Search the web
Sign In
New User? Sign Up
komik_indonesia · Komik Indonesia
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Want to share photos of your group with the world? Add a group photo to Flickr.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
PPKI 2009: Sebuah Catatan (bagian 2)   Message List  
Reply | Forward Message #13168 of 13718 |
RISET KECIL-KECILAN DALAM KOMIK
Salah satu materi menarik dalam PPKI 2009 adalah Riset Kecil-kecilan Dalam
Komik. Ketika kami sedang mengumpulkan bala bantuan dan tema yang akan
ditampilkan, Yusi Pareanom (Banana Publishing) tampil dengan usul memperkenalkan
cara melakukan penelitian dalam komik. Tidak harus skala masif dan dana besar,
penelitian sederhana dapat dilakukan untuk menjadikan sebuah komik berkualitas.
Yusi, bersama Banana Publishing, dikenal masyarakat dengan dua karyanya:
Ekspedisi Kayu Manis Kapal Borobudur, dan Exprestreinen. Dua judul ini dipuji
banyak orang atas usaha penelitian yang banyak merujuk pada catatan historis.

Setelah menerima bahan berupa narasi, masalah berikutnya timbul: bagaimana cara
riset ini mau ditampilkan? Beruntung Rie dan rekan-rekan Splash menawarkan
bantuan untuk desain. Saat saya mengangkat bendera `Help!", mereka dengan
spontan mengulurkan bantuan. Setelah melalui proses editing, akhirnya 4 halaman
A4 Riset Kecil-kecilan Dalam Komik (tentu saja tampilannya benar-benar berupa
komik) rampung. Desain langsung berpindah tangan ke tangan Tita Cleo, yang
membantu pencetakannya.

PROSES BIKIN KOMIK
Salah satu tujuan PPKI 2009 adalah memperkenalkan proses kreatif kepada
masyarakat. KKI menampilkan proses pembuatan komik. Mulai dari datangnya ide,
coret-coret, pensil, tinta, dan seterusnya hingga menjadi sebuah karya.
Kebetulan ketika ide ini sedang dipikirkan, datang berita bahwa materi ini sudah
pernah disusun. Zarki dan MKI membuatnya beberapa waktu lalu dalam bentuk
backdrop besar berukuran 3 m x 2 m. Ukuran yang terlalu besar bagi booth PPKI.

Beruntung Wahyu Sugianto dan Zarki bersedia mengirimkan materi soft copy nya.
Uwi Mathovani yang dipercayakan untuk merancang ulang sesuai kebutuhan. Namun
kendala pekerjaan membuat Uwi kesulitan menyelesaikannya tepat waktu. Wahyu pun
datang dengan backdrop. Secara terpisah materi yang sama digandakan dalam kertas
A4. Tita Cleo membantu penggandaannya, agar dapat dibagikan kepada pengunjung.

Pada malam dekorasi booth, ternyata backdrop sulit ditampilkan. Secara artistik
pun mengganggu pemandangan. Akhirnya dengan berat hati backdrop ini urung
digunakan. Materi print A4 tetap tersedia, dan ternyata sangat digemari
pengunjung.

PERJALANAN PANJANG KOMIK INDONESIA
Bagi sebagian orang, mengetahui apa saja yang sudah terjadi selama tahun-tahun
lampau dalam kancah komik lokal adalah penting. Mengingat sejarah, katanya.
Banyak pula masyarakat yang sudah beberapa tahun `hilang' dari dunia komik yang
mengisi masa kanak-kanak dan remajanya, dan kini ingin mengejar berita
tertinggal. Materi ini dulu saya buat dalam rangka pameran bersama komik
Indonesia dan Perancis di Pusat Kebudayaan Perancis, CCF, Jakarta. Kali ini
materi diperbaharui hingga 2009 dan dirancang sebagai backdrop. Terima kasih
kepada Rie dan rekan-rekan Splash yang sudah membantu membantu tampilan yang
indah.

Ada fakta menarik ketika masyarakat memperhatikan backdrop Perjalanan Panjang
Komik Indonesia. Backdrop setinggi 220 cm dengan lebar 80 cm itu mengundang
banyak orang untuk mendekatinya. Banyak yang baru tahu saat itu beberapa komikus
legendaris sudah wafat, dan begitu banyak peristiwa serta prestasi diraih komik
lokal. Tanpa diperkirakan, banyak yang menanyakan salinan untuk dibawa pulang.
Sayang sekali kami tak menyiapkan salinan apapun. Sejujurnya, tak mengira akan
ada pengunjung yang tertarik untuk memiliki salinannya. Alhasil banyak
pengunjung yang memotret backdrop indah tinggi menjulang tsb.

COSPLAY
Pernah lihat costume play (atau cosplay) komik Indonesia? Dulu memang ada kostum
Si Buta Dari Gua Hantu, atau Gundala Putera Petir. Di PPKI 2009 pengunjung
dibuat heboh dengan hadir Gibug! Tokoh rekaan Wisnoe Lee ini hadir lengkap
dengan kucing dan bajaj nya. Memang boneka kucing dan mainan bajaj yang ditarik
keliling Jakarta Convention Center. Tapi Gibug benar-benar mampu memeriahkan
suasana. Tak terhitung pengunjung dan sesama komikus yang berfoto bersama Gibug.

