--- On Thu, 7/16/09, bakri arbie <dayatek@...> wrote:
From: bakri arbie <dayatek@...> Subject: India Uji Coba Kapal Selam Nuklir Pertamanya. To: Forum-Pembaca-Kompas@yahoogroups.com Cc: alumniprancis@yahoogroups.com, "arbie bakri" <arbiebakri@...> Date: Thursday, July 16, 2009, 9:58 AM
Yth Rekan milis,
Minggu kemarin heboh juga tentang berita nuklir
didunia.
-Pertama adalah berita tentang persiapan India untuk melakukan uji coba kapal selam nuklir pertama mereka.Sehingga lengkaplah India yang mempunyai roket dan kemampuan untuk melontarkan bom nuklir sebagai suatu senjata penggentar lawan agar jangan coba-coba main-main dengan negaranya.
-Berita lain adalah Mitsubishi Heavy Industry mendapatkan MOU untuk membangun PLTN 2 unit di Amerika Serikat.PLTN yang akan dibangun adalah jenis APWR-Advanced Pressurized Water Reactor yang dikembangkan desainnya oleh Amerika/Westinghouse namun untuk perusahaan yang masih punya manpower untuk membangun PLTN akan ditunjuk Mitsubishi. Seperti diketahui Amerika Serikat terakhir membangun PLTN-nya ditahun 1970-an. Negara yang saat ini pengalaman membangun PLTN adalah Jepang,Korea
Selatan, Rusia,Cina,India ,Areva gabungan Prancis dan Jerman serta Canada dengan teknologi air beratnya, PLTN jenis CANDU.Argentina membangun reaktor riset untuk Australia,sedang promosikan PLTN unit kecil jenis PWR bernama CAREM.Disaat tender reaktor riset Australia, tadinya Indonesia mau ikut tender bersama Argentina, karena Indonesia sudah punya desain RPI 10 MW termal.
-Malaysia sedang mengincar untuk membuat PLTN demo buatan Korea Selatan,teknologi PLTN jenis PWR dan diberi nama SMART reactor.
-Perusahaan Jerman sedang menjajagi untuk mendapat kontrak membangun menara pendingin PLTN di perbatasan Rusia-Jerman,suatu PLTN tertua di Novovoronezh,Rusia yang beroperasi sejak 52 tahun lalu.
-Begitu pula tanggal 19 Juli 2009, peletakkan batu pertama pembangunan PLTN ,jenis VVER-1000, PLTN desain Rusia jenis PWR yang telah dipertinggi standar keselamatannya dan juga dibangun di Novovoronezh, Rusia,
-Sebagai hadiah ulang tahun
saya mendapat buku "The Ice Diaries",suatu buku tentang kapal selam nuklir pertama di dunia Nautilus yang pertama mengarungi Kutub Utara,menyelam dibawah es yang tebal.Suatu kisah yang unik,karena Amerika Serikat kalah dalam kompetisi diluar angkasa dengan diluncurkannya satelit Sputnik di tahun 1957.Amerika mencoba kompensasi kekalahannya dengan menyelam dibawah kutub utara sehingga bisa memotong dari Pacific ke Atlantik dalam waktu yang singkat,ditahun 1958. Dengan ditemukannya kapal selam nuklir maka kemampuan menyelam dari kapal jadi tak terbatas.Karena listrik dari PLTN unit kecilnya ,sekitar 35 MWe,bisa untuk menggerakkan propulsi kapal,membuat air tawar dari air laut/desalinasi, dan juga mendapat Oksigen segar dengan mendapatkan Oksigen dari air,menggunakan elektrolisa. PLTN untuk kapal selam diisi bahan bakar setiap 15 hingga 20 tahun. Begitu pula hal yang sama bagi kapal induk nuklir dengan 2 unit PLTN-nya. Masalahnya
tinggal bagaimana siapkan makanan bagi awak kapalnya,untuk bisa menyelam berbulan-bulan dibawah air. Hebatnya PLTN yang digunakan dikapal selam adalah kriteria bahwa PLTN-nya tetap beroperasi normal meskipun kapalnya terbalik 180 derajat,fasilitas atau unit uji coba tersebut pernah saya tinjau di Nizny Novgorod,Rusia. Suatu teknologi yang menarik sehingga Indonesia pernah punya rencana untuk gunakan PLTN unit ini,untuk daerah terpencil.Saat itu Rusia sedang mempensiunkan ratusan kapal selam nuklirnya. Kapal selam Diesel dan baterei menggunakan Diesel,sehingga perlu udara dan sekaligus juga menghasilkan CO2.
-Berita Iran dan Korea Utara tetap menjadi bahan diskusi di IAEA dan dunia.
-Berita pengurangan senjata balistik antara Rusia dan Amerika Serikat,dibahas oleh Presiden Obama dalam kunjungan kerjanya ke Rusia.
-Ada berita yang perlu dikonfirmasi,yaitu di IAEA ada usul dari negara Singapore dan Australia,agar untuk
membangun PLTN perlu izin dari negara tetangga.Jadi kalau Indonesia mau membangun PLTN harus ada izin dari negara tetangga.
Demikian sekilas berita tentang nuklir didunia.
Salam Hormat, Bakri Arbie.
|
|
|
Bakri Arbie <arbiebakri@...>
arbiebakri
Offline Send Email
|