Program"Kabar Baik" on air
Radio Heartline 100.6 FM setiap hari dari jam 05.45 - 06.00
Interaktif : setiap hari Minggu pk 07.00--08.00, Senin pk 20.00-21.00
Club Sehat
Klub khusus untuk orang-orang yang mengidap kanker, mengajarkan pola hidup sehat untuk bertahan dan melawan kanker,
kesaksian pribadi dan renungan kekuatan dari Firman Tuhan. Setiap Rabu pk 14.00-17.00 di Cideng - Jakarta Barat.
Keterangan lebih lanjut hubungi (021) 91-300-234 atau 912-63363.
Juli—September 2009
Pelajaran 3 Kwartal 3, 11—18 Juli 2009
Diterjemahkan Oleh: Dewi Tjhin
Berjalan Bersama TErang
“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” (1Yohanes 1:9)
Sabat, 11 Juli
Terang Sejati
PENDAHULUAN
1 Yohanes 1:5
Betapa ajaibnya menemukan diriku di dalam kesukaan-Mu,
Meski ku abaikan dengan tidak menjadi benar
Setelah semua kesalahan bodoh yang ku buat,
Terbukti terkadang ku temukan kenyamanan dalam bayangan dosa
Engkau masih menginginkanku sebagai anak-Mu.
Sedikit ku sadari
Mata-Mu masih menatap kepadaku,
Bahkan saat aku berjalan dalam kebutaan
Melalui keadaan yang Engkau ingin ku hindari
Dan seringkali, melalui kehampaan gelap
Aku datang kepada terang.
Karna kesadaran hanyalah aktualisasi dari kebenaran
Dan kebenaran adalah siapa diri-Mu
Ketika akhirnya ku temukan jalan terang
Aku tahu aku tak sendirian
Karna aku berjalan di dalam kebenaran
Aku berjalan di dalam Terang
Semua ini pastilah berarti:
Aku berjalan bersama Mu
Pernahkah anda begitu asyik dalam percakapan saat mengendarai mobil atau berjalan, sampai anda tiba di satu lokasi yang tidak anda kenali? Hal ini terjadi pada diriku beberapa kali. Apa yang membuat situasi ini ironis adalah bahwa hal ini tidak hanya terjadi dalam arti sesungguhnya tetapi juga di dalam hal spiritual. Berapa sering anda menemukan diri anda pada jalan yang salah, jauh dari terang Allah, membelok tepat ke depan dosa, tidak pernah mengerti atau menyadari bagaimana kita bisa sampai di
Saya menulis puisi di atas supaya anda bisa merefleksikan pentingnya berjalan dalam Terang gantinya berjalan di dalam kegelapan spiritual. Sangatlah mudah merasa nyaman dengan kegelapan dan tetap di
Aiyana Davison,
Minggu, 12 Juli
“Biarlah Terang-Nya Bersinar!”
LOGOS
Yohanes 3:17,19;
Terang yang Dibenci (Yohanes
Adalah sebuah fakta secara ilmiah dan biologis jika anda telah berada dalam kegelapan untuk waktu yang lama, mata anda akan terbiasa. Menjadi mudah berjalan dalam kegelapan dan bekerja di dalam bayang-bayang. Adalah juga sebuah fakta spiritual bahwa jika anda telah lama di dalam kegelapan spiritual untuk waktu yang lama, anda menjadi terbiasa dalam bertindak dengan cara-cara yang kurang suci. Semua manusia lahir di dalam kegelapan dosa. Daud menyatakan, “Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.” (Mazmur 51:7). Inilah sebuah pernyataan tentang realita sebenarnya dari semua kemanusiaan.
Kita semua dilahirkan di bawah bayangan kegelapan dosa, dan hampir tidak mungkin bagi kita untuk mengenali, apalagi menghargai “terang kebenaran.” Mungkin ini menjelaskan mengapa orang Yahudi di zaman Yesus dan semua dari kita yang hidup saat ini sulit untuk menghargai fakta bahwa Allah telah mengirimkan Terang kepada kita, anak-Nya sendiri, Yesus Kristus. Kita mencintai kegelapan karena itulah yang kita pernah tahu. Tetapi kasih sempurna tidak akan membiarkan kita hidup dalam kegelapan! Allah Bapa mengirimkan anak-Nya, Terang itu, supaya kita bisa melihat bagaimana hidup kita dan bagaimana seharusnya kita hidup.” (Yohanes 8:12). Yesus datang menyelamatkan kita dari kegelapan dosa yang kekal dan abadi, dan untuk membawa kita ke cara hidup yang baru. Dia datang untuk menyalakan “terang” sehingga kita bisa melihat Dia yang sesungguhnya.
