baik. Ini
adalah sebuah kesaksian yang abadi atas keaslian
Ilahiah dari kitab suci Al-Qur'an.

Orang-orang Kristen Arab Telah Mencoba!
Orang-orang Kristen Arab di Timur Tengah, agar tidak
diperdaya, baru-baru ini meluncurkan sebuah proyek
selama 16 tahun dan menghasilkan bagian-bagian yang
sudah diseleksi dari Perjanjian Baru dalam bahasa
Arab, yang secara besar-besaran meminjam kata-kata dan
rangkaian kata per kata dari Al-Qur'an yang berbahasa
Arab. Usaha yang tercela! Dalam usaha plagiat yang
dilakukan tanpa rasa malu ini, setiap bab dari
Perjanjian Baru berbahasa Arab yang baru ini dimulai
dengan ayat pertama kitab suci Al-Qur'an,

"Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi
Maha Penyayang." (QS. Al-Fatihah: 1).

Dapatkah Anda mengacaukan itu?
Terdapat banyak lagi tantangan dan ramalan dalam kitab
suci Al-Qur'an dan dalam Hadist (tradisi Nabi) yang
dapat dijelaskan. Sebuah lahan yang terabaikan.
Mungkin banyak buku dapat ditulis dengan topik
tersebut. Saya percaya bahwa sarjana Muslim akan
mengambil tantangan tersebut. Tetapi biarkan saya
mengakhiri tema ramalan ini dengan sebuah referensi
terakhir dari Kalam Allah (kitab Allah).

Islam Akan Menang
"Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa
petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya
di atas segala agama-agama meskipun orang orang
musyrik benci." (QS. Ash-shaff: 9).

Dalam beberapa dekade janji di atas menjadi kenyataan.
Islam menang. Kedua adidaya pada saat itu; kekaisaran
Persia dan Romawi hancur di tangan umat Islam. Dan,
selama beberapa abad kekuatan Islam berkuasa - dari
Atlantik sampai Pasifik.

Saat ini umat Istam dalam kondisi tidak berdaya.
Tetapi jangan takut, dunia Islam sedang bangkit. Ada
harapan. Bahkan penghayal non-Muslim di Barat telah
meramalkan takdirnya di langit.

"Afrika adalah sebuah lahan yang adil untuk semua
agama, tetapi agama yang akan diterima oleh orang
Afrika adalah agama yang paling sesuai dengan
kebutuhan mereka: dan agama tersebut, setiap orang
yang mempunyai hak untuk berbicara pada tema tersebut
berkata, adalah Islam." ( The Shape of Things to Come,
H. G. Wells)

"Jika ada sebuah agama yang mempunyai kesempatan
menaklukan Inggris, bahkan lebih dari itu, tentu saja
Eropa, dalam ratusan tahun yang akan datang, agama
tersebut adalah Islam." (George Bernard Shaw).

Tanpa usaha nyata dari fihak Muslim, kita dikatakan
oleh orang-orang Barat bahwa Islam adalah agama yang
tumbuh tercepat di dunia saat ini. Saya berharap,
berita yang menyenangkan ini tidak menidurkan kita.
Janji Allah adalah benar, ada takdir di sana, hanya
diperlukan sedikit usaha dari kita. Allah dapat
mengubah bangsa dan kaum dengan kehendaknya sendiri,
tetapi Dia telah memberi kita hak-hak istimewa
melayani Din-Nya dengan pengorbanan diri. Untuk
menjadi tentara yang efektif dalam peperangan ini,
persenjatai dirimu dengan Yohanes 16:7 dalam satu atau
lebih versi bahasa, dan saksikan bagaimana Allah
memberi kamu pengetahuan yang lebih banyak. Adalah
takdir kita untuk menguasai, menggantikan dan
meratakan setiap isme (paham), tidak perduli berapa
banyak orang-orang yang tidak beriman akan menentang
pesan Islam.

Pemujaan Yesus
"Ia (Roh Kebenaran) akan memuliakan Aku, sebab Ia akan
memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari
pada-Ku." (Injil - Yohanes 16: 14).

"Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang,
yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan
bersaksi tentang Aku." (Injil - Yohanes 15: 26).

Penghibur yang dijanjikan ini, bahkan Roh Kebenaran di
mana kebenaran itu dipersonifikasikan, ketika dia
datang, akan memberi kesaksian untuk Mesias yang penuh
kebenaran dan membebaskannya dari fitnah
musuh-musuh-Nya.

Inilah, Muhammad, Al-Amin, Nabi kebenaran, dengan
nyata berhasil dalam misinya. Ia membuat hal tersebut
mungkin bahwa saat ini, satu milyar umat Islam percaya
pada Yesus Kristus sebagai satu dari utusan Tuhan yang
terbesar. Mereka percaya pada keajaiban kelahirannya,
dimana banyak umat Kristen pada zaman modern ini,
bahkan para uskup, tidak percaya. Dan, mereka juga
percaya pada mu'jizat-mu'jizatnya, termasuk
menghidupkan orang mati atas kehendak Tuhan; dan
menyembuhkan orang buta sejak lahir dan penderita
kusta dengan kehendak Tuhan. Sebuah kesaksian yang
kuat! Dengarkan pada istilah dari kisah yang
berhubungan dengannya:

Konsep Keajaiban
"Dan, ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al-Qur'an,
yaitu ketika ia menjauhkan diri dari kelurganya ke
suatu tempat di sebelah timur, maka ia mengadakan
tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami
mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma
dihadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.
Maryam berkata, 'Sesungguhnya aku berlindung
daripadamu kepada Rabb (Tuhan) Yang Maha Pemurah, jika
kamu seorang yang bertakwa'. Ia (Jibril) berkata,
'Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Rabb-mu,
untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci'.
Maryam berkata, 'Bagaimana akan ada bagiku seorang
anak laki-laki; sedang tidak pernah seorang manusia
pun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!'
Jibril berkata, 'Demikianlah Rabb-mu berfirman,''Hal
itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami
menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai
rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara
yang sudah diputuskan'. Maka Maryam mengandungnya,
lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke
tempat yang jauh." (QS. Maryam: 16-22).

Saat ini satu milyar umat Islam di seluruh dunia
menerima konsep Maria mengandung tanpa pergaulan
dengan pria berdasarkan pengaruh Muhammad saja. Yesus,
ibunya Maryam dan seluruh umat Kristen di dunia tidak
pernah dapat berterima kasih terhadap Al-Amin - Roh
kebenaran, cukup.

Tanggapan Orang-orang Yahudi Terhadap Yesus
"Yerusalem, Yerusalem, engkau yangmembunuh nabi-nabi
dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus
kepadamu! Berkali kali Aku rindu mengumpulkan
anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan
anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak
mau." (Injil -Matius 23: 37).

Utusan Tuhan yang hebat itu mengikuti orang-orang
Yahudi seperti induk ayam mengikuti anak-anaknya,
tetapi mereka menyerangnya seperti burung hering untuk
mengoyaknya menjadi beberapa bagian. Tidak puas dengan
gangguan dan serangan yang tidak mengenal kasihan dan
usaha terakhir dalam hidupnya mereka menuduh ibunya
melahirkannya dalam dosa.

"Dan karena kekafiran mereka (terhadap 'Isa), dan
tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar
(zina)." (QS. An-Nisaa': 156).

Apakah yang dimaksud dengan "tuduhan salah yang
berat?" - Yang terdekat untuk mengeluarkan fitnah yang
aktual, Muhammmad, "Sang Pemuja sejati" terhadap Yesus
(Yohanes 16: 13) dibuat untuk catatan:

"Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali
bukanlah orang yang jahat dan ibumu sekali-kali
bukanlah seorang pezina. "(QS. Maryam: 28).

Apa Perkataan Para Talmudist
Orang-orang Yahudi menuduh ketidaksahan Yesus dan
perzinahan Maryam ditujukan di sini sebagai tuduhan
tak langsung dari orang-orang Yahudi, dengan
mempertanyakan kesucian Maryam. Kitab suci Al-Qur'an
tidak menjadi hina bahkan untuk mengulang kembali
Ftnah yang sangat besar. Sekarang bandingkan istilah
Al-Qur'an ini dengan apa yang dikatakan olah Pendeta
terpelajar dan terkenal Dummelow, didukung oleh tidak
kurang dari sebuah tim yang terdiri dari 16 orang
Kristen yang berhubungan dengan ketuhanan, semuanya
pendeta dan Doktor ilmu teologi; sebagaimana pilihan
kata-kata mereka dalam pencatatan fitnah dari
musuh-musuh Kristus tersebut.

"Orang-orang Talmudist Yahudi berkata, 'Anak dari
pezina (maksudnya perawan Maryam) mengeluarkan sihir
dari Mesir, dengan keratan yang dia buat dalam
dagingnya.' 'Yesus melakukan sihir dan menipu, dan
membawa Israel menjadi penyembah berhala. Menarik
untuk diperhatikan bahwa Muhammad dengan marah tidak
mau mengakui fitnah orang-orang Yahudi ini."
(ditambahkan penekanan). Komentar Injil Dummelow,
halaman 668.

Pengabar Injil Membenarkan Kaum Yahudi
Josh Mc Dowell, dilukiskan sebagai seorang lulusan
campus Wheaton dan lulus dengan magna cum laude dari
Chalbot Theological Seminary, dan direputasikan telah
berbicara kepada lebih dari 5 juta murid dan fakultas
pada lebih dari 550 universitas di 53 negara,
tampaknya telah melakukan lebih banyak penelitian
daripada sarjana-sarjana Injil di seluruh bima sakti,
seperti tersebut di atas, pada subyek Talmud Yahudi
sehubungan dengan kelahiran "Tuhan"nya.

Dalam bukunya Evidence that Demands a Verdict, hanya
untuk membuktikan bahwa Yesus bukanlah mitos tetapi
orang yang bersejarah, dia mengutip dengan luas dari
Talmud Yahudi tanpa ada rintangan. Di bawah ini saya
berikan sebuah kutipan yang jelas dari bukunya dari
halaman 85/86:

"Tol 'doth Yeshu. Yesus ditunjuk sebagai 'Ben Pandera.


Yeb. IV 3; 49a:

"R. Shimeon Ben Azzai berkata (mengenai Yesus), 'Saya
menemukan sebuah urutan silsilah di Yerusalem dimana
hal tersebut dicatat, sepertinya ada seorang anak
haram dari pezina'..."

Joseph Klausner menambahkan pernyataan di atas: "Edisi
Mishnah saat ini, menambahkan: 'untuk mendukung
kata-kata R. Yeshoshua' (Seorang yang sama dengan
Mishnah, berkata, "Apakah anak haram itu?" Setiap
orang yang orang tuanya melakukan zina maka dapat
dijatuhi hukuman mati oleh agama), bahwa Yesus yang
dimaksud di sini kelihatannya di luar keraguan ...."

Misionaris Mengolok-olok (?)
Josh McDowell, seorang penginjil terkenal, seorang
penganut Kristen "lahir kembali"; pemuja Yesus,
dipenuhi dengan Roh Kudus (?) telah menyebarkan
olok-olok ketika mengutip fitnah dari musuh-musuhnya
terhadap Tuhannya -Yesus! Dan, dunia Kristen
mempercayainya. Bukunya sangat laris terjual di
kalangan umat kristen. Rasa pencemaran dan penghinaan
telah diciptakan dalam diri pengikut fanatik Kristus.
Saya menolak untuk mengutip lebih jauh cerita ceroboh
tersebut. Jika Yesus mempunyai sahabat-sahabat yang
setia seperti itu (?); apakah perlunya Ia mempunyai
musuh di sana?

Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah sahabat
sejati, penghibur, penolong, pendukung, pemuja,
pemberi saksi atas ramalan-ramalan yang terdapat dalam
Yohanes pasal 14, 15, 16. Izinkan saya mengulangi
penghargaan spontan dari musuh-musuhnya terhadap
Yesus, ibunya Maryam dan umat manusia dalam skala
besar: "Menarik untuk memperhatikan bahwa Mahomet
dengan marah menyangkal fitnah-fitnah orang Yahudi
ini. (Pendeta. Dummelow and sekutunya).




__________________________________
Discover Yahoo!
Find restaurants, movies, travel and more fun for the weekend. Check it out!
http://discover.yahoo.com/weekend.html

#19 From: jeffry@...
Date: Thu Jun 16, 2005 7:42 am
Subject: ARTIKEL AHMAT DEEDAD (bagian VIII)
jeffry@...
Send Email Send Email
 
PETUNJUK TOTAL

"Banyak" dan "Seluruh"
Seperti yang saya janjikan sebelumnya, kita sekarang akan menggabungkan,
"Masih banyak hal yang harus saya katakan kepadamu" dari ayat 12 dengan
"Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran" dari Yohanes 16:12 dan
13.

Jika orang Kristen tersebut masih bertahan bahwa Roh kebenaran pada
ramalan ini adalah Roh Kudus maka tanyakan kepadanya apakah dalam bahasa
mereka "banyak" berarti lebih dari satu? Juga jika "seluruh" pada ayat di
atas berarti lebih dari satu? Jika Anda mendapat jawaban "ya" secara
terputus-putus, ragu-ragu dan gugup, maka tutup buku, tidak ada gunanya
meneruskan berdialog dengan kebodohan dogmatis. Tetapi jika Anda mendapat
jawaban "ya!" dengan sigap maka lanjutkan proses diskusi ini.

Satu ramalan Yesus tersebut adalah untuk menyelesaikan banyak hal yang
belum dikatakannya, juga untuk membimbing umat manusia kepada keseluruhan
kebenaran. Terdapat banyak masalah yang dihadapi manusia saat ini, dimana
kita gagal menjawabnya. Dapatkah Anda memberi saya satu contoh hal baru
yang diberikan ke setiap orang 2000 tahun yang lalu oleh orang yang diduga
sebagai Roh Kudus, dimana Yesus Kristus belum memberikannya dalam begitu
banyak kata-kata yang berbeda? Tidak perlu banyak, cukup satu buat saya.

Tidak Ada Solusi Dari Roh Kudus
Percayalah pada saya, selama 40 tahun bertanya-tanya, saya belum menjumpai
seorang Kristen dengan sebuah "kebenaran baru" yang diilhami oleh Roh
Kudus, padahal janjinya adalah Penghibur yang akan datang "Ia akan
memimpin kamu kedalam seluruh kebenaran!" Jika Roh Kebenaran dari ramalan
ini adalah Roh Kudus maka setiap gereja dan umat, dan setiap orang Kristen
yang 'dilahirkan kembali' menyatakan pemberian Roh Kudus. Katholik Roma
menyatakan bahwa mereka mempunyai seluruh kebenaran karena yang disebut
"dalam kediaman" Roh Kudus. Anglican membuat pernyataan yang sama, dan
Methodist, Jehovah's Witnesses (Saksi-saksi Yehovah), Adventists,
Baptists, Christadelphians dan lain-lain, tidak melupakan 'Born Again
Christianity', yang menyatakan mempunyai anggota lebih dari 70 juta di
Amerika sendiri.

Anda berhak meminta solusi dari mereka, dengan kekuasaan Roh Kudus, untuk
masalah-masalah pada daftar di bawah:

Alkohol
Perjudian,
Ramalan/Nujum
Pemujaan berhala, pemujaan setan
Rasisme
Masalah kelebihan wanita, dan lain-lain.
Masalah Alkohol
Republik Afrika Selatan dengan populasi kulit putih yang sedikit, 4 juta
di antara seluruh populasi yang berjumlah 30 juta, lebih 300.000
penduduknya adalah pencandu alkohol. Di dekat Zambia, Kenneth Kaunda
menyebut orang-orang ini "pemabuk!". Perlu diingat bahwa "kulit berwarna"
di Afrika Selatan mempunyai jumlah pencandu minuman alkohol 5 kali lebih
banyak dari ras lain dalam negara tersebut. Untuk orang-orang Indian dan
Afrika tidak ada statistik yang tersedia untuk masing-masing pemabuk.

Jimmy Swaggart seorang pendeta yang sering melakukan ceramah di TV
mencatat dalam bukunya "Alcohol" bahwa Amerika mempunyai 11 juta pencandu
minuman alkohol, dan 44 juta "pencandu berat minuman alkohol!", dan dia,
seperti seorang Muslim yang baik, mengatakan bahwa dia melihat tidak ada
perbedaan antara keduanya. Baginya mereka semua adalah pemabuk! Kejahatan
yang menjadi-jadi akibat keadaan mabuk sudah umum. Roh Kudus belum membuat
keputusan pada kejahatan ini melalui setiap gereja. Umat Kristen pura-pura
tidak melihat para pemabuk dalam 3 alasan lemah berdasarkan Injil:

1. Berikanlah minuman keras itu kepada orang yang akan binasa, dan anggur
itu kepada orang yang susah hatinya. Biarkanlah ia minum dan melupakan
kemiskinannya, dan tidak lagi mengingat kesusahannya. (Injil - Amsal 31:
6-7).

Filsafat yang bagus untuk mempertahankan subyek bangsa-bangsa di bawah
penaklukan, Anda akan setuju.

Keajaiban Pertamanya
2. Yesus bukanlah "orang yang suka merusak kesenangan orang lain", para
peminum berkata, dia mengubah air menjadi anggur dalam catatan
keajaibannya yang pertama dalam Injil:

Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu, "Isilah tempayan-tempayan itu
penuh dengan air." Dan merekapun mengisinya sampai penuh. Lalu kata Yesus
kepada mereka, "Sekarang ciduklah..." Setelah pemimpin pesta itu mengecap
air, yang telah menjadi anggur itu, ... dan berkata kepadanya, "Engkau
menyimpan anggur yang baik sampai sekarang." (Injil - Yohanes 2: 7-10)

Sejak keajaiban yang dinyatakan ini, anggur meneruskan untuk mengalir
seperti air dalam umat Kristen.

Nasihat Yang Bijaksana
3. Paulus yang menunjuk dirinya sendiri menjadi murid ke-tigabelas Yesus,
pendiri Kristen yang sesungguhnya, menasehatkan muridnya yang baru pindah
agama --Timotius, lahir dari seorang ayah Yunani dan ibu Yahudi:

"Janganlah lagi minum air saja, melainkan tambahkanlah anggur sedikit,
berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu sering lemah." (Injil - 1
Timotius 5: 23)

Umat Kristen menerima semua pengucapan Injil tentang minumam yang
membangkitkan semangat dan yang memabukkan diberikan di atas sebagai
firman Tuhan yang mutlak. Mereka percaya bahwa Roh Kudus mengilhami
penulis untuk menulis nasehat yang membahayakan tersebut. Pendeta Dummelow
(lihat pembicaraan pada halaman sebelumnya) kelihatannya
menyesalkan/mencemaskan ayat ini. Dia berkata,

"Ha1 tersebut mengajarkan kita bahwa jika tubuh butuh rangsangan anggur,
tidak apa-apa mengambilnya dalam jumlah yang tidak berlebihan."

Jawabannya Hanya Menahan Nafsu
Terdapat ribuan pendeta Kristen yang telah tergoda menjadi pencandu
alkohol dengan meminum sedikit demi sedikit apa yang dinamakan anggur
ringan dalam Perjamuan suci dalam upacara Gereja. Islam adalah
satu-satunya agama di dunia yang melarang minuman keras secara
keseluruhan. Nabi suci Muhammad telah berkata, "Berapa pun minuman keras
dalam jumlah lebih besar, dilarang bahkan dalam jumlah yang sedikit."
Tidak ada pengecualian dalam Islam untuk sedikit atau banyak.
Kitab-al-Haq, kitab kebenaran (Haq) sebuah nama dari Al-Qur'an menghukum
dalam istilah yang sangat keras tidak hanya kejahatan alkohol tetapi juga
no 2, 3, dan 4 yang dinamakan "perjudian", "Ramalan/nujum", dan "pemujaan
berhala" dengan hanya satu pukulan:

"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi;
(berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan
keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu
agar kamu mendapat keberuntungan." (QS. Al-Maaidah: 90).

Ketika ayat ini diwahyukan, berbarel-barel anggur di tumpahkan dijalan
jalan Madinah, tidak pernah diisi kembali. Keterusterangan yang sederhana
telah menjadikan umat Islam sebagai komunitas bukan peminum minuman keras
terbesar di dunia.

Amerika Gagal Dengan "Larangan"
Pertanyaannya adalah, bagaimana Roh kebenaran itu --Nabi Suci Muhammad--
sukses dengan satu ayat sementara Amerika yang berkuasa dengan kekuatan
akal bangsanya dan kekuatan uang pemerintahannya, yang didukung dengan
kekuatan penuh mesin (perlengkapan) propaganda gagal dengan "Larangan",
hukum yang tidak mensahkan alkohol?

Siapa yang memaksa bangsa Arnerika untuk membuat larangan? Apakah Bangsa
Arab mengancam negara adidaya ini dengan "jika Anda tidak melarang alkohol
di negara Anda, kami tidak akan menyediakan minyak untuk Anda?" Tidak,
orang-orang Arab tidak pernah menjadikan minyak sebagai "alat politik" di
tangan bangsa Arab selama tahun 20-an untuk menghasut Amerika. Adalah
kesadaran intelektual di antara para pendiri Amerika, berdasarkan kajian
dan statistik yang membawa mereka sampai pada kesimpulan bahwa minuman
keras harus dilarang.

Mereka gagal, meskipun pada kenyataannya mayoritas terbesar dari bangsa
tersebut adalah umat Kristen, dan bahwa merekalah yang telah memilih
orang-orang kongres sehingga berkuasa. Perlu dikatakan bahwa sesuatu yang
datang dari akal (intelektual) akan menggelitik akal, tetapi yang datang
dari hati dan jiwa seseorang, akan menggerakkan hati. Ayat yang baru
dikutip di atas dari kitab suci Al-Qur'an tentang larangan, telah dan
selalu mempunyai kekuatan untuk mengubah; Thomas Carlyle mengucapkan
sumber kekuatan tersebut:

"Jika sebuah buku datang dari hati, dia akan berusaha untuk mencapai hati
yang lain; Semua seni dan pekerjaan tangan penulis (kreasi?) adalah jumlah
yang kecil untuk itu. Orang seharusnya berkata bahwa karakter utama dari
Al-Qur'an adalah keasliannya, menjadi kitab yang dapat dipercaya."

Keruhanian Yang Tinggi - Sebuah Sumber Kekuatan
Semua pemikiran yang indah, kata-kata, dan ekspresi, tidak peduli
bagaimana artistiknya konstruksi, tetap seperti bunyi bel atau gemerincing
gembreng jika mereka tidak didasari kepribadian yang kuat yang diisi
dengan keruhanian yang tinggi. Dan jenis keruhanian yang hebat hanya
datang sewaktu Yesus meletakkannya melalui "puasa dan doa". (Injil -
Matius 17: 21).

Muhammad melaksanakan apa yang dia ajarkan. Sesudah kematiannya seseorang
bertanya kepada istri tercinta-nya Aisyah tentang gaya hidup suaminya. Dia
berkata, "Dia adalah Al-Qur'an dalam perbuatan." Dia adalah Al-Qur'an
berjalan. Dia adalah Al-Qur'an berbicara. Dia adalah Al-Qur'an yang hidup.

"Jika pria dan wanita ini, mulia, cerdas, dan tentunya tidak kurang
pendidikannya daripada nelayan Galilee, telah merasakan sedikit saja tanda
keduniawian, penipuan, atau kebutuhan akan keyakinan terhadap Sang Guru
itu sendiri, harapan Muhammad tentang regenerasi moral dan perbaikan
sosial akan hancur menjadi debu dalam seketika." (Spirit of Islam oleh
Sayed Amir Ali, hal. 21).

Kritik (Terhadap) Pahlawan
Jika dikatakan bahwa ini adalah kata-kata dari pengikut setia tentang yang
dicintainya, maka marilah kita dengar apa yang dikatakan oleh seorang
pengkritik Kristen yang simpatik tentang "Nabi pahlawan!"-nya.

"Seorang miskin, pekerja keras, orang yang merasakan rasa sakit,
ceroboh/sembrono, bukan seorang pria buruk, seharusnya saya katakan;
sesuatu lebih baik dalam dirinya daripada segala bentuk kelaparan, atau
orang-orang Arab yang liar ini, berperang dan berebut selama dua puluh
tiga tahun karenanya, dengan selalu kontak dekat dengannya, tidak akan
pernah menghormatinya juga!

"... mereka menyebutnya Nabi, begitu? Mengapa? Dia berdiri di sana
berhadapan dengan mereka, sederhana. Tidak mengandung misteri; Nampak
menjahit jubahnya; Memperbaiki sepatunya sendiri; berperang, memberikan
nasihat, memberi pesan di tengah-tengah mereka: Mereka harusnya telah
melihat tipe manusia seperti apa dia, biarkan dia disebut sesukamu! Tidak
ada kaisar dengan hiasan di kepala dipatuhi seperti laki-laki yang
menjahit sendiri jubahnya ini. Selama 23 tahun dalam cobaan berat dan
sukar saya menemukan sesuatu tentang kebutuhan pahlawan sejati untuk itu,
dari hal itu sendiri." (Hero dan Hero-worship oleh Thomas Carlyle, hal.
93.)

Masalah Rasisme
"... Karena Ia (roh kebenaran) akan memimpin kamu ke dalam seluruh
kebenaran." (Injil - Yohanes 16:13)

Tidak Tanpa Sebuah Sistem
Sangat mudah bagi pengikut suatu agama untuk berbicara secara lancar
tentang "kebapakan tuhan dan persaudaraan manusia" tetapi bagaimana ide
yang begitu indah ini diimplementasikan? Bagaimana menemukan sebuah sistem
yang membawa manusia menjadi sebuah saudara? Lima kali sehari, seorang
Muslim diwajibkan untuk berkumpul bersama pada mesjid daerahnya untuk
memperkuat ruhaninya. Berkulit hitam dan putih, kaya dan miskin;
masyarakat dari bangsa yang berbeda-beda, aneka warna dibuat untuk
menggosok bahu/pundak dalam shalat harian, umat Islam pada saat sholat.
Sekali seminggu yaitu pada hari Jum'at, dia harus berkumpul di masjid
besar untuk perkumpulan yang lebih besar dari wilayah sekitar Dan dua kali
setahun selama dua 'Ied pada sebuah tempat yang lebih besar lagi, biasanya
dipilih tempat terbuka, untuk komunitas yang banyak. Dan, yang terakhir
sekali seumur hidup pada Ka'bah, Masjid pusat di Makkah, untuk perkumpulan
internasional; di mana seseorang dapat menyaksikan orang Turki yang
berambut pirang, orang Ethiopia, orang Cina, Orang India, orang Amerika,
dan Afrika, semua berada dalam pakaian haji yang sama yang terdiri dari 2
lembar kain tak berjahit. Di manakah terdapat perkumpulan sebesar itu
dalam upacara keagamaan dan keyakinan yang lain?

Ajaran yang sempurna seperti yang diucapkan dalam kitab Tuhan adalah bahwa
satu-satunya penilaian yang dikenal Tuhan hanyalah berdasarkan kelakuan
seseorang, tingkah laku seseorang terhadap sesamanya dan bukan karena
bangsa atau kekayaan. Hanya atas dasar-dasar yang benar ini "Kerajaan
Tuhan" dapat dibangun. Semua ini tidak berarti bahwa seorang Muslim tidak
bernoda, bahwa dia secara keseluruhan bebas dari rasisme, tetapi Anda akan
menemui bahwa orang Muslimlah yang paling sedikit melakukan rasisme dari
semua grup agama yang ada di dunia saat ini.

Masalah Kelebihan Wanita
Alam tampaknya berperang dengan manusia. Kelihatannya ia ingin membalas
dendam atas kepintarannya. Seorang pria tidak akan mendengar solusi
praktis dan sehat untuk masalah ini, yang ditawarkan oleh Tuhan yang penuh
kebajikan. Maka dikatakan "mendidihlah dalam sup Anda!" (boleh dikatakan
demikian).

Hal ini adalah fakta yang dapat diterima bahwa perbandingan kelahiran pria
dan wanita adalah sama di semua tempat. Tetapi dalam kematian anak, pria
yang mati lebih banyak dari wanita. Mengherankan! "Jenis kelamin yang
lebih lemah?" Pada setiap periode waktu terdapat lebih banyak janda di
dunia dari pada duda. Setiap bangsa yang beradab mempunyai kelebihan
wanita. Inggris 4 juta. Jerman 5 juta. Soviet Rusia 7 juta dan lain-lain.
Tetapi sebuah solusi yang dapat diterima di Amerika untuk masalah
tersebut, akan menjadi sebuah solusi yang dapat diterima untuk semua
bangsa di mana saja. Hasil statistik dari negara yang paling canggih di
muka bumi ini sudah membuktikan hal itu.

Amerika, Oh Amerika!
Kita mempelajari bahwa Amerika mempunyai kelebihan 7.8 juta wanita. Ini
berarti bahwa bila setiap pria di Amerika menikah, masih ada 7.800.000
wanita yang tertinggal, wanita yang tidak akan mendapatkan seorang suami.
Satu hal yang kita ketahui, adalah bahwa setiap pria tidak akan pernah
dapat menikah untuk berbagai macam alasan. Seorang laki-laki menderita
ejakulasi dini dan menemukan banyak alasan. Seorang wanita, bahkan jika
frigid, tidak akan keberatan untuk menikah. Dia akan menikah, meskipun
hanya untuk mendapatkan tempat berteduh dan perlindungan.

Tetapi masalah kelebihan wanita. di Amerika sangatlah kompleks. 98% dari
penghuni penjara adalah pria. Kemudian ada 25 juta para pelaku sodomi.
Secara halus mereka menyebutnya "gay" sebuah kata indah yang berarti
--senang dan gembira-- sekarang diselewengkan!

