BUDIONO
Berubah duduk di pesawat tentu saja iya karena pertama, aturan sekuriti,
kedua, aturan kepantasan sbg wkl kepala negara....tetapi untuk kemudian
jadi "nenggek" seperti banyak sy lihat pada pejabat di Gorontalo.... sy
kira tidak.
Yang sangat sy kagumi di Gorontalo adalah daya imajinasi org2 kita,
apalagi di warung2 kopi. Sangat kreatif dalam memutar-mutar dan
membalik-balikkan diskusi tetapi kalau sudah sampai dititik
"pembuktian", ngacirlah dia.Contoh : seorang teman dekat ketika masih di
SD, ber buih2 menceritakan jasa2 pemain sepak bola terbaik Gtlo yang
namanya te Raha(?) yg juga ada saat itu diwarung kopi.
Dia memang sudah agak lumpuh dan tidak bisa bekerja normal, banyak
dibantu orang2 sekitar. Ketika saat itu seseorang mengambil inisiatif
mengumpulkan sedikit uang untuk Raha, yang tadi ber buih2 itu tidak
memberi uang sambil berkata : no money utiy..... Bakat "gaimbu"
tersebut ada juga ditempat lain misalnya pada debat2 kusir di ruang2
bilyar di mana2. Juga diajang tukang jual obat keliling.
Pola dari pergaulan sosial ini ada juga dimilis kita, GM2020 walaupun
agak lebih tinggi mutu argumennya terutama karena dibumbui dgn istilah
dan kata2 "susah". Contoh : beberapa bulan lalu terjadi debat ttg
mengapa Elnino ikut mencalonkan diri untuk DPD. Seorang member yang
menamakan dirinya Ngomoku, dengan gigih menyerang bahwa belum pantas
seorang "anak kecil" belum berpengalaman banyak, ikut dalam pemilihan
ini, sambil dia menjagokan sebuah nama lain yang katanya lebih pantas.
Sekarang....tidak terlihat lagi bung Ngomoku muncul di milis ini dgn
menggunakan nama itu.
Itulah yang saya maksudkan dengan titik pembuktian, mengaku salah kalau
salah, mengaku kalah kalau terbukti kalah seperti yang diperlihatkan
oleh Jusuf Kalla yang spotif itu, layaknya ke- ksatria-an dalam olah
raga Yudo, Karate di Jepang atau sesudah pemilu2 di negara2 maju.
salam & sori,OH
Funco Tanipu wrote:
>
>
> Tapi Om, mungkin kita akan lihat nanti jika Herawati dan Boediono akan
> berubah atau tidak..
>
>
>
> Pada 20 Juli 2009 06:44, Razif Halik <razifhalik@...
> <mailto:razifhalik@...>> menulis:
>
>
>
> IBU BUDIONO
>
> Saya bisa percaya cerita ttg Ibu Bud dipesawat terbang.
> Tgl 27/6 y.l., ketika isteri sy akan menyongsong cucu2nya terbang dgn
> Garuda siang hari ke Denpasar dan mendapat tempat di bisnis class,
> Ibu
> Budiono melalui tangga pesawat terdepan masuk ke ruangan cabin.
> Karena
> pernah kenal, segera isteri sy berdiri dan bertanya disebelah mana
> beliau akan duduk.Tetapi alangkah salah tingkah dan kagok isteri sy
> ketika ibu Bud menyatakan bahwa tempatnya di belakang, di economy
> sambil berjalan terus kebelakang pesawat. Padahal hasil pilpres
> hitung
> cepat sudah keluar.....dimana suaminya bakal menjadi Wakil Presiden.
>
> Wass.OH
>
>
>
> Iqbal wrote:
> >
> > Jadi pengen ikutan nimbrung. Saya mengaminkan 100 persen argumen
> bung
> > Funco tentang postingan awalnya. Ini memang sekedar sharing dari fb
> > temannya yang mungkin juga dimaksudkan utk kampanye pada saat
> masa2nya
> > kemaren meskipun bisa saja cerita ini cuma rekayasa penulis.
