Assalamu 'alaikum wr. wb.
Bismillah, Walhamdulillah Wassholatu Wassalamu
`Ala Rasulillah, Wa'ala Aalihie Washohbihie Waman Walaah
amma ba'du...
Bismillah, Walhamdulillah Wassholatu Wassalamu
`Ala Rasulillah, Wa'ala Aalihie Washohbihie Waman Walaah
amma ba'du...
Sehubungan dengan diskusi tentang mimpi berjumpa dengan Rosululloh SAW di milis mencintai-islam, berikut saya nukil kisah mimpi seorang sahabat saya nan jauh disana yang pernah curhat pada saya beberapa waktu yang lalu, mudah-mudahan bermanfaat untuk diambil hikmahnya.
Silahkan buat rekan cak huttaqi, mis Ely dan lain-lainnya untuk menta'birkan mimpi ini, mudah-mudahan ada hikmah yang terkandung dibalik mimpi ini.
Adapun nama tempat dan lokasi sudah saya hapus demi menjaga kerahasiaan yang bersangkutan, yang penting adalah essensinya dapat diambil sebagai pelajaran buat kita bersama, semoga bermanfaat.
Wassalam,
======================================
KISAH MIMPI BERJUMPA ROSULULLOH SAW.
Kepadamu kekasihku
Aku tumpahkan cintaku
Hati tulus penuh rindu
Untuk dunia akhiratku
Aku tumpahkan cintaku
Hati tulus penuh rindu
Untuk dunia akhiratku
Kepadamu Muhammadku
Penyuluh hidup matiku
Aku ikuti langkahmu
Menuju ridho Allahku
Penyuluh hidup matiku
Aku ikuti langkahmu
Menuju ridho Allahku
Setiap kali mengingat mimpi ini hati saya selalu bergetar dan air mata pasti menetes, sebuah mimpi yang barangkali setiap insan yang mengaku muslim akan merindukannya, saya barangkali juga pernah berharap, tapi saya sadar dan tahu diri, saya hanyalah lelaki jelek dengan tubuh penuh kotoran, bagaimana mungkin putri maharaja yang cantik jelita yang di rindukan semua pangeran tampan mau menemui saya, saya yang hanya pengemis dengan pakaian compang camping penuh tambalan, bagaimana mungkin seorang Bupati mau menemuinya, merindukan bertemu Rasulullah SAW sesuci-sucinya manusia, kekasih Yang Maha Segalanya, seperti pungguk merindukan bulan, saya manusia kotor dan berlumuran dosa, selalu menentang risalahnya, sangat tidak pantas untuk bertemu semulia-mulianya manusia.
Dan kalau ternyata Rasulullah SAW berkenan menemui saya, itu anugerah yang tidak ternilai harganya, saya tidak menggunakan amalan-amalan tertentu, memang pernah seorang teman beberapa tahun sebelumnya mengatakan kepada saya " Kalau ingin bertemu Rasulullah SAW bacalah selalu surat Muhammad " tapi bukan amalan itu yang membuat saya akhirnya bermimpi bertemu beliau, ada beberapa kejadian yang ingin saya ceritakan yang barangkali merupakan satu rangkaian proses hadirnya beliau.
Setelah saya memutuskan keluar dari perusahaan saya di ....(dihapus-,pen) seperti yang dulu pernah saya sampaikan, saya mencoba cari pekerjaan di tempat lain tapi keburu krismon, jadilah saya penganggur, saya coba pulang ke ....(dihapus-,pen) untuk membantu Bapak yang pada saat itu sedang mengerjakan proyek perkerasan jalan di ....(dihapus-,pen), tapi rupanya Bapak saya juga terkena imbas krismon dan proyeknya macet (Bapak saya ini bapak tiri sedang bapak kandung sudah meninggal sewaktu saya berusia 11 th, tapi Alhamdulillah bapak tiri saya ini tidak kalah sayangnya dan tidak enggan mengantar saya dan adik-adik menjadi sarjana ).
Kemudian jadilah saya penganggur tapi tidak berani menganggur di ....(dihapus-,pen) terlalu lama karena malu dengan tetangga dan teman-teman yang selama ini telah menganggap saya sukses, saya banyak menghabiskan waktu di ....(dihapus-,pen), di tempat adik saya yang sudah menikah, sesekali saya pulang ke ....(dihapus-,pen) dan sesekali juga saya singgah di Habib Hasan Al Jufri, pada saat itu juga saya mendengar khabar kalau tunangan saya menikah ( secepat itu...? ) dengan manajernya padahal saya merasa belum meninggalkannya ataupun memberikan ijin, kesedihan saya berlipat tapi insya Allah sekarang sudah ikhlas karena Allah SWT memberikan gantinya yang lebih baik.