Amerika melakukan segala sesuatu dengan sebuah cara yang besar Dia
menghasilkan segala sesuatu yang hebat. Termasuk dalam memperkenalkan
Tuhan dan syetan. Marilah kita sekali ini, bergabung dengan pendeta yang
sering berbicara di TV Jimmy Swaggart, dalam doanya. Dalam buku
penelitiannya yang bagus --"Homosexuality"-- dia menangis,

"Amerika, Tuhan akan mengadilimu (maksudnya Tuhan akan menghancurkanmu),
jika Dia tidak mengadilimu (menghancurkan kamu) Dia (Tuhan) mungkin harus
meminta maaf kepada Sodom dan Gomorrah" untuk kegegabahan mereka,
kerusakan yang parah karena kelakuan homoseksual mereka atau kepuasan
asusila dari nafsu mereka yang tidak alami.

New York Sebagai Sebuah Contoh
Kota New York memiliki lebih dari satu juta wanita lebih banyak daripada
pria. Bahkan jika semua populasi pria yang cukup berani untuk menikah
dengan lawan jenisnya di kota ini dikumpulkan; masih tetap ada 1.000.000
wanita tanpa suami.

Tetapi yang terburuk adalah reputasi bahwa sepertiga dari populasi pria di
kota ini adalah "gay" (homoseksual/melakukan sodomi). Orang-orang Yahudi,
yang paling ribut dalam setiap debat, tetap diam seperti tikus, karena
takut dicap bangsa timur yang terbelakang. Gereja, dengan jutaan penggemar
kelahiran kembali yang mengklaim mendiami rumah Roh Kudus, juga tak
bersuara tentang topik ini.

Pendiri Gereja Mormon, Joseph Smith dan Brigham Young, dengan mengklaim
sebuah wahyu baru pada tahun 1830 mengajarkan dan melaksanakan poligami
tak terbatas untuk memecahkan masalah kelebihan wanita. Saat ini Nabi
Mormonism telah membatalkan ajaran gereja pendahulu mereka tersebut untuk
mendamaikan tuduhan Amerika pada masalah poligami. Apa yang harus
dilakukan oleh wanita-wanita Amerika/Barat/Eropa yang malang ini? Mereka
benar-benar akan menjadi tua merana.

Satu-satunya Pemecahan: Batasi dan Atur Poligami
Al-Amin, Nabi Kebenaran, Roh Kebenaran, berdasarkan ilham Tuhan memberikan
pemecahan terhadap keadaan yang tidak menguntungkan itu. Tuhan menetapkan:

"... kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau
empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka
(kawinilah) seorang saja." (QS. An-Nisaa: 3).

Dunia Barat pura-pura bertoleransi terhadap jutaan pelaku sodomi dan
lesbian di tengah-tengah mereka. Di Barat, seorang pria yang menyimpan
selusin kekasih dan mendapatkan selusin anak haram setiap tahun bukanlah
masalah. Perbuatan bejat tersebut dengan bangga diberi julukan "stud".
"Biarkan mereka bersenang-senang, tapi jangan menganggap dia
bertanggungjawab!", kata orang-orang Barat.

Islam berkata, "Buat seorang pria bertanggung jawab atas kesenangannya."
Ada tipe pria yang bersedia mengambil tanggung jawab ekstra, dan ada pula
tipe wanita yang bersedia berbagi suami. Mengapa menghalangi jalan mereka?
Anda mengejek poligami, yang telah dilakukan oleh Nabi Tuhan seperti
ditulis dalam kitab Injil, Anda lupa bahwa Salomo yang bijaksana mempunyai
1000 istri dan selir seperti terdapat dalam The Good Book (1 Raja-raja 11:
3), pemecahan yang sehat untuk masalah penting Anda, dan kepuasan yang
sekejap untuk memenuhi nafsu yang tidak alami dengan melakukan perbuatan
sodomi atau lesbian! Betapa tidak wajarnya!

Poligami telah dilakukan oleh orang-orang Yahudi dan penyembah berhala
pada masa Yesus: Dia tidak berkata sepatah kata pun yang menentangnya. Ini
bukan salahnya. Orang-orang Yahudi tidak memberikan kedamaian kepadanya
untuk mengemukakan pemecahan. Dia hanya menjerit sambil berkata, "Apabila
Ia, Roh Kebenaran datang, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh
kebenaran." (Injil -Yohanes 16: 13).

Penghibur Adalah Seorang Pria
Jika saya bebas mengutip ramalan yang sedang kita diskusikan, dengan
penekanan pada kata ganti, Anda akan setuju tanpa bujukan bahwa Penghibur
yang akan datang adalah seorang pria dan bukan roh.

"Howbeit when He, the Spirit of Truth, is come, He will guide you into all
truth:
for He shall not speak of Himself; but whatsoever He: shall hear,
that shall He speak: and He will shoow you things to come. "
(Injil - Yohanes 16: 13)
Silahkan hitung jumlah He pada ayat di atas. Terdapat tujuh buah! Tujuh
kata ganti pria dalam satu ayat. Tidak ada ayat lain dalam 66 kitab Injil
Protestan or 73 kitab Injil Katholik dengan tujuh kata ganti pria, atau 7
kata ganti wanita, atau 7 jenis netral. Anda akan setuju bahwa begitu
banyaknya kata ganti pria dalam satu ayat tidak sesuai untuk Roh, suci
atau tidak!

Penambahan Yang Terus Menerus
Ketika masalah 7 kata ganti pria dalam sebuah ayat pada Injil
diperdebatkan oleh umat Islam di India pada saat berdebat dengan
misionaris Kristen, Injil versi Urdu mempunyai kata ganti yang baru-baru
ini diubah menjadi She, She, She! Jadi umat Islam tidak dapat menyatakan
bahwa ramalan tersebut mengacu kepada Muhammad --seorang pria!
Ketidakjujuran umat Kristen ini; Kecurangan yang saya lihat sendiri dalam
Injil Urdu. Ini adalah penipuan yang umum dilakukan oleh para misionaris,
lebih khususnya dalam bahasa daerah. Tipu muslihat terakhir di mana saya
tersandung adalah dalam Injil Afrika, pada ayat yang didiskusikan juga;
mereka telah mengubah kata "Trooster" (penghibur) menjadi "Voorspraak"
(penengah), dan menambahkan rangkaian kata --"die Heilige Gees"-- artinya
Roh Kudus, rangkaian kata yang para sarjana Injil tidak pernah berani
menambahkannya ke dalam bermacam-ragam versi Inggris. Tidak, Bahkan
Jehovah's Witnesses sekalipun. Inilah bagaimana orang-orang Kristen
membuat kata-kata Tuhan!

Sembilan Kata Ganti Pria
Tempat lain di mana seorang penulis tanpa diketahui menggunakan begitu
banyak kata ganti pria untuk Utusan yang kuat ini, Muhammad, diberikan di
bawah ini:

"Wataknya yang lemah lembut, tingkah lakunya yang cermat, hidupnya yang
sangat suci, kehalusan budi bahasanya yang teliti, kesiapannya yang penuh
pertolongan terhadap orang-orang miskin dan lemah, kemuliannya yang
terhormat, kesetiannya yang pantang mundur, perasaannya yang tajam
terhadap tugas telah memenangkannya, di antara orang-orang setanah airnya,
yang tinggi dan patut ditiru ditunjuki Al-Amin, yang dapat dipercaya."
(Spirit of Islam oleh Sayed Amir Ali, halaman 14).

"Al-Amin", yang dapat dipercaya, "bahkan roh kebe-naran" (Yohanes 14: 17
). Ekspresi ini adalah suatu kata kiasan bahwa berbicara kebenaran akan
menjadi karakteristiknya sehingga masyarakat akan menganggapnya sebagai
personifikasi kebenaran: tepat sebagaimana yang dikatakan Yesus tentang
dia, "Akulah jalan, kebenaran dan hidup ..." (Yohanes 14: 6), bahwa
kualitas kemuliaan ini dipersonifikasikan padaku. Ikuti aku! Tetapi
"apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam
seluruh kebenaran" (Yohanes 16: 13 ), maka Anda harus mengikutinya! Tetapi
prasangka itu sukar hilangnya, karena itu kita harus bekerja lebih keras:
Tetapi percayalah pada saya, dengan laser kebenaran yang Allah berikan
pada kita, kita dapat me-ngubah dunia hanya dengan sedikit tenaga yang
dikeluarkan umat Kristen.

Sumber Wahyu
"Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke
dalam seluruh kebenaran, sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya
sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang
dikatakan-Nya..." (Injil - Yohanes 16: 13).

Saya telah menggunakan Versi King James secara konsisten dalam pengutipan
Injil, tetapi untuk kejelasan yang lebih besar, Saya berikan di bawah ini,
terjemahan alternatif dari beberapa versi berbeda dari penekanan kalimat
di atas:

Sebab Ia tidak akan berkata-kata pada otoritas-Nya sen-diri, tetapi akan
berbicara hanya apa yang didengar-Nya. (Injil berbahasa Inggris yang baru)
Ia tidak akan berkata-kata berdasarkan milik-Nya sendiri, tetapi akan
berkata hanya apa yang didengar-Nya. (Injil versi internasional yang
baru).
Sebab Ia tidak akan mempresentasikan ide milik-Nya sen-diri, tetapi Ia
akan meneruskannya kepadamu apa yang didengar-Nya. (Injil Living).
"Roh Kebenaran" ini, Nabi Kebenaran ini, "Al-Amin", tidak akan berbicara
kebenaran ruhani berdasarkan gerakan hatinya sendiri, tetapi Ia akan
berbicara dengan dasar yang sama dengan penghibur sebelumnya --Yesus telah
berbicara:

"Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang
mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang
harus Aku katakan dan Aku sampaikan... jadi apa yang Aku katakan, Aku
menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku." (Injil
- Yohanes 12: 49-50)

Dengan cara yang identik Tuhan Yang Maha Kuasa memberi kesaksian wahyu-Nya
kepada utusan-Nya, Muhammad.

"Dan, tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Qur'an) menurut kemauan hawa
nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan
(kepadanya), yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat."
(QS. An-Najm: 3-5).

Ini adalah bagaimana Tuhan berkomunikasi dengan semua utusan pilihannya,
apakah itu Adam, Musa atau Yesus. Akan menjadi tak masuk akal untuk
memikirkan bahwa "Roh Kebenaran" ini adalah Roh Kudus, karena kita katakan
bahwa "sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi
segala sesuatu yang didengar-Nya," dengan yakin tidak dari dirinya
sendiri?

Tuhan - Sebuah Trinitas
Hal yang diterima secara umum oleh umat Kristen, semua Kristen ortodoks
yang percaya terhadap apa yang mereka namakan Trinitas suci; adalah bahwa
Bapa adalah Tuhan, Anak adalah Tuhan dan Roh Kudus adalah Tuhan, tetapi
mereka bukanlah tiga Tuhan tetapi satu Tuhan (?). Biarkan seorang teolog
Kristen yang berpendidikan seperti Pendeta Dummelow mengatakan pada kita
tentang trinitas Tuhan umat Kristen yang tak dapat dibagi dan tak dapat
dipecah ini. Mengomentari "Kami akan datang" dari Yohanes 14: 23 dia
berkata,

"Dimana Anak berada, terdapat keharusan Bapa juga disana, juga Roh
tersebut, sebab tiga adalah satu, menjadi bentuk-bentuk yang berbeda dari
penghidupan dan perwujudan dari sifat ketuhanan yang sama. Bagian ini
menggambarkan bahwa individu-individu dari trinitas yarig suci ini tidak
dapat dipisahkan, dan berisi satu sama lain."

Jangan kuatir. Anda tidak benar-benar diharapkan memahami kata-kata tak
berguna di atas. Singkatnya umat Kristen percaya bahwa "Tiga" (maaf, umat
Kristen berkata "Satu!"), keseluruhan tiga tersebut dianggap ada di
mana-mana dan maha tahu dan sepertinya memimpin kita kepada kesimpulan
yang lucu dan menggelikan. Yesus menurut umat Kristen menderita pada tiang
salib. Menjadi "tak terpisahkan", Bapa dan Roh Kudus juga harus menderita
dengan Anak, dan ketika dia mati, yang dua lainnya juga mati dengannya!
Agak terkejut kita mendengar jeritan di Barat -"Tuhan mati!" Jangan
tertawa. Semua ini membebankan tanggung jawab yang berat atas kita untuk
melepaskan saudara kita yang Kristen dari rawa ruhani di mana mereka
sedang berkubang.

#18 From: jeffry@...
Date: Thu Jun 16, 2005 7:32 am
Subject: ARTIKEL AHMAT DEEDAD (bagian VII)
jeffry@...
Send Email Send Email
 
MUHAMMAD ADALAH "PARACLETE"

Untuk pencari kebenaran yang tulus jelaslah bahwa Muhammad adalah
Paraclete atau penghibur yang dijanjikan, juga disebut penolong,
penyokong, penasehat dan lain-lain dalam ramalan-ramalan tentang Yesus
yang terdapat dalam Injil Yohanes. Terdapat jutaan umat Kristen pria dan
wanita seperti wanita yang baik pada bandara Cairo yang menyatakan sangat
membutuhkan pesan terus terang yang sederhana ini. Kita hanya dapat
menangis dengan Yesus untuk ucapan kita yang tidak pantas.

"Hasil panen sebetulnya melimpah, tetapi pekerja sedikit." (Injil-Matius
9:37).

Bahasa Yesus
Dalam Kitab Suci Al-Qur'an Allah Yang Maha Kuasa menempatkan nama "Ahmad"
yang merupakan nama lain dari Muhammad dalam mulut Yesus. Para pendebat
Kristen, pembangkang Injil dan pengabar kebenaran secara sembrono mengejek
gagasan tersebut. Misionaris Kristen tidak me-nyangkal bahwa Yesus memang
membuat sebuah ramalan tentang seseorang yang akan datang sesudahnya,
tetapi "Ahmad" baginya kelihatan tidak masuk akal.

Nama yang paling umum diterima oleh umat Kristen adalah "Penghibur".
Tidaklah menjadi masalah penghibur atau istilah yang lain. Kami tetap
menggunakan penghibur seperti digunakan dalam terjemahan populer "King
James Version".

Tanyakan musuhmu, pembantahmu, apakah Yesus berbicara dalam bahasa
Inggris? "Pasti tidak!" itu yang dikatakan setiap umat Kristen. Jika Anda
membicarakannya dengan orang Kristen Arab maka Anda dapat menanyakan,
"Apakah Tuhannya menggunakan kata-kata Mooouzzi?" Tentu saja tidak, karena
Arab bukan bahasanya. Apakah Yesus meramalkan "Umthokozisi?" (Penghibur
dalam bahasa Zulu) atau "Trooster" dari Injil Afrika? Jawabannya tentu
tidak.

Umat Kristen telah membual dengan cerdik bahwa mereka sekarang telah
menterjemahkan Injil secara lengkap ke dalam ratusan bahasa yang berbeda
dan lebih dari 2000 Perjanjian Baru (di dalamnya ramalan tersebut
berlimpah-limpah) dengan bahasa dan dialek yang berbeda-beda, jadi
orang-orang pintar Kristen telah menemukan lebih dari 2000 nama dalam 2000
bahasa yang berbeda untuk satu orang calon --Penghibur!

Pneuma: Hantu Atau Roh
Pemuka gereja telah membuat kesalahan dengan menterjemahkan nama orang, di
mana mereka tidak berhak melakukan hal tersebut. Contohnya Esau menjadi
Yesus, Messiah menjadi Kristus, Cephas menjadi Peter dan lain-lain.

Yang paling dekat dengan pengucapan Yesus yang asli dalam naskah Kristen
adalah kata-kata Yunani "Paracletos" , yang juga harus ditolak karena
Tuhan tidak berbahasa Yunani. Tetapi marilah jangan mempersulit tujuan
diskusi ini dan menerima Paracletos dalam bahasa Yunani dan persamaannya
dengan Comforter dalam bahasa Inggris.

Tanyakan setiap orang Kristen yang pandai siapakah yang dimaksud Sang
Penghibur itu? Anda akan mendengar -"Penghibur tersebut adalah Roh Kudus"
dari Yohanes 14: 26. Kalimat ini hanya bagian dari ayat 26. Kita akan
berurusan dangan seluruh ayat pada saatnya nanti. Tetapi mula-mula kita
harus mendidik pola pikir umat Kristen berkenaan dengan kesalahan nama ini
"Holy Ghost". Pneuma adalah akar kata Yunani untuk 'spirit'. Tidak ada
pemisahan kata untuk 'Ghost' dalam naskah-naskah Yunani dalam perjanjian
baru, dan umat Kristen saat ini membual tentang 24.000 naskah berbeda yang
mereka miliki di mana tidak ada dua pun yang identik.

Para editor KJV (The King James Version) atau disebut AV (The Authorised
Version) dan DOUAY (versi Katholik Roma) memilih kata 'Ghost' dari pada
kata 'Spirit' ketika menterjemahkan pneuma'.

Para perevisi RSV (Revised Standard Version), versi Injil terbaru, sedang
kembali, menurut mereka, kepada naskah-naskah paling kuno. Mereka
dilukiskan sebagai "32 pelajar dari pemuka tertinggi, kembali dengan 50
umat yang bekerja sama" yang dengan berani mengganti kata 'Ghost' yang
teduh dengan kata 'Spirit'. Sejak saat ini Anda akan membaca dalam
terjemahan modern "Comforter adalah Holy Spirit". Bagaimanapun juga para
penyeru dan penginjil Kristen dengan keras kepala berpegang teguh kepada
'Ghost'. Mereka tidak akan memilih versi yang lebih baru. Adalah lebih
baik memancing dengan umpan lama KJV dan RCV (Roman Catholic Version).

Dengan perubahan baru dalam kata 'Spirit', ayat dalam penelitian tersebut
akan dibaca:

"Tetapi Sang Penghibur, yaitu 'Roh Kudus', yang akan diutus oleh Bapa
dalam nama-Ku, dialah yang akan mengajarkan segala hal kepadamu dan akan
mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu" (Injil -
Yohanes 14:26).

Anda tidak perlu menjadi pelajar Injil dari siapapun yang mampu untuk
mengetahui bahwa ekspresi 'yaitu Roh Kudus' sebenarnya adalah penambahan.
Hal tersebut seharusnya dalam tanda kurung, dalam tanda kurung besar,
seperti kata-kata saya yang telah ditambahkan dalam kutipan, yaitu
"(Penekanan ditambah)". Meskipun para editor RSV telah menghilangkan
lusinan penambahan dari versi standar yang mereka banggakan, mereka telah
mempertahankan rangkaian kata yang mengejutkan ini, yang berlawanan dengan
ramalan Yesus yang jelas pada masalah Penghibur itu sendiri.

'Holy Spirit' adalah Nabi Suci
1. Perlu diperhatikan bahwa tidak ada sarjana Injil yang ada pernah
menyamakan "Paracletos" dari Yohanes dalam bahasa Yunani asli dengan "Holy
Ghost". Sekarang kita dapat berkata dengan mudah bahwa jika The Comforter
(Sang Penghibur) adalah "Holy Spirit" maka Roh Suci itu adalah Sang Nabi
suci!

Sebagai Muslim kita mengetahui bahwa setiap nabi yang benar dari Allah
adalah suci dan tanpa dosa. Tetapi kapan pun ekspresi 'Nabi Suci' tersebut
digunakan di antara umat Islam umumnya mengacu kepada Nabi Suci Muhammad.
Jadi bahkan jika kita menerima pernyataan yang tidak pantas di atas
'Comforter' adalah 'Holy Spirit' sebagai kebenaran Al-Kitab, bahkan
kemudian ramalan ini akan cocok sekali dengan Muhammad, tanpa perlu
meluaskan artinya.

Seperti juga Yohanes, yang namanya dianggap telah sah dibuat dalam Injil,
juga menulis 3 surat lagi, yang juga bagian dari Injil Kristen. Secara
mengagumkan Ia telah menggunakan istilah yang sama 'Holy Spirit' untuk
'Nabi suci'.

"Saudara-saudaraku yang terkasih, janganlah percaya akan setiap roh,
tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak
nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. " (Injil - 1
Yohanes 4:1).

Anda dapat mengamati bahwa kata roh yang digunakan di sini sama dengan
seorang nabi. Roh yang benar adalah nabi yang benar, roh yang salah adalah
nabi yang salah. Tetapi untuk apa yang dinamakan 'kelahiran kembali'
kristen, yang melihat hanya dengan mata emosi, saya merekomendasikan bahwa
mereka memakai Injil C.I Scofield's Authorized King James Version yang
dengan sebuah Komite editorial dari 9 Doktor Ilmu Theologia menambah
catatan dan komentar mereka. Ketika mereka sampai pada kata pertama
'spirit' pada ayat di atas, mereka harus memberi sebuah pemberitahuan
untuk membandingkan dengan Matius 7:15 yang menyatakan bahwa nabi yang
salah adalah roh yang salah. Jadi berdasarkan Yohanes, roh kudus adalah
nabi suci, dan nabi suci adalah Muhammad utusan Allah.

Tes Yang Benar
Tetapi Yohanes tidak membiarkan kita dalam awang-awang, menebak-nebak yang
benar dari yang salah. Dia memberi kita sebuah tes baku untuk mengenali
nabi yang benar tersebut, dia berkata,

"Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus
Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah" (Injil-1 Yohanes
4:2).

Berdasarkan penafsiran Yohanes sendiri pada ayat 1 di atas, kata roh
adalah sama dengan kata nabi. Jadi ayat 2 'Roh Allah' akan berarti 'Nabi
Allah' dan 'setiap roh' sama dengan 'setiap nabi'. Anda berhak mengetahui
apa yang dikatakan Muhammad tentang "Yesus Kristus".

Yesus Kristus disebut namanya tidak kurang dari 25 kali dalam Al-Qur'an.
Beliau dihormati sebagai:


Isa Ibnu Maryam
  (Yesus, anak Maria)

As-Saaliihiin
  (Orang yang Shaleh)

Kalimatullah
  (Kalimat Allah)

Ruhullah
  (Roh Allah)

Masihullah
  (Juru Selamat Allah)



"(Ingatlah), ketika Malaikat berkata, 'Hai Maryam, sesungguhnya Allah
menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan)
dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al-Masih Isa putera
Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang
yang didekatkan (kepada Allah). (QS. Ali 'Imran: 45 ).

Muhammad Adalah 'Yang Lain'
2. Sang Penghibur dalam Yohanes 14:26 tidak akan pernah menjadi roh kudus'
karena Yesus telah menerang-kan:

'Aku akan meminta kepada Bapa; dan Ia akan memberikan kepadamu seorang
penolong yang lain, supaya ia menyertai kamu selama lamanya." (Injil -
Yohanes 14:16).

Penekanan di sini adalah pada kata 'yang lain,' sebuah perbedaan, sebuah
penambahan, tetapi dari jenis yang sama, namun berbeda dari yang pertama.
Lalu siapa 'penghibur pertama'? Dunia Kristen sepakat bahwa dalam kasus
ini pembicara sendiri --Yesus Kristus adalah penghibur pertama; kemudian
datanglah yang lain, seorang yang mengikuti haruslah alami, merasakan
kondisi yang sama yaitu kelaparan, kelelahan, kesedihan dan kematian.
Tetapi Penghibur yang dijanjikan ini harus "menyertai kamu
selama-lamanya!" Tidak ada seorang pun hidup selamanya. Yesus meninggal
maka Penghibur yang akan datang juga meninggal. Tidak ada anak manusia
yang tidak mati!

"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. "(Ali 'Imran: 185).

Hidup Dalam Ajaran-ajarannya
Jiwa tidak benar-benar mati, tetapi ketika terpisah dari badan sewaktu
tubuh mati, jiwa akan merasakan kematian. Tetapi Penghibur kita haruslah
kekal (ada), kontinu, abadi selamanya. Semua Penghibur menyertai kita
selamanya. Musa ada di sini dengan kita hari ini dalam ajarannya dan
Muhammad juga di sini dengan kita dalam ajarannya hari ini. (Semoga
kesejahteraan dan berkah Tuhan diberikan atas mereka semua). Ini bukan ide
baru saya mencoba melurus-kan hal yang tak masuk akal tersebut. Saya
mengatakan ini dengan keyakinan dan otoritas dari Yesus Kristus sendiri.

Dalam Lukas pasal 16, Yesus bercerita tentang "Orang kaya, orang miskin."
Ketika meninggal keduanya menemukan diri mereka pada sisi yang berlawanan
--satu di sorga dan yang lainnya di neraka. Orang kaya (Dives) membara di
neraka menangis kepada Bapa Ibrahim untuk mengirim si peminta-minta
(Lazarus) untuk menghilangkan dahaganya. Tetapi ketika setiap permintaan
jatuh, dia, sebagai kebaikan yang terakhir, meminta Bapa Ibrahim mengirim
orang miskin tersebut kembali ke dunia untuk memperingatkan saudaranya
yang masih hidup terhadap malapetaka yang akan datang jika mereka tidak
memperhatikan peringatan Tuhan.

"Kata Ibrahim kepadanya, 'Jika mereka (yang masih hidup di bumi) tidak mau
mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka pasti tidak mau juga
mendengarkan meskipun seseorang yang bangkit dari kematian'." (Injil
-Lukas 16: 31)

Yesus mengucapkan fakta di atas beberapa abad sesudah kematian nabi-nabi
Israel seperti Jeremiah, Hosea, Zechariah dan lain-lain, dan lebih dari
1300 tahun sesudah Musa. Orang-orang munafik di jaman Yesus dan kita saat
ini masih dapat mendengarkan "Musa dan Nabi-nabi tersebut", karena mereka
masih hidup, dan selalu menyertai kita melalui ajaran-ajaran mereka.

'Kamu' Pada Suatu Waktu
Jika dikatakan bahwa Sang Penghibur sudah dijanjikan untuk murid-murid
Yesus dan tidak untuk umat 60 tahun kemudian:

"... dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya ia
menyertai kamu selama lamanya." (Injil - Yohanes 14: 16).

Dengan mengejutkan, orang Kristen melihat tidak ada kesulitan dalam
membenarkan pemenuhan ramalan tersebut "sejak dunia dimulai" dan setelah
lebih 1000 tahun ketika Peter pada khotbah keduanya kepada orang-orang
Yahudi, mengingatkan mereka,

"Bukankah Musa telah berkata kepada Bapa: Tuhan Allah akan membangkitkan
bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu sama seperti aku.
Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu.
(Injil - Kisah Para Rasul 3: 22)

Semua 'mu' (kamu) berasal dari kitab Ulangan bab 18, ketika menunjukkan
orang-orangnya dan bukan orang-orang Yahudi pada masa Peter, 1300 tahun
kemudian. Penulis kitab Injil telah meletakkan kata-kata mencurigakan yang
sama di dalam mulut Tuan mereka yang meminta untuk pemenuhan untuk 2 ribu
tahun. Saya rasa satu contoh saja sudah cukup:

'Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang
lain; karena Aku berkata kepada-mu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai
mengunjungl kota-kota Israel, anak manusia sudah datang." (Injil - Matius
10: 23)

Melintas Awan
Pengikut-pengikut Mesias yang pertama ini, selalu berlari, dengan sedih
melarikan diri dari penganiayaan. Mereka berlari dari satu kota ke kota
lain di Israel, menyusuri setiap awan tebal menunggu kedatangan Yesus yang
kedua. Para misionaris melihat tidak ada ketidak normalan dalam 1000 tahun
tidak terpenuhinya ramalan. Allah Yang Maha Kuasa tidak akan membuat
mereka menunggu, bahkan seperempat waktu, kedatangan "paracletos"
--penghibur atau Ahmad yang merupakan nama lain untuk seorang yang
dimuliakan Allah menerima utusan Allah yang terakhir dan penghabisan ini--
Muhammad!

Kedatangan Penghibur Yang Terkondisi
3. Penghibur pastilah bukan "Roh Kudus" karena kedatangan Penghibur sudah
disyaratkan, di mana Roh Kudus tidaklah seperti yang kita amati dalam
ramalan:-

"Namun benar yang kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu,
jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, penghibur itu tidak akan
datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia
kepadamu." (Injil - Yohanes 16: 7)

"Jikalau Aku tidak pergi, dia tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau
Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu ".

Terdapat sejumlah contoh pada kitab suci Injil tentang kedatangan dan
kepergian Roh Kudus, sebelum kelahiran dan keberangkatan Mesias. Silahkan
periksa referensi berikut ini dalam Injil Anda:

Sebelum Kelahiran Kristus (B.C.):

l. "... dan Ia (Johannes Sang Pembaptis) akan penuh dengan Roh Kudus mulai
dari rahim ibunya." (Injil-Lukas 1:15)

2. "... dan Elisabeth pun penuh dengan Roh Kudus," (Injil -Lukas l:41)

3. "Dan Zakaria, ayahnya, penuh dengan.Roh Kudus." (Injil - Lukas 1: 67)

Sesudah Kelahiran Kristus (A.C.):

4. "... Roh Kudus ada di atasnya (Simon)." (Injil - Lukas 2: 25)

5. "Dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya (Yesus)."
(Injil - Lukas 3: 22)

Dari kutipan di atas, sebelum dan sesudah kelahiran Yesus, seseorang tidak
dapat berhenti memuji Lukas yang tampil menjadi spesialis pada Roh Kudus.
Kita lebih baik bertanya pada umat Kristen, sesudah turunnya "merpati",
dengan pertolongan siapa Yesus membuat banyak keajaiban jika tidak karena
pertolongan Roh Kudus? Biarkan Dia sendiri yang mengatakan pada kita.
Ketika dituduh oleh kaumnya sendiri, orang-orang Yahudi, bahwa dia
melakukan keajaiban tersebut berserikat dengan Beelzebub (kepala syaitan),
Yesus menanyakan pertanyaan retoris kepada mereka: "Bagaimana Iblis dapat
mengusir Iblis?" Orang-orang Yahudi menyalahkan bahwa kesucian Roh ini
--Roh Tuhan-- yang telah menolongnya, adalah jahat sekali. Ini adalah
penghianatan dari perintah tertinggi. Jadi dia memberi mereka sebuah
peringatan yang menakutkan:

"... Tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diam-puni ...." (Injil -
Matius 12: 31 )

'Roh Kudus' ini tidak lain dari apa yang telah dilukis-kan Matius sendiri
dalam 3 ayat sebelum mengutip ucapan Tuannya:

"Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya
kerajaan Allah sudah datang kepadamu." (Injil - Matius 12: 28)

Bandingkan dengan pernyataan yang sama oleh penulis kitab yang lain.