> Komentar
> > dari teman2 lain juga saya pikir sebagai apresiasi meskipun sudut
> > pandangnya berbeda. Pro dan kontra adalah hal wajar begitu pula
> bahasa
> > yang digunakan. Masalah etika kita serahkan saja pada pandangan
> orang
> > yang membacanya yang juga akan mengadilinya dengan nilai2 yang dia
> > anut. Tetaplah berdiskusi..
> >
> > Salam,
> > Iqbal M
> >
> > Sent from my iPhone
> >
> > On Jul 19, 2009, at 10:00 PM, Funco Tanipu <func0@...
> <mailto:func0%40yahoo.com>
> > <mailto:func0@... <mailto:func0%40yahoo.com>>> wrote:
> >
> >>
> >> Bung Andre, semestinya dilihat fokus narasi secara detail.
> Vonis anda
> >> mestinya melihat narasi secara hermeneutik. Apa ada interest
> saya di
> >> balik itu?
> >> Sebenarnya, jika melihat dari narasi sebelumnya, ini adalah
> >> pengalaman seseorang tentang perjumpaan dia dengan Herawati. Dia
> >> menceritakan secara apa adanya. Dia tak dibayar untuk itu. Dan
> >> apalagi dia menceritakan hal itu pasca pilpres.
> >>
> >> Forum ini forum terbuka, tidak ada klaim ruang apalagi waktu di
> forum
> >> ini. Saya mengikuti forum ini sejak 2005, dan setahu saya tak ada
> >> rules mengatur hal-hal yang perlu dibicarakan itu semestinya yang
> >> masa kini. Yang diatur adalah etika dan kesopanan dalam bertutur.
> >> Jika lebih rigid, etika adalah juga penghargaan terhadap pandangan
> >> orang lain, bukan kemudian mengatur pandangan orang lain dalam
> irama
> >> otak kita.
> >>
> >> Toh, tema dalam milis ini juga hampir tak beraturan. Jadi, apa
> yang
> >> mesti dikatakan "lawas"?
> >>
> >> Tapi, saya mengakui bahwa mereka, para kandidat lalu adalah
> >> orang-orang memiliki kapital yang luar biasa. Tapi juga kita mesti
> >> melihat itu secara detail, mana yang mengakumulasi secara sopan
> dan
> >> beretika, mana pula yang melakukan akumulasi secara "buas".
> >>
> >> Berikutnya, yang semestinya dipahami dan ditelaah adalah
> personalitas
> >> dari kandidat itu. Semestinya, bung Andra tidak pasif terhadap
> itu.
> >> Warga yang baik adalah juga warga yang berpartisipasi aktif dalam
> >> dinamika demokrasi. Tidak sekedar mencela apa yang teah dihasilkan
> >> demokrasi. Secara prosedural, demokrasi kita sudah lebih baik dari
> >> sebelumnya, walau tidak sempurna. Namun, celah substansial dalam
> >> demokrasi itulah yang mesti kita perbaiki, tentu saja dengan
> >> kontribusi aktif dari kita sekalian.
> >>
> >> Saya tidak mengenal Boediono, karena saya hanya "mendengar" kuliah
> >> untuk studi pembangunan dari beliau hanya "beberapa saat", di saat
> >> dia punya waktu ke UGM.
> >>
> >> Bung Andra, tak perlu militan dan fundamental memang untuk
> mendukung
> >> pemimpin kita. Saya tak pernah punya hasrat jadi seperti itu.
> Tetapi,
> >> kita juga mesti fair untuk mengapresiasi jika dia memiliki hal
> yang
> >> lebih baik dari yang lain. Yang saya tahu tentang Boediono, adalah
> >> dia memiliki karakter yang "tidak buas" dalam mengakumulasi
> kapital.
> >> Kapital miliknya adalah murni penghargaan profesi dia.
> >>
> >> Terima kasih, mohon maaf agak panjang..
> >>
> >>
> >>
> >> Funco Tanipu
> >>
> >> .
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >> --- Pada *Ming, 19/7/09, andrekasim /<andrekasim@...
> <mailto:andrekasim%40yahoo.co.id>>/* menulis:
> >>
> >>
> >> Dari: andrekasim <andrekasim@...
