Oknum Aparat Memperparah Situasi Poso
Poso, Laskarjihad.or.id (04/10/2001)
Kondisi ATM (aman tapi mencekam) di Poso ternyata tidak menyurutkan
keinginan orang untuk melakukan pelanggaran norma-norma agama dan
masyarakat. Gejala yang makin mencolok mata kini di antaranya adalah
kemunculan "koramil-koramil" (korban rayuan militer) di sepanjang
pesisir pantai dari pelabuhan hingga Desa Lawanga.
Oknum yang baru maupun lama memanfaatkan keisengan jaga malam dengan
semaksimal mungkin. Laskarjihad.or.id yang mengumpulkan keterangan dari
masyarakat di sekitar pantai dapat memastikan bahwa setiap malam di
Pantai Lawanga adalah "malam minggu". Banyak pasangan yang asyik masyuk
dengan kemaksiatan dan minuman keras, yang sangat disayangkan ternyata
banyak berasal dari kalangan militer.
"Setiap malam banyak polisi atau tentara yang datang makan dan minum
dengan dorang pu pacar", kata ibu N (38 tahun).
Ternyata semakin jauh saja aparat pelindung dirundung malang. Sambil
menunggu orderan baru yaitu mengantar kaum kristen dengan bayaran
menggiurkan, mereka menghabiskan waktu luangnya dengan maksiat, minuman
keras dan judi.
Kasus oknum aparat yang mabuk di Madale dan Moengko menambah daftar
penyesalan kita terhadap keberadaan aparat keamanan di Kabupaten Poso
ini. Bahkan di Moengko oknum tersebut menimbulkan keributan dengan
masyarakat setempat.
Beberapa kali Laskar Jihad berusaha mengkonfirmasikan masalah ini dengan
para pimpinan aparat keamanan di Kabupaten ini untuk menindak kegiatan
amoral yang menodai kehidupan muslimin di Kota Poso, namun sejauh ini
masih seperti menggantang asap saja niat para masih seperti menggantang
asap saja niat para Laskar itu. (td)