"Tetapi jika Aku mengusir setan dengan.kuasa Allah, maka sesungguhnya
kerajaan Allah sudah datang kepadamu." (Injil - Lukas 11: 20)

Anda tidak perlu menjadi pelajar injil (sekolah gereja?) untuk mengerti
bahwa ekspresi (a) "Kuasa Allah" (b) "Roh Allah" dan (c) "Roh Kudus"
adalah rangkaian kata yang sama. Jadi Roh Kudus menolong Yesus dalam
kementriannya. Roh Kudus tersebut juga menolong murid-muridnya dalam misi
da'wah dan penyembuhan mereka. Jika masih terdapat keraguan dalam benak
Anda tentang kerja Roh Kudus maka silahkan baca:

Janji Kosong
"... seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga Aku sekarang mengutus kamu.
Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata, 'Terimalah
Roh Rudus'. " (Injil - Yohanes 20: 21-22).

Ini tentunya bukanlah janji kosong. Murid-murid tersebut harusnya telah
menerima pemberian Roh Kudus. Jadi jika "Roh Kudus" adalah (1) Yohanes
Pembaptis, (2) Elisabeth, (3) Zacharias, (4) Simeon, (5) Yesus, (6)
murid-murid Yesus; maka semua ini membuat perkataan, "Jikalau Aku tidak
pergi, dia tidak akan datang kepadamu" menjadi tak berarti. Artinya,
Penghibur itu bukanlah Roh Kudus!

Ayat yang dibahas dalam diskusi tersebut adalah Yohanes 16:7. Saya ingat
getaran hati dan perasaan senang ketika mengutipnya dalam bahasa Arab
kepada wanita Kristen di tanah Fir'aun. Kesenangan yang besar ketika
menjelaskan ayat Injil dalam bahasa daerah baku suatu negara atau daerah.
Saya telah melakukannya dalam selusin bahasa daerah yang berbeda. Tidakkah
Anda ingin menguasai ayat tersebut dalam satu atau dua bahasa yang Anda
pilih demi kemajuan Islam?

Afrika, Sebuah Bahasa Yang Unik
Dari semua bahasa yang dengannya saya menguasai ayat yang dipertanyakan
tersebut, saya telah mendapatkan kegembiraan dan keuntungan dari bahasa
Afrika, bahasa untuk mengatur bangsa di Afrika Selatan. Dan, merupakan
bahasa yang termuda di dunia. Bahasanya unik. Sebetulnya setiap bahasa
adalah unik. Tetapi bahasa Afrika mempunyai kelas tersendiri. Ia juga
merupakan bahasa ibu dari setengah populasi Muslim di Afrika Selatan yang
dibawa ke sana sebagai tawanan perang atau budak oleh umat Kristen; hal
terse-but karena tuntutan keadaan. Untuk keuntungan mereka dan untuk
informasi Anda, saya ulangi ayat di atas:

Maar ek se julle die waarheid: dit is
vir julle voordelig dat ek weggaan;
want as ek Nie weggaan Nie, sal die
Trooster Nie na julle kom
Nie; maar as ek weggaan, sal ek
hom na julle stuur
(Yohanes 16: 7)
Percaya atau tidak! Hal ini adalah kejeniusan bahasa ini: dengan
menggunakan 4 bentuk negatif NIE, ME, NIE, NIE, untuk membuktikan sebuah
hal positif! Kepergian Yesus adalah perintah mutlak untuk kedatangan "The
Trooster", Penghibur akan datang! Ayat dalam bahasa ini telah membuka
banyak pintu untuk saya, selain dari ke-agamaan, dan mengunci pintu
terhadap ide "Penghibur adalah Roh Kudus" (Yohanes 14: 26).

Murid-murid Tidak Cocok
Kami sekarang sampai kepada 4 ayat yang paling luas dan menentukan dalam
Yohanes, bab 16 untuk memecahkan teka-teki penerus Kristus. Untuk yang
benar-benar dikatakan Yesus:

"Masih banyak hal yang harus kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu
belum dapat menanggungnya." (Injil - Yohanes 16:12).

Nanti kami akan membahas rangkaian kata "banyak hal" dari ayat di atas
dengan "memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran" dari ayat berikutnya,
ketika mendiskusikannya. Saat ini, marilah kita diskusikan rangkaian kata
--"kamu belum dapat menanggungnya."

Kebenaran dari kata "kamu belum dapat menanggungnya" diulang secara
monoton di seluruh halaman-halaman Perjanjian Baru:

"Yesus berkata kepada mereka (murid muridnya), 'Mengapa kamu takut, kamu
yang kurang percaya?' ..." (Injil - Matius 8: 26)
"... dan Yesus berkata kepadanya (Petrus): 'Hai orang yang kurang percaya'
..." (Injil - Matius 14: 31 ).
"... Dia (Yesus) berkata kepada mereka (murid-muridnya): kamu yang kurang
percaya, 'Mengapa kamu memperbicangkan'." (Injil - Matius 16: 8).
"Lalu kata-Nya kepada mereka (murid-muridnya), Dimanakah kepercayaanmu?"
(Injil - Lukas 8: 25)
Kami harus mengingat-ingat bahwa ini bukanlah tuduhan Yesus atas
keragu-raguan orang-orang Yahudi, tetapi atas orang-orang pilihannya
sendiri. Dia merendah sampai ke tingkatan anak kecil untuk membuat segala
sesuatu jelas bagi muridnya tetapi Dia terpaksa keluar dalam keadaan
frustasi:

"Jawab Yesus, 'Kamupun masih belum dapat memahaminya?' ..." (Injil -
Matius 15:16).
Dan ketika dia sampai ke batas ambang kegusaran, dia mencerca orang-orang
pilihannya:

"... hai kamu gererasi yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi
Aku harus tinggal di antara kamu dan sabar terhadap kamu?" (Injil - Lukas
9: 41 )
Keluarganya Berfikir Dia Gila
Sebagai utusan Tuhan, Yesus merupakan orang yang paling tidak beruntung
dibanding utusan Tuhan lainnya. Keluarganya tidak mempercayainya
"saudara-saudaranya sendiri pun tidak mempercayainya" (Yohanes 7: 5).
Faktanya mereka menginginkan yang lebih luas untuk memahaminya,
berkeyakinan bahwa dia gila.

"Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil
Dia; sebab kata mereka Ia tidak waras lagi." (Injil - Lukas 9: 41)

Siapa teman-teman dan keluarga Yesus yang memperhatikan kesehatan jiwanya?
Kita lihat pendapat Pendeta J.R. Dummelow, M.A. pada salah satu Jilid
Komentar Injil-nya:

"Dari ayat 31" (10 ayat setelah kutipan di atas) "Lalu datanglah ibu dan
saudara-saudara Yesus ... keluarganya berkata, 'Ia tidak waras lagi'."
Ahli-ahli Taurat berkata, "Dia dikuasai oleh kejahatan dirinya sendiri."
Tidaklah seperti itu, bagaimanapun, keluarganya bersimpati kepada
ahli-ahli Taurat (orang-orang terpelajar dari bangsa Yahudi), "Pengertian
mereka menjadi sederhana bahwa pikirannya tidak stabil, dan bahwa dia
harus ditahan."

Yesus - Ditolak Oleh Bangsanya
Itu adalah keputusan dari relasi-relasi dekat Yesus. Kemudian bagaimana
tanggapan bangsanya sendiri, orang-orang Yahudi, setelah semua da'wahnya
yang indah dan kekuatannya yang ajaib? Murid-muridnya secara ikhlas:

"Ia datangkepada bangsanya (orang-orang Yahudi), tetapi mereka tidak
menerimanya." (Injil - Lukas 9:41)

Sebenarnya "bangsanya" telah mengejeknya, mencaci makinya dan dengan
berapi-api menolaknya. Lebih dari itu mereka berusaha untuk menyalibnya.
Meski selama 2000 tahun berada dalam penganiayaan umat Kristen, dan
sekarang mereka sangat cinta dan fanatik terhadap mereka, untuk
menenangkan mereka. Orang-orang Yahudi sebagai kaum dan secara keseluruhan
tidak pernah dapat menerima Yesus sebagai juru selamat mereka, pengantar
mereka, Tuhan mereka, ini sederhana karena samanya penilaian mereka.

"Bahwa tidak pernah ada seorang Yahudi dapat menerima Yahudi yang lain
sebagai Tuhan!"

Hanya dalam Islam, orang-orang Yahudi, Kristen dan Islam dapat menemukan
penyelesaian, --semua mempercayai Yesus seperti dia adanya,-- salah satu
utusan Tuhan yang paling hebat; dan bukan sebagai Tuhan atau anak-Nya! "

Murid-murid Meninggalkannya
Apa tanggapan 12 orang pilihannya, atas "ibu dan saudara-Nya" (Markus 3:
34), sebagaimana dia memanggil mereka? Saya akan mempersilahkan Professor
Momerie untuk melukiskannya dalam kata-katanya yang tak ada tandingannya.

"Murid-muridnya, selalu salah paham terhadapnya dan perbuatannya;
Menginginkannya menurunkan api dari sorga;
Menginginkannya menyatakan dirinya sebagai Raja orang-orang Yahudi;
Menginginkannya duduk pada tangan kanan dan kirinya dalam kerajaannya;
Menginginkannya menunjukkan Bapa kepada mereka;
Membuat mereka dapat melihat Tuhan;
Menginginkannya melakukan;
menginginkan mereka melakukannya sendiri,
apa saja dan segala sesuatu yang bertentangan dengan rencana besarnya.
Ini adalah bagaimana mereka memperlakukannya sampai akhir;
Ketika hal itu datang, mereka semua meninggalkannya, serta melarikan diri."

Dikutip dari Sayed Amir Ali dalam bukunya The Spirit of Islam halaman 31.

Adalah tidak beruntung bahwa Yesus tidak mempunyai pilihan yang nyata
dalam memilih murid-muridnya. Mereka mengecewakannya padahal belum pernah
ada sekelompok lain yang taat yang telah mengecawakan nabi mereka sebelum
itu. Dan itu bukanlah kesalahan Yesus. Dia meratapi keadaannya: "... Roh
memang penurut, tetapi daging lemah." (Injil-Matius 26: 41). Sejujurnya,
ini bukanlah tanah liat yang daripadanya Adam pertama kali dibuat. Dia
meninggalkan tanggung jawab itu kepada penerusnya, orang yang Dia sebut di
sini "Roh kebenaran" yaitu Nabi kebenaran, Nabi keadilan!

Kesamaan Arti "Roh" dan "Nabi"
"Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke
dalam seluruh kebenaran ..." (Injil - Yohanes 16: 14).

Kenyataannya, secara keinjilan, kata "Roh" digunakan secara sinonim dengan
"Nabi", oleh penulis yang sama dalam Yohanes 4:1 (lihat halaman sebelumnya
tentang hal ini). Di sini "Roh kebenaran" akan menjadi "Nabi kebenaran".
Seorang nabi yang padanya kebenaran dipersonifikasikan. Dia menjalani
seluruh hidupnya dengan begitu terhormat dan tekun, dia telah mendapatkan
gelar mulia as-saadiq (orang yang jujur) dan Al-Amin, "jujur", "lurus",
"dapat dipercaya"; bahkan dari para penyembah berhala di negaranya. Orang
yang dapat dipercaya, yang tidak pernah berbohong. Hidupnya,
kepribadiannya serta ajarannya benar-benar membuktikan bahwa Muhammad
adalah penjelmaan dari Kebenaran (Al-Amin) - Roh kebenaran!

#17 From: jeffry@...
Date: Thu Jun 16, 2005 7:05 am
Subject: ARTIKEL AHMAT DEEDAD (bagian VI)
jeffry@...
Send Email Send Email
 
DALAM FIRMAN TUHAN

Satu saja Ramalan Penuh
"Dan (ingatlah ketika Isa Putra Maryam berkata, 'Hai Bani Israel,
sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang
turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan
(datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad
(Muhammad' ..." (QS. Ash-Shaff:6).

Sebuah Ciri Umum
Hanya dari pandangan sekilas, pembacaan yang cepat, penglihatan yang
tergesa-gesa pada ayat-ayat sebelumnya, seorang Muslim akan puas bahwa
Yesus Kristus benar-benar meramalkan kedatangan Nabi Muhammad, utusan
Allah. Orang Islam dibuat bingung atas kekeras-kepalaan, kesombongan dan
lorong impian orang Kristen yang menghalanginya melihat cahaya dari dalam
dirinya dan mendengar-kan hati nuraninya sehingga tidak dapat mengenali
kejelasan tersebut.

Orang Kristen pada gilirannya dibingungkan pada ke-keras-kepalaannya yang
membatu dari orang-orang Yahudi, bangsa yang dikaruniai kecerdikan yang
kreatif, meskipun terdapat 1001 ramalan pada kitab mereka (Perjanjian
Lama) sehubungan dengan kedatangan Mesias secara keseluruhan mereka tidak
mampu mengenali Tuhan dan 'Juru Selamat' mereka. Apakah mereka (umat
Kristen dan Yahudi) buta?

Tidak. Orang-orang Yahudi atau Kristen tak seharusnya tahan terhadap
kebenaran. Permasalahannya adalah bahwa kita semua membuat persangkaan
sejak kecil. Orang-orang Amerika menyebutnya telah 'diprogram'.

Membaca ayat-ayat secara biasa atau mendengarkan ceramah-ceramah dan
mendapatkan kepuasan atas diri sendiri dalam pengetahuan tidak akan
menolong penyebaran kebenaran. Saat ini adalah abad 'Everyman' (setiap
orang). Abad profesi telah berlalu. Adalah tugas setiap Muslim pria,
wanita, atau anak-anak untuk terlibat, sesuai dengan kemampuan
masing-masing. Ingatlah ayat di atas dengan artinya juga kutipan yang
mendahului dan mengikutinya sehingga Anda mempunyai bekal untuk membagi
dien kita dengan non-Muslim. Tak ada jalan pintas untuk berda'wah!

Hasilkan Buktimu!
Mungkin saja ini bukan pertama kalinya Anda membaca atau mendengar tentang
ramalan-ramalan dalam kitab Yahudi atau Kristen sehubungan dengan
kedatangan utusan Allah yang terakhir dan penghabisan Muhammad, rahmat
bagi semua manusia. Dan mungkin pada suatu waktu Anda telah melakukan
sedikit usaha dengan ragu-ragu mengusulkan bahwa Nabi Muhammmad diramalkan
dalam Injil. Tetapi ketika dibutuhkan bukti, Anda sama sekali tidak dapat,
karena Anda tak pernah melakukan persiapan diri. Ingat, tak ada yang dapat
menggantikan pekerjaan berat. Saya yakin atas apa yang saya katakan dan
saya lakukan apa yang saya ucapkan. Insya Allah.

Saya pribadi mempunyai ingatan berjenis-jenis pilihan dari Injil dalam
selusin bahasa yang berbeda-beda, termasuk bahasa Arab dan Ibrani. Bukan
untuk pameran tetapi karena pembuktian potongan-potongan agama ini
menimbulkan berjenis-jenis kelompok bahasa yang berguna untuk menda'wahkan
keyakinan kita. Bahasa adalah kunci untuk memahami hati suatu kaum.

Di Tanah Fir'aun
Tanpa banyak jaminan, saya terlantar di Kairo karena kekurangan Visa
masuk. Seorang pria ramah dari Al-Azhar, yang sedang mencoba menolong kami
mendapatkan dokumen yang diperlukan, menjadi putus asa dengan
keterlambatan tersebut. Karena harus melaksanakan shalat Jum'at, Ia
menarik saya dan anak laki-laki saya, Yusuf, menuju seorang wanita Mesir
yang masih muda, berpakaian rapi ala Barat.

Setelah mengeluarkan banyak usaha dan waktu, wanita tersebut kembali
kepada kami dengan kabar baik. "40 dolar", dia berkata.

Saya bertanya, "Untuk apa?" '

"Untuk Visa", dia menjawab. 20 dolar untuk saya dan 20 dolar untuk anak saya.

"Tetapi saya seorang tamu pemerintah", saya memaksa. Dia berkata bahwa dia
tidak tahu apa-apa tentang itu, maka saya tersenyum dan membayar.

Dari pembicaraan dan sikap wanita tersebut, saya merasa dia seorang yang
berpendidikan dan berbudaya, sehingga tanpa ragu-ragu saya menanyakan lagi
namanya dalam bahasa Arab yang terpatah-patah. Tetapi, namanya terlalu
asing bagi saya untuk mengingatnya. Saya menanyakannya lebih jauh: "Apakah
Anda seorang muslim?"

Dia berkata: "Tidak, saya seorang Kristen Mesir." Ini pembukaan yang saya
tunggu-tunggu. Saya mulai: "Tahukah Anda bahwa sebelum Yesus Kristus
meninggalkan dunia, beliau memberi tahu murid-muridnya," dan saya mulai
mengutip, sekarang dengan bahasa Arab yang sangat teliti sekali, sebuah
ayat dari Injil berbahasa Arab, yang saya ingat untuk kesempatan khusus
seperti ini:

Terjemahannya: Saya tidak perlu menterjemahkan bahasa Arab di atas
kepadanya, karena sebagai seorang Arab dia mengerti ayat ini dengan
sempurna. Tetapi agar dapat bermanfaaat bagi orang-orang yang tidak
mengetahui bahasa Arab saya akan memberikan yang tepat sama dari Injil
berbahasa Inggris, di mana saya telah bersusah payah mengingatnya dalam
sebagian waktu saya. Anda juga dapat memanfaatkan sebagian waktu tersebut
jika Anda benar-benar mencintai Dien Allah dan berharap untuk membaginya
dengan yang lain.

"Namun, Aku mengatakan kebenaran ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi
kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak
akan datang kepadamu. Tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia
kepadamu." (Injil - Yohanes 16:7).

"Al-Moouzzi" Sang Penghibur
Saya sangat memohon kepada saudara saya yang dapat membaca kutipan
berbahasa Arab untuk mengingatnya bersama dengan terjemahan Inggris di
atas dan mencari kesempatan untuk menggunakannya. Pelajari ayat-ayat
tersebut bersama dengan bahasa lain yang Anda ketahui. Tentunya akan ada
perbaikan pada kelancaran dan keahlian Anda dalam mengajarkan Islam ke
orang lain.

Kata "comforter (penghibur)" di atas dalam bahasa Arabnya adalah
"Al-Maaouzzi". Saya bertanya pada wanita tersebut: "Siapakah Al-Maaouzzi
pada ramalan tersebut?"

Dia berkata, "Saya tidak tahu".

Dia jujur. Maka saya mengatakan bahwa kami diberitahu dalam Al-Qur'an
bahwa Yesus Kristus telah berkata kepada murid-muridnya:

"... dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan
datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad) ... " (QS. Ash-Shaff 6).

Saya melanjutkan, "Ahmad ini nama lain untuk Muhammad, dan Muhammad adalah
Moouzzi "

"Sangat aneh," dia berseru, "Orang-orang Mesir ini" (maksudnya umat Islam
Mesir) "mengajak kami ke bioskop, mereka mengajak kami" (maksudnya wanita
kristen) "untuk menari, tetapi tidak ada yang pernah mengatakan Moouzzi
ini!" Melalui wanita tersebut Allah Subhanahu wa Ta'ala mempersenjatai
saya dengan palu seberat 14 pound sebelum meninggalkan bandara Kairo,
Alhamdulillah! Dan, saya telah mempergunakan palu tersebut.

Kesatuan penjelasan tentang Penghibur/Al-Moouzzi pada Yohanes 16:7 dan
Ahmad/Muhammad pada kitab suci Al-Qur'an surat Ash-Shaff ayat 6 akan
diletakkan dalam tempat ketika menjelaskan ayat tersebut di awal bab ini.

Pembenaran Yang Berkaitan Dengan Injil
Ingat, pada abad 6 Masehi, ketika Muhammad melagukan firman Allah yang
secara sistematik "diletakkan dalam mulutnya" Injil berbahasa Arab belum
diterjemahkan. Beliau tak mungkin pernah mengetahui bahwa dia sedang
memenuhi dan membenarkan ucapan pendahulunya (Yesus) untuk isinya.

Hanya Untuk Bangsa Israel
1 . Yesus hanya untuk Bangsa yahudi
"Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata, 'Hai Bani Israil
sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu (bangsa Yahudi)." (QS.
Ash-Shaff 6)

"Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka,
"Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota
orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat
Israel." (Injil Matius 15: 5-6).

Bukan Untuk Anjing-anjing
"Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru,
'Kasihanilah aku, ya Tuhan, anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan
setan dan sangat menderita.' Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya.
Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya, 'Suruhlah ia pergi, ia
mengikuti kita dengan berteriak-teriak.' Jawab Yesus, 'Aku diutus hanya
kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.' Tetapi perempuan itu
mendekat dan menyembah Dia sambil berkata, 'Tuhan, tolonglah aku.' Tetapi
Yesus menjawab, 'Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak
dan melemparkannya kepada anjing'." (Injil Matius 15: 5-6)

Hal tersebut menandai Nabi Yahudi ini, bahwa Ia melakukan apa yang
diajarkannya. Dalam hidupnya dia tidak pernah mengajak orang yang bukan
Yahudi. Dan dalam memilih pilihannya (12 muridriya) Ia meyakinkan bahwa
mereka termasuk sukunya sehingga ramalan lainnya terpenuhi:

"... apabila Anak Manusia bersemayam di tahta kemuliaan-Nya, kamu, yang
telah mengikuti Aku, akan duduk juga di atas tahta untuk menghakimi ke-12
suku Israel...." (Injil - Matius 19: 28).

2. Tidak Ada Agama Baru
'Membenarkan kitab (yang turun) sebelumku." (QS. Ash-Shaff:6).

Mesias bukanlah utusan yang lemah di antara orang-orang Yahudi. Seperti
pendahulunya Amos dan Ezekkiel atau Isaiah dan Jeremiah, Dia keras dalam
penghukumannya terhadap formalisme dan kemunafikan bangsa Yahudi.
Pendekatannya yang baru dan da'wahnya yang agresif telah membuat
kecurigaan tertentu di antara hirarki keagamaan. Ahli menulis dan
orang-orang munafik mendatanginya berkali-kali untuk menguji
kesejatiannya.

Untuk menghilangkan kecurigaan mereka bahwa dia tidak membawa agama baru
dan bahwa dia adalah pembenar semua ajaran terdahulu sebelumnya. Dia
berkata,

"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat
atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan
untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu, 'Sesungguhnya selama
belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan
ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa
yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling
kecil, dan mengajarkannya demikian kepada oranglain, ia akan menduduki
tempat yang paling rendah di dalam kerajaan Surga; tetapi siapa yang
melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan
menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga'." (Injil -Matius
5:17-19).

Bandingkan rangkaian kata ini: "Membenarkan kitab yang turun sebelumku"
kata-kata di awal bab ini dengan 3 ayat Matius di atas, dan Anda akan
menemukan bahwa tidak ada gaya penulisan yang panjang lebar dalam
Al-Qur'an. Al-Qur'an menyampaikan pesan Allah dengan singkat, jelas dan
teliti.

"Bapak kebenaran memilih nabinya, dan dia berbicara kepada mereka dalam
suara yang lebih kuat dari suara petir". (Sayed Amir Ali dalam The Spirit
of Islam. )

Al-Qur'an telah datang untuk membenarkan, memperbaiki dan menyempurnakan
wahyu, atau apapun yang di kirinya dalam sisi tak berguna.

"Tidaklah mungkin Al-Qur'an ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi
(Al-Qur'an itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan
hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya,
(diturunkan) dari Rabb semesta alam." (QS. Yunus: 37).

3. Berita Baik
"Memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasu1 yang akan datang
sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." (QS. AS-Shaff 6).

Saya tidak akan meminta maaf, atau datang untuk meminta maaf atas
pengembangan komentar kata per kata di sini pada kata "Ahmad" dari
terjemahan Yusuf Ali yang berbahasa Inggris. Tetapi sebelum saya melakukan
hal tersebut izinkanlah saya memberi penghargaan yang sesuai kepada:
Kompleks percetakan Kitab Suci Al-Qur'an Raja Fahd di Madinah
Al-Munawwarah yang telah mendistribusikan jutaan Al-Qur'an dalam berbagai
bahasa.

Alasan mereka menggunakan Yusuf Ali sebagai dasar cetak ulangnya
disimpulkan dalam kata-kata berikut ini:

"Pada masa lalu sejumlah individu telah berspekulasi menterjemahkan
Al-Qur'an, tetapi hal itu umumnya adalah usaha pribadi, sangat dipengaruhi
oleh persangkaan mereka. Untuk menghasilkan terjemahan bebas dari
persangkaan individu, sebuah keputusan raja (No. 19888 tanggal 16/8/ 1400
H dikeluarkan oleh petugas dua masjid suci, Raja Fahd Ibnu Abdul Aziz,
yang pada waktu itu menjabat wakil Perdana Menteri. Terjemahan almarhum
Ustadz Yusuf Ali dipilih karena karakteristiknya yang berbeda, seperti
gaya bahasa yang bagus dan tinggi sekali, pemilihan kata yang dekat dengan
arti teks asli, ditambah dengan komentar dan catatan ilmiah." (Presiden
"Islamic Researches", Ifta, Penyeru dan Penuntun.).

Di luar 6 ribu catatan penjelasan yang terdapat dalam terjemahan Yusuf
Ali, berikut ini hanyalah satu dari tiga penjelasan ramalan dalam Firman
Yesus sehubungan dengan kedatangan Muhammmad Shallallahu Alaihi wa Sallam,
Sang Utusan Tuhan.

Catatan No. 5438:



--------------------------------------------------------------------------------
"Ahmad" atau "Muhammad", orang yang mulia, adalah terjemahan dari kata
Yunani Periclytos. Pada kitab Yohanes 14: 16; 15: 26, dan 16: 7, kata
"Comforter" dalam versi Inggris sepadan untuk kata Yunani "Paracletos"
yang berarti "penghibur" seorang yang terpanggil untuk menolong orang
lain, teman/sahabat yang baik, lebih dari sekedar 'Comforter'. Para doktor
berpendapat bahwa Paracletos adalah pembacaan yang menyimpang dari
Periclytos, dan dalam firman asli Yesus ada ramalan tentang nabi suci yang
bernama Ahmad. Bahkan jika kita baca Paraclete, di sana tersirat Nabi
Suci, "yang penyayang untuk semua mahluk" (QS. Al-Anbiya:107) dan "paling
baik dan penyayang kepada pengikutnya" (QS. At-Taubat: 128) Lihat juga
catatan 416 untuk Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 81.
--------------------------------------------------------------------------------


4. Qs. Ash-Shaff:6
"Maka tatkala Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti
yang nyata, mereka berkata, 'Ini adalah sihir yang nyata'." (QS. Ash-Shaff
6).

Jadi hal tersebut menyimpulkan Al-Qur'an surat Ash-Shaff ayat 6. Dalam
sebuah diskusi: "Nabi Islam telah diramalkan dalam banyak cara; dan sejak
ia muncul selalu membawa banyak bukti yang nyata, karena seluruh hidupnya
dari awal sampai akhir adalah sebuah keajaiban yang besar. Dia berjuang
dan selalu menang melawan orang-orang aneh. Tanpa belajar dari manusia, ia
mengajarkan kebijaksanaan tertinggi. Ia meluluhkan hati yang membatu, dan
mengokohkan hati yang lembut dan membutuhkan dorongan. Dalam setiap
perkataan dan perbuatannya, orang yang bermata jeli dapat melihat peranan
tangan Allah. Namun orang-orang yang skeptis menyebutnya sihir, sulap atau
ilmu gaib.

"Sihir dan sulap! Bukan, bukan! Hati yang tajam dan agung ini, bergejolak,
mendidih seperti tungku pembakaran pemikiran-pemikiran, bukanlah milik
seorang pesulap." (Thomas Carlyle, hal. 88 dalam bukunya Heroes and
Heroworship.)

Dan mereka menyebut pemenuhan ramalan yang ajaib itu sebagai kekuatan
ghaib, tukang sulap, guna-guna --yang menjadi fakta paling kuat dalam
sejarah manusia-- Islam!

#16 From: jeffry@...
Date: Thu Jun 16, 2005 6:54 am
Subject: ARTIKEL AHMAT DEEDAD (bagian V)
jeffry@...
Send Email Send Email
 
UTUSAN TERAKHIR

"... dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang rasul yang akan
datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad). (QS. Ash-Shaff:6).

Berbagai Segi Suksesi
Suksesi mempunyai banyak bentuk seperti hak asasi dari anak pertama dalam
hukum Yahudi. Atau pengangkatan putra atau putri tertua ke tahta kerajaan
atau dengan pemilihan, untuk memilih calon dengan pengumpulan suara
terbanyak. Atau secara keagamaan, sebuah penunjukkan dengan ketetapan dari
utusan yang dipilih Tuhan. Seperti pemanggilan Ibrahim, Musa, Yesus atau
Muhammad Sallallahu Alaihi wa Sallam (semoga kesejahteraan dan keberkahan
diberikan Allah atas mereka). Yang "ditunjuk" dalam pengabdian terhadap
jabatan mereka.

Berbagai segi penggantian Yesus oleh Muhammad.

Secara kronologis, dalam sejarah sebagai urutan kejadian dalam satu waktu
Dipilih oleh Tuhan
Sebagai pemenuhan ramalan pendahulunya, dan yang terakhir tetapi bukan
yang paling tidak berarti adalah...
Dengan membawa petunjuk Tuhan untuk penyempurnaan. "Karena Ia akan
memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran" kata Yesus Kristus.
Menurut Sejarah
Nabi Musa mendahului Yesus Kristus kira-kira 1300 tahun dan Muhammad
Shallallahu Alaihi wa Sallam menggantikan kekosongan setelah Yesus
kira-kira 6 abad kemudian.

