Our Mission
Institute For Syriac Christian Studies (ISCS) adalah sebuah lembaga studi yang mengkhususkan diri dalam kajian tentang kekristenan oriental (baca:budaya timur), khususnya Syria, yang mempunyai arti historis yang besar bagi kekristenan Semitik dalam awal perkembangan Gereja perdana, sebagaimana dicatat dalam Kisah Rasul-rasul 11:26, "u-be Antiokiyah larisyonah kinnu et ha-Talmidim Mashihiyim" (di Anthiokia untuk pertama kalinya murid-murid Yesus disebut Kristen). Kajian-kajian yang dilakukan mencakup bidang religi dan kebudayaan semitik, termasuk ritus dan bahasa-bahasa asli Alkitab, khususnya bahasa Arami/Syriac sebagai Al-Lughat As-Sayid Al-Masih (bahasa Junjungan kita Al-Masih) dan bahasa Arab sebagai bahasa liturgi gereja-gereja di Timur Tengah.