--- On Thu, 7/16/09, bakri arbie <dayatek@...> wrote:
From: bakri arbie <dayatek@...> Subject: FW: [S9] Trs: 40 juta ton Batubara di bakar di P.Jawa. To: Forum-Pembaca-Kompas@yahoogroups.com Cc: alumniprancis@yahoogroups.com, "arbie bakri" <arbiebakri@...> Date: Thursday, July 16, 2009, 8:03 PM
Yth Rekan milis,
Dalam suatu studi lingkungan untuk P.Jawa,perlu diamati batas pembakaran batu-bara di P.Jawa,yaitu sebesar 40 juta metrik ton per tahun. Batasnya adalah kemungkinan timbulnya hujan asam di P.Jawa yang dikeluarkan dari batu bara yang mau tidak mau mengandung Sulphur dan Nitrogen yang bisa turun ikut dengan hujan, bisa berupa asam sulfat dan asam nitrogen. Perlu dicari studi tersebut untuk dikaji lebih lanjut.
Mengingat tanah P.Jawa sangat subur terutama untuk padi,maka perubahan menuju air hujan yang lebih asam bisa mempengaruhi P.Jawa yang terkenal sebagai produsen padi yang baik dan subur.
Selain kemungkinan hujan asam,dari cerobong dikeluarkan juga berbagai polutan lain dan terutama CO2 yang menjadi bahan
diskusi dunia tentang pemanasan bumi.
Sekian tambahan untuk KKK. Nuhun pisan.
From: ani sekarningsih <anis@...> Subject: FW: [S9] Trs: PLTN To: "'bakri arbie'" <dayatek@...> Date: Thursday, July 16, 2009, 4:58 AM
|
Dari milis ITB73 ... Mumpung masih bisa ....
--- Pada Ming, 12/7/09, Djarot Saparso <jalak_budo@...>
menulis:
Dari: Djarot Saparso <jalak_budo@...>
Judul: PLTN
Kepada: AlumniITB73@googlegroups.com
Tanggal: Minggu, 12 Juli, 2009, 11:26 PM
KKK (kang kusmayanto kadiman),
Mengenai PLTN, miturut hemat saya, yang menjadi sangat
perlu agar masyarakat bisa memahami adalah SOSIALISASI yang menarik dan
terus-menerus via TELEVISI (beberapa channel sekalian). Yang bisa sangat
membantu dalam hal ini adalah menayangkan gambar-gambar instalasi PLTN-PLTN
diluar negeri, misalnya informasi ttg PLTN di Colorado (yang aku lihat
antara Golden - Boulder), dll. Panoramanya sangat menyentuh, diareal
perkebunan yang luas dan relatif dekat diantara dua kota.
Scenario nya dibuat menarik dari sisi SHE
(Safety-Health-Environment) yang friendly serta aspek Sosial nya. Utk hal
ini pakar sales/ informatika pasti bisa mengemasnya ...
Yang penting itu tadi Kang, "explore" secara
detail (dari sisi SHE dan Sosial) dengan gambar-gambar PLTN yang menarik,
dan .... terus-menerus ditayangkan dalam TV TV serta dibantu expose nya di
media-media cetak ....
Akhirul kata, aku bantu dengan sabda --> " CIPTO
DADI ..!!! "
dss
--- Pada Ming, 12/7/09, Kusmayanto Kadiman <kkadiman@...>
menulis:
Dari: Kusmayanto Kadiman <kkadiman@...>
Judul: Cikeas, ke Roket kemudian ke PLTN .. d/h Re: Bagaimana SBY Mengendus
Para Calon Menteri?
Kepada: AlumniITB73@googlegroups.com
Tanggal: Minggu, 12 Juli, 2009, 10:16 PM
Hatur nuhun Aom.
1. Saat ditilpun Pak Sudi S saya tidak niat meluncur apalagi konyol
keterlaluan. Saya bertutur formal karena no yang muncul di HP tidak saya
kenal, saya berkata jujur alias apa adanya. Ini rekaman percapakan
ringkasnya:
SS "Saya SS, apa ini KK? Sedang apa? Anda diminta besok menghadap SBY
di
Cikeas"
KK "Sedang ikat tali sepatu. Menghadap SBY di Cikeas? Bagaikan serial
Mimpi Kali Yee."
SS "Saya serius. Ini ada suratnya ditangan saya. Kasih saya no fax,
tunggu didekat mesin fax, akan saya kirim sekarang."
KK "Saya sedang dirumah dan tidak punya mesin fax kecuali dikirim ke
komputer saya dengan alamat email kkadiman@... atau kirim ke mesin
fax di Rektorat ITB, dalam 15 menit lagi InsyaAllah saya tiba di
Rektorat".
Besoknya saya terbang naik pesawat Deraya Bdg-Jkt kemudian pakai sebuah
Kijang biru pinjaman dari seorang rekan dengan supir Bapak Darjo saya ke
Cikeas. Di Cikeas sekitar 15 menit sesudah itu balik ke bdg dan kembali
kerja.
2. Tekno Roket itu sudah lama dikembangkan di RI, baca majalah Tempo
yang terbit hari ini hal 76-77. Kami melanjutkannya dengan lebih fokus
(yaitu memaksa keikhlasan mengalokasikan dana untuk litbang roket karena
dana riset yang masih kecil) dengan memompa semangat kawan-kawan LAPAN,
BPPT, LIPi dll.
3. Isu dan tantangan pembangunan PLTN kini bukan lagi di ranah
teknoekonomi melainkan di sosiopolitik. Seneng sekali jika Aom dan
kawan-kawan berkenan memberi masukan, bantuan dan kritik agar PLTN ini
bisa sukses. kalah dengan PLTU ! Saya gemes (& powerless) dengan
pembangunan besar-besar2an PLTU di pulau Jawa yang memang merupakan
konsumen terbesar daya listrik dan nyaris termiskin dalam sumber alam
untuk pembangkit listrik (khususnya batubara !). Salah satu yang bikin
gemes: 40 juta ton batubara per tahun musti dikapalkan dari Kalimantan
(Timur dan Selatan) dan Sumatera (Selatan) ke Jawa pakai tongkang.
Riskan dan Ribet !
I love Monday,
KK
On Sun, 2009-07-12 at 21:28 +0800, Cardiyan HIS wrote:
> Walaupun terlambat, saya ingin ucapkan selamat sama Bung KK, soal
> roket LAPAN yang memberikan nuansa kebanggaan Indonesia menatap ke
> depan dalam penguasaan teknologi dirgantara.
>
>
> Kumaha dengan PLTN-nya? Harus diteruskan dong biar seperti Iran,
> jangan hanya seperti di PRAB sebrang ITB saja dari dulu.
>
> Salam hangat,
>
> Kang Cardiyan "Aom" HIS
>
>
Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
You received this message because you are subscribed to the Google Groups
"ITB73" group.
To post to this group, send email to AlumniITB73@googlegroups.com
To unsubscribe from this group, send email to
AlumniITB73+unsubscribe@googlegroups.com
For more options, visit this group at
http://groups.google.com/group/AlumniITB73?hl=en
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
|
|
Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang Lebih Cepat hari
ini!
|
|
|
Fri Jul 17, 2009 12:11 am
Bakri Arbie <arbiebakri@...>
arbiebakri
Offline Send Email
|