Tanggal 12 Rabi'ul 'Awwal tahun Gajah, atau 29 Agustus 570 Masehi,
Muhammad yang patut dipuji, lahir di kota suci Makkah, Arab, di daerah
penyembah berhala. Masyarakatnya, yaitu orang-orang Quraisy mengingat
tahun kelahirannya sebagai "Tahun Gajah", karena 2 bulan sebelum kelahiran
beliau, Abraha Al-Ashram, Raja muda Abesinia, dari Yaman, memimpin
pasukannya dengan mengendarai seekor gajah Afrika yang besar, menyerang
tempat perlindungan suci tersebut. Kilasan ketakutan tak pernah terhapus
dari ingatan mereka dan masih terdapat goncangan akibat serbuan tersebut.
Kerusakan yang mengerikan oleh Abraha dan tentaranya dicatat dalam Surat
Al-Fiil atau Gajah:

"Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Rabb-mu telah bertindak
terhadap tentara bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka
(untuk menghancurkan Ka'bah) itu sia-sia? Dan, Dia mengirim mereka burung
yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari
tanah yang terbakar, lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang
dimakan (ulat). (QS. Al-Fiil: 1-5)

Standar Allah
Allah Yang Maha Kuasa memilih sendiri utusan-Nya. Dia menggunakan
standar-Nya meskipun kita mungkin tidak selalu mengerti hikmahnya. Paulus
menyerukan keganjilan ini:

"Orang-orang Yahudi menghendaki tanda, dan orang-orang Yunani mencari
hikmat." (Injil Korintus 1:22).

Tetapi orang sebijaksana Paulus, menemukan bahwa kebijaksanaannya adalah
penghalang bagi orang-orang Yahudi dan kebodohan bagi orang-orang Yunani.
Allah memilih Musa Alaihis-salam, seorang yang gagap dan buronan
pengadilan. Kitab Suci Injil menyebutnya sebagai seorang yang tidak petah
lidahnya (Keluaran 6: 11).

Menyadari kekurangannya ketika bertugas menghadapi Fir'aun, raja dzalim
terbesar pada abad itu, Musa Alaihis-salam memohon kepada Allah Yang
Penyayang:

"Berkata Musa, 'Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah
untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka
mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari
keluargaku; (yaitu) Harun, saudaraku, teguhkanlah dengan dia kekuatanku,
dan jadikanlah dia sekutu dalam urusanku, supaya kami banyak bertasbih
kepada Engkau, dan banyak mengingat Engkau. Sesungguhnya Engkau adalah
Maha Melihat (keadaan) kami. Allah berfirman, 'Sesungguhnya telah
diperkenankan permintaanmu, hai Musa'." (QS. Thahaa: 25-36).

Mengapa "Menurut Anggapan"?
Kemudian datang Yesus yang telah dipilih oleh Tuhan. Berdasarkan ajaran
Kristen, dia adalah seorang tukang kayu dan anak seorang tukang kayu,
dengan sebuah keraguan silsilah sebagaimana tercatat dalam Injil:

"Dan, Yesus berumur kira-kira 30 tahun dan (menurut anggapan orang) ia
adalah anak Yusuf ... " (Injil - Lukas 3:23).

Yesus saat ini dikenal oleh satu milyar umat Islam lahir secara ajaib
--tanpa campur tangan seorang pria. Pengikut--pengikut Kristus membuat 2
silsilah terpisah untuk seorang manusia yang tidak mempunyai silsilah. Di
antara Kitab Matius dan Lukas mereka memberi utusan Tuhan yang hebat ini
66 ayah dan kakek. Dan dari kedua daftar yang terpisah ini hanya satu nama
yang sama yaitu Yoseph si tukang kayu, yang tak cocok di manapun karena
seperti yang tercatat dalam Lukas di atas, dia hanya ayah Yesus menurut
anggapan orang.

Bahkan Para Uskup Ragu
Dalam sebuah "Survey para uskup Anglican yang mengejutkan" pada bulan Juni
1984 mengungkapkan bahwa 31 dari 39 uskup berfikir bahwa. "Keajaiban
Kristus, kelahiran perawan dan kebangkitan, mungkin tidaklah terjadi
persis seperti yang dilukiskan di dalam Injil".

Berbeda dengan para uskup gereja Inggris ("Anglican"), gereja Scotlandia
dengan sangat hormat menghilangkan setiap referensi untuk "kelahiran
perawan" dari penerbitan terbaru Sebuah Pernyataan tentang Keyakinan (A
Statement of Faith). Topik tentang keajaiban Yesus semakin memanas di
kalangan Kristen Barat untuk menanganinya seperti Anda lihat di sini:


The Daily News
Durban, Selasa, 22 Mei 1990
Kelahiran Perawan Dihilangkan


oleh Gereja Scotlandia

LONDON: Surat referensi langsung untuk kelahiran perawan telah dihilangkan
dari penerbitan baru gereja Scotlandia, Sebuah Pernyataan tentang
Keyakinan, untuk "menghindari perpecahan yang mungkin terjadi di antara
anggota gereja".

Pendeta David Beckett, sekretaris partai pekerja khusus yang menerbitkan
pengumuman tersebut, berkata bahwa penghilangan tersebut akan memindahkan
gereja Scotlandia dari teologi Katholik Anglican yang tradisional menjadi
golongan gereja Inggris yang lebih liberal, yang diperjuangkan oleh uskup
Durham, David J. Jenkins.

Dokumen baru tersebut didebat oleh Sidang Umum Tahunan Gereja Scotlandia
di Edinburg: Dirancang untuk menyampaikan pengakuan Westminster, ditulis
tahun 1640, dalam bahasa yang lebih baru, panel gereja dalam doktrinnya
juga mengambil kesempatan untuk menyesuaikan teks pada kelahiran perawan.

Tuan Beckett berkata, "Kami ingin datang dengan sebuah pernyataan yang
menyatukan dari pada memecah belah. Seseorang yang akan disambut oleh
seluruh gereja, tidak hanya yang menerima kelahiran perawan sebagai fakta
sejarah, tetapi juga oleh orang-orang yang menganggapnya lebih sebagai
teologi bergambar.

Klaim para pemimpin gereja bahwa pengakuan Westminster belum diganti,
hanya merupakan ringkasan dan pembaharuan.

--Dinas Urusan Luar Negeri--

Tuhan Memilih Yesus
Meskipun secara spirituil Yesus Kristus sangat kaya akan kebijaksanaan,
cahaya dan kebenaran; hatinya senang berfilsafat tentang peminta-minta di
dunia, ketika dia berkata,

"Datanglah seorang perempuan kepadanya (Yesus) membawa sebuah buli-buli
pualam yang berisi minyak wangi yang mahal. Minyak itu dicurahkannya ke
atas kepala Yesus ..."

Melihat itu murid murid gusar dan berkata: "Untuk apa pemborosan ini?

Sebab minyak itu dapat dijual dengan mahal dan uangnya dapat diberikan
kepada orang-orang miskin.

... Yesus berkata kepada mereka ... Karena orang-orang miskin selalu ada
padamu, tetapi Aku tidak akan selalu bersama sama kamu." (Injil - Matius
26:7-11)

Tetapi ketika kemiskinan tampak di wajahnya, ketika kemelaratan,
kekurangan dan kebutuhan menimpanya, ia menangis kesedihan:

"Dan, Yesus berkata kepadanya, 'Serigala mempunyai liang dan burung
mempunyai sarang, tetapi anak manusia (mengacu kepada dirinya sendiri)
tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepalanya'." (Injil - Matius 8:20
juga diulang pada Lukas 9:58).

Dan Tuhan memilihnya (Yesus): unik dan tak dapat dimengerti, adalah cara
Tuhan!

Mustafa Orang Pilihan
"Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rosul di antara
mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka,
dan mengajarkan kepada mereka kitab dan hikmah (as-Sunnah). Dan
sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata."
(QS. Al--Jumu'ah: 2).

Mengagumkan sebagaimana yang terlihat. Saya tidak kagum lagi! Inilah
cara-Nya, Dia memilih seorang ummi, nabi yang buta huruf untuk sebuah
bangsa yang ummi, buta huruf.

"Masyarakat penggembala yang miskin, mengembara tidak dikenal di padang
pasir sejak penciptaan dunia. Seorang Nabi pahlawan telah diutus untuk
mereka dengan sebuah kata yang dapat mereka percaya: Perhatikan, tidak
dikenal menjadi terkemuka di dunia, yang kecil telah tumbuh menjadi dunia
besar. Dalam satu abad kemudian Granada (Spanyol) telah berada di tangan
bangsa Arab dan Delhi (India) di tangannya yang lain. Memantulkan
keberanian, kemegahan dan cahaya kecerdasan, Arab menyinari sebagian besar
dunia dalam waktu yang lama. Keyakinan adalah hebat, memberikan kehidupan.
Sejarah sebuah bangsa menjadi bermanfaat, meninggikan jiwa, hebat, secepat
keyakinannya. Bangsa Arab ini, Muhammad, dan satu abad tersebut, tidak lah
seperti jika bunga api jatuh, sebuah percikan, pada dunia yang terlihat
hitam, padang pasir yang tak terkenal; tetapi pasir ternyata mesiu yang
meledakkan, nyala api surga dari Delhi sampai Granada! Saya katakan,
manusia yang besar selalu seperti cahaya surga. Manusia yang lain
menunggunya seperti bahan bakar, dan kemudian mereka semua akan berkobar
juga."

Demikian penutup pidato Thomas Carlyle, salah seorang pemikir terbesar
abad lalu. Saat itu hari Jum'at, 8 Mei 1840. Temanya: "Pahlawan sebagai
Nabi". Pendengarnya: adalah umat Kristen Anglican - Inggris.

Umat Pilihan
Tuhan memilih utusan-Nya, Tuhan memilih umat-Nya. Di dalam kerajaan
spiritual tidak ada bangsa menyerupai bangsa Yahudi dan Musa dibuat
meratap menghadapi kaumnya:

"Bahkan kamu menentang Tuhan, sejak aku mengenal kamu." (Injil - Ulangan
9:24).

Pada surat wasiat terakhir Musa Alaihis-salam bangsa Israel membuat
frustrasi utusan yang lemah lembut yang terpaksa mencerca dalam menghadapi
sikap yang sombong dan keras kepala kepada petunjuk Tuhan.

"Karena aku mengetahui pembangkanganmu, dan kekakuan tengkukmu Lihatlah,
selagi aku hidup bersama-sama dengan kamu, kamu sudah menjadi pembangkang
terhadap Tuhan, terlebih lagi nanti sesudah aku mati." (Injil - Ulangan
31: 27).

Aduh, benar sekali! Saya tidak akan berfilsafat pada pilihan Tuhan. Tetapi
pada bab berikut api kemarahan Tuhan menyala dari sebesar lilin sampai
lautan api dan dia mengutuk orang-orang Yahudi.

"Mereka membangkitkan cemburuku dengan yang bukan Allah, mereka membuatku
marah dengan berhala mereka. Sebab itu Aku akan membangkitkan cemburu
mereka dengan yang bukan umat, dan akan membuat mereka marah dengan bangsa
yang bodoh. (Injil - Ulangan 32:21).

Pengganti Orang-orang Yahudi
Setiap orang yang mempunyai sedikit pengetahuan tentang Injil akan dapat
menebak siapa yang di mata orang-orang Yahudi rasis dan sombong ini "bukan
sebuah umat" --sesuatu yang tidak berarti dan "bangsa yang bodoh" jika
bukan sepupu mereka keturunan Ismail-- bangsa Arab yang dalam kata-kata
Thomas Carlyle telah "mengembara tidak dikenal di padang pasir sejak
penciptaan dunia!?"

BANGSA ARAB: Alexander Agung telah mengabaikan mereka; bangsa Persia
mengabaikannya; Bangsa Mesir mengabaikannya; bangsa Romawi mengabaikannya.
Adalah tanggung jawab mutlak setiap bangsa untuk menaklukkan dan menjajah
mereka. Tetapi sang Pencipta tidak mengabaikan mereka. Dia mengangkat
mereka dari kegelapan yang dalam dan mengubah mereka menjadi obor cahaya
dan pengetahuan dunia. "Aku akan membangkitkan rasa cemburu orang-orang
Yahudi." Kecemburuan ini adalah penyakit yang tertanam. Ingat, Sarah dan
Hajar, 2 istri Abraham (Ibrahim) Alaihis-salam --sahabat Tuhan.
Kecemburuan Sarah diwariskan ke anak-anaknya dan pada bangsa serta pada
suku bangsa yang belum lahir.

Belum lama ini saya membaca sebuah buku penemuan obat yang ditulis oleh
seorang paramedis Yahudi. Sayangnya saya tidak dapat mengingat nama
penulisnya dan gagal mendapatkan kembali buku tersebut. Bagaimanapun,
kata-kata pembayaran upeti yang ditulis oleh penulis Yahudi ini kepada
saudara semitnya (Arab) telah membuat kesan yang tak dapat dihilangkan
dalam ingatan saya. Dan saya mengutip dari ingatan saya:

"Pengendara Goatherd (kambing?) dan unta duduk pada singgasana kaisar "

Penuh kedengkian, kesengitan, kekasaran, tetapi bagaimanapun juga benar!
Ini yang telah dilakukan Tuhan dan selalu dilakukan. Dia menghormati siapa
yang diinginkan-Nya. Inilah apa yang dilakukan untuk menunjukkan kekuatan
tangan-Nya (Kekuasaan).

"Dan jika kamu berpaling (dari keimanan) niscaya Allah akan mengganti
(kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu (ini)."
(QS. Muhammad: 38)

"Hal ini benar-benar satu dari keajaiban sejarah terbesar bahwa dari Arab
yang terbelakang telah meledak suatu kelompok manusia, sahabat nabi, yang
dalam beberapa abad dapat menciptakan peradaban yang bagus sekali, meluas
dari tumpukan kayu bakar sampai tembok Cina." (Abdul Wadod Shalabi dalam
"Islam Religion of Life.)

Peringatan Terakhir
Yang terdahulu adalah benar-benar pemenuhan Yesus Kristus, nabi terakhir
dari nabi-nabi besar Yahudi, menimbulkan perkiraan atas penempatan ras
Yahudi yang salah dalam bimbingan spiritual manusia. Dalam firman Tuhan
sendiri:

"Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa kerajaan Allah? akan diambil dari
padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah
kerajaan itu." (Injil - Matius 21: 23).

#15 From: jeffry@...
Date: Thu Jun 16, 2005 6:46 am
Subject: ARTIKEL AHMAT DEEDAD (bagian IV)
jeffry@...
Send Email Send Email
 
--------------------------------------------------------------------------------

PERJANJIAN BARU JUGA MEMBENARKAN

Baptis Bertentangan Dengan Yesus
Pada Perjanjian Baru, kita temukan bahwa orang-orang Yahudi masih
mengharapkan terpenuhinya ramalan "Seorang seperti Musa", lihat Yohanes
1:19-25. Ketika Yesus menyatakan sebagai Mesias dari orang-orang Yahudi,
mereka mulai bertanya dimana Elia? Orang-orang Yahudi mempunyai sebuah
ramalan paralel bahwa sebelum kedatangan Mesias, Elia harus datang
terlebih dahulu pada kedatangannya yang kedua. Yesus menyatakan
kepercayaan Yahudi ini:

"... Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu dan Aku berkata
kepadamu, 'Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia', ... Pada
waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes
Pembaptis." (Injil - Matius 17: 11-13)

Menurut Perjanjian Baru, bangsa Yahudi bukanlah orang-orang yang menerima
begitu saja kata-kata siapa pun yang akan menjadi Mesias. Dalam
penyelidikannya mereka mengalami kesulitan yang hebat dalam menemukan
Mesias yang benar. Dan, kitab Yohanes menyatakan, "Dan inilah kesaksian
Yohanes," (pembaptis) "Ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus
beberapa imam dan orang orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia,
'Siapakah engkau?' Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya, Aku bukan
Mesias'." (Hal ini wajar karena tidak mungkin ada 2 Mesias pada saat
bersamaan. Jika Yesus adalah Mesias maka Yohanes tidak mungkin Mesias!)

Dan, mereka bertanya kepadanya, "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?"

Dia menjawab, "Bukan!"

Di sini Yohanes Pembaptis bertentangan dengan Yesus! Yesus menyatakan
bahwa Yohanes adalah Elia dan Yohanes menyangkal bahwa dia adalah yang
dimaksud oleh Yesus. Satu dari dua (Yesus atau Yohanes) dilarang Tuhan!
Benar-benar tidak berbicara kebenaran. Pada kesaksian Yesus sendiri,
Yohanes Pembaptis adalah nabi terbesar bangsa Israel:

Aku berkata kepadamu, "Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh
perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar daripada Yohanes
Pembaptis ..." (Injil - Matius 11: 11)

Kita umat Islam mengetahui bahwa Yohanes Pembaptis adalah Nabi Yahya
Alaihis-salam. Kita memuliakannya sebagai nabi yang benar dari Allah. Nabi
Suci Yesus, kita kenal sebagai Isa Alaihis-salam, dia juga dimuliakan
sebagai utusan yang hebat dari Yang Maha Kuasa. Bagaimana kami umat Islam
menyatakan salah satu dari mereka berbohong? Kita tinggalkan masalah
antara Yesus dan Yohanes agar dipecahkan oleh umat Kristen, karena kitab
suci mereka mengandung banyak ketidak sesuaian yang telah mereka
sembunyikan sebagai "pernyataan gelap tentang Yesus". Kami umat Islam
sangat tertarik dengan pertanyaan terakhir yang ditujukan kepada Yohanes
Pembaptis oleh orang-orang Yahudi, "Engkaukan Nabi itu? Dia menjawab,
"Bukan!" (Injil - Yohanes 1: 21)

Tiga Pertanyaan
Silahkan perhatikan bahwa terdapat 3 pertanyaan yang jelas dan berbeda,
ditujukan kepada Yohanes Pembaptis dan 3 buah jawaban "tidak" yang tegas
dari Yohanes. Sebagai ikhtisar:

Apakah engkau Mesias?
Apakah engkau Elia?
Apakah engkau nabi itu?
Tetapi umat Kristen yang berpengetahuan, entah bagaimana hanya melihat 2
pertanyaan diterapkan di sini.Untuk menjelaskan keragu-raguan bahwa
orang-orang Yahudi benar-benar mempunyai tiga ramalan terpisah dalam
fikiran mereka ketika mereka menanyai Yohanes Pembaptis. Mari kita baca
bantahan orang-orang Yahudi, pada ayat-ayat berikut: .

"Mereka bertanya kepadanya, katanya, 'Mengapa engkau membaptis, jika
engkau bukan Mesias, bukan Elia dan bukan nabi itu?" (Injil - Yohanes 1:
25)

Orang-orang Yahudi sedang menunggu terpenuhinya 3 ramalan yang jelas:
Pertama, kedatangan Mesias. Kedua, kedatangan Elia dan ketiga, kedatangan
nabi itu.

"Nabi Itu"
Jika kita lihat Injil manapun yang mempunyai indeks atau referensi silang,
maka kita akan menemukan dalam catatan pinggir pada halaman dimana
kata-kata "Nabi Tersebut" atau "Nabi Itu" dalam Yohanes 1: 25 bahwa
kata-kata ini mengacu pada ramalan di ulangan 18:15 dan 18. Dan, bahwa
"Nabi Itu" - "Nabi Seperti Musa" - 'Like unto Thee' telah dibuktikan
dengan bukti yang berlimpah bahwa Ia itu adalah Muhammad dan bukan Yesus!

Kami umat Islam tidak menyangkal bahwa Yesus adalah "Mesias", yang
diterjemahkan sebagai "Kristus". Kami tidak mempertentangkan "ribuan dan
satu ramalan" yang banyak dikatakan umat Kristen pada Perjanjian Lama yang
meramalkan kedatangan Mesias. Apa yang kami katakan adalah Ulangan 18:18
tidak mengacu pada Yesus tetapi itu adalah sebuah ramalan yang jelas
tentang Nabi Suci Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.

Dominee, dengan sangat sopan berpisah dengan saya sambil mengatakan bahwa
ini adalah diskusi yang sangat menarik dan dia akan sangat senang jika
suatu hari saya datang dan berbicara kepada jamaahnya dengan tema
tersebut. Satu setengah dasawarsa telah berlalu sejak itu, tetapi saya
masih tetap menunggu hak tersebut. Saya yakin Dominee bersungguh-sungguh
sewaktu dia menawarkan, tetapi dia mungkin keras kepala dan siapa yang mau
kehilangan domba-dombanya?

Ujian Pahit
Kepada domba-domba kristus saya berkata, "Mengapa tidak menerapkan ujian
pahit yang Tuhan kehendaki sendiri agar diterapkan kepada siapa saja yang
akan menjadi penuntut kenabian?" Dia telah berkata: "Dari buahnyalah kamu
akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri
atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik
menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan
buah yang tidak baik ... dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka."
(Injil - Matheus 7: 16-20).

Mengapa Anda takut menerapkan uji coba ini terhadap ajaran Muhammad? Kamu
akan mendapatkan dalam Perjanjian Lama Tuhan --Kitab Suci Al-Qur'an--
pemenuhan ajaran Musa dan Yesus yang benar, yang akan membawa kebahagian
dan kedamaian yang diinginkan kepada dunia. "Jika seorang manusia seperti
Muhammad dianggap kediktatoran dunia modern, dia akan berhasil memecahkan
masalah-masalah yang akan membawa dunia kepada kedamaian dan kebahagiaan
yang dibutubkan." (George Bernard Shaw)

Yang Teragung
Majalah mingguan "TIME" edisi 15 Juli 1974 memuat opini-opini pilihan dari
sejumlah sejarawan, penulis, kaum militer, pengusaha dan lainnya tentang
masalah-masalah: "Siapa pemimpin besar dalam sejarah?" Beberapa
mengatakan, Hitler; lainnya mengatakan, Gandhi, Budha, Lincoln dan yang
disenangi lainnya. Tetapi Jules Masserman, seorang psikoanalis Amerika,
membuat batas yang tegas dan memberi kriteria yang benar untuk menilai.

Dia berkata, "Pemimpin harus memenuhi 3 fungsi:

Menyediakan petunjuk yang mensejahterakan,
Menyediakan sebuah organisasi sosial di mana rakyat merasa relatif aman, dan
Menyediakan mereka satu set keyakinan."
Dengan 3 kriteria di atas dia meneliti sejarah dan menganalisanya: Hitler,
Pasteur, Caesar, Musa, Confucius dan banyak lagi dan akhirnya
menyimpulkan:

"Orang-orang seperti Pasteur dan Salk adalah pemimpin pada pengertian
pertama. Orang-orang seperti Gandhi dan Confucius pada satu sisi serta
Alexander, Caesar dan Hitler pada sisi lain adalah pemimpin pada
pengertian yang kedua dan mungkin yang ketiga. Yesus dan Budha hanya masuk
pada kategori ketiga saja. Boleh jadi pemimpin terbesar sepanjang masa
adalah Muhammad, seorang yang menggabungkan ketiga fungsi tersebut,
sedangkan untuk tingkatan yang lebih rendah adalah Musa."

Berdasarkan standar obyektif yang dibuat Profesor Universitas Chicago,
yang saya yakin adalah seorang Yahudi, Yesus dan Budha tidak termasuk
dalam gambaran "Pemimpin-pemimpin besar umat manusia", tetapi dengan
sebuah kebetulah yang aneh, grup Musa dan Muhammad bersama-sama menambah
bobot lebih jauh terhadap argumen bahwa Yesus tidak seperti Musa, tetapi
Muhammad seperti Musa: Ulangan 18: 18 Like unto Thee -Seperti Musa!

Yang terhormat Pendeta James L. Dow dalam Collins Dictionary of the Bible
memberi bukti lebih jauh, bahwa Yesus tidak seperti Musa, tetapi Muhammad
seperti Musa: "Sebagai negarawan dan pemberi hukum, Musa adalah pencipta
orang-orang Yahudi. Dia menemukan percampuran yang tidak tepat dari bangsa
Semit, tidak ada satu pun dari ... "Satu-satunya orang dalam sejarah yang
dapat dibandingkan kepadanya adalah Muhammad." (Pendeta James L. Dow)

Sebagai kesimpulan, saya akhiri dengan sebuah kutipan dari seorang pendeta
Kristen, komentator Injil, yang kemudian diikuti perkataan Tuhannya:

"Kriteria utama dari nabi yang benar adalah karakter moral pengajarannya."
(Prof. Dummelow )

"Dari buahnya kita akan mengetahui mereka." (Yesus Kristus)

Marilah Kita Bermusyawarah Bersama-sama
"Katakanlah, 'Hai Ahli kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat
(ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak
kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu
pun dan tidak pula sebagian kita menjadikan sebagian yang Iain sebagai
sesembahan selain Allah'. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada
mereka: 'Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri
(kepada Allah)'." (QS. Ali 'Imran:64)

"Ahli kitab" adalah sebutan penghormatan yang diberikan kepada orang-orang
Yahudi dan Kristen di dalam Kitab Suci Al-Qur'an. Di sini umat Islam
diperintahkan untuk mengajak -"Hai Ahli kitab!"- Hai orang-orang yang
berilmu! Hai orang-orang yang menyatakan sebagai penerima wahyu, kitab
suci; Marilah bermusyawarah bersama-sama mencapai konsep yang sama -
"bahwa kita beribadah tidak kepada yang lain kecuali Allah, karena tidak
ada selain Allah yang layak untuk disembah, bukan karena" ...Tuhan,
Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan Bapa kepada
anak-anaknya, kepada keturunan ketiga dan keempat dari orang-orang yang
membenci Aku." (Injil - Keluaran 20:5) Tetapi karena dia Tuhan dan pemberi
harapan kita, penyusun dan pendukung kita, patut untuk semua pujian, doa
dan ketaatan.

Secara abstrak orang-orang Yahudi dan Kristen akan setuju terhadap ketiga
hal di dalam ayat Al Qur'an itu. Dalam prakteknya mereka gagal. Terlepas
dari penyelewengan ajaran dari kesatuan atas satu Tuhan yang benar (Allah
Subha-nahu wa Ta'ala) ada pertanyaan tentang kependetaan suci, (hal ini
juga diturunkan di antara kaum Yahudi), seperti jika seorang manusia
belaka --Cohen, atau Paus, atau Pendeta, atau Brahma-- dapat menyatakan
keunggulan terpisah dari pengetahuan dan kemurnian hidupnya, atau dapat
berdiri di antara manusia dan Tuhan dalam beberapa pengertian khusus.
Islam tidak mengenal kependetaan.

Keyakinan Islam diberikan kepada kita di sini dalam sebuah bentuk singkat:

"Katakanlah (hai orang orang mu'min), 'Kami beriman kepada Allah dan apa
yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim,
Isma'il, Ishak, Ya'qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada
Musa dan 'Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Rabbnya. Kami
tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan kami hanya tunduk
patuh kepadaNya'." (QS. Al-Baqarah: 136).

Posisi umat Islam jelas. Seorang Muslim tidak menyatakan mempunyai sebuah
agama khusus untuk dirinya sendiri. Islam bukanlah agama suatu golongan
atau etnis. Dalam pandangannya semua agama adalah satu, karena kebenaran
adalah satu: Islam adalah agama yang sama dengan agama yang telah
disampaikan oleh nabi-nabi terdahulu. (QS. Asy-Syuura: 13). Semua
kitab-kitab tersebut mengajarkan kebenaran. Intinya adalah kesadaran akan
kehendak dan rencana Allah serta ikhlas dalam ketaatan atas rencana itu.
Jika seseorang menginginkan sebuah agama selain itu, dia menyalahi
kodratnya, dan menyalahi keinginan dan rencana Allah. Seperti tidak
seorang pun dapat mengharap petunjuk, padahal ia dengan pertimbangan
mendalam telah meninggalkan petunjuk

#14 From: jeffry@...
Date: Thu Jun 16, 2005 6:26 am
Subject: ARTIKEL AHMAT DEEDAD (bagian III)
jeffry@...
Send Email Send Email
 
BUKTI LEBIH LANJUT


Ismail Anak Pertama
Sejak Dominee tanpa daya menyetujui setiap permasalahan, saya berkata,
"Dominee, sejauh ini yang saya lakukan hanya membuktikan satu point
(masalah) dari keseluruhan ramalan. Membuktikan rangkaian kata Like Unto
Thee (Seperti kamu - Seperti Musa). Ramalan tersebut lebih banyak dari
sebuah ungkapan berikut:

"Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka,
seperli engkau ini..." Penekanannya pada kata-kata "Dari antara saudara
mereka." Musa dan kaumnya, orang-orang Yahudi, di sini ditujukan sebagai
satu kesatuan ras, dan sebagai 'saudara' mereka tanpa ragu-ragu adalah
bangsa Arab. Perhatikanlah, kitab suci Injil menyata-kan Ibrahim (Abraham)
sebagai "Sahabat Tuhan". Ibrahim mempunyai 2 orang istri, Sarah dan Hajar.
Hajar melahirkan seorang anak Ibrahim, putra pertamanya. "... dan Ibrahim
menamai anak yang dilahirkan Hajar itu Ismail. "(Kejadian 16:15). "Dan,
Ibrahrim memanggil Ismail, anaknya.... " (Kejadian 17: 23). "Dan, Ismail,
anaknya, berumur 13 tahun ketika dikerat kulit khatannya." (Kejadian 17:
25). Sampai usia 13 tahun Ismail adalah satu-satunya anak dan benih
Ibrahim, ketika perjanjian disahkan antara Tuhan dan Ibrahim. Tuhan
memberi Ibrahim anak laki-laki melalui Sarah, yang dinamakan Ishak, yang
sangat muda dibandingkan Ismail.