Setiap hari saya habiskan dengan makan, tidur dan merokok, sampai adik saya selalu menyediakan soda susu untuk mengurangi pengaruh nikotin, sampai pada suatu waktu adik saya bilang "Sampeyan adalah kakakku yang selalu menjadi kebangganku, kalau sampeyan terus begini kebanggaan itu akan saya kemanakan? " mendengar kalimat itu saya seperti tersentak, kemudian saya bangun, ambil air wudhu dan mulai sholat, sayapun mulai menulis lagi lamaran pekerjaan, beberapa kali mendapat panggilan tapi tidak ada yang lulus, sampai akhirnya takdir membawa saya ke ....(dihapus-,pen). Saya baru sadar ternyata selama ini saya terlalu sombong, merasa semua yang di berikan Allah SWT adalah usaha saya sendiri, saya lupa...
dan ternyata begitu mudah Allah mengambi kembali, sehingga saya yang merasa telah sukses harus mulai lagi dari awal, terima kasih Allah telah menegurku, mengingatkanku...
dan ternyata begitu mudah Allah mengambi kembali, sehingga saya yang merasa telah sukses harus mulai lagi dari awal, terima kasih Allah telah menegurku, mengingatkanku...
Setiap malam saya selalu sholat hajat tapi tidak saya akhiri dengan witir karena waktu itu saya belum tahu keindahan sholat witir yang ternyata merupakan salah satu sholat sunnah yang tidak pernah di tinggalkan Rasulullah meskipun beliau dalam keadaan musafir. Sholat yang saya lakukan adalah 4 rakaat ( 2 rakaat salam ) rakaat pertama saya membaca surat al -Kafirun rakaat kedua surat al -Ikhlas, setelah itu saya sujud dan membaca :
" Subhanallah Walhamdulillahi Walaailaha ilallahu Allahu akbar " 10 X, kemudian membaca Ayat kursi 10 X kemudian doa sapu jagat " Rabbana atiina fidunya khasanah dst " 10 X dan setelah itu saya berdoa masih dalam keadaan sujud, kemudian saya membaca sholawat : " Allahumma sholi ala sayyidina Muhammad wa ala alihi wasohbihi wassalim " 500 X (amalan sholat hajat ini dari Bapak tiri saya, sedang amalan sholawat ini dari Habib Hasan yang sewaktu memberikan tidak saya tanyakan fadhilahnya, waktu itu saya hanya yakin bahwa itu baik bagi saya, beliau juga memberikan amalan agar membaca doanya Nabi Musa as " Robbisrohli sodri ...dst " sebanyak 10 X setelah selesai sholat subuh, beliau juga menyarankan saya untuk bersilaturahmi ke Habib Ali Alatas di Purwakarta juga ziarah ke Makam Habib Abdullah Alatas di Bogor ).
Kemudian sampailah saatnya bulan Ramadhan 1417 H, saya lupa hari keberapa, mantan saya datang ke rumah adik saya untuk mengambil barang-barang berharga yang waktu itu saya miliki ( TV, LD, Compo ) dengan alasan untuk membayar tagihan Hp ( saya membeli Hp atas nama dia ) yang tagihannya sekian juta, saya memang sengaja tidak membayarnya karena saya merasa uang saya masih ada padanya sekian juta, belum sekian gram perhiasan yang enggan dia kembalikan dan saya tidak bisa menuntut karena tidak ada bukti.
Sewaktu dia datang saya sedang teraweh dan oleh salah seorang teman atas pesan dari adik saya jangan pulang dulu, tapi saya tetap pulang ( dia datang bersama kakaknya dengan membawa Escudo suaminya ) dan ketika bertemu, begitu sinis wajahnya seakan tidak pernah saling mencinta saya persilahkan masukpun tidak mau, lalu sempat terjadi sedikit keributan di teras rumah, tapi saya menahan diri dengan mengatakan "Saat ini Ramadhan sangat tidak baik kita ribut, tidak enak juga sama tetangga , silahkan bawa barang-barang saya kalau itu memang membuat kamu puas, tapi besok saya akan ke rumah kamu dan kita selesaikan bersama suami kamu ".
Setelah dia pulang dengan membawa barang-barang saya kok tiba-tiba saya merasa sangat terhina sekali, saya merasa sangat teraniaya dan rendah sekali, tidak ada sakit yang pernah saya rasakan sesakit ini, sungguh... saya sangat malu sama tetangga- tetangga.
Keesokan harinya, saya dengan adik ipar ke rumahnya dan bertemu dengan dia bersama suaminya, kok wajahnya tidak sesinis semalam, dan Alhamdulillah suaminya mau mengerti dan barang-barang saya di kembalikan lagi meskipun akhirnya saya jual untuk membantu biaya wisuda adik kedua saya.
Masih di bulan Ramadhan, terjadi hujan deras sekali yang mengakibatkan salah satu rumah RSS di dekat perumahan adik rusak berat, atapnya jebol dan kamipun turun tangan untuk membantu, dan saya menemukan satu mushaf al-Qur'an yang sangat basah dan saya tempatkan di tempat yang aman di mana korban mengungsi, saya kok menjadi sedih sekali orang sudah miskin masih terkena musibah, dan saya yang baru terkena musibah seperti itu kok sudah sangat mengeluh, sementara musibah yang menimpa tetangga itu jauh lebih berat.