Terang Kasih (Yohanes 3:17.19)
Salah satu tantangan terbesar yang kita hadapi adalah menerima terang dari kasih Allah. Di dalam pengertian Yohanes, alasan mengapa Bapa surgawi kita mengirim Terang itu adalah karena Kasih-Nya bagi kita. Kasih radikal ini menantang akal manusia. Kita bergumul untuk percaya bahwa Terang itu diberikan bukan untuk menghakimi, melainkan untuk menyelamatkan kita (Yohanes
Terang Pengakuan Dosa (Roma
Kegelapan dosa membodohi kita untuk berpikir bahwa kita hidup lebih baik dari yang sebenarnya. Jika anda berada di dalam kegelapan cukup lama, anda dapat berkeliling dan berjalan dengan beberapa tingkat keberhasilan. Tetapi saat terang dinyalakan, anda bisa melihat hal-hal yang sebelumnya tidak bisa dilihat. Kebenarannya adalah kita semua telah berdosa dan terus melakukan dosa (Roma
Pengakuan dan pertobatan adalah cara kita menerima Yesus dan pengampunan-Nya. Kata mengaku dalam bahasa Grika berarti “setuju.” Karena itu, Yohanes mengatakan dalam 1Yoh 1:9 bahwa jika kita setuju dengan Allah bahwa kita telah berdosa dan bahwa Dia-lah yang dapat membersihkan kita, Dia akan mengampuni kita. Pengakuan tidak hanya menyatakan dosa-dosa yang telah anda lakukan. Itu adalah perjanjian bahwa anda membutuhkan Juruselamat dan Kristuslah yang dapat membersihkan anda dari dosa dan pemberontakan anda. Paulus mengaku kepada Timotius bahwa dialah yang paling berdosa (1Tim
Terang dan Hukum (Roma
Hukum menunjukkan kepada kita bagaimana menghindari berjalan dalam kegelapan. Hukum menunjukkan bagaimana seseorang di dalam Kristus seharusnya hidup. Allah memberikan kita Hukum untuk memberikan kita pengetahuan akan dosa kita, tetapi kita tidak akan pernah dibenarkan oleh Hukum. Tidak juga seharusnya hukum menjadi fokus perhatian kita. Pada saat kita kesulitan akan ketentuannya, kita menjadi putus asa akan ketidakberhasilan kita memelihara hukum. Menghindari kegelapan dosa bukanlah sebuah legalisme fanatik yang berlebihan dalam memelihara hukum. Ingat, kesalehan kita seperti kain kotor (Yesaya 64:6). Tetapi jika kita percaya kepada Juruselamat, hidup kita akan ditebus dari kematian kekal, dan kita akan memancarkan terang karakter Kristus, yang ditunjukkan di dalam hukum. Kita tidak dapat memenuhi ketentuan kebenaran, tetapi syukur kepada Allah, kita punya seorang Pengacara yang berbicara untuk kita dan bersinar lebih terang dari dosa kita. Terima Kasih-Nya. Percaya karakter-Nya. DIa adalah Terang dunia!