Bangsa Arab dan Yahudi
Jika Ismail dan Ishak adalah anak dari ayah yang sama (Ibrahim), maka
mereka adalah kakak beradik. Karena itu, anak dari salah seorang mereka
adalah saudara dari anak yang lain. Keturunan Ishak adalah bangsa Yahudi
dan keturunan Ismail adalah bangsa Arab jadi mereka bersaudara satu sama
lain. Injil menegaskan "...Dan, dia (Ismail) akan menentang semua
saudaranya." (Kejadian 16: 12). "Dan, dia (Ismail) wafat dan dikumpulkan
kepada kaum leluhurnya." (Kejadian 25: 17). Anak-anak Ishak adalah saudara
dari keturunan Ismail. Dengan cara yang sama Muhammad berasal dari saudara
bangsa Israel, karena dia adalah keturunan anak Ismail putra Ibrahim. Hal
ini tepat sekali dengan ramalan tersebut: "... dari antara saudaramu"
(Ulangan 18: 18). Ramalan itu dengan jelas menyebutkan nabi yang akan
datang yang seperti Musa, harus tidak berasal dari anak-anak Ishak atau di
antara mereka sendiri, tetapi berasal dari antara saudara mereka. Karena
itu Muhammad berasal dari saudara mereka.

Firman dalam Mulut
Lebih jauh ramalan mengatakan, "... dan Aku akan menaruh firman-Ku dalam
mulutnya..." Apakah artinya jika dikatakan, "Saya akan menaruh firman saya
dalam mulut Anda?" Perhatikan, ketika mula-mula saya meminta Anda
(Dominee) untuk membuka Ulangan 18: 18 dan jika saya meminta Anda untuk
membacanya, lalu Anda telah mem-bacanya, apakah itu berarti saya telah
menaruh firman saya dalam mulut Anda?"

Dominee menjawab, "Tidak."

Tetapi, saya melanjutkan, "Jika saya mengajari Anda sebuah bahasa yang
Anda tidak mempunyai pengetahuan tentangnya, seperti bahasa Arab, dan bila
saya meminta Anda untuk membaca atau mengulangi sesudah saya, apa yang
saya ucapkan; yaitu:

"Katakanlah, 'Dia-lah Allah Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang
bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula
diperanakkan. Dan, tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.' (QS.
Al-Ikhlas: 1-4).
Tidakkah saya sedang menaruh kata-kata asing yang belum pernah didengar
dan telah kamu ucapkan, ke dalam mulut Anda?" Dominee tentu saja setuju.

Dengan cara yang sama, saya berkata; "Kata-kata kitab suci Al-Qur' an,
wahyu yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa kepada Muhammad
diungkapkan."

Sejarah menyatakan bahwa Muhammad ketika itu ber-usia 40 tahun. Ia berada
dalam sebuah gua kira-kira 3 mil ke utara dari kota Makkah. Hari itu
adalah malam ke 17 bulan Ramadhan (dalam buku aslinya yang berbahasa
Inggris di-tulis: "malam ke 27 bulan Ramadhan"). Dalam gua malaikat Jibril
memerintahkannya dalam bahasa daerahnya:

"'Baca!" atau 'nyatakan!' atau 'bawakan!"' Muhammad ketakutan dan dalam
keadaan kebingungan menjawab:

"Saya tak dapat membaca!" Malaikat memerintahkan untuk kedua kalinya
dengan hasil yang sama. Pada yang ke-tiga kalinya malaikat melanjutkan.

Barulah Muhammad mengerti apa yang harus dilakukannya hanyalah mengulangi
untuk berlatih. Dan dia mengulangi kata-kata yang ditaruh dalam mulutnya:

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhan-mu yang menciptakan. Dia telah
menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah YangMaha
Pemurah. Yang mengajar manusia dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan
kepada manusia apa yang tidak diketahuinya." (QS. Al-'Alaq: 1-5).
Ini semua adalah ayat pertama yang diwahyukan kepada Muhammad, yang
sekarang merupakan permulaan surat ke 96 (Al-'Alaq) dari Al-Qur'an.

Kesaksian Orang-orang Yang Beriman
Segera setelah malaikat pergi, Muhammad berlari ke rumahnya. Dengan
ketakutan dan berkeringat seluruh tubuhnya, beliau meminta istri
tercintanya, Khadijah, untuk menyelimutinya. Beliau berbaring, dan
istrinya memandanginya. Ketika telah tenang kembali, Muhammad menjelaskan
kepada istrinya apa yang telah dilihat dan didengarnya. Khadijah
meyakinkannya bahwa ia percaya kepada Muhammad dan bahwa Allah tidak akan
membiarkan hal mengerikan seperti itu terjadi padanya. Apakah ini semua
adalah pengakuan seorang penipu? Apakah penipu mengaku bahwa ketika
seorang malaikat mendatangi mereka dengan pesan dari Yang Maha Tinggi,
mereka menjadi kuatir, ketakutan dan berkeringat seluruh tubuhnya, lari ke
rumah menuju istrinya? Setiap kritikus dapat melihat bahwa reaksi dan
pengakuannya ini adalah dari seorang yang jujur dan tulus, manusia
kebenaran --Al Amin-- yang jujur, yang tulus dan yang dapat dipercaya.

Selama 23 tahun berikut dalam hidup kenabiannya, kata-kata tersebut
'ditaruh dalam mulutnya' dan beliau mengucapkannya. Kata-kata tersebut
memberi pengaruh yang tak terhapuskan dalam hati dan pikirannya; dan
ketika jumlahnya bertambah, kata-kata suci tersebut dicatatnya pada daun,
kulit dan tulang belikat hewan, serta di dalam hati murid-murid yang
tekun. Sebelum kematiannya, kata-kata ini disusun dalam urutan seperti
yang dapat kita temukan saat ini dalam Kitab Suci Al-Qur'an. Kata-kata
wahyu tersebut benar-benar ditaruh di dalam mulutnya; tepat seperti
dikatakan dalam ramalan pada diskusi, "Dan Aku akan menaruh Firman-Ku
dalam mulutnya." (Injil - Ulangan 18: 18)

Nabi Yang Ummi
Pengalaman Muhammad di dalam gua Hira, kemudian dikenal sebagai Jabal Nur,
dan reaksinya terhadap wahyu pertama benar-benar memenuhi ramalan Injil
yang lain. Pada kitab Yesaya 29:12, kita baca: "Dan apabila kitab itu"
(Al-kitab, Al-Qur'an - 'pembacaan', 'pembawaan') "diberikan kepada seorang
yang tidak dapat membaca" Nabi yang ummi, Al Qur'an surat Al-A'raf ayat
158, dengan mengatakan, "Baiklah baca ini, Saya berdo'a untuk kamu"
(Kalimat: "Saya berdo'a untuk kamu" tidak ada dalam naskah Yahudi,
bandingkan dengan Katholik Roma "versi Douay" dan juga dengan "versi
standar yang sudah direvisi", Revised Standard Version) "Dan ia akan
menjawab, 'Aku tidak dapat membaca'." "Aku tidak dapat membaca!" adalah
terjemahan yang tepat dari kata-kata yang diucapkan 2 kali oleh Muhammad
kepada Roh Kudus, Malaikat Jibril, ketika dia memerintahkan ("Baca!").

Izinkan saya mengutip ayat tersebut secara lengkap tanpa terpotong seperti
pada "versi King James" atau "versi yang telah disahkan" yang lebih
terkenal: "Dan, apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak
dapat membaca dengan mengatakan, 'Baiklah baca ini, saya berdo'a untuk
kamu', maka ia akan menjawab, 'Aku tidak dapat membaca'." (Injil - Yesaya
29: 12)

Yang perlu diperhatikan adalah belum ada Injil berbahasa Arab pada abad 6
Masehi, ketika Muhammad hidup dan berda'wah. Disamping itu beliau
benar-benar tidak dapat membaca dan menulis. Tak ada seorang manusia pun
yang pernah mengajarinya sebuah kata. Gurunya adalah penciptanya:

"Dan, tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Qur'an) menurut kemauan hawa
nafsunya. Ucapan itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan
(kepadanya). Yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat. "
(QS. An-Najm: 3-5)
Tanpa pengajaran dari seorang manusia pun, ia mem-buat malu orang-orang
yang berpengetahuan.

Peringatan Penting
"Perhatikan!" Saya berkata kepada Dominee, "Bagaimana ramalan tersebut
cocok sekali dengan Muhammad. Kami tak perlu menjabarkan ramalan agar
terpenuhi dalam diri Muhammad."

Dominee membalas, "Semua penjelasan Anda terdengar sangat baik, tetapi itu
semua tidak mempunyai konsekuensi yang nyata, karena kami umat Kristen
memiliki Yesus Kristus sebagai reinkarnasi Tuhan, yang menyelamatkan kami
dari perbudakan dosa!"

Saya bertanya, "Tidak penting?"

Tuhan tidak menganggap demikian! Dia mengalami banyak kesulitan agar
peringatannya diingat. Tuhan tahu bahwa akan ada orang-orang seperti Anda
yang dengan kepandaian berbicara, dengan senang akan mengurangi
kata-katanya, sehingga dia melanjutkan Ulangan 18:18 dengan peringatan
yang menakutkan: ayat terdekat berikutnya, "Dan, ha1 tersebut akan
terjadi". "Orang yang tidak mendengarkan segala Firman-Ku yang akan
diucapkan nabi itu demi nama-Ku, daripadanya akan Kutuntut
pertanggungjawaban." (Pada Injil Katholik kata-kata terakhirnya adalah
--"Aku akan menjadi pembalas dendam"-- Aku akan membalas untuknya - Aku
akan membalasnya!) "Apakah hal ini tidak menakutkanmu? Tuhan Yang Maha
Kuasa sedang, mengancam pembalasan dendam! Nafas kita terengah-engah jika
beberapa penjahat mengancam, tidakkah kamu takut pada peringatan Tuhan?"

"Ajaib dari keajaiban-keajaiban!" Pada Ulangan 18:19 kita mendapatkan
pemenuhan lebih jauh pada diri Muhammad! Perhatikan kata-kata, "...
firman-Ku yang akan diucapkan Nabi itu dengan nama-Ku," "Atas nama siapa
Muhammad berbicara?" Saya membuka Kitab Suci Al-Qur-'an --terjemahan
Ustadz Yusuf Ali, pada surat 114, Surat An-Naas, atau 'Manusia'- surat
terakhir, dan menunjukkan pada Dominee formula di atas, surat tersebut:

"Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang."
Dan di atas surat 113:

"Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang."
Dan setiap surat sebelumnya 112, 111, 110, ... formula dan artinya sama
untuk setiap halaman, karena akhir surat-surat akhir adalah pendek dan
masing-masingnya kira-kira hanya satu halaman.

"Dan apa yang diinginkan ramalan tersebut?'... yang akan diucapkan dia
(nabi itu) dengan nama-Ku' dan atas nama siapa Muhammad berbicara? 'Dengan
nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.' Isi ramalan tersebut
terpenuhi dalam diri Muhammad.

"Setiap surat dalam Al-Qur'an kecuali surat ke 9 (At-Taubah) dimulai
dengan formula: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha
Penyayang."Umat Islam memulai setiap kegiatan yang sah menurut hukum
dengan formula suci. Tetapi umat Kristen memulai: "Dengan nama Bapak, Anak
dan Roh Kudus."
Memperhatikan Ulangan bab 18; saya telah memberikan kepada Anda lebih dari
15 alasan bagaimana ramalan tersebut ditujukan kepada Muhammad bukan
Yesus.

#13 From: jeffry@...
Date: Thu Jun 16, 2005 6:22 am
Subject: ARTIKEL AHMAT DEEDAD (bagian II)
jeffry@...
Send Email Send Email
 
DELAPAN ARGUMEN YANG TAK TERBANTAH

1. Ayah dan Ibu
Musa mempunyai seorang ayah dan seorang ibu. Muhammad juga mempunyai
seorang ayah dan seorang ibu. Tetapi Yesus hanya mempunyai seorang ibu,
dan ayahnya bukan seorang manusia. Apakah hal ini benar?"

Dia berkata, "Ya."

Saya berkata, "Daarom is Jesus nie soos moses nie, maar Muhummed is soos
moses!" artinya: "Karena itu Yesus tidak seperti Musa, tetapi Muhammad
seperti Musa!" (Sejak saat ini pembaca akan menyadari bahwa saya
menggunakan bahasa Afika hanya bertujuan untuk latihan. Saya harus
menghentikan penggunaannya dalam penjelasan ini).

2. Kelahiran Ajaib
Musa dan Muhammad lahir secara normal dan alamiah, yaitu melalui
percampuran fisik antara seorang pria dan wanita, tetapi Yesus diciptakan
dengan sebuah keajaiban istimewa. Dalam Kitab Matius 1: 18

"... sebelum mereka (Yusuf dan Maria) hidup sebagai suami istri, ternyata
Maria mengandung dari Roh Kudus ..."

Dan, Lukas mengatakan bahwa ketika berita gembira atas kelahiran anak suci
tersebut diberitahukan kepada Maria, dia memberi alasan:

"... bagai-mana hal itu mungkin terjadi, sedangkan aku belum bersuami?
Jawab malaikat itu kepadanya, "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah
Yang Maha Tinnggi akan me-naungi engkau ..." (Lukas l: 34-35).

Kitab Suci Al-Qur'an menegaskan kelahiran Yesus yang ajaib tersebut dalam
istilah yang mulia dan luhur dalam menjawab pertanyaan yang logis dari
Maria:

"Ya Rabbku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah
disentuh oleh seorang laki-lakipun?"Allah berfirman (dengan perantaraan
Jibril): "Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki Nya. Apabila
Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata
kepadanya: "Jadilah" lalu jadilah dia."(QS. Ali Imran: 47).

Bukanlah menjadi keharusan bagi Allah untuk menanam benih pada seseorang
atau binatang. Jika Dia menghendakinya itu pasti akan terjadi. Ini adalah
konsep umat Islam pada kelahiran Yesus. (Ketika saya rnembandingkan versi
Al-Qur'an dan Injil tentang kelahiran Yesus kepada pendeta Dunkers,
pemimpin masyarakat penginjil, di kota terbesar kami ini, dan ketika saya
bertanya, "Versi mana yang lebih Anda sukai untuk diberikan kepada anak
perempuan Anda, Al-Qur'an atau Injil?"

Pria tersebut menundukkan kepalanya dan menj awab, "Versi Al-Qur'an."

Dengan cepat saya berkata kepada Doominee, "Apakah benar kelahiran Yesus
yang ajaib berlawanan dengan kelahiran Musa dan Muhammad yang alami?"

Dia menjawab dengan bangga, "Ya!"

Saya berkata, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa tetapi Muhammad seperti
Musa".

Dan, Tuhan berkata kepada Musa pada Ulangan 18: 18 "Like unto thee"
(Seperti kamu, seperti Musa) dan Muhammad seperti Musa.

3. Ikatan Perkawinan
Musa dan Muhammad menikah dan mempunyai anak, tetapi Yesus tetap menjadi
seorang bujangan selama hidupnya. "Apakah hal ini benar?" saya bertanya
kepada Dominee.

Dominee menjawab: "Ya."

Saya berkata, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa , tetapi Muhammad
seperti Musa"

4.Yesus Ditolak Oleh Kaumnya
Musa dan Muhammad diterima sebagai nabi oleh kaumnya dalam kehidupan
mereka. Tidak ada keraguan bahwa orang-orang Yahudi terus menerus memberi
kesulitan kepada Musa, tetapi sebagai bangsa secara keseluruhan, mereka
mengetahui bahwa Musa adalah utusan Allah yang dikirim untuk mereka.
Orang-orang Arab juga membuat kehidupan Muhammad menjadi menderita. Beliau
sangat menderita akibat ulah mereka. Setelah 13 tahun berda'wah di Makkah,
beliau harus pindah dari kota kelahirannya.

Tetapi sebelum kematiannya, bangsa Arab secara keseluruhan telah
menerimanya sebagai utusan Allah. Tetapi berdasarkan Injil

"Dia (Yesus) datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang
kepunyaan-Nya itu tidak menerimanya." (Yohanes 1: 11).

Dan bahkan sampai hari ini, setelah 2000 tahun, kaumnya --orang-orang
Yahudi, secara keseluruhan telah menolaknya. "Apakah hal ini benar?" saya
bertanya kepada Dominee.

Dominee berkata, "Ya."

Saya berkata; "Karena itu Yesus tidak seperti Musa, tetapi Muhammad
seperti Musa."

5. Kerajaan "Dunia Lain"
Musa dan Muhammad adalah nabi dan juga raja. Nabi berarti seorang manusia
yang menerima wahyu untuk menunjuki manusia dan menyampaikan petunjuk ini
kepada ciptaan Allah seperti yang diterimanya tanpa ada penambahan atau
pengurangan. Raja adalah seorang manusia yang mempunyai kekuasaan atas
hidup dan mati rakyatnya. Tidaklah penting apakah orang tersebut
mengenakan mahkota atau tidak, atau apakah dia mengenakan pakaian raja;
Jika seseorang mempunyai hak untuk memberikan hukuman mati -Dia adalah
raja-. Musa memiliki kekuasaan tersebut. Ingatkah Anda orang Israel yang
pada hari Sabbath ditemukan sedang mengumpulkan kayu bakar, dan Musa
menghukum mati orang tersebut dengan dilontari batu? (Bilangan 15: 36).
Terdapat tindakan kejahatan lainnya yang disebutkan dalam Injil yang
karenanya Musa memberikan hukuman mati pada orang-orang Yahudi tersebut.
Begitu juga Muhammad, beliau memiliki kekuasaan atas hidup dan mati
kaumnya. Pada Injil terdapat beberapa contoh orang-orang yang hanya diberi
kenabian, tetapi tidak dalam posisi untuk menerapkan petunjuk mereka.
Beberapa orang suci Tuhan yang tidak berdaya menghadapi penolakan yang
keras atas pesan yang disampaikan mereka ini adalah nabi Lot, Jonah,
Daniel, Ezra dan Yohanes Pembaptis. Mereka hanya dapat menyampaikan pesan,
tetapi tidak dapat memaksakan hukuman. Sayangnya nabi suci Yesus juga
termasuk kategori ini. Para penginjil Kristen dengan jelas membenarkan hal
ini: Ketika Yesus diseret sebelum Gubernur Roma (Pontius Pilate)
menuduhnya sebagai pendusta, Yesus membuat sebuah pernyataan meyakinkan
dalam pembelaannya untuk menyangkal tuduhan yang salah:

"Jawab Yesus, 'Kerajaanku bukan dari dunia ini; Jika kerajaanku dari dunia
ini, pasti hamba-hambaku telah melawan, supaya aku jangan diserahkan
kepada orang orang Yahudi, akan tetapi kerajaanku bukan dari sini. "
(Yohanes 18: 36).

Hal ini meyakinkan Pilatus (seorang penyembah berhala) dengan pemikiran
bahwa Yesus tidak sepenuhnya berkuasa atas kemampuan ruhaninya, dia tidak
menganggapnya orang yang membahayakan pemerintahannya. Yesus hanya
menuntut sebuah kerajaan spiritual, dengan kata lain dia hanya menyatakan
sebagai seorang nabi. "Apakah hal ini benar?" saya bertanya kepada
Dominee.

Dominee menjawab, "Ya."

Saya berkata, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa, tetapi Muhammad
seperti Musa."

6. Tak Ada Hukum Baru
"Musa dan Muhammad membawa hukum dan aturan baru untuk kaumnya. Musa tidak
hanya memberi 10 perintah Allah kepada orang-orang Israel, tetapi
hukum-hukum peribadatan yang sangat luas sebagai petunjuk kaumnya.
Muhammad datang kepada sebuah kaum yang sangat bodoh dan biadab. Mereka
menikahi ibu tirinya, menguburkan anak perempuannya hidup-hidup,
mabuk-mabukan, berzina, menyembah berhala dan berjudi dari hari ke hari.
Gibbon melukiskan orang-orang Arab sebelum Islam dalam Decline and Fall of
the Roman Empire (Kemunduran dan Keruntuhan Kekaisaran Romawi.),
"Kebrutalan manusia, hampir tanpa perasaan, sulit dibedakan keburukannya
dari sisa-sisa penciptaan hewan." Sukar mendapatkan sesuatu yang
membedakan antara manusia dan hewan pada saat itu. Mereka adalah hewan
dalam wujud manusia.

Dari kebiadaban yang hina ini, Muhammad mengangkat mereka, dalam kata-kata
Thomas Carlysle,

"Menjadi pembawa obor penerangan dan pelajaran. Bagi bangsa Arab ini
adalah kelahiran dari kegelapan menjadi cahaya. Untuk pertama kalinya Arab
menjadi hidup karenanya. Masyarakat penggembala yang miskin, mengembara
tidak dikenal di padang pasir sejak penciptaan dunia. Perhatikan, tidak
dikenal menjadi terkemuka di dunia, yang kecil telah tumbuh menjadi dunia
besar. Dalam satu abad kemudian Granada telah berada di tangan bangsa Arab
dan Delhi di tangannya yang lain. Pandangan sekilas dalam keberanian,
kemegahan, dan cahaya kecerdasan, Arab menyinari bagian yang besar dari
dunia... "

Kenyataannya adalah Muhammad memberi-kan kaumnya sebuah hukum dan
peraturan yang belum pernah dimiliki mereka sebelumnya.

Mengenai Yesus, ketika orang-orang Yahudi merasa curiga terhadapnya bahwa
ia mungkin seorang penipu dengan tujuan menyesatkan ajaran mereka, Yesus
mengambil penderitaan untuk meyakinkan mereka bahwa dia tidak datang
dengan agama baru. Tidak ada hukum baru dan tidak ada peraturan baru. Saya
kutip kata-katanya:

"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat
atau meniadakan kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya,
melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu, 'Sesungguhnya
selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun
tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi'.
"(Matius 5: 17-18).

Dengan kata lain, dia tidak datang dengan hukum atau aturan baru. Dia
datang hanya untuk menggenapi hukum lama. Hal inilah yang diberikannya
kepada orang-orang Yahudi untuk dimengerti. Kecuali jika ia sedang mencoba
menggertak orang-orang Yahudi, agar menerimanya sebagai utusan Allah dan
dengan dalih mencoba memasukkan aga-ma baru kepada mereka. Tidak! Utusan
Tuhan ini tidak akan pernah berusaha dengan curang untuk menumbangkan
agama Tuhan. Dia dengan sendirinya mematuhi hukum. Dia mematuhi
perintah-perintah Musa, dan menghormati hari Sabbath. Tidak ada kesempatan
seorang Yahudi menunjukkan jari padanya dan berkata, "Mengapa kamu tidak
puasa" atau "Mengapa kamu tidak mencuci tanganmu sebelum membelah roti".
Yesus menuduh mereka selalu mengatakan bertentangan dengan muridnya,
tetapi tidak pernah berten-tangan dengannya. Hal ini karena sebagai
seorang Yahudi yang baik, ia menghormati hukum-hukum nabi yang
mendahuluinya. Singkatnya, ia tidak menciptakan agama baru dan tidak
membawa hukum baru seperti Musa dan Muhammad.

"Apakah hal ini benar?" Saya bertanya kepada Dominee.

Dan, ia menjawab, "Ya."

Saya berkata, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa , tetapi Muhammad
seperti Musa."

7. Bagaimana Mereka Pergi
Musa dan Muhammad meninggal dalam kematian yang wajar, tetapi menurut
agama Kristen, Yesus dengan kejam dibunuh di tiang salib. "Apakah hal ini
benar?" saya bertanya kepada Dominee.

Dominee menjawab, "Ya."

Saya menegaskan, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa, tetapi Muhammad
seperti Musa."

8. Surga Sebagai Tempat Kediaman
Musa dan Muhammad terbaring dikubur dalam bumi, tetapi menurut Anda, Yesus
beristirahat di surga. "Apakah hal ini benar?" saya bertanya kepada
Dominee. Dominee setuju.

Saya berkata, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa , tetapi Muhammad
seperti Musa."

#12 From: jeffry@...
Date: Thu Jun 16, 2005 6:19 am
Subject: ARTIKEL AHMAT DEEDAD (bagian I)
jeffry@...
Send Email Send Email
 
semoga bisa jadi bahan untuk berargumentasi bagi pra mualaf yang ingin
menyebarkan kebenaran bagi saudara kita yang belum mendapat hidayah..

amin......


PERTEMUAN BESAR PERTAMAKU

"Katakanlah, 'Terangkanlah kepadaku, bagaimanakah pendapatmu jika
Al-Qur'an itu datang dari sisi Allah, padahal kamu mengingkarinya dan
seorang saksi dari Bani lsrail mengakui (kebenaran) yang serupa dengan
(yang disebut dalam) Al-Qur'an ...' "(QS. Al-Ahqaaf: 10).

Saudara ketua, ibu-ibu dan bapak-bapak,

Tema pembicaraan sore ini "Apa Yang Dikatakan Injil Tentang Muhammad
Shallallahu Alaihi wa Sallam, tiada keraguan hal ini tentu mengejutkan
kebanyakan Anda karena pembicara adalah seorang Muslim. Bagaimana bisa
terjadi seorang Muslim menjelaskan secara terperinci ramalan kitab orang
Yahudi dan Kristen?

Sebagai anak muda, sekitar 30 tahun yang lalu, saya menghadiri serangkaian
ceramah keagamaan oleh seorang ahli ilmu agama kristen, yang terhormat
Pendeta Hiten, pada "Theatre Royal", Durban.

Paus atau Kissinger?
Pendeta yang terhormat ini, menjelaskan secara terperinci ramalan-ramalan
Injil. Ia terus membuktikan bahwa kitab Injil meramalkan kebangkitan
Sovyet Rusia dan hari akhir. Pada satu tahap ia melanjutkan pembuktian
lebih luas bahwa kitab sucinya tidak menghilangkan Paus dari ramalannya.
Dengan penuh semangat ia berbicara panjang lebar untuk meyakinkan
pendengarnya bahwa "Beast 666" yang disebutkan dalam kitab wahyu tersebut
--kitab terakhir dari Perjanjian Baru-- adalah Paus, pendeta Kristus
dibumi. Tidak pantas bagi kita umat Islam untuk ikut dalam pertentangan
anfara Katholik Roma dan Protestan ini. Tetapi, penjelasan terakhir orang
Kristen mengatakan bahwa "Beast 666" pada kitab Injil adalah Dr. Henry
Kissinger.

Sarjana-sarjana Kristen berlaku jujur dan tak kenal lelah dalam usahanya
membuktikan kasus mereka.

Ceramah Pendeta Hiten membuat saya bertanya jika kitab Injil meramalkan
banyak hal --bahkan termasuk "Paus" dan "Israel"-- maka tentunya harus ada
sesuatu yang mengatakan tentang kedermawanan terbesar dari umat manusia
--Nabi suci Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.

Sebagai pemuda saya mulai mencari jawabannya: Saya menemui banyak pendeta,
menghadiri ceramah dan membaca segala sesuatu yang dapat saya hubungkan
dengan ramalan Injil. Malam ini saya akan menceritakan kepada Anda satu
dari tanya jawab-tanya jawab ini dengan seorang dominee dari Gereja
Reformasi Belanda.

Angka Keberuntungan 13
Saya diundang ke Transvaal untuk berbicara pada peringatan Maulid Nabi
Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam. Saya mengetahui bahwa di propinsi
tersebut bahasa Afrika digunakan secara umum, bahkan oleh bangsa saya
sendiri, saya merasa harus sedikit belajar bahasa ini, sehingga dapat
merasa sedikit seperti di rumah sendiri dengan masyarakat tersebut. Saya
membuka buku petunjuk telepon dan mulai menelpon para pembicara gereja
Afrika. Saya menyatakan maksud saya kepada para pendeta bahwa saya
tertarik berdialog dengan mereka, tetapi mereka semua menolak permintaan
saya dengan permohonan maaf yang dapat diterima. Angka 13 adalah angka
keberuntungan saya. Telepon ke 13 membuat saya merasa senang dan lega. Van
Heerden, seorang dominee, setuju untuk bertemu saya di rumahnya pada Sabtu
siang, sehingga saya harus pergi ke Transvaal.

Dominee menerima saya di Beranda dengan sambutan yang bersahabat, dan
berkata jika saya tidak keberatan, ia akan senang jika ayah mertuanya yang
berasal dari Free State (seorang pria tua berumur 70-an) bergabung dengan
kami dalam diskusi. Saya tidak keberatan. Kami bertiga duduk di
perpustakaannya.

Mengapa Tidak Ada?
Saya mengajukan pertanyaan, "Apakah yang dikata-kan Injil tentang Muhammad?"

Tanpa ragu-ragu ia menjawab, "Tidak ada!"

Saya bertanya, "Mengapa tidak ada? Berdasarkan penafsiran Anda Injil
mengatakan banyak hal tentang kebangkitan Soviet Rusia dan tentang hari
akhir, bahkan ten-tang Paus dari Katholik Roma?"

Dia berkata, "Ya, tetapi tidak ada tentang Muhammad!"

Saya bertanya lagi, "Mengapa tidak ada? Muhammad seorang yang
bertanggungjawab membawa jutaan pengikutnya menjadi sebuah komunitas yang
mendunia, yang dengan pengaruhnya, percaya pada:

Keajaiban kelahiran Yesus,
Bahwa Yesus adalah Mesias,
Bahwa dengan izin Tuhan, Ia dapat menghidupkan orang mati, menyembuhkan
orang buta sejak lahir dan penderita kusta.
Tentunya kitab tersebut (Injil) mengatakan sesuatu tentang pemimpin besar
manusia ini, yang berkata sangat baik tentang Yesus dan ibunya Maryam?"
(Kesejahteraan untuk mereka berdua).

Orang tua dari Free State menjawab, "Anakku, saya telah membaca Injil
selama 50 tahun lebih danjika terdapat sesuatu yang menyinggung tentang
Muhammad, saya akan mengetahuinya."