Pada malam 17 Ramadhan 1417 H, seperti biasa saya Sholat Teraweh , terus Taddarus sebentar, setelah itu nongkrong di Pos Kamling main gaple untuk mengisi malam sambil ronda, jam 2.00 pulang dan tidur, menjelang imsak hadirlah mimpi , mimpi yang membuat saya gembira karena bertemu dengan orang yang saya cintai, tapi sekaligus membuat saya gundah karena beliau meninggalkan pesan yang sampai saat ini belum juga saya laksanakan ( Ampunilah aku ya Allah yang belum bisa mengemban amanah RasulMu, maafkan aku ya..Rasululullah )
Ceritanya seperti ini :
Pada suatu hari saya berjalan bersama Rasulullah SAW dan di ikuti oleh para pengikut beliau ( pada saat itu saya tidak dapat melihat langsung wajah Rasulullah SAW, hanya terlihat gelap seperti terselubung sesuatu = tidak mungkin engkau yang gelap ya Rasul, akulah yang buta mata, buta hati , buta segalanya tertutup maksiat sehingga tidak mampu melihat nur di wajahmu ) dan ketika tiba di sebuah kampung, para pengikut beliau masuk kedalam rumah masing-masing akan tetapi Rasulullah SAW terus saja berjalan dan kemudian saya bertanya kepada beliau :
" Kenapa Rasulullah SAW tidak ikut bersama kami ...?"
Rasulullah SAW menjawab : " Rumahku tidak di sini, aku tinggal di sana ( sambil menunjuk sebuah tempat ) bersama fakir dan miskin "
Kemudian saya ikuti Rasulullah SAW dan ketika sampai pada sebuah Mushola saya singgah dan masuk ke dalam Mushola dan dari jendela Mushola tersebut saya mengikuti langkah Rasulullah SAW dengan pandangan mata sehingga saya tahu kemana tujuan Rasulullah SAW dan ternyata beliau menuju sebuah pesawahan dan di situ ada sebuah ladang yang bertebaran rumah-rumah gubuk dan di situlah Rasulullah SAW berhenti.
Kemudian pada suatu ketika kampung kami di serang oleh orang kafir, dan kami kewalahan menghadapinya, dan orang-orang kampung berteiak " Minta bantuan Rasulullah SAW, minta bantuan Rasulullah SAW...! " akan tetapi tidak ada yang orang yang tahu di mana Rasulullah SAW tinggal kecuali saya, akhirnya saya lari menuju tempat tinggal Rasulullah SAW dan saya bertemu beliau kemudian saya berkata :
" Ya..Rasulullah kampung kami diserang oleh orang kafir dan kami kewalahan menghadapinya, kami minta bantuan Rasulullah SAW "
akan tetapi beliau menjawab : " Perang saya tidak di sini, perang saya nanti di akhir jaman " tetapi saya tetap memaksa Rasulullah SAW untuk berangkat, akhirnya Rasulullah SAW pun berangkat, kemudian kami tiba pada medan pertempuran, dan Rasulullah SAW langsung terlibat pertempuran dengan orang kafir, pada suatu saat saya melihat Rasulullah SAW terkena sabetan pedang orang kafir dan beliau terjatuh, saya berlari dan menubruk tubuh beliau sehingga pedang orang kafir tersebut mengenai tubuh saya.
Pada saat itulah saya mendengar pesan dari Rasulullah SAW dan sesaat kemudian beliau meninggal, seketika mendengar pesan Rasulullah SAW itu juga saya berteriak " Allahu Akbar " dan mengambil pedang ( saya lupa apakah itu pedang saya sendiri atau pedang Rasulullah SAW ) kemudian saya berdiri dan menebaskan pedang tersebut ke orang kafir, dan orang kafir itupun mati di tangan saya, dan seketika perang terhenti, bukan karena saya telah membunuh orang kafir itu, tetapi perang terhenti karena tiba-tiba tercium bau wangi luar biasa sehingga semua orang baik Muslim maupun kafir terkejut dan lebih takjub lagi ketika mereka tahu bahwa bau harum itu keluar dari tubuh Rasulullah SAW yang telah meninggal.
Kemudian apa yang di pesankan Rasulullah SAW kepada saya ? pesan beliau adalah :
" TEGAKKAN JIHAD FI SABILILLAH "
( Wallahu'alam )
( Wallahu'alam )
Itulah cerita panjang tentang mimpi bertemu Rasulullah yang pertama, semoga cerita ini bermanfaat, terutama mengingatkan saya bahwa saya masih memegang amanah dari kekasih Yang Maha Kuasa yang sampai saat ini belum dapat saya lakukan, doakan saya agar tidak menghianati amanah ini, semoga Allah SWT senantiasa membimbing saya, amien...
========= selesai,- pen============
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com