”Buaya Keroncong
Gendong Cicak” di Bentara Budaya Jakarta
”Di Republik ini
rupanya yang meningkat tidak hanya koruptor dan orang-orang miskin, tetapi
juga para pengidap gangguan
jiwa.”
”Mungkin inilah hamenangi
zaman buaya ….semua aparat berlomba-loba ngedan jadi buaya…sing ora dadi
buaya
ora keduman….”
”Mari kita
memenuhi himbauan bapak presiden Indonesia dan bapak kapolri untuk selalu
berpikir positif. Saya ingin berpikir positif. Misalnya, kita bisa bisa melihat
fenomena buaya sebagai meningkatnya kualitas aparat hukum kita. Kalau dulu
polisi cuma tingkatannya menjebak pelanggar
lalu lintas maka sekarang para
aparat itu sudah meningkatkan kualitas... dalam mengkriminalkan seseorang....”
”Makanya, kalau
koruptor ditanyai dimana persembunyian paling aman bagi seorang koruptor,
justru ada di pengadilan.”
Petikan dari
Narasi Butet
Silah simak edisi
lengkap
http://lenteradiatasbukit.blogspot.com/2009/11/butet-kartaredjasa-parodi-cicak-v\
s.html
Jalan Sehat,Singkirkan Korupsi, dilakukan pada hari libur
bersama keluarga
secara damai namun membawa pesan mulia bahwa KAMI ADA....
Pertarungan antara KPK dengan Kejagung dan Kepolisian membuat masyarakat
khawatir.Resah karena tidak ingin pemberantasan korupsi mandeg dan ranah hukum
dipermainkan dengan mudahnya. Kasus Bibit-Chandra memposisikan masyarakat hanya
sebagai penonton retorika tak berujung dari pimpinan negeri ini. Masyarakat
sebagai pemangku kepentingan negeri ini sudah saatnya untuk bersatu dengan
mengindahkan segala perbedaan. Jalan Sehat,Singkirkan Korupsi,diharapkan
menjadi
awal Gerakan Masyarakat Sipil sebagai pengawas gerak laju pemerintahan dan
pimpinan negeri ini.
Karena ini aksi simpatik milik bersama, mohon pada hari Minggu nanti semua
membawa bekal sendiri (air mineral, kue dll). Tapi botol dan bungkus makanan
jangan dibuang sembarangan. Kalau perlu bawa kembali sampah yang kita bawa ke
rumah. Kasihan tukang sampah kalau kita bikin kotor jalanan.
Ajak suami, istri, anak-anak, pacar dan tetangga untuk bersama-sama berolahraga
pagi sembari mengirim pesan yang jelas kepada pemerintah tentang rasa keadilan
kita yang sudah dilukai.
Jangan lupa memakai kaos hitam atau pita hitam di lengan. Sampai ketemu hari
Minggu, 8 November jam 7 pagi tepat. Rute berkumpul Monas,depan gedung ESDM
menuju ke Hotel Indonesia (HI)..
Kontak:Ucok Marpaung (Imparsial),0811177982, Ezki,0816923252 atau
Heru,0811851083
[Non-text portions of this message have been removed]