Tidak Ada Nama Itu
Saya bertanya, "Menurut Anda, bukankah di dalam Perjanjian Lama terdapat
ratusan ramalan sehubungan dengan kedatangan Yesus".

Dominee menyela, "Bukan ratusan, bahkan ribuan!"

Saya berkata, "Saya tidak akan memperdebatkan 1001 ramalan di Perjanjian
Lama sehubungan dengan kedatangan Yesus Kristus, karena umat Islam di
seluruh dunia telah menerimanya tanpa perlu pembuktian dari ramalan Injil
mana pun. Kami umat Islam secara defacto telah menerima Yesus dengan
pengaruh Muhammad saja, dan saat ini di dunia terdapat tidak kurang dari
900.000.000 pengikut Muhammad yang mencintai, memuliakan dan menghormati
utusan Tuhan yang besar ini --Yesus Kristus-- tanpa perlu diyakinkan oleh
umat Kristen melalui arti Injil dalam dialek bahasa mereka. Dari ribuan
ramalan tersebut, dapatkah Anda menunjukkan satu saja ramaian yang
menyebutkan nama Yesus? Istilah Mesias yang diterjemahkan Kristus adalah
bukan nama tetapi sebuah sebutan. Adakah sebuah ramalan yang mengatakan
bahwa nama Mesias akan menjadi Yesus dan nama ibunya akan menjadi Maria;
bahwa yang seharusnya menjadi ayahnya adalah Yusuf si tukang kayu; bahwa
ia akan lahir pada masa pemerintahan raja Hero dan lain-lain?

"Tidak! Tidak ada perincian seperti itu!" jawab Dominee.

Saya bertanya, "Lalu bagaimana Anda menyimpulkan bahwa ribuan ramalan
tersebut mengacu kepada Yesus?"

Apakah Ramalan Tersebut?
Dominee menjawab, "Perhatikan, ramalan adalah kata-kata yang menggambarkan
sesuatu yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Ketika hal itu
terjadi, kita lihat secara nyata pemenuhan atas apa yang telah
diperkirakan di masa lalu dalam ramalan-ramalan tersebut."

Saya berkata, "Apa yang sebenarnya Anda lakukan adalah bahwa Anda
menyimpulkan, mencari alasan, menempatkan dua dan dua bersama-sama."

Dia berkata, "Ya."

Saya berkata, "Jika ini yang Anda lakukan dengan ribuan ramalan untuk
membenarkan pendapat Anda tentang keaslian Yesus, mengapa kita tidak
melakukan sistem yang sama untuk Muhammad? Dominee setuju hal tersebut
adalah argumen yang adil, alasan yang dapat diterima dalam memperlakukan
masalah tersebut.

Saya memintanya untuk membuka Ulangan, pasal 18, ayat 18 (kitab kelima
dari kitab Yahudi dan Kristen). Saya membaca ayat tersebut berdasarkan
ingatan dalam versi Afrika, dengan tujuan sedikit berlatih bahasa yang
digunakan bangsa di Afrika Selatan tersebut.

'N Profeet Sal Ek Vir Hulle
Verwek Uit Die Midde Van Hulle Broers,
Soos Jy Is,
En Ek Sal My Woorde In Sy Mond Le,
En Hy Sal Aan Hulle Se
Alles Wat Ek Hom Beveel
Deut. 18:18
Terjemahannya sebagai berikut:

"Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka,
seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan
mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya."
(Injil-Ulangan 18: 18)

Nabi Seperti Musa
Saya meminta maaf karena pelafalan yang tidak jelas dalam membacakan versi
tersebut dalam bahasa Afrika. Dominee meyakinkan saya bahwa saya
melakukannya dengan baik. Saya bertanya, "Kepada siapa ramalan tersebut
ditujukan?"

Tanpa keraguan sedikit pun dia menjawab, "Yesus!"

Saya bertanya, "Mengapa Yesus, namanya tidak disebut di sini?"

Dominee menjawab, "Karena ramalan adalah kata-kata yang menggambarkan
sesuatu yang akan terjadi pada masa yang akan datang, kita temukan
kata-kata dalam ayat ini cukup melukiskannya. Anda lihat, kata yang paling
penting dari ramalan ini adalah Soos Jy Is (like unto thee), --seperti
kamu-- seperti Musa, dan Yesus seperti Musa.

Saya bertanya, "Dalam hal apa Yesus seperti Musa?"

Jawabannya adalah; "Pertama, Musa adalah seorang Yahudi dan Yesus juga
seorang Yahudi; Kedua, Musa adalah seorang nabi dan Yesus juga seorang
nabi karena itu Yesus seperti Musa dan itu tepat sekali seperti yang
dikatakan Tuhan kepada Musa-- Soos Jy Is.

"Dapatkah Anda pikirkan persamaan-persamaan lain antara Musa dan Yesus?"
tanya saya.

Dominee mengatakan ia tidak dapat memikirkan yang lain. Saya membalas,
"Jika hanya dua kriteria ini saja untuk menentukan calon dalam ramalan
pada Ulangan 18: 18, maka untuk kasus ini kriteria dapat dipenuhi oleh
setiap tokoh setelah Musa pada kitab Injil: Solomon, Yesaya, Ezekiel,
Daniel, Hosea, Yoel, Malachi, Yohanes Pembaptis dan lain-lain, karena
mereka semua juga seorang "Yahudi" dan "Nabi". Mengapa tidak menerapkan
ramalan tersebut kepada salah satu nabi-nabi ini, dan mengapa harus Yesus?
Mengapa kita harus menganggap yang satu ikan sementara yang lainnya
unggas?" Dominee tidak menjawab.

Saya meneruskan, "Perhatikan, kesimpulan saya adalah Yesus hampir tidak
seperti Musa, dan jika salah, saya akan senang jika Anda meluruskan saya."

Tiga Ketidaksamaan
Sambil berkata, saya memberi alasan kepadanya:

Pertama, Yesus tidak seperti Musa, karena, menurut Anda "Yesus adalah
Tuhan", tetapi Musa bukanlah Tuhan. "Apakah hal ini benar?" saya bertanya
kepada Dominee.

Dominee menjawab, "Ya."

Saya berkata, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa!"

Kedua, menurut Anda "Yesus Mati Untuk Dosa-dosa Dunia", tetapi Musa tidak
mati untuk hal tersebut. "Apakah hal ini benar?" saya bertanya kepada
Dominee.

Dia menjawab lagi, "Ya."

Saya berkata, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa!"

Ketiga, menurut Anda "Yesus Pergi Ke Neraka Selama Tiga Hari", tetapi Musa
tidak masuk ke sana. "Apakah hal ini benar?" saya bertanya kepada Dominee.

Dia menjawab tanpa perlawanan, "Ya."

Saya menyimpulkan, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa!"

"Tetapi ...," kata Dominee menyela.

Saya lanjutkan dulu, kataku, "ini semua bukanlah fakta yang sukar, kokoh
dan nyata. Hal ini adalah persoalan keyakinan belaka di mana seorang awam
dapat tersandung dan jatuh. Marilah kita diskusikan sesuatu yang sangat
sederhana, sangat mudah, yang jika orang awam diundang untuk mendengar
diskusi tersebut mereka tidak akan kesulitan mengikutinya, bagaimana?"
Dominee sangat senang dengan usulan tersebut.

#11 From: jeffry@...
Date: Wed Jun 15, 2005 10:55 am
Subject: Serangan 11 September Jadi Inspirasi untuk Masuk Islam
jeffry@...
Send Email Send Email
 
Brandy Korman: Serangan 11 September Jadi Inspirasi untuk Masuk Islam

Seorang wanita muda bermata biru dan mengenakan jilbab warna merah terang
nampak tekun mengikuti pembicaraan tentang Al-Quran di sebuah perkumpulan
warga Muslim, Islamic Society di Michiana. Wanita itu, terkadang terlihat
tersenyum dan mengangguk-anggukan kepalanya mendengarkan tiga orang wanita
lain yang bersamanya sedang berdiskusi tentang Al-Qur'an. Di sela-sela
kalimat bahasa Inggris yang mereka gunakan, terkadang terdengar kata
'Insha Allah', yang artinya 'Jika Allah Mengizinkan.'


Brandy Korman: Serangan 11 September Jadi Inspirasi untuk Masuk Islam
Wanita muda berkerudung merah itu bernama Brandy Korman. Namun tak lama
lagi, orang akan mengenalnya dengan nama Zahra Abaza. Korman yang baru
berusia 21 tahun itu, menggunakan nama Islam, karena memang ia baru saja
masuk Islam, pada musim semi yang lalu. Kini Korman tidak lagi mengenakan
setelan jeans dan sweaternya. Ia mengganti pakaiannya itu dengan baju
Muslimah berupa baju panjang dan tentu saja jilbab yang kini dikenakannya.
:sound

Korman bahkan berani memutuskan untuk menjadi istri laki-laki asal Mesir,
yang selama ini belum pernah dikenalnya. Kehidupan yang dijalani Brandy
Korman atau Zahra Abaza sekarang benar-benar sebuah kehidupan baru dengan
keimanannya yang baru.

Peristiwa serangan 11 September yang menggegerkan rakyat Amerika bahkan
dunia, menjadi titik awal kehidupan baru Korman. Saat itu, ia masih
berusia 18 tahun dan seorang pemeluk agama Katolik yang taat. Peristiwa 11
September itu mendorongnya pergi ke Penn State University, di sana ia
mulai mencari tahu tentang agama Islam dan kitab suci Al-quran Lewat mesin
pencari google di internet, Korman mengetik kata 'Islam' dan 'Quran' dan
mulai mencari informasi tentang dua kata itu.

"Saat itu, saya bukan hanya sekedar ingin tahu. Apa yang ada di kepala
saya, 'agama macam apa yang memerintahkan pemeluknya untuk membunuh
orang," kata Korman saat ditanya asal-muasal ia ingin mengenal Islam.

Dari situs internet, Korman beralih ke perpustakaan dan membaca buku-buku
yang memberikan informasi tentang Islam. Korman pun mulai membaca isi
Al-Quran, 'Ribuan halaman saya baca,' katanya. Setelah membaca isinya,
anggapan Korman bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan orang untuk
membunuh, justru pudar. Korman mulai memahami Islam ajaran Islam yang
mengajarkan manusia untuk berserah diri pada Allah, yang melarang membunuh
orang yang tidak berdosa meski atas nama agama, ujar Korman.

"Ketika saya membaca isi Al-Quran, saya tidak menemukan hal-hal yang tidak
saya saya setujui seperti ketika saya membaca Injil," tambah Korman.
Misalnya soal prinsip Trinitas yang selama ini selalu menjadi pertanyaan
Korman.

Kegiatan Korman mencari informasi sebanyak-banyaknya soal Islam sempat
terhambat, karena kesibukan sekolahnya. Dalam seminggu, paling hanya
beberapa jam saja, Korman kembali menggali informasi tentang Islam lewat
internet. Apalagi setelah itu, Korman pindah bersama ibunya dari
Pennsylvania ke South Bend.

Di South Bend inilah, Korman kembali giat mempelajari Islam, tepatnya
sejak akhir Januari kemarin. Korman pun sering bertanya pada sejumlah
teman kuliahnya yang Muslim di Jurusan Bisnis, Universita Indiana, South
Bend (IUSB). Saat musim semi, Korman mengirimkan email pada teman
kuliahnya Osama Abaza, 24 tahun, asal Alexandria, Mesir dan menyatakan
keinginannya untuk ke masjid.

Korman pun mendatangi sebuah masjid milik komunitas Muslim, Islamic
Society of Michiana di South Bend yang terletak di 3310 Hepler St. Di
belakang mesjid, Korman berdiri mengamati warga Muslim, laki-laki dan
perempuan sholat, berdiri, ruku dan sujud. Karena sudah mengetahui tentang
Islam, Korman merasa nyaman berada di masjid, ia tidak melihat atau
mendengar ucapan-ucapan yang tidak enak atas keberadaannya di sana dari
para pengunjung masjid. Setelah itu, Korman pun rutin datang ke masjid
setiap seminggu sekali bersama Abaza dan ia menanyakan banyak hal tentang
Islam pada teman kuliahnya itu.

Abaza sendiri, sedang mempelajari kembali agamanya itu. Sebelum ia
meninggalkan Mesir menuju AS sekitar 4,5 tahun lalu, Abaza boleh dibilang
bukan seorang Muslim yang taat. Baru, pada saat tinggal di AS, Abaza
kembali sering ke masjid. "Saya merasa membutuhkan sesuatu di
tengah-tengah masyarakat yang terdiri dari berbagai etnis ini. Tidak
perasaan lain yang lebih baik, selain perasaan memiliki Tuhan," kata
Abaza.

Sementara itu, Korman, setelah banyak mencari tahu soal Islam dan
berdiskusi dengan Abaza, sekitar 3 bulan setelah melakukan kunjungan ke
masjid, ia menyatakan masuk Islam di hadapan 2 saksi.

Awal Kehidupan Baru

Tak lama setelah Korman masuk Islam, Abaza mengundangnya makan siang di
restaurant Olive Garden. Saat itu Korman sama sekali tidak berfikir bahwa
ia sedang kencan, karena Abaza sudah menikah, meski dalam proses
perceraian. Namun sepanjang makan siang itu, pembicaraan Abaza sudah
mengarah untuk mengajaknya menikah. Dan itu terbukti keesokan harinya,
Abaza melamarnya. Korman hanya bisa tercengang dan terlihat sedikit takut,
biar bagaimanapun ia belum begitu mengenal Abaza.

Abaza mengatakan, lamarannya adalah hal yang sangat rasional. Dengan
menikah, ia bisa membantu Korman menjadi seorang Muslimah yang
diinginkannya sekaligus bisa menjadi pendamping hidupnya, jelas Abaza.
Korman dan Abaza pun akhirnya menyiapkan pernikahan hanya dalam waktu dua
minggu. "Kami menginginkan hal yang sama dan kami menuju ke arah yang
sama," ujar Korman. Korman merasa Abaza bisa membimbingnya menjadi
Muslimah yang baik. Dia, Abaza, kata Norman, juga punya tujuan hidup yang
sama, punya anak, membesarkan dan mendidiknya sebagai Muslim dan tinggal
di luar AS.

Korman dan Abaza pun menikah dengan cara Islam, tepat satu minggu setelah
Korman masuk Islam. Mereka menyebut pernikahan mereka sebagai 'awal' dari
hubungan mereka. Mereka memang belum mendaftarkan perkawinan mereka secara
resmi berdasarkan undang-undang negara bagian AS. Rencananya mereka akan
mendaftarkannya segera ke Las Vegas, namun belum menentukan tanggalnya.
Korman dan Abaza kini tinggal di sebuah apartemen di Mishawaka.

Meski sudah menjadi muslimah, awalnya Korman masih takut mengenakan jilbab
ke sekolah atau ke tempat kuliahnya. Korman hanya mengenakannya kalau
pergi ke masjid. Tapi sekarang, Korman mengenakan jilbab ke manapun ia
pergi. Ia mengaku kadang merasa tidak nyaman melihat orang-orang memandang
ke arahnya. Ditanya apakah ia senang mengenakan jilbab, Korman hanya
menjawab,"Saya tidak tahu, tapi Al-Qur'an mengatakan sebagai Muslimah saya
seharusnya mengenakan jilbab."

"Jilbab memotivasi anda untuk menjauhi hal-hal yang seharusnya dijauhi,"
tambah Korman. Karena sudah mengenakan jilbab, Korman sekarang tidak bisa
sembarangan ngobrol dengan laki-laki atau pergi ke bar. "Aneh rasanya,
pakai jilbab tapi pergi ke bar," ujar Korman sambil tertawa.

Keputusan Korman masuk Islam, bukan tanpa hambatan. Korman harus
memberikan banyak penjelasan terutama pada keluarganya. "Ibu saya
menanyakan, bagaimana bisa saya masuk Islam karena saya bukan berasal dari
Timur Tengah," kisahnya sambil tersenyum.

imageCeritanya lainnya, saat ia pergi ke toko kelontong, kasir di toko itu
melirik foto di kartu kredit lalu melihat penampilannya yang berjilbab.
Kasir itu bertanya, "Bagaimana nama anda bisa jadi Brandy?" Korman kini
sedang memproses pergantian nama depannya dari Brandy menjadi Zahra yang
dalam bahasa Arab artinya 'Bunga.'

Mengomentari soal agama Islam yang kini menjadi keyakinannya, Korman
mengatakan,"Buat saya Islam bukan hanya sekedar agama, tapi sudah menjadi
cara hidup saya. Saya harus mengubah gaya hidup saya, cara berpakaian
saya."

Korman kini tidak lagi merayakan hari Thanksgiving, "Berat memang, ketika
keluarga saya menghubungi saya tapi saya tidak bisa berkumpul bersama
mereka. Bukan pesta Thanksgivingnya yang saya rindukan, tapi suasana
berkumpul bersama keluarga," ujar Korman.

Problem Klasik para Mualaf

Bagi para mualaf di manapun, perubahan gaya hidup setelah masuk Islam
masih menjadi persoalan klasik. Biar bagaimanapun, seorang mualaf butuh
waktu untuk beradaptasi mengikuti ajaran agama barunya dan meninggalkan
kebiasaan lamanya. Korman juga mengalaminya. Ia mengatakan, tetap akan
mengunjungi keluarganya yang kini sudah pindah ke Florida, hari Natal ini.

"Saya datang bukan untuk merayakan Natal, tapi untuk menjaga tali ikatan
kekeluargaan," kata Korman. Buat Korman, persoalannya bukan hanya harus
meninggalkan kebiasaan lamanya. Ia juga merasa perjalanan masih sangat
panjang untuk menjadi seorang Muslim. Untuk itu, setiap hari Kamis ia
belajar studi Al-Qur'an dan minta suaminya Abaza menggunakan bahasa Arab
sehari-hari sesering mungkin.

Korman tetap meyakini bahwa Islam tidak mengajarkan umatnya untuk membunuh
orang yang tidak berdosa. Di sisi lain, Korman juga menyatakan
ketidaksetujuannya dengan kebijakan pemerintah AS yang memborbardir orang
di seluruh dunia atas nama kebebasan dan demokrasi, tulis Korman dalam
emailnya. (ln/southbend tribune/eramuslim)

#10 From: jeffry@...
Date: Wed Jun 15, 2005 10:45 am
Subject: Islam dan Syarat "Laa Ilaaha Illallaah"
jeffry@...
Send Email Send Email
 
Islam dan Syarat "Laa Ilaaha Illallaah"

  Segala puji bagi Allahl, shalawat dan salam semoga tercurahkan atas
Rasulullah n, para sahabatnya, dan orang yang selalu setia kepadanya.

                 Ketahuilah wahai saudaraku se-Islam –semoga Allah selalu
merahmati kami dan anda– bahwa tiga prinsip pokok yang
harus dipelajari oleh setiap muslim dan muslimah adalah:
Seorang hamba harus mengenal Tuhannya, Agamanya, dan
Nabinya yaitu Muhammad n.

Tuhan kita            : Dia-lah Allah yang mendidik/mengatur kita,
mengatur sekalian alam dengan karunia nikmat-Nya dan Dia-lah sembahan kita
… kita tidak memiliki sesembahan selain Dia l.
Agama kita           : Adalah Islam, yaitu berserah diri kepada Allah
dengan mengesakan-Nya, dan tunduk serta patuh kepada-Nya, serta berlepas
diri dari kesyirikan dan ahlinya.
Nabi kita               : Ialah Muhammad ibnu Abdillah ibnu Abdil
Muththolib bin Hasyim, dan Hasyim adalah dari suku Quraisy, dan Quraisy
adalah bangsa Arab,  dan  Arab  adalah  dari  anak  keturunan  Ismail  bin
Ibrahim e.
Prinsip pokok agama ini dan sendinya ada dua perkara :

Pertama : Memerintahkan beribadah hanya kepada Allah semata dengan tiada
sekutu bagi-Nya dan komitmen serta loyal kepada-Nya, dan mengkafirkan
orang yang meninggalkan-Nya.

Kedua     : Waspada terhadap bentuk kesyirikan dalam beribadah kepada
Allah, bersikeras dalam hal itu dan memusuhinya.

SYARAT-SYARAT &#1604;&#1575; &#1573;&#1604;&#1607; &#1573;&#1604;&#1575;
&#1575;&#1604;&#1604;&#1607;

1.        AL ILMU (MENGETAHUI) :

Dalam arti kata menafikan dan menetapkan (maksudnya: menafikan atau
meniadakan segala bentuk ketuhanan selain Allah, kemudian menetapkan hanya
Allah-lah yang berhak menjadi Tuhan dan sesembahan, pent). Dimana hati ini
mengetahui apa yang diucapkan oleh lidah. Allah l berfirman:

( &#1601;&#1614;&#1575;&#1593;&#1618;&#1604;&#1614;&#1605;&#1618;
&#1571;&#1606;&#1617;&#1614;&#1607;&#1615;
&#1604;&#1570;&#1573;&#1604;&#1614;&#1607;&#1614;
&#1573;&#1604;&#1575;&#1617;&#1614;&#1575;&#1604;&#1604;&#1607;&#1615; )
“Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tiada sesembahan (yang haq) selain
Allah”.                           (QS.47:19).

                                 ( &#1573;&#1604;&#1575;&#1617;&#1614;
&#1605;&#1614;&#1606;
&#1588;&#1614;&#1607;&#1616;&#1583;&#1614;
&#1576;&#1616;&#1575;&#1604;&#1618;&#1581;&#1614;&#1602;&#1617;&#1616;
&#1608;&#1614;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618;
&#1610;&#1614;&#1593;&#1618;&#1604;&#1614;&#1605;&#1615;&#1608;&#1606;&#1614;
)
“Akan tetapi (orang yang dapat memberi syafa`at ialah) orang yang mengakui
yang haq (tauhid) dan mereka meyakini(nya)”. (QS. 43 : 86).

Rasulullah n bersabda :

"Barangsiapa meninggal dunia dan dia mengetahui bahwa tidak ada sembahan
(yang haq) selain Allah maka dia masuk surga." (HR. Muslim)

Maknanya adalah : tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan
ibadah itu ialah semua apa yang disukai Allah dan diridhai-Nya, dari
ucapan dan perbuatan yang nampak dan yang tersembunyi.

2.     AL YAQIN (KEYAKINAN) :

Yaitu mengetahui-Nya dengan sempurna yang menafikan keraguan dan
kesyakwasangkaan. Allah l berfirman:

         “Sesungguhnya orang-orang mukmin  itu hanyalah orang-orang yang
beriman kepada Allah, dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu,
dan mereka berjihad dengan harta dan diri mereka di jalan Allah,
mereka itulah orang-orang yang benar”. (QS. Al Hujarat : 15).

         Dan Rasulullah n bersabda:

((Aku bersaksi  bahwa tiada sesembahan selain Allah, dan Aku adalah utusan
Allah, tiada seorang hambapun menemui Allah (meninggal) dengan membawa dua
kalimat syahadat tanpa syak (keraguan) melainkan ia masuk surga)). (HR.
Muslim)

3.        AL IKHLASH (KEIKHLASAN) :

Yang menafikan kesyirikan. Allah l berfirman :

( &#1571;&#1604;&#1575;&#1614;
&#1604;&#1616;&#1604;&#1617;&#1614;&#1607;&#1616;
&#1575;&#1604;&#1583;&#1617;&#1616;&#1610;&#1606;&#1615;
&#1575;&#1604;&#1618;&#1582;&#1614;&#1575;&#1604;&#1616;&#1589;&#1615;  )
“Ingatlah hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik).” (QS.
39: 3)

( &#1608;&#1614;&#1605;&#1614;&#1570;
&#1571;&#1605;&#1616;&#1585;&#1615;&#1608;&#1618;&#1570;
&#1573;&#1604;&#1575;&#1617;&#1614;
&#1604;&#1616;&#1610;&#1614;&#1593;&#1618;&#1576;&#1615;&#1583;&#1615;&#1608;&#1\
618;&#1575;&#1575;&#1604;&#1604;&#1607;&#1614;
&#1605;&#1615;&#1582;&#1618;&#1604;&#1616;&#1589;&#1616;&#1610;&#1618;&#1606;&#1\
614;
&#1604;&#1614;&#1607;&#1615;
&#1575;&#1604;&#1583;&#1617;&#1616;&#1610;&#1618;&#1606;&#1614;
&#1581;&#1615;&#1606;&#1614;&#1601;&#1614;&#1570;&#1569;&#1614; )
“Padahal mereka tidak diperintahkan kecuali supaya menyembah Allah dengan
memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus.”
(QS.98: 5).

Rasulullah n bersabda:

((Manusia yang paling berbahagia dengan syafa`atku di hari kiamat ialah
orang yang mengucapkan : “Laa Ilaaha Illallah” (Tiada  Tuhan   yang
berhak disembah   melainkan Allah) dengan penuh keikhlasan dari hatinya)).
(HR. Bukhari)

4.        AL MAHABBAH (KECINTAAN) :

Yaitu mencintai kalimat ini dan apa-apa yang menjadi konsekuensi logisnya,
serta gembira dengan itu semua. Allah l berfirman :

]&#1608;&#1614;&#1605;&#1616;&#1606;&#1614;
&#1575;&#1604;&#1606;&#1617;&#1614;&#1575;&#1587;&#1616;
&#1605;&#1614;&#1606;&#1618;
&#1610;&#1617;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1582;&#1616;&#1584;&#1615;
&#1605;&#1616;&#1606;&#1618; &#1583;&#1615;&#1608;&#1618;&#1606;&#1616;
&#1575;&#1604;&#1604;&#1607;&#1616;
&#1571;&#1606;&#1618;&#1583;&#1614;&#1575;&#1583;&#1575;&#1611;
&#1610;&#1615;&#1581;&#1616;&#1576;&#1617;&#1615;&#1608;&#1618;&#1606;&#1614;&#1\
607;&#1615;&#1605;&#1618;
&#1603;&#1614;&#1581;&#1615;&#1576;&#1617;&#1616;
&#1575;&#1604;&#1604;&#1607;&#1616;
&#1608;&#1614;&#1575;&#1604;&#1617;&#1614;&#1584;&#1616;&#1610;&#1618;&#1606;&#1\
614;
&#1569;&#1614;&#1575;&#1605;&#1614;&#1606;&#1615;&#1608;&#1575;
&#1571;&#1588;&#1614;&#1583;&#1617;&#1615;
&#1581;&#1615;&#1576;&#1617;&#1575;&#1611; &#1604;&#1604;&#1607;&#1616;[
“Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan
selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah.
Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah”. (QS. 2: 165)

Dan Rasulullah n bersabda :

((Ada tiga hal yang apabila ada pada diri seseorang, ia akan merasakan
manisnya iman, yaitu : hendaknya Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya
daripada selain keduanya, dan hendaknya ia mencintai seseorang karena
Allah, dan hendaknya ia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah
menyelamatkannya darinya, sebagaimana ia benci dimasukkan ke dalam
neraka)). (Muttafaqun  `alaih)

5.        ASH SHIDQU (KEJUJURAN) :

Yang menafikan dusta, yang menghalangi nifak. Allah l berfirman:

( &#1608;&#1614;&#1604;&#1614;&#1602;&#1614;&#1583;&#1618;
&#1601;&#1614;&#1578;&#1614;&#1606;&#1617;&#1614;&#1575;
&#1575;&#1604;&#1617;&#1614;&#1584;&#1616;&#1610;&#1606;&#1614;
&#1605;&#1616;&#1606;
&#1602;&#1614;&#1576;&#1618;&#1604;&#1616;&#1607;&#1616;&#1605;&#1618;
&#1601;&#1614;&#1604;&#1614;&#1610;&#1614;&#1593;&#1618;&#1604;&#1614;&#1605;&#1\
614;&#1606;&#1617;&#1614;
&#1575;&#1604;&#1604;&#1607;&#1615;
&#1575;&#1604;&#1617;&#1614;&#1584;&#1616;&#1610;&#1606;&#1614;
&#1589;&#1614;&#1583;&#1614;&#1602;&#1615;&#1608;&#1575;
&#1608;&#1614;&#1604;&#1614;&#1610;&#1614;&#1593;&#1618;&#1604;&#1614;&#1605;&#1\
614;&#1606;&#1617;&#1614;
&#1575;&#1604;&#1618;&#1603;&#1614;&#1575;&#1584;&#1616;&#1576;&#1616;&#1610;&#1\
606;&#1614;
)
  “Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka,
maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan
sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS.29:3)

Allah l berfirman:

( &#1608;&#1614;&#1575;&#1604;&#1617;&#1614;&#1584;&#1616;&#1610;
&#1580;&#1614;&#1570;&#1569;&#1614;
&#1576;&#1616;&#1575;&#1604;&#1589;&#1617;&#1616;&#1583;&#1618;&#1602;&#1616;
&#1608;&#1614;&#1589;&#1614;&#1583;&#1617;&#1614;&#1602;&#1614;
&#1576;&#1616;&#1607;&#1616;
&#1571;&#1608;&#1618;&#1604;&#1614;&#1574;&#1616;&#1603;&#1614;
&#1607;&#1615;&#1605;&#1615;
&#1575;&#1604;&#1618;&#1605;&#1615;&#1578;&#1617;&#1614;&#1602;&#1615;&#1608;&#1\
606;&#1614;
)
“Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya,mereka
itulah orang-orang bertakwa”. (QS. 39 : 33)

Rasulullah n bersabda:

((Barangsiapa mati dan dia bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan
Muhammad utusan Allah dengan penuh kejujuran dari hatinya, maka ia masuk
surga.)) (HR. Ahmad)

3.       AL INQIYADU LIHUQUQIHA (TUNDUK DAN PATUH TERHADAP HAK-HAKNYA) :

Yaitu berupa amalan-amalan wajib yang ikhlas karena Allah dan mencari
keridhaan-Nya. Allah l berfirman:

(&#1608;&#1614;&#1571;&#1606;&#1616;&#1610;&#1618;&#1576;&#1615;&#1608;&#1575;
&#1573;&#1604;&#1614;&#1609;
&#1585;&#1614;&#1576;&#1617;&#1616;&#1603;&#1615;&#1605;&#1618;
&#1608;&#1614;&#1571;&#1587;&#1618;&#1604;&#1616;&#1605;&#1615;&#1608;&#1575;
&#1604;&#1614;&#1607;&#1615; &#1605;&#1616;&#1606;&#1618;
&#1602;&#1614;&#1576;&#1618;&#1604;&#1616; &#1571;&#1606;&#1618;
&#1610;&#1614;&#1571;&#1578;&#1616;&#1610;&#1614;&#1603;&#1615;&#1605;&#1615;
&#1575;&#1604;&#1614;&#1593;&#1614;&#1584;&#1614;&#1575;&#1576;&#1615;
&#1579;&#1615;&#1605;&#1617;&#1614; &#1604;&#1575;&#1614;
&#1578;&#1615;&#1606;&#1618;&#1589;&#1614;&#1585;&#1615;&#1608;&#1618;&#1606;&#1\
614;)
“Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya
sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).
(QS. 39 : 54)

Allah l berfirman:

(&#1608;&#1614;&#1605;&#1614;&#1606;&#1618;
&#1610;&#1615;&#1587;&#1618;&#1604;&#1616;&#1605;&#1618;
&#1608;&#1614;&#1580;&#1618;&#1607;&#1614;&#1607;&#1615;
&#1573;&#1604;&#1614;&#1609; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;&#1616;
&#1608;&#1614;&#1607;&#1615;&#1608;&#1614;
&#1605;&#1615;&#1581;&#1618;&#1587;&#1616;&#1606;&#1612;
&#1601;&#1614;&#1602;&#1614;&#1583;&#1616;
&#1575;&#1587;&#1618;&#1578;&#1614;&#1605;&#1618;&#1587;&#1614;&#1603;&#1614;
&#1576;&#1616;&#1575;&#1604;&#1618;&#1593;&#1615;&#1585;&#1618;&#1608;&#1614;&#1\
577;&#1616;
&#1575;&#1604;&#1618;&#1608;&#1615;&#1579;&#1618;&#1602;&#1614;&#1609;)

  “Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang
yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul
tali yang kokoh.” (QS. 31 : 22)

4.       AL QOBUL (MENERIMA) :

Lawan daripada menolak … dimana kadang-kadang diucapkan oleh orang yang
sudah mengetahuinya, namun tetap menolak dan tidak menerimanya dari orang
yang menyeru kepadanya disebabkan oleh fanatisme dan kesombongan.