LAUNCHING KOMIK BARENG
Acara ini memiliki banyak tujuan penting. Bagi para komikus, Launching Komik
Bareng merupakan kesempatan terbaik untuk memperkenalkan karya-karya terbaru
kepada masyarakat. Bagi Pemerintah dan para pemerhati komik, acara ini berguna
untuk mengetahui kemajuan komik lokal, potensi pasar, dan lainnya.

Launching Komik Bareng juga membuka mata banyak pihak, bahwa komik lokal masih
hidup, eksis, aktif, dan terus berkembang. Sudah menjadi pertanyaan klasik
tentang komik lokal yang mati suri. Beberapa penerbit mulai mempertimbangkan
untuk membuka lini produksi komik, bahkan menghidupkan lagi divisi komik yang
dulu ditelantarkan. Antusiasme pengunjung selama 4 hari membuka persepsi baru
bagi semua pihak.

KERJASAMA dan RELASI LINTAS INDUSTRI
PPKI 2009 juga menjadi ajang tukar informasi dan membuka peluang bisnis baru,
baik bagi komikus, investor, maupun yang lain. Ada banyak cikal bakal kerjasama
tercipta disini. Memang dimulai dari bertukar kartu nama atau nomor telepon.
Tapi inilah embrio kerja sama lintas industri di masa mendatang. Mudah-mudahan
semua komikus yang hadir berkesempatan membangun relasi dan kerja sama lintas
industri ini.

Saya sendiri semaksimal mungkin memanfaatkan waktu untuk berkenalan dengan pihak
lain. Menyenangkan rasanya bisa bertukar pikiran dengan para petinggi
perusahaan, komunitas, Pemerintahan, bahkan para pelaku seni. Mudah-mudahan
networking ini bermanfaat demi kemajuan komik lokal.

SEMINAR
Selain pameran dan bazaar, juga ada seminar selama PPKI 2009. Pemerintah melalui
berbagai departemen menyelenggarakan banyak seminar, workshop, hingga dialog
dengan para Duta Besar negara sahabat. Tujuannya agar membuka cakrawala dan
mengetahui peluang yang ada di negara lain. Dalam salah satu seminar seorang
narasumber menyajikan data solid hasil penjualan buku di beberapa toko buku
selama satu tahun. Termasuk diantaranya komik. Disini disajikan genre-genre buku
yang populer dan catatan penjualannya. Data ini penting diketahui para praktisi
dan pebisnis komik, agar dapat merancang strategi yang lebih baik di masa yang
akan datang.

KOMIK dan PRODUK DERIVATIF?
Berkaca pada kesuksesan industri komik Amerika dan Jepang, kita sama-sama tahu
bahwa komik memiliki banyak produk derivatif. Mulai dari merchandise (pakaian,
alat tulis, pajangan, dll), game on-line/ komputer, film animasi TV dan bioskop,
dan lainnya. Strategi produk ini terbukti ampuh untuk merangkul banyak pasar.
Penikmat animasi ada kemungkinan juga membeli komik. Pembaca komik ada
kemungkinan juga mengoleksi pernak-pernik karakter.

Tidak banyak karakter komik lokal yang mengadaptasi strategi produk dan
pemasaran ini. PPKI 2009 menjadi ajang uji coba pasar. Cendana Art Media, selaku
penerbit Lotif dan Brasta Seta, melakukannya dengan cara mendesain dan menjual
t-shirt unik. Ada banyak sekali peminat t-shirt tapi tak tertarik untuk membeli
komiknya. Sebagian komikus sedih pengunjung lebih berminat dengan produk selain
komik. Ya benar itu fakta menyedihkan, dari sudut pandang komikus. Namun dari
sudut pandang lain, fenomena ini merupakan peluang yang baik. Produk-produk
sampingan ini dapat ikut mendongkrak popularitas komik. Bahkan ikut mendatangkan
uang yang tidak sedikit.

===

PPKI 2009 tak bisa terwujud tanpa bantuan rekan2. Saya berusaha menyebutkan satu
per satu, namun bila ada yang terlewat saya mohon maaf sebesar2nya...

Wisnoe Lee & Gibug, Beng Rahadian, Zarki, Syamsuddin, Ririn, Shirley & Splash,
Iwan Gunawan, Gienardi, Is Yuniarto, Alfie, Diyan Bijac, Andy Wijaya, Wahyu
Sugianto, Marico, Tita Cleo, Sheila Rosswitha, Simon Chandra, Tita Larasati,
Yusi Pareanom, Ahmad Zeni, Wahyu Hidayatz, Uwi Mathovani, Lulu Ratna, Erry,
Injun, Gerdi WK, Mansjur Daman, Hasmi, Hans Jaladara, Dwi Koen, Risdianto,
Sigit, Armin Tanjung, Pohan, Dhiar, Toni Masdiono, Roni, Iman & Harley, Jerry
'M&C', Rani & Thomas 'Erlangga', Pandu Ganesa, Seno Gumira, Oyas, Herman Kwok,
Veetra, dan lain-lainnya yang mungkin terlewatkan....

Mudah2an semangat yang diusung dalam PPKI 2009 akan terus langgeng.


Surjorimba Suroto




Fri Jul 3, 2009 1:29 pm

suryo_anglagard
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #13168 of 13718 |
Expand Messages Author Sort by Date

RISET KECIL-KECILAN DALAM KOMIK Salah satu materi menarik dalam PPKI 2009 adalah Riset Kecil-kecilan Dalam Komik. Ketika kami sedang mengumpulkan bala bantuan...
suryo_anglagard
Offline Send Email
Jul 3, 2009
1:30 pm
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help