> <mailto:andrekasim%40yahoo.co.id>>
> >> Judul: [GM2020] Re: Ternyata Ibu Tua itu, Ibu Boediono *)
> >> Kampanye nih....
> >> Kepada: gorontalomaju2020@yahoogroups.com
> <mailto:gorontalomaju2020%40yahoogroups.com>
> >> Tanggal: Minggu, 19 Juli, 2009, 11:42 AM
> >>
> >>
> >>
> >> Bung Funco mengangat isue yg tidak relevan lagi... sudah basi,
> >> jelas sekali temanya untuk kampanye (bukan untuk kemenangan lagi
> >> tetapi pencitraan) padahal anda sendiri sudah menggaris bawahi
> >> pasangan SBY-Boed menang 61%. Untuk apalagi dibahas.
> >>
> >> Mau miskin, mau kaya, mau pura - pura miskin terserah dia ...!
> >>
> >> Kalau anda tidak mengenal betul siapa Boediono tdk usah militan
> >> begitu..! bela2in Budiono...
> >>
> >> Sekedar kilas balik berikut daftar kekayaan capres dan cawapres:
> >>
> >> 1. Prabowo Subianto Rp 1,5 triliun dan 7,5 juta dollar AS
> >> 2. Megawati Soekarnoputri Rp 256,4 miliar
> >> 3. Jusuf Kalla Rp 314,5 miliar dan 25.668 dollar AS
> >> 4. Wiranto Rp 81,7 miliar dan 378.625 dollar AS.
> >> 5. Susilo Bambang Yudhoyono Rp 6,8 miliar dan 246.389 dollar AS
> >> 6. Boediono Rp 22 miliar dan 15.000 dollar AS
> >>
> >> Ternyata semuanya mereka kaya raya, harta dunia berlimpah.
> >> Termasuk Budiono yang gaji Gubernur BI sebesar Rp 165 juta per
> >> bulan. Atau sekitar Rp 1,9 miliar pertahun.
> >>
> >> Pendapatan resmi seorang Wapres `hanya` Rp 57,2 juta per bulan
> >> saat ini. Sehingga, gaji Boediono pun akan berkurang sekitar Rp
> >> 108 juta per bulan pada oktober 2009 nanti.
> >>
> >> --- In gorontalomaju2020@ yahoogroups. com
> >> </mc/compose?to=gorontalomaju2020%40yahoogroups.com
> <http://40yahoogroups.com>>, Razif Halik
>
> >> <razifhalik@ ...> wrote:
> >> >
> >> > Mon Dieu, mon Dieu, ayez pitie de moi et de mon povere
> >> people....dila
> >> > oditi bung Fany Salamanya, longola bo popo'oyo?
> >> >
> >> > Wass.OH
> >> >
> >> >
> >> > Funco Tanipu wrote:
> >> > >
> >> > >
> >> > > Maminasata, tak usahlah terlalu curiga dengan posting ini.
> >> Bangsa ini
> >> > > terlalu lemah karena daya curiganya yang terlampau berlebihan.
> >> > > Tak ada gunanya kampanye, toh SBY-Boediono menang 60 %.
> >> > > Haji itu masalah privat, masalah hubungan Tuhan dan hambaNYa.
> >> Yang
> >> > > menjadi problem ketika menjadi haji tetapi berperilaku bua
> >> terhadap
> >> > > sesama.
> >> > > Bangsa ini memproduksi haji dan hajjah sudah sangat banyak,
> >> jutaan
> >> > > jumlahnya. Tetapi, produksi kekerasan dan eksploitasi sudah
> >> melampaui
> >> > > indeks kejahatan manapun.
> >> > >
> >> > > Thanks.
> >> > >
> >> > >
> >> > > Funco Tanipu (dari ST29)
> >> > >
> >> > > --- Pada *Ming, 19/7/09, elfian_paris@ ...
> >> > > /<elfian_paris@ ...>/* menulis:
> >> > >
> >> > >
> >> > > Dari: elfian_paris@ ... <elfian_paris@ ...>
> >> > > Judul: Re: [GM2020] Re: Ternyata Ibu Tua itu, Ibu Boediono *)
> >> > > Kampanye nih....