Allah Ta`ala berfirman :

(&#1573;&#1606;&#1617;&#1614;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618;
&#1603;&#1614;&#1575;&#1606;&#1615;&#1608;&#1575;
&#1573;&#1584;&#1614;&#1575; &#1602;&#1616;&#1610;&#1618;&#1604;&#1614;
&#1604;&#1614;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618; &#1604;&#1575;&#1614;
&#1573;&#1604;&#1607;&#1614; &#1573;&#1604;&#1575;&#1617;&#1614;
&#1575;&#1604;&#1604;&#1607;&#1615;
&#1610;&#1614;&#1587;&#1618;&#1578;&#1614;&#1603;&#1618;&#1576;&#1616;&#1585;&#1\
615;&#1608;&#1618;&#1606;&#1614;)
“Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka: “Laa Ilaaha
Illallah” (Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah) mereka
menyombongkan diri.”  (QS. 37 : 35)

Judul Asli:
&#1588;&#1585;&#1608;&#1591;
&#1575;&#1604;&#1575;&#1587;&#1604;&#1575;&#1605;&#1548;
&#1588;&#1585;&#1608;&#1591; &#1604;&#1575; &#1573;&#1604;&#1607;
&#1573;&#1604;&#1575; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;&#1548;
&#1608;&#1606;&#1608;&#1575;&#1602;&#1590;
&#1575;&#1604;&#1573;&#1587;&#1604;&#1575;&#1605;
  &#1573;&#1593;&#1583;&#1575;&#1583; : &#1583;&#1575;&#1585;
&#1575;&#1604;&#1602;&#1575;&#1587;&#1605;
Penerjemah: Abdurrauf AR.

#9 From: jeffry@...
Date: Wed Jun 15, 2005 10:14 am
Subject: Detik-detik Rasulullah SAW Menjelang Sakaratul Maut
jeffry@...
Send Email Send Email
 
Detik-detik Rasulullah SAW Menjelang Sakaratul Maut


Ada sebuah kisah tentang totalitas cinta yang
dicontohkan Allah lewat kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu,
meski langit telah mulai menguning,burung-burung gurun
enggan mengepakkan sayap.

Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan
petuah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan
Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah
kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan
Al Qur'an. Barang siapa mencintai sunnahku, berati
mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku,
akan bersama-sama masuk surga bersama aku."

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata
Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu.
Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar
dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Ustman
menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya
dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah
tiba.

"Rasulullah akan meninggalkan kita semua," desah hati
semua sahabat kala itu.Manusia tercinta itu, hampir
usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu
semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap
menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari
mimbar.

Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti
akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa. Matahari
kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup.
Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah
dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi
pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang
berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?"
tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk,
"Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang
membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata
sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah,
"Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah aku ayah,
sepertinya ia baru sekali ini aku melihatnya," tutur
Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah menatap putrinya itu dengan pandangan
yang menggetarkan. Satu-satu bagian wajahnya seolah
hendak di kenang. "Ketahuilah, dialah yang
menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang
memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut,"
kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan
tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah
menanyakan kenapa Jibril tak ikut menyertai. Kemudian
dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap
diatas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan
penghulu dunia ini.

"Jibril, jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah?"
Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah.
"Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah
menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti
kedatanganmu," kata jibril.

Tapi itu ternyata tak membuat Rasulullah lega, matanya
masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar
kabar ini?" Tanya Jibril lagi. "Kabarkan kepadaku
bagaimana nasib umatku kelak?"

"Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah
mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan surga
bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada
didalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan
tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik Tampak seluruh
tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya
menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."

Lirih Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang
di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril
membuang muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga
kaupalingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada
Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang tega,
melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril.

Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, karena
sakit yang tak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat
niat maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini
kepadaku, jangan pada umatku." Badan Rasulullah mulai
dingin, kaki dan dadanya sudah tak bergerak lagi.
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu,
Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis
shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat
dan santuni orang-orang lemah di antaramu."

Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan,
sahabat saling berpelukan.Fatimah menutupkan tangan di
wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke
bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii,
ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku"

Dan, pupuslah kembang hidup manusia mulia itu. Kini,
mampukah kita mencinta sepertinya? Allahumma sholli
'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi

* * *
Betapa cintanya Rasulullah kepada kita. Kirimkan
kepada sahabat-2 muslim lainnya agar timbul kesadaran
untuk mencintai Allah dan RasulNya, seperti Allah dan
Rasulnya mencinta kita. Karena sesungguhnya selain
daripada itu hanyalah fana belaka.

#8 From: jeffry@...
Date: Wed Jun 15, 2005 9:56 am
Subject: Fenomena Kemusyrikan
jeffry@...
Send Email Send Email
 
Fenomena Kemusyrikan
Oleh : KH Didin Hafidhuddin


Allah SWT berfirman, ''Dengan kembali bertobat kepada-Nya dan bertakwalah
kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang
yang mempersekutukan Allah (menjadi orang musyrik). Yaitu, orang-orang
yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi golongan-golongan yang
banyak. Tiap-tiap golongan berbangga-bangga terhadap apa yang ada pada
mereka.'' (Ar-Ruum 31-32).

Dalam perspektif ajaran Islam, kemusyrikan termasuk kategori paling besar
dosanya. Bahkan, jika terbawa mati, Allah SWT tidak akan mengampuninya.
Firman-Nya, ''Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan
Dia akan mengampuni dosa yang selainnya, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.
Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa
besar.'' (An-Nisaa' 48).

Perbuatan syirik pun akan menghapuskan dan membatalkan pahala amal
perbuatan baik yang sudah dilakukan, seperti shalat, zakat, infak, ibadah
haji, maupun ibadah-ibadah yang lainnya. Hal ini seperti sebagaimana
firman Allah SWT, ''Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada
(nabi-nabi) yang sebelummu, 'Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya
akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.
Karena itu, maka hendaklah Allah saja kamu sembah dan hendaklah kamu
termasuk orang-orang yang bersyukur'.'' (Az-Zumar 65-66).

Kemusyrikan mempunyai makna mengakui dan meyakini adanya kekuatan yang
menyamai Allah (andad), baik dalam bentuk benda-benda seperti benda-benda
keramat, batu-batuan yang disembah dan yang dijadikan jimat-jimat,
kepercayaan kepada tahayul dan sihir-sihir dalam berbagai bentuknya yang
sangat berbahaya, kepercayaan dan keyakinan pada ramalan nasib atau juga
kepercayaan dan keyakinan pada paham dan aliran (isme-isme) yang
nyata-nyata bertentangan secara diametral dengan ajaran Islam. Semua itu
kini semakin merajalela di tengah-tengah masyarakat.

Tentu kondisi ini akan merusak akidah Islamiyah, sekaligus melemahkan
semangat dan etos kerja. Tetapi, terdapat juga bentuk kemusyrikan yang
lain, seperti dikemukakan dalam surat Ar-Ruum ayat 31 dan 32 di atas.
Yaitu, berpecah belah dalam beragama sehingga menjadi berbagai macam
kelompok yang saling menghujat, menghina, dan menyalahkan, disertai
kesombongan yang luar biasa dalam bentuk golongannya sendiri yang merasa
benar. Kelompok dan golongan lain dihina dan dilecehkannya serta dianggap
memiliki kesalahan dan kelemahan yang fatal.

Fenomena itu kini mulai marak kembali di tengah masyarakat Muslim, dalam
bentuk perpecahan dalam internal kelompok masing-masing yang sangat
dahsyat, hanya karena rebutan dalam suatu jabatan. Sehingga, mereka tidak
segan-segan untuk saling membuka aurat dan kesalahan di depan publik,
bahkan saling melaporkan untuk kemudian saling menjatuhkan.

Kita berharap fenomena ini akan segera diakhiri dengan mengedepankan
ukhuwah Islamiyyah dan husnuzzon. Sehingga, kekuatan umat dapat segera
dibangun kembali, dan kita semuanya dipelihara dari berbagai macam
kemusyrikan yang akan menjatuhkan dan mencelakakan di dunia maupun di
akhirat nanti.

#7 From: jeffry@...
Date: Wed Jun 15, 2005 9:53 am
Subject: Mengapa Kami Memilih Islam
jeffry@...
Send Email Send Email
 
Mengapa Kami Memilih Islam


Husain Rofe
(Reformer Inggris)

Pada waktu orang bermaksud akan berpindah dari agamanya yang dianutnya
karena pengaruh lingkungan kelahirannya, biasanya yang mendorongnya itu
dasar-dasar emosional, filsafat atau kemasyarakatan. Bakat pembawaan saya
sendiri telah menuntut suatu keimanan yang dapat memenuhi tuntutan
filsafat dan sosial. Bagi saya hal itu hanya bisa dipenuhi dengan
keputusan untuk menguji kebenaran semua agama penting di dunia melalui
buku-bukunya, dakwahnya dan pengaruhnya.

Saya lahir dari kedua orang tua campuran, seorang Yahudi dan, seorang
Katolik, dan saya tumbuh di bawah pengaruh tradisi gereja Inggris. Pada
waktu saya selama beberapa tahun mengikuti sembahyang di gereja sebagai
salah satu kewajiban harian, saya mulai dapat membandingkan antara
kepercayaan-kepercayaan dan peribadatan-peribadatan Yahudi dan Kristen.

Bakat pembawaan saya sendiri menolak kepercayaan inkarnasi Tuhan dan bahwa
Tuhan menutupi dosa manusia. Akal saya juga tidak mampu menerima kenyataan
banyaknya Injil dan keterangan-keterangannya atau tafsirnya, atau
kepercayaan yang tidak berdasarkan logika, seperti tradisi-tradisi yang
dijalankan dalam gereja Inggris.

Dalam agama Yahudi saya menemukan gambaran tentang Allah itu lebih
terhormat, walaupun penggambaran ini berbeda-beda pada masing-masing
Bible. Ada kepercayaan Yahudi yang masih terpelihara kesuciannya, sehingga
saya dapat belajar banyak dari padanya, tapi juga banyak yang saya tolak.
Kalau kita laksanakan semua ajaran dan tuntutannya, kita akan kehabisan
waktu sama sekali atau hanya tinggal waktu sedikit saja untuk mengurus
soal-soal duniawi, karena dalam agama Yahudi ada upacara-upacara
peribadatan yang tidak habis-habisnya merepotkan energi kita. Dan bisa
jadi yang terburuk dalam agama Yahudi ialah bahwa dakwahnya itu hanya
ditujukan kepada segolongan minoritas tertentu, dan karenanya agama Yahudi
itu menimbulkan jurang pemisah antara bermacam-macam tingkat sosial dalam
masyarakat.

Dalam pada itu saya suka menyaksikan sembahyang Kristen di gereja Inggris,
sebagaimana juga saya suka menghadiri sembahyang di gereja
Yahudi. Saya turut kedua-duanya. Akan tetapi kenyataannya saya tidak
memegang atau mempercayai salah satu agama yang dua itu. Dalam agama
Katolik Roma saya lihat banyak hal-hal yang tidak jelas bisa dimengerti
dan tunduk kepada kekuasaan manusia. Agama Katolik Roma menganggap rendah
kemanusiaan, sebaliknya Paus dan para pendetanya dianggap suci, bahkan
hampir disamakan dengan Tuhan.

Kemudian saya mempelajari filsafat Hindu, terutama ajaran-ajarannya pada
Upanishads and Vedanta. Di sini juga saya menemukan banyak hal
yang mengagumkan saya, tapi juga banyak yang tidak bisa diterima oleh akal
saya. Dalam filsafat Hindu saya tidak menemukan cara pemecahan
beberapa macam penyakit masyarakat, dan didalamnya tidak terhitung
banyaknya macam-macam keistimewaan (privileges) untuk para pendeta,
disamping tidak adanya uluran tangan untuk mengasihi orang-orang miskin
terlantar, seakan-akan nasibnya itu karena kesalahannya sendiri, dan jika
dia mau memikul penderitaan hidup dengan sabar, maka rupanya kehidupan
sesudah mati malah lebih baik.


Agama Hindu hanyalah satu cara untuk menundukkan dan menguasai orang
banyak. Agama itu bagi mereka hanya untuk menegakkan kekuasaan
kependetaan yang memegang kendali segala kekuasaan, sedang perhubungannya
dengan Tuhan hanya proforma, seolah-olah kehendak-Nya
itu minta supaya segala sesuatu tetap sebagaimana adanya.

Buddisme mengajarkan kepada saya banyak mengenai akal dan
ketentuan-ketentuannya. Buddisme menunjukkan kepada saya suatu cara
untuk mengusahakan adanya saling pengertian di antara bangsa-bangsa,
seakan-akan sama mudahnya dengan percobaan-percobaan kimiawi, asal
setiap orang mau memberikan pengorbanan yang diperlukan, mungkin berupa
reaksi terhadap penyusunan kasta-kasta.

Akan tetapi dalam Buddisme saya tidak menemukan pelajaran-pelajaran
tentang akhlak. Dalam hal ini Buddisme sama dengan Hindu. Didalamnya
saya hanya menemukan ajaran bagamana caranya supaya manusia bisa sampai ke
tingkat manusia-super-kuat atau apa yang dikira demikian oleh orang
banyak. Akan tetapi bagi saya jelas bahwa kekuatan yang dimaksud itu bukan
merupakan bukti tingginya jiwa seperti yang mereka kira. Kekuatan semacam
itu hanya mampu meningkatkan ilmu, mencapai prestasi olahraga, menguasai
emosi dan menyederhanakan banyak kesenangan dan syahwat,
seperti yang diajarkan oleh ajaran Stoics. Dalam Buddisme saya tidak
menemukan ajaran bagamana caranya supaya kita ingat kepada Allah; di
dalamnya saya tidak menemukan ajaran yang memberi petunjuk ke arah Maha
Pencipta. Budisme hanyalah suatu latihan badan untuk mencapai
keselamatan dan kebebasan. Dalam pada itu, Bodhisatya malah menganjurkan
pengorbanan keselamatan dan kebebasan seseorang untuk
keselamatan dan kebebasan orang lain. Dalam aliran ini tampak ada
soal-soal kerohanian, tidak hanya mempersoalkan penguasaan nafsu
kehewanan dan kekuatan-kekuatan alam. Oleh karena itu, maka secara
teoritis Buddisme sanggup menyelamatkan dunia, seperti juga agama
Kristen, kata Tolstoi, asal terbatas pada kata-kata Yesus, tanpa tambahan
dan tafsiran yang salah.

Akan tetapi jika ternyata banyak kepercayaan yang menurut teorinya sanggup
menyelamatkan dunia, mengapa mereka gagal dalam praktek?
Jawabnya ialah: Kepercayaan-kepercayaan itu tidak memberi perhatian kepada
golongan mayoritas (terbanyak). Dia hanya tertuju kepada
golongan minoritas. Sebenarnya, jika kita perhatikan ajaran-ajaran Kristen
dan Buddha sebagaimana yang dimaksud oleh para pendirinya,
ternyata bahwa kedua agama itu mengelakkan diri dari soal-soal kesulitan
masyarakat, karena memang kemasyarakatan itu bukan sasaran
perhatiannya. Keduanya, Yesus dan Buddha menganjurkan supaya orang
melepaskan diri dari nafsu ingin memiliki kekayaan dan dari
kesenangan-kesenangan duniawi sebagai usaha mencari Tuhan, dengan
kata-kata seperti: "Jangan melakukan perbuatan buruk" atau "Vairagyam",
dan "Janganlah kamu direpotkan dengan apa yang akan terjadi besok."

Saya menaruh hormat besar bagi mereka yang mampu menempuh jalan atau cara
ini, saya yakin bahwa itu bisa menyampaikan mereka kepada Allah.
Tapi saya juga yakin bahwa umumnya manusia tidak mampu menempuh jalan
semacam ini. Karena itu, maka ajaran-ajaran ini sedikit sekali nilai
kemasyarakatannya. Suatu ajaran kerohanian yang mulia, tapi gagal total
dalam usaha membimbing orang banyak. Kepuasan intelektual yang tidak
ada gunanya untuk mengubah orang banyak dan memperbaiki kondisi mereka
dalam bidang kerohanian, mental dan material dalam waktu yang pendek.

Mungkin merupakan suatu keanehan, bahwa ketika saya berdiam di
negara-negara Arab, perhatian saya kepada Islam itu sedikit saja dan
hanya melihat lahiriyahnya. Agama ini tidak mendapat perhatian saya untuk
mempelajarinya secara teliti, seperti yang saya lakukan terhadap
agama-agama lain. Akan tetapi kalau saya ingat bahwa hubungan saya yang
pertama dengan Islam itu dengan membaca Al-Qur'an terjemahan Bodwell,
maka tidaklah mengherankan kalau saya katakan bahwa saya tidak tertarik.
Akan tetapi sesudah saya berkenalan dengan salah seorang
muballig Islam terkenal di London, saya menjadi kaget dengan sedikitnya
kegiatan orang-orang Arab dalam usaha memberikan petunjuk kepada
orang-orang bukan Islam supaya masuk Islam, dan dalam usaha menyiarkan
ajaran-ajarannya di tempat-tempat atau negara-negara yang mungkin di
sana mereka akan lebih berhasil. Hanya karena sering merasa tidak percaya
kepada orang-orang asing, cara yang biasa ditempuh oleh
orang-orang Timur ialah bergerak secara diam-diam, dari pada secara
terang-terangan.

Dengan bimbingan yang bijaksana, saya telah membaca sebuah terjemahan
Al-Qur'an dan tafsirannya dari seorang muslim, ditambah dengan membaca
buku-buku yang lain tentang Islam, saya akhimya mendapat gambaran yang
benar tentang Islam. Dengan demikian, maka dalam waktu yang tidak lama,
saya telah menemukan sesuatu yang saya cari selama bertahun-tahun.

Pada suatu hari di tahun 1945 saya mendapat undangan untuk menghadiri
sembahyang 'Id dan sesudah itu makan-makan. Hal itu merupakan
kesempatan yang baik bagi saya untuk mempelajari sekumpulan international
Muslim, di mana tidak terdapat kumpulan Arab, tidak ada
nasionalisme. Yang ada hanyalah perkumpulan orang banyak yang mewakili
bermacam-macam bangsa di dunia, bermacam-macam tingkat sosial dan
bermacam-macam warna kulit. Di sana saya bertemu dengan seorang pangeran
Turki dan juga rakyat biasa. Mereka semua duduk untuk makan
bersama. Pada wajah orang-orang kaya tidak nampak sikap merendahkan diri
yang dibuat-buat, atau sikap pura-pura merasa sama dari
orang-orang kulit putih dalam pembicaraannya dengan kawan-kawan mereka
yang berkulit hitam. Tidak juga kelihatan di antara mereka orang yang
menjauh dari orang banyak, tidak nampak rasa kepangkatan dan kedudukan
yang tersembunyi di balik tabir kepalsuan.

Dalam agama Islam saya tidak berkesempatan untuk melukiskan soal-soal
kehidupan, justru karena kelengkapannya yang tidak saya temukan dalam
agama-agama lain. Cukuplah kalau saya katakan bahwa sesudah saya berpikir
dan memperhatikan, saya beroleh petunjuk untuk iman kepada
agama ini, sesudah saya mempelajari agama-agama terkenal di dunia tanpa
memeluk salah satunya.

Dengan keterangan saya tersebut, cukup jelas, mengapa saya menjadi orang
Islam? Walaupun hal itu belum cukup untuk menjelaskan segala
sesuatunya. Soalnya, karena perasaan ini selalu tumbuh dan bertambah
bersamaan dengan berlalunya waktu dan bertambahnya pengalaman saya.
Saya telah mempelajari kebudayaan Islam pada English University, di mana
untuk pertama kalinya saja mengetahui bahwa Islamlah yang telah
mengeluarkan Eropa dari kegelapan. Saya mempelajari sejarah, ternyata
bahwa pemerintahan-pemerintahan besar itu adalah pemerintahan Islam,
dan kebanyakan ilmu pengetahuan modern itu berasal dari Islam. Maka ketika
orang-orang pada datang kepada saya untuk mengatakan bahwa
dengan memeluk agama Islam itu saya telah menemukan jalan mundur, saya
tersenyum saja. Mereka tidak mengetahui tentang hubungan sebab dan
akibat.

Bolehkah dunia menghukum Islam karena kemundurannya yang ditimbulkan oleh
faktor-faktor luar? Apakah nilai Renaisance yang pernah dialami
Eropa itu kurang disebabkan kemunduran-kemunduran umum yang dialami di
mana-mana di dunia sekarang ini?! Apakah agama Kristen itu boleh dicap
brandalan, penumpah darah dan barbarisme disebabkan inkuisisi abad tengah
dan penaklukan Spanyol?!

Perlu diperingatkan bahwa akal pikiran yang terbesar dan termaju di segala
zaman seluruhnya memandang dengan penuh hormat kepada kebudayaan
Islam yang mutiara-mutiaranya tetap tersimpan dan Barat tidak pernah
menemukannya.

Saya telah datang ke beberapa daerah jajahan dan saya berkesempatan untuk
melihat bagamana seorang pengembara/pendatang diterima di setiap
tempat, di mana reaksi pertamanya adalah pertolongan yang diberikan kepada
mereka. Saya tidak pernah menemukan di luar kalangan kaum
muslimin orang yang mendekati cara mereka dalam menghormati orang asing
dan menolongnya tanpa pamrih.

Dilihat dari segi perekonomian, saya menemukan kenyataan bahwa hanya
masyarakat Islam-lah yang telah menghilangkan jurang pemisah antara
orang-orang kaya dan orang-orang miskin dengan cara yang menyeluruh,
melenyapkan kekacauan. Saya bisa mengatakan bahwa komunis Sovyet modern
tidak akan mampu menghasilkan apa yang bisa dihasilkan di
bawahPemerintahan Islam.

#6 From: jeffry@...
Date: Wed Jun 15, 2005 9:41 am
Subject: HAL- HAL YANG MEMBATALKAN KEISLAMAN
jeffry@...
Send Email Send Email
 
HAL- HAL YANG MEMBATALKAN KEISLAMAN

Segala puji bagi Allah (Subhanahu wa Ta’ala) , Shalawat dan salam semoga
dilimpahkan kepada nabi yang terahir Muhammad (Shalallahu 'alaihi
Wassalam), para keluarga dan para Sahabat beliau, serta kepada orang-
orang yang setia mengikuti petunjuk beliau.

Selanjutnya : ketahuilah, wahai saudaraku kaum muslimin, bahwa Allah
(Subhanahu wa Ta’ala) telah mewajibkan kepada seluruh hamba – hambaNya
untuk masuk ke dalam agama Islam dan berpegang teguh denganya serta
berhati –hati untuk tidak menyimpang darinya.

Allah juga telah mengutus NabiNya Muhammad (Shalallahu 'alaihi Wassalam)
untuk berdakwah ke dalam hal ini, dan memberitahukan bahwa barangsiapa
bersedia mengikutinya akan mendapatkan petunjuk dan barangsiapa yang
menolaknya akan sesat.

Allah juga mengingatkan dalam banyak ayat- ayat Al-Qur’an untuk
menghindari sebab- sebab kemurtadan, segala macam kemusyrikan dan
kekafiran.

Para ulama rahimahumullah telah menyebutkan dalam bab hukum kemurtadan,
bahwa seorang muslim bisa di anggap murtad ( keluar dari agama Islam)
dengan berbagai macam hal yang membatalkan keislaman, yang menyebabkan
halal darah dan hartanya dan di anggap keluar dari agama Islam.

Yang paling berbahaya dan yang paling banyak terjadi ada sepuluh hal, yang
di sebutkan oleh Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab dan para ulama lainnya,
dan kami sebutkan secara ringkas, dengan sedikit tambahan penjelasan untuk
anda, agar anda dan orang – orang selain anda berhati hati dari hal ini,
dengan harapan dapat selamat dan terbebas darinya.

Pertama:
Diantara sepuluh hal yang membatalkan keislaman tersebut adalah
mempersekutukan Allah (Subhanahu wa Ta’ala) ( syirik ) dalam beribadah.
Allah (Subhanahu wa Ta’ala) berfirman:
] &#1573;&#1606; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607; &#1604;&#1575;
&#1610;&#1594;&#1601;&#1585; &#1571;&#1606; &#1610;&#1588;&#1585;&#1603;
&#1576;&#1607; &#1608;&#1610;&#1594;&#1601;&#1585; &#1605;&#1575;
&#1583;&#1608;&#1606; &#1584;&#1604;&#1603; &#1604;&#1605;&#1606;
&#1610;&#1588;&#1575;&#1569;[ &#1587;&#1608;&#1585;&#1577;
&#1575;&#1604;&#1606;&#1587;&#1575;&#1569;&#1548;
&#1575;&#1604;&#1570;&#1610;&#1577; : 116

Artinya : “ Sesungguhnya Allah (Subhanahu wa Ta’ala) tidak mengampuni dosa
syirik(menyekutukan ) kepadaNya, tetapi mengampuni dosa selain itu, kepada
orang – orang yang dikehendakinya “.( Annisa’ ayat : 116)

Allah (Subhanahu wa Ta’ala) berfirman:

] &#1573;&#1606;&#1607; &#1605;&#1606; &#1610;&#1588;&#1585;&#1603;
&#1576;&#1575;&#1604;&#1604;&#1607; &#1601;&#1602;&#1583;
&#1581;&#1585;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
&#1593;&#1604;&#1610;&#1607; &#1575;&#1604;&#1580;&#1606;&#1577;
&#1608;&#1605;&#1571;&#1608;&#1575;&#1607;
&#1575;&#1604;&#1606;&#1575;&#1585; &#1608;&#1605;&#1575;
&#1604;&#1604;&#1592;&#1575;&#1604;&#1605;&#1610;&#1606; &#1605;&#1606;
&#1571;&#1606;&#1589;&#1575;&#1585;[ &#1587;&#1608;&#1585;&#1577;
&#1575;&#1604;&#1605;&#1575;&#1574;&#1583;&#1577; : 72.

Artinya: “ sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, niscaya Allah
akan mengharamkan surga baginya, dan tempat tinggalnya (kelak) adalah
neraka, dan tiada seorang penolong pun bagi orang – orang zhalim” .( Al-
Maidah : 72).

Dan di antara perbuatan kemusyrikan tersebut adalah ; meminta do’a dan
pertolongan kepada orang- orang yang telah mati, bernadzar dan menyembelih
korban untuk mereka.

Kedua:
Menjadikan sesuatu sebagai perantara antara dirinya dengan Allah
(Subhanahu wa Ta’ala), meminta do’a dan syafaat serta bertawakkal (
berserah diri ) kepada perantara tersebut.
Orang yang melakukan hal itu, menurut ijma’ ulama ( kesepakatan) para
ulama, adalah kafir.

Ketiga :
Tidak menganggap kafir orang- orang musyrik, atau ragu atas kekafiran
mereka, atau membenarkan konsep mereka. Orang yang demikian ini adalah
kafir.

Keempat:
Berkeyakinan bahwa tuntunan selain tuntunan Nabi Muhammad (Shalallahu
'alaihi Wassalam) lebih sempurna, atau berkeyakinan bahwa hukum selain
dari beliau lebih baik, seperti ; mereka yang mengutamakan aturan - aturan
thaghut (aturan – aturan manusia yang melampaui batas serta menyimpang
dari hukum Allah ), dan mengesampingkan hukum Rasulullah (Shalallahu
'alaihi Wassalam) , maka orang yang berkeyakinan demikian adalah kafir.

