Search the web
Sign In
New User? Sign Up
lingkungan · Milis Lingkungan (Indonesia)
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Real people. Real stories. See how Yahoo! Groups impacts members worldwide.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
WKS dan debu jalanan   Message List  
Reply | Forward Message #43147 of 45957 |
Kurang lebih 20 Km, perjalanan menuju tebing tinggi tanjabar provinsi jambi
dari Pelabuhan dagang menyengsarakan siapapun yang lewat, bagi pejalan kaki
ataupun pesepeda motor. Tidak ada jalan lain menuju tebing tinggi untuk
menghindari perjalanan yang menyulitkan.

Kecamatan tebing, merupakan salah satu kecamatan yang berada jauh dari kota,
masyarakat di sini rata-rata kebanyakan transmigran perkebunan inti rakyat
(PIR) yang bermitra dengan agrowiyana (group bakri). Selain itu, di tebing
tinggi ini pula terdapat pabrik WKS (Wira Karya Sakti) Sebuah perusahaan
pabrik Pulp and Paper milik sinar mas yang menguasai kira-kira 40.000 ha.

Kesengsaraan yang tadi di sebutkan itu adalah berjalan dalam debu.
Pasalnya, 20 km jalan berpasir dan belum di aspal. Di pinggir-pinggir jalan,
di lewati buruh kebun yang sedang bekerja dan di selang-selaingi oleh usaha
kecil masyarakat. Di jalan yang berpasir inilah, mobil-bobil besar milik WKS
membawa kayu ke pabrik. Bayangkan, jika mobil/ truck besar dengan kecepatan
rata-rata dan berjalan di jalan yang berpasir. Pasti yang muncul adalah
mengepulnya debu-debu jalan. Mobil-mobil itu berjalan selama 24 jam tanpa
henti. Masyarakat tebing ataupun masyarakat dari luar yang melewati jalan
ini pasti berjalan dalam debu. Bagi pesepeda motor, jika melewati jalan ini
harus menyalakan lampunya dan jika tidak pasti akan tersenggol atau bahkan
bisa-bisa di tabrak oleh truk besar pengangkut kayu industry WKS.

Sayangnya, WKS tidak tidak pernah memperhatikan masyarakat sekitar tentang
debu jalan itu. Masyarakat sekitar, sangat terus mengharapkan agar hujan
selalu datang setiap saat untuk membasahi jalanan yang berdebu. Masyarakat
merasa was-was atau akan berfikiran dua kali jika ingin melewati jalan ini.

Masyarakat tebing sangat mengharapkan, agar WKS memiliki jalan produksi
sendiri dan tidak di campurkan dengan jalan umum yang digunakan masyarakat.
Jika tidak, maka kesengsaraan itu akan terus berlangsung tanpa henti bahkan
bisa-bisa menimbulkan penyakit akibat debu.





[Non-text portions of this message have been removed]




Thu May 21, 2009 7:59 pm

darto_wojtyla
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #43147 of 45957 |
Expand Messages Author Sort by Date

Kurang lebih 20 Km, perjalanan menuju tebing tinggi tanjabar provinsi jambi dari Pelabuhan dagang menyengsarakan siapapun yang lewat, bagi pejalan kaki ...
darto
darto_wojtyla
Offline Send Email
May 22, 2009
8:06 am

Saya ingat th 2001 berkunjung ke WKS (HTI) dan Lontar Papyrus (pabrik pulp & paper), waktu itu jalan akses ke Tebing ber-km2 sangat berdebu. Katanya WKS &...
Suwandi Raharjo
suwandi_sc
Offline Send Email
May 22, 2009
4:15 pm
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help