> >> > > Kepada: gorontalomaju2020@ yahoogroups. com
> >> </mc/compose?to=gorontalomaju2020%40yahoogroups.com
> <http://40yahoogroups.com>>
>
> >> > > Tanggal: Minggu, 19 Juli, 2009, 12:28 AM
> >> > >
> >> > >
> >> > >
> >> > > Haji atau tidak bukan dilihat dari berapa banyak uang yang
> >> > > dimiliki,pejabat atau bukan,karena haji itu adalah ibadah yang
> >> > > menyangkut keimanan dan urusannya dengan Tuhan,bukan untuk di
> >> > > publikasikan.
> >> > > Berapa banyak orang yang punya predikat haji tapi tidak
> diimbangi
> >> > > dengan perilaku yang terpuji.
> >> > > Sekali lagi ibadah haji bukan untuk menunjukan ini aku
> >> > > "haji".....! !!!
> >> > > Wassalam...
> >> > > Terimakasih
> >> > >
> >> > > Sent from my BlackBerry� smartphone from Sinyal Bagus XL,
> >> Nyambung
> >> > > Teruuusss... !
> >> > >
> >> > > ------------ --------- --------- --------- ---------
> --------- -
> >> > > *From*: "maminasata"
> >> > > *Date*: Sat, 18 Jul 2009 22:43:54 -0000
> >> > > *To*: <gorontalomaju2020@ yahoogroups. com>
> >> > > *Subject*: [GM2020] Re: Ternyata Ibu Tua itu, Ibu Boediono *)
> >> > > Kampanye nih....
> >> > >
> >> > >
> >> > > Masih bau - bau kampanye nih aromanya...
> >> > > Demi pencitraan apapun dilakukan...
> >> > >
> >> > > Harta 24 milyar ini versi yg dilaporkan ke KPU yg bisa di
> audit,
> >> > > tetapi yg tidak teraudit Insya Allah jauh lebih banyak.
> >> > >
> >> > > Kalau punya duit sebanyak itu, umur sudah lanjut belum
> menunaikan
> >> > > ibadah haji gimana yah?
> >> > >
> >> > > --- In gorontalomaju2020@ yahoogroups. com
> >> > > </mc/compose? to=gorontalomaju 2020%40yahoogrou ps.com
> <http://ps.com>>,
> >> Funco Tanipu
> >> > > <func0@> wrote:
> >> > > >
> >> > > >
> >> > > >
> >> > > >
> >> > > > Suatu siang, setahun yang lalu. Tak sengaja di atas
> >> pesawat, saya
> >> > > > bersebalahan dengan seorang ibu tua. Ibu Tua itu berpakaian
> >> > > biasa, tak
> >> > > > ada merek branded yang melekat di badannya. Baju, tas, jam
> >> > > tangan semua
> >> > > > biasa saja, layaknya ibu-ibu biasa. Setelah lama duduk,
> kamipun
> >> > > > terlibat dalam pembicaraan kiri kanan.
> >> > > >
> >> > > >
> >> > > >
> >> > > > Ibu Tua: “Hendak ke mana dik”. Saya jawab hendak ke Jogja
> >> karena ada
> >> > > > urusan kantor. Lalu kami bicara mengenai banyak hal termasuk
> >> > > mengenai
> >> > > > jogja. Sampai saya bilang kalau kakak saya juga ngajar di
> UGM.
> >> > > > ”Fakultas apa dik,” tanya Ibu Tua itu. ”Di Fakultas
Ekonomi,”
> >> > > kata saya
> >> > > > sambil saya sebut sebuah nama. Dan ternyata Ibu Tua itu kenal
> >> > > baik. Ibu
> >> > > > Tua malah bilang sering berinteraksi dengan kakak saya itu.
> >> > > >
> >> > > >
> >> > > >
> >> > > > ”Dia rekan kerja suami saya,” kata Ibu Tua itu
> >> berulang-ulang. Lama
> >> > > > benar saya berpikir siapa sih Ibu Tua itu. Akhirnya saya
> >> > > beranikan diri
> >> > > > bertanya, ”Memang suami Ibu siapa namanya”. Ibu Tua itu lalu
> >> > > menjawab,
> >> > > > Pak Boediono. ”Walah, kalau itu sih bukan rekan kerja,
> Bu. Pak
> >> > > Boed mah
> >> > > > dosen, senior dan guru kakak saya,”.