Kelima :
Membenci sesuatu yang telah ditetapkan oleh Rasulullah (Shalallahu 'alaihi
Wassalam) , meskipun ia sendiri mengamalkannya. Orang yang sedemikian ini
adalah kafir. Karena Allah (Subhanahu wa Ta’ala) telah berfirman :

] &#1584;&#1604;&#1603; &#1576;&#1571;&#1606;&#1607;&#1605;
&#1603;&#1585;&#1607;&#1608;&#1575; &#1605;&#1575;
&#1571;&#1606;&#1586;&#1604; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
&#1601;&#1571;&#1581;&#1576;&#1591;
&#1571;&#1593;&#1605;&#1575;&#1604;&#1607;&#1605; [
&#1587;&#1608;&#1585;&#1577; &#1605;&#1581;&#1605;&#1583;,
&#1575;&#1604;&#1570;&#1610;&#1577; : 9.

Artinya emikian itu adalah dikarenakan mereka benci terhadap apa yang di
turunkan oleh Allah (Subhanahu wa Ta’ala), maka Allah (Subhanahu wa
Ta’ala) menghapuskan (pahala ) segala amal perbuatan mereka”. ( Muhammad :
9).

Keenam:
Memperolok–olok sesuatu dari ajaran Rasulullah (Shalallahu 'alaihi
Wassalam), atau memperolok – olok pahala maupun siksaan yang telah menjadi
ketetapan agama Allah (Subhanahu wa Ta’ala), maka orang yang demikian
menjadi kafir, karena Allah (Subhanahu wa Ta’ala) telah berfirman :

] &#1602;&#1604; &#1571;&#1576;&#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
&#1608;&#1570;&#1610;&#1575;&#1578;&#1607;
&#1608;&#1585;&#1587;&#1608;&#1604;&#1607; &#1603;&#1606;&#1578;&#1605;
&#1578;&#1587;&#1578;&#1607;&#1586;&#1574;&#1608;&#1606; &#1604;&#1575;
&#1578;&#1593;&#1578;&#1584;&#1585;&#1608;&#1575; &#1602;&#1583;
&#1603;&#1601;&#1585;&#1578;&#1605; &#1576;&#1593;&#1583;
&#1573;&#1610;&#1605;&#1575;&#1606;&#1603;&#1605; [
&#1587;&#1608;&#1585;&#1577;
&#1575;&#1604;&#1578;&#1608;&#1576;&#1577;&#1548;
&#1575;&#1604;&#1570;&#1610;&#1577; : 65-66.

Artinya : “ katakanlah ( wahai Muhammad ) terhadap Allah kah dan ayat –
ayat Nya serta RasulNya kalian memperolok – olok ? tiada arti kalian
meminta maaf, karena kamutelah kafir setelah beriman “ . (At- Taubah : 65-
66).

Ketujuh :
Sihir di antaranya adalah ilmu guna-guna yang merobah kecintaan seorang
suami terhadap istrinya menjadi kebencian, atau yang menjadikan seseorang
mencintai orang lain, atau sesuatu yang di bencinya dengan cara
syaitani.dan orang yang melakukan hal itu adalah kafir, karena Allah
(Subhanahu wa Ta’ala) telah berfirman :

] &#1608;&#1605;&#1575; &#1610;&#1593;&#1604;&#1605;&#1575;&#1606;
&#1605;&#1606; &#1571;&#1581;&#1583; &#1581;&#1578;&#1609;
&#1610;&#1602;&#1608;&#1604;&#1575; &#1573;&#1606;&#1605;&#1575;
&#1606;&#1581;&#1606; &#1601;&#1578;&#1606;&#1577; &#1601;&#1604;&#1575;
&#1578;&#1603;&#1601;&#1585;[ &#1587;&#1608;&#1585;&#1577;
&#1575;&#1604;&#1576;&#1602;&#1585;&#1577;&#1548;
&#1575;&#1604;&#1570;&#1610;&#1577; : 102.

Artinya :” Sedang kedua malaikat itu tidak mengajarkan (suatu sihir)
kepada seorangpun, sebelum mengatakan: sesungguhnya kami hanya cobaan
bagimu, sebab itu janganlah kamu kafir “.( Al-Baqarah : 102.

Kedelapan:
Membantu dan menolong orang – orang musyrik untuk memusuhi kaum muslimin.
Allah (Subhanahu wa Ta’ala) berfirman:

] &#1608;&#1605;&#1606; &#1610;&#1578;&#1608;&#1604;&#1617;&#1607;&#1605;
&#1605;&#1606;&#1603;&#1605; &#1601;&#1573;&#1606;&#1607;
&#1605;&#1606;&#1607;&#1605; &#1573;&#1606; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
&#1604;&#1575; &#1610;&#1607;&#1583;&#1610;
&#1575;&#1604;&#1602;&#1608;&#1605;
&#1575;&#1604;&#1592;&#1575;&#1604;&#1605;&#1610;&#1606; [
&#1587;&#1608;&#1585;&#1577;
&#1575;&#1604;&#1605;&#1575;&#1574;&#1577;&#1548;
&#1575;&#1604;&#1570;&#1610;&#1577; : 51.

Artinya : “ Dan barang siapa diantara kamu mengambil mereka (Yahudi dan
Nasrani ) menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang tersebut termasuk
golongan mereka. sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang –
orang yang zhalim” .( Al- Maidah: 51).

Kesembilan:
Berkeyakinan bahwa sebagian manusia diperbolehkan tidak mengikuti syari’at
Nabi Muhammad (Shalallahu 'alaihi Wassalam) , maka yang berkeyakinan
seperti ini adalah kafir. Allah (Subhanahu wa Ta’ala) berfirman :

] &#1608;&#1605;&#1606; &#1610;&#1576;&#1578;&#1594; &#1594;&#1610;&#1585;
&#1575;&#1604;&#1573;&#1587;&#1604;&#1575;&#1605;
&#1583;&#1610;&#1606;&#1575; &#1601;&#1604;&#1606;
&#1610;&#1602;&#1576;&#1604; &#1605;&#1606;&#1607; &#1608;&#1607;&#1608;
&#1601;&#1610; &#1575;&#1604;&#1570;&#1582;&#1585;&#1577; &#1605;&#1606;
&#1575;&#1604;&#1582;&#1575;&#1587;&#1585;&#1610;&#1606; [
&#1587;&#1608;&#1585;&#1577; &#1570;&#1604;
&#1593;&#1605;&#1585;&#1575;&#1606;: 85.

Artinya:” Barang siapa menghendaki suatu agama selain Islam, maka tidak
akan diterima agama itu dari padanya, dan ia di akhirat tergolong orang-
orang yang merugi”.( Ali- Imran: 85).

Kesepuluh :
Berpaling dari &#1616;&#1616;Agama Allah (Subhanahu wa Ta’ala); dengan
tanpa mempelajari dan tanpa melaksanakan ajarannya. Allah (Subhanahu wa
Ta’ala) berfirman :

( &#1608;&#1605;&#1606; &#1571;&#1592;&#1604;&#1605; &#1605;&#1605;&#1606;
&#1584;&#1603;&#1585; &#1576;&#1570;&#1610;&#1575;&#1578;
&#1585;&#1576;&#1607; &#1579;&#1605; &#1571;&#1593;&#1585;&#1590;
&#1593;&#1606;&#1607;&#1575; &#1573;&#1606;&#1617;&#1614;&#1575;
&#1605;&#1606; &#1575;&#1604;&#1605;&#1580;&#1585;&#1605;&#1610;&#1606;
&#1605;&#1606;&#1578;&#1602;&#1605;&#1608;&#1606;[
&#1587;&#1608;&#1585;&#1577; &#1575;&#1604;&#1587;&#1580;&#1583;&#1577; :
22.

Artinya : “ Tiada yang lebih zhalim dari pada orang yang telah mendapatkan
peringatan melalui ayat – ayat Tuhannya, kemudian ia berpaling dari
padanya. Sesungguhnya kami minimpakan pembalasan kepada orang yang berdosa
“. ( As- Sajadah : 22).

Dalam hal- hal yang membatalkan keislaman ini , tak ada perbedaan hukum
antara yang main-main, yang sungguh- sungguh ( yang sengaja melanggar )
ataupun yang takut, kecuali orang yang di paksa. Semua itu merupakan hal-
hal yang paling berbahaya dan paling sering terjadi. Maka setiap muslim
hendaknya menghindari dan takut darinya. Kita berlindung kepada Allah
(Subhanahu wa Ta’ala) dari hal- hal yang mendatangkan kemurkaan Nya dan
kepedihan siksaanNya. Semoga shalawat dan salam dilimpahkan kepada makhluk
Nya yang terbaik, para keluarga dan para sahabat beliau. Dengan ini maka
habis dan selesai kata-katanya. Rahimahullah.

Termasuk dalam nomor empat :
Orang yang berkeyakinan bahwa aturan- aturan dan perundang – undangan yang
diciptakan manusia lebih utama dari pada syariat Islam, atau bahwa syariat
Islam tidak tepat untuk diterapkan pada abad ke dua puluh ini, atau
berkeyakinan bahwa Islam adalah sebab kemunduran kaum muslimin, atau
berkeyakinan bahwa Islam itu terbatas dalam mengatur hubungan antara
manusia dengan Tuhannya saja, dan tidak mengatur urusan kehidupan yang
lain.

Juga orang yang berpendapat bahwa melaksanakan hukum Allah Ta'ala dan
memotong tangan pencuri, atau merajam pelaku zina ( muhsan) yang telah
kawin tidak sesuai lagi di masa kini.

Demikian juga orang yang berkeyakinan diperbolehkannya pengetrapan hukum
selain hukum Allah (Subhanahu wa Ta’ala) dalam segi mu’amalat syar’iyyah,
seperti perdagangan, sewa menyewa, pinjam meminjam, dan lain sebagainya,
atau dalam menentukan hukum pidana, atau lain-lainnya, sekalipun tidak
disertai dangan keyakinan bahwa hukum- hukum tersebut lebih utama dari
pada syariat Islam.

Karena dengan demikian ia telah menghalalkan apa yang telah diharamkan
oleh Allah (Subhanahu wa Ta’ala) , menurut kesepakatan para
ulama’.sedangkan setiap orang yang telah menghalalkan apa yang sudah jelas
dan tegas diharamkan oleh Allah (Subhanahu wa Ta’ala) dalam agama, seperti
zina, minum arak, riba dan penggunaan perundang- undangan selain Syariat
Allah (Subhanahu wa Ta’ala), maka ia adalah kafir, merurut kesepakatan
para umat Islam.

Kami mohon kepada Allah (Subhanahu wa Ta’ala) agar memberi taufiq kepada
kita semua untuk setiap hal yang di ridhai Nya, dan memberi petunjuk
kepada kita dan kepada seluruh umat Islam jalannya yang lurus.
Sesungguhnya Allah (Subhanahu wa Ta’ala) adalah Maha Mendengar dan maha
Dekat. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi kita Muhammad
(Shalallahu 'alaihi Wassalam), kepada para keluarga dan para shahabat
beliau.

(Dinukil dari kitab &#1606;&#1608;&#1575;&#1602;&#1590;
&#1575;&#1604;&#1573;&#1587;&#1604;&#1575;&#1605; oleh Syaikh Abdullah bin
Abdul Aziz bin Baz, edisi Indonesia Hal-hal yang membatalkan Keislaman) -
salafy.or.id

#5 From: jeffry@...
Date: Wed Jun 15, 2005 9:23 am
Subject: HUJAN Menurut Kitab Suci
jeffry@...
Send Email Send Email
 
HUJAN Menurut Kitab Suci

Setiap tahap pembentukan hujan disebutkan dalam ayat-ayat Al Qur’an. Di
samping itu, tahapan-tahapan ini dijelaskan persis dalam urutan yang
tepat...

Pembentukan Hujan
Proses terbentuknya hujan masih merupakan misteri besar bagi orang-orang
dalam waktu yang lama. Baru setelah radar cuaca ditemukan, bisa didapatkan
tahap-tahap pembentukan hujan..

Pembentukan hujan berlangsung dalam tiga tahap. Pertama, "bahan baku"
hujan naik ke udara, lalu awan terbentuk. Akhirnya, curahan hujan
terlihat.

Tahap-tahap ini ditetapkan dengan jelas dalam Al-Qur’an berabad-abad yang
lalu, yang memberikan informasi yang tepat mengenai pembentukan hujan,

"Dialah Allah Yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan
Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan
menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat air hujan keluar dari
celah-celahnya; maka, apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambaNya yang
dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira" (Al Qur'an, 30:48)

Kini, mari kita amati tiga tahap yang disebutkan dalam ayat ini.

TAHAP KE-1: "Dialah Allah Yang mengirimkan angin..."

Gelembung-gelembung udara yang jumlahnya tak terhitung yang dibentuk
dengan pembuihan di lautan, pecah terus-menerus dan menyebabkan
partikel-partikel air tersembur menuju langit. Partikel-partikel ini, yang
kaya akan garam, lalu diangkut oleh angin dan bergerak ke atas di
atmosfir. Partikel-partikel ini, yang disebut aerosol, membentuk awan
dengan mengumpulkan uap air di sekelilingnya, yang naik lagi dari laut,
sebagai titik-titik kecil dengan mekanisme yang disebut "perangkap air".

TAHAP KE-2: “...lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah
membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya
bergumpal-gumpal..."

Awan-awan terbentuk dari uap air yang mengembun di sekeliling butir-butir
garam atau partikel-partikel debu di udara. Karena air hujan dalam hal ini
sangat kecil (dengan diamter antara 0,01 dan 0,02 mm), awan-awan itu
bergantungan di udara dan terbentang di langit. Jadi, langit ditutupi
dengan awan-awan.

TAHAP KE-3: "...lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya..."

Partikel-partikel air yang mengelilingi butir-butir garam dan partikel
-partikel debu itu mengental dan membentuk air hujan. Jadi, air hujan ini,
yang menjadi lebih berat daripada udara, bertolak dari awan dan mulai
jatuh ke tanah sebagai hujan.

Semua tahap pembentukan hujan telah diceritakan dalam ayat-ayat Al-Qur’an.
Selain itu, tahap-tahap ini dijelaskan dengan urutan yang benar.
Sebagaimana fenomena-fenomena alam lain di bumi, lagi-lagi Al-Qur’anlah
yang menyediakan penjelasan yang paling benar mengenai fenomena ini dan
juga telah mengumumkan fakta-fakta ini kepada orang-orang pada ribuan
tahun sebelum ditemukan oleh ilmu pengetahuan.

Dalam sebuah ayat, informasi tentang proses pembentukan hujan dijelaskan:

"Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan
antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka
kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga)
menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-
gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya
(butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan
dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu
hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (Al Qur'an, 24:43)

Para ilmuwan yang mempelajari jenis-jenis awan mendapatkan temuan yang
mengejutkan berkenaan dengan proses pembentukan awan hujan. Terbentuknya
awan hujan yang mengambil bentuk tertentu, terjadi melalui sistem dan
tahapan tertentu pula. Tahap-tahap pembentukan kumulonimbus, sejenis awan
hujan, adalah sebagai berikut:

TAHAP - 1, Pergerakan awan oleh angin: Awan-awan dibawa, dengan kata lain,
ditiup oleh angin.

TAHAP - 2, Pembentukan awan yang lebih besar: Kemudian awan-awan kecil
(awan kumulus) yang digerakkan angin, saling bergabung dan membentuk awan
yang lebih besar.

TAHAP - 3, Pembentukan awan yang bertumpang tindih: Ketika awan-awan kecil
saling bertemu dan bergabung membentuk awan yang lebih besar, gerakan
udara vertikal ke atas terjadi di dalamnya meningkat. Gerakan udara
vertikal ini lebih kuat di bagian tengah dibandingkan di bagian tepinya.
Gerakan udara ini menyebabkan gumpalan awan tumbuh membesar secara
vertikal, sehingga menyebabkan awan saling bertindih-tindih. Membesarnya
awan secara vertikal ini menyebabkan gumpalan besar awan tersebut mencapai
wilayah-wilayah atmosfir yang bersuhu lebih dingin, di mana
butiran-butiran air dan es mulai terbentuk dan tumbuh semakin membesar.
Ketika butiran air dan es ini telah menjadi berat sehingga tak lagi mampu
ditopang oleh hembusan angin vertikal, mereka mulai lepas dari awan dan
jatuh ke bawah sebagai hujan air, hujan es, dsb. (Anthes, Richard A.; John
J. Cahir; Alistair B. Fraser; and Hans A. Panofsky, 1981, The Atmosphere,
s. 269; Millers, Albert; and Jack C. Thompson, 1975, Elements of
Meteorology, s. 141-142)

Kita harus ingat bahwa para ahli meteorologi hanya baru-baru ini saja
mengetahui proses pembentukan awan hujan ini secara rinci, beserta bentuk
dan fungsinya, dengan menggunakan peralatan mutakhir seperti pesawat
terbang, satelit, komputer, dsb. Sungguh jelas bahwa Allah telah
memberitahu kita suatu informasi yang tak mungkin dapat diketahui 1400
tahun yang lalu.

Kadar Hujan
Fakta lain yang diberikan dalam Al Qur’an mengenai hujan adalah bahwa
hujan diturunkan ke bumi dalam kadar tertentu. Hal ini disebutkan dalam
Surat Az Zukhruf sebagai berikut;

"Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu
Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan
dikeluarkan (dari dalam kubur)." (Al Qur'an, 43:11)

Kadar dalam hujan ini pun sekali lagi telah ditemukan melalui penelitian
modern. Diperkirakan dalam satu detik, sekitar 16 juta ton air menguap
dari bumi. Angka ini menghasilkan 513 trilyun ton air per tahun. Angka ini
ternyata sama dengan jumlah hujan yang jatuh ke bumi dalam satu tahun. Hal
ini berarti air senantiasa berputar dalam suatu siklus yang seimbang
menurut "ukuran atau kadar" tertentu. Kehidupan di bumi bergantung pada
siklus air ini. Bahkan sekalipun manusia menggunakan semua teknologi yang
ada di dunia ini, mereka tidak akan mampu membuat siklus seperti ini.

Per tahunnya, air hujan yang menguap dan turun kembali ke Bumi dalam
bentuk hujan berjumlah "tetap": yakni 513 triliun ton. Jumlah yang tetap
ini dinyatakan dalam Al Qur'an dengan menggunakan istilah "menurunkan air
dari langit menurut kadar". Tetapnya jumlah ini sangatlah penting bagi
keberlangsungan keseimbangan ekologi dan, tentu saja, kelangsungan
kehidupan ini,..

Bahkan satu penyimpangan kecil saja dari jumlah ini akan segera
mengakibatkan ketidakseimbangan ekologi yang mampu mengakhiri kehidupan di
bumi. Namun, hal ini tidak pernah terjadi dan hujan senantiasa turun
setiap tahun dalam jumlah yang benar-benar sama seperti dinyatakan dalam
Al Qur’an.
(Keajaiban Alquran)

#4 From: jeffry@...
Date: Wed Jun 15, 2005 9:00 am
Subject: Dialog Abu Hanifah Dengan Ilmuan Kafir Tentang Ketuhanan
jeffry@...
Send Email Send Email
 
Dialog Abu Hanifah Dengan Ilmuan Kafir Tentang Ketuhanan


Imam Abu Hanifah pernah bercerita : Ada seorang ilmuwan besar, Atheis dari
kalangan bangsa Rom, tapi ia orang kafir. Ulama-ulama Islam membiarkan
saja, kecuali seorang, yaitu Hammad guru Abu Hanifah, oleh kerana itu dia
segan bila bertemu dengannya.

Pada suatu hari, manusia berkumpul di masjid, orang kafir itu naik mimbar
dan mahu mengadakan tukar fikiran dengan sesiapa saja, dia hendak
menyerang ulama-ulama Islam. Di antara shaf-shaf masjid bangunlah seorang
laki-laki muda, dialah Abu Hanifah dan ketika sudah berada dekat depan
mimbar, dia berkata: "Inilah saya, hendak tukar fikiran dengan tuan". Mata
Abu Hanifah berusaha untuk menguasai suasana, namun dia tetap merendahkan
diri kerana usia mudanya. Namun dia pun angkat berkata: "Katakan pendapat
tuan!". Ilmuwan kafir itu heran akan keberanian Abu Hanifah, lalu
bertanya:

Atheis : Pada tahun berapakah Rabbmu dilahirkan?
Abu Hanifah : Allah berfirman: "Dia (Allah) tidak dilahirkan dan tidak
pula melahirkan"
Atheis : Masuk akalkah bila dikatakan bahawa Allah ada pertama yang tiada
apa-apa sebelum-Nya?, Pada tahun berapa Dia ada?
Abu Hanifah : Dia berada sebelum adanya sesuatu.
Atheis : Kami mohon diberikan contoh yang lebih jelas dari kenyataan!
Abu Hanifah : Tahukah tuan tentang perhitungan?
Atheis : Ya.
Abu Hanifah : Angka berapa sebelum angka satu?
Atheis : Tidak ada angka (nol).
Abu Hanifah : Kalau sebelum angka satu tidak ada angka lain yang
mendahuluinya, kenapa tuan heran kalau sebelum Allah Yang Maha satu yang
hakiki tidak ada yang mendahuluiNya?

Atheis : Dimanakah Rabbmu berada sekarang?, sesuatu yang ada pasti ada
tempatnya.
Abu Hanifah : Tahukah tuan bagaimana bentuk susu?, apakah di dalam susu
itu keju?
Atheis : Ya, sudah tentu.
Abu Hanifah : Tolong perlihatkan kepadaku di mana, di bahagian mana
tempatnya keju itu sekarang?
Atheis : Tak ada tempat yang khusus. Keju itu menyeluruh meliputi dan
bercampur dengan susu diseluruh bahagian.
Abu Hanifah : Kalau keju makhluk itu tidak ada tempat khusus dalam susu
tersebut, apakah layak tuan meminta kepadaku untuk menetapkan tempat Allah
Ta'ala?, Dia tidak bertempat dan tidak ditempatkan!

Atheis : Tunjukkan kepada kami zat Rabbmu, apakah ia benda padat seperti
besi, atau benda cair seperti air, atau menguap seperti gas?
Abu Hanifah : Pernahkan tuan mendampingi orang sakit yang akan meninggal?
Atheis : Ya, pernah.
Abu Hanifah : Sebelumnya ia berbicara dengan tuan dan menggerak-gerakan
anggota tubuhnya. Lalu tiba-tiba diam tak bergerak, apa yang menimbulkan
perubahan itu?
Atheis : Kerana rohnya telah meninggalkan tubuhnya.
Abu Hanifah : Apakah waktu keluarnya roh itu tuan masih ada disana?
Atheis : Ya, masih ada.
Abu Hanifah : Ceritakanlah kepadaku, apakah rohnya itu benda padat seperti
besi, atau cair seperti air atau menguap seprti gas?
Atheis : Entahlah, kami tidak tahu.
Abu Hanifah : Kalau tuan tidak boleh mengetahui bagaimana zat mahupun
bentuk roh yang hanya sebuah makhluk, bagaimana tuan boleh memaksaku untuk
mengutarakan zat Allah Ta'ala?!!

Atheis : Ke arah manakah Allah sekarang menghadapkan wajahnya? Sebab
segala sesuatu pasti mempunyai arah?
Abu Hanifah : Jika tuan menyalakan lampu di dalam gelap malam, ke arah
manakah sinar lampu itu menghadap?
Atheis : Sinarnya menghadap ke seluruh arah dan penjuru.
Abu Hanifah : Kalau demikian halnya dengan lampu yang cuma buatan itu,
bagaimana dengan Allah Ta'ala Pencipta langit dan bumi, sebab Dia nur
cahaya langit dan bumi.

Atheis : Kalau ada orang masuk ke syurga itu ada awalnya, kenapa tidak ada
akhirnya? Kenapa di syurga kekal selamanya?
Abu Hanifah : Perhitungan angka pun ada awalnya tetapi tidak ada akhirnya.
Atheis : Bagaimana kita boleh makan dan minum di syurga tanpa buang air
kecil dan besar?
Abu Hanifah : Tuan sudah mempraktekkanya ketika tuan ada di perut ibu
tuan. Hidup dan makan minum selama sembilan bulan, akan tetapi tidak
pernah buang air kecil dan besar disana. Baru kita melakukan dua hajat
tersebut setelah keluar beberapa saat ke dunia.
Atheis : Bagaimana kebaikan syurga akan bertambah dan tidak akan
habis-habisnya jika dinafkahkan?
Abu Hanifah : Allah juga menciptakan sesuatu di dunia, yang bila
dinafkahkan malah bertambah banyak, seperti ilmu. Semakin diberikan
(disebarkan) ilmu kita semakin berkembang (bertambah) dan tidak berkurang.

"Ya! kalau segala sesuatu sudah ditakdirkan sebelum diciptakan, apa yang
sedang Allah kerjakan sekarang?" tanya Atheis. "Tuan menjawab
pertanyaan-pertanyaan saya dari atas mimbar, sedangkan saya menjawabnya
dari atas lantai. Maka untuk menjawab pertanyaan tuan, saya mohon tuan
turun dari atas mimbar dan saya akan menjawabnya di tempat tuan", pinta
Abu Hanifah. Ilmuwan kafir itu turun dari mimbarnya, dan Abu Hanifah naik
di atas. "Baiklah, sekarang saya akan menjawab pertanyaan tuan. Tuan
bertanya apa pekerjaan Allah sekarang?". Ilmuwan kafir mengangguk. "Ada
pekerjaan-Nya yang dijelaskan dan ada pula yang tidak dijelaskan.
Pekerjaan-Nya sekarang ialah bahawa apabila di atas mimbar sedang berdiri
seorang kafir yang tidak hak seperti tuan, Dia akan menurunkannya seperti
sekarang, sedangkan apabila ada seorang mukmin di lantai yang berhak,
dengan segera itu pula Dia akan mengangkatnya ke atas mimbar, demikian
pekerjaan Allah setiap waktu". Para hadirin puas dengan jawapan yang
diberikan oleh Abu Hanifah dan begitu pula dengan orang kafir itu.

Kisah ini didapati dalam dua versi yang berbeda sedikit, satu mengatakan
Atheis dan yang lain mengatakanya ilmuan kafir, persoalan-persoalan yang
dikemukakannya adalah hampir sama, lalu saya gabungkan  dan menyusunnya
sekali.

Yang perlu mendapat koreksi di sini adalah pernyataan tentang Allah tidak
bertempat dan ditempatkan. Madhab Ahlussunnah mengimani bahwa Allah
istiwa' di atas Arsy, mengenai kaifiahnya tidak perlu kita bahas karena
itu sudah di luar kemampuan kita

wassalam
jeffry

#3 From: jeffry@...
Date: Wed Jun 15, 2005 8:46 am
Subject: Re: test
jeffry@...
Send Email Send Email
 
sesama muslim adalah saudara..... kewajiban bagi saudara yang lain untuk
memberikan sesuatu yang di butuhkan oleh saudara2 nya...
apalagi untuk sebuah kebaikan dan menyebarkan agama ALLAH....
semoga kehadiran saya insyaallah bisa membantu dan begitupun sebaliknya...
karena tidak ada manusia yang sempurna..
manusia yang baik bukanlah manusia yang sudah merasa sempurna... akan
tetapi adalah manusia yang mau memperbaiki dirinya dari kesalahan yang
pernah di perbuatnya..

wassalam
jeffry


> Terima kasih eyang mau joint, habis ratna perlu temen untuk jawabin calon
> mualaf yang buanyak tanya tentang islam, terutama warga keturunan yang
> sangat antusias. semoga eyang bisa menjawab kehausan mereka tentang islam
>
> Ratna A.
> http://www.mualaf.com
> ratna@...
>
> -------Original Message-------
>
> From: M. Wusthon
> Date: 06/15/05 14:51:27
> To: mualafindonesia@yahoogroups.com
> Subject: [mualafindonesia] test
>
> Assalaamu 'alaikum,
>
> Mudah-mudahan banyak manfaat yang saya dapatkan di milis ini
> Amin ya robbal 'alamin
>
> Salam,
>
> M. Wusthon
> BII Syariah
> Plaza BII Tower 1 Lt. 2
> Jl. M.H. Thamrin
> Jakarta
> 08121860624
>
>
>
>
> Yahoo! Groups Links
>
> To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/mualafindonesia/
>
> To unsubscribe from this group, send an email to:
> mualafindonesia-unsubscribe@yahoogroups.com
>
> Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
>
>
>

#2 From: "ratna@..." <ratna@...>
Date: Wed Jun 15, 2005 8:24 am
Subject: Re: test
ratna@...
Send Email Send Email
 
Terima kasih eyang mau joint, habis ratna perlu temen untuk jawabin calon mualaf yang buanyak tanya tentang islam, terutama warga keturunan yang sangat antusias. semoga eyang bisa menjawab kehausan mereka tentang islam
 
Ratna A.
 
-------Original Message-------
 
Date: 06/15/05 14:51:27
Subject: [mualafindonesia] test
 

Assalaamu 'alaikum,

 

Mudah-mudahan banyak manfaat yang saya dapatkan di milis ini

Amin ya robbal 'alamin

 

Salam,

 

M. Wusthon

BII Syariah

Plaza BII Tower 1 Lt. 2

Jl. M.H. Thamrin

Jakarta

08121860624

 

 

#1 From: "M. Wusthon" <mwusthon2@...>
Date: Wed Jun 15, 2005 8:16 am
Subject: test
mwusthon2@...
Send Email Send Email
 

Assalaamu 'alaikum,

 

Mudah-mudahan banyak manfaat yang saya dapatkan di milis ini

Amin ya robbal 'alamin

 

Salam,

 

M. Wusthon

BII Syariah

Plaza BII Tower 1 Lt. 2

Jl. M.H. Thamrin

Jakarta

08121860624

 


Messages 1 - 30 of 9910   Newest  |  < Newer  |  Older >  |  Oldest
Advanced
Add to My Yahoo!      XML What's This?

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help