> >> > > >
> >> > > >
> >> > > >
> >> > > > ”Ah gak lah, biasa saja,” tukas Ibu Tua itu. Waktu kami
> >> bertemu, Pak
> >> > > > Boediono masih menjabat sebagai Menko Ekuin di Kabinet SBY
> >> JK. Tapi
> >> > > > sudah akan resmi mengemban amanah jabatan baru sebagai
> >> Gubernur BI.
> >> > > > Lalu saya bilang ke Ibu Tua, ”Selamat ya Bu, Pak Boed jadi
> >> Gubernur
> >> > > > BI,”. Tapi Ibu Tua itu malah bilang begini: ”Saya itu
> >> sebenarnya gak
> >> > > > senang bapak jadi pejabat, repot dan kasihan sebagai
> orang tua.
> >> > > > Sudahlah gak usah di birokrasi, balik ke kampus saja momong
> >> cucu”.
> >> > > >
> >> > > >
> >> > > >
> >> > > > Lalu, sewaktu pesawat sebentar lagi mendarat di bandara, saya
> >> > > bertanya:
> >> > > > Ibu dijemput ya. Kalau gak ada yang jemput, ikut saya saja.
> >> Saya ada
> >> > > > kendaraan kantor. ”Wah gak usah, saya sudah telpun tetangga
> >> saya
> >> > > untuk
> >> > > > minta dijemput”. Saya melongo, kaget bukan kepalang
> karena dia
> >> > > > benar-benar mengaku tak ada supir yang jemput dia.
> >> > > >
> >> > > >
> >> > > >
> >> > > > Di akhir pertemuan singkat itu, Ibu Tua pesan ”Kalau
> >> jalan-jalan di
> >> > > > Pasar Beringharjo, hati-hati dengan tas. Soalnya banyak
> copet,”
> >> > > katanya
> >> > > > seraya kami tertawa. Selepas berpisah dengan Ibu Tua itu,
> saya
> >> > > > terheran-heran sendiri karena yang baru saja berbicara
> >> hangat tadi
> >> > > > adalah istri Gubernur BI. Dan benar saja, beberapa hari
> >> setelah kami
> >> > > > bertemu, Pak Boed dilantik sebagai Gubernur BI.
> >> > > >
> >> > > >
> >> > > >
> >> > > > *) seperti dituturkan teman saya di Facebook nya
> >> > > >
> >> > > >
> >> > > > Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8
> baru dan
> >> > > lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa
> lebih
> >> > > aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!
> >> > > > http://downloads. yahoo.com/ <http://yahoo.com/>
> <http://yahoo.com/ <http://yahoo.com/>>
> >> id/internetexplo rer/
> >> > > <http://downloads. yahoo.com/ <http://yahoo.com/>
> <http://yahoo.com/ <http://yahoo.com/>>
>
> >> id/internetexplo rer/>
> >> > > >
> >> > >
> >> > >
> >> > > ------------ --------- --------- --------- ---------
> --------- -
> >> > > Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger
> >> > > <http://sg.rd. yahoo.com/ <http://yahoo.com/>
> <http://yahoo.com/ <http://yahoo.com/>> id/messenger/
>
> >> trueswitch/ mailtagline/ *http://id. messenger. yahoo.com/
> <http://yahoo.com/>
> >> <http://yahoo.com/ <http://yahoo.com/>> invite/>
>
> >> > > Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!
> >> > >
> >> >
> >>
> >>
> >> ----------------------------------------------------------
> >> Akses email lebih cepat.
> >>
>
<http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbm\
sDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/\
id/internetexplorer/
>
<http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbm\
sDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/\
id/internetexplorer/>>
>
>
> >> Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet
> Explorer 8
> >> baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)
> >>
>
<http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbm\
sDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo..com\
/id/internetexplorer/
>
<http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbm\
sDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo..com\
/id/internetexplorer/>>
>
> >>
> >
> >
>
>
>