C. Wesley Knight,
Senin 13 Juli
“Ke Dalam Terang-Nya yang Ajaib”
KESAKSIAN
Yohanes 8:12
“Dalam manifestasi Allah kepada umat-umatNya, terang selalu menjadi simbol kehadiran-Nya. Allah adalah terang; dan dalam perkataan, ‘Akulah terang dunia,’ Kristus menyatakan kesatuan-Nya dengan Allah, dan hubungan-Nya dengan seluruh keluarga manusia. Itulah Dia yang pada mulanya menyebabkan ‘terang terbit dari kegelapan.’ 2Korintus 4:6. Dialah terang dari matahari, bulan dan bintang. Dialah terang spiritual yang di dalam simbol, lambang, dan nubuatan telah bersinar atas
“Kristus tidak menemukan orang-orangNya cocok untuk Kerajaan-Nya, tetapi Dia meloloskan mereka dengan kuasa Ilahi-Nya. Mereka yang telah mati dalam pelanggaran dan dosa dihidupkan dalam kehidupan spiritual. Kristus menarik mereka kepada diri-Nya melalui kuasa yang tak terlihat. Dia adalah terang kehidupan, dan Dia mengaruniai mereka dengan Roh Kudus-Nya. Saat mereka ditarik ke lingkungan rohani, mereka melihat bahwa mereka telah dijadikan permainan pencobaan Setan, dan mereka telah berada di bawah dominasinya; tetapi mereka mematahkan kuk dosa daging, dan menolak menjadi hamba dosa. Dengan memandang Yesus, dengan mematuhi permintaan-Nya, mereka menambah pengetahuan akan Allah dan Yesus Kristus yang telah dikirim-Nya. Dengan demikian mereka berubah menjadi gambaran-Nya, karakter demi karakter, sampai mereka dibedakan dari dunia, dan kepada mereka dapat dituliskan “Kamulah bangsa terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib…”2 (1Petrus 2:9)
TINDAKAN
- Jika anda hidup di dalam dosa, langkah-langkah apa yang dapat anda ambil untuk mengijinkan Kristus menarik anda ke dalam terang-Nya, dan mengijinkan terang itu memulihkan dan membebaskan anda dari penjara kegelapan?
- Kristus telah memanggil kita menjadi umat kepunyaan-Nya. Bagaimana kita dapat menghidupkan kehidupan yang menjadi terang di dalam kegelapan dunia ini?
____________
1. The Desire of Ages, p. 464.
2. God’s Amazing Grace, p. 51.
Anikah H. Salim,
Selasa 14 Juli
Surat Yohanes tentang Terang
PEMBUKTIAN
1 Yohanes 1: 5 – 2:2
Di beberapa tempat dalam Perjanjian Lama, Allah dibandingkan dengan terang (Mazmur 27:1; 3:6-9). Sebagai tambahan, motif terang/kegelapan dibawakan dalam beberapa tempat di seluruh Perjanjian Baru (Efesus 5:8; 2Korintus
Yohanes menuliskan bahwa tidak ada persekutuan dalam kegelapan (1Yohanes 1:7). Itu karena orang-orang di dalam kegelapan tidak dapat melihat satu sama lain. Jika anda berjalan dalam kegelapan, anda berada dalam kekuasaan anda sendiri, dan segala sesuatu yang anda lakukan adalah untuk keuntungan diri sendiri. Mereka yang berjalan dalam kegelapan secara alami terbungkus di dalam diri mereka sendiri. Tidaklah mungkin bagi orang-orang egois membangun sebuah jemaat, karena keegoisan dan jemaat bertolak belakang satu sama lain.
Ketika kita berjalan di dalam terang, kita menyatakan Allah kepada dunia. Setiap jemaat yang mengakui satu hal dan melakukan kebalikannya menipu diri mereka sendiri. Jika orang tahu bahwa Allah adalah terang, tetapi bertindak dalam cara-cara kegelapan, mereka meremehkan kebenaran sejati yang mereka saksikan. Yohanes menekankan hal ini dengan membangun serangkaian pernyataan paralel “jika kita”. Jika, sebagai contoh, kita mengatakan bahwa kita mempunyai jemaat sementara berjalan dalam kegelapan, kita berbohong. Bahasa yang jelas ini menunjuk kepada anggota jemaat yang tidak tulus dan munafik. Sebagai jemaat Allah, kita harus ingat bahwa terang dan gelap tidak berhubungan satu sama lain. Tidak ada persinggungan; kita tidak dapat terus melakukan dosa dan berjalan dengan Allah di saat yang sama.
TINDAKAN
- Apakah beberapa prinsip Alkitabiah untuk berjalan/hidup dalam terang?
- Bagaimana anda tahu apakah perrnyataan anda berada dalam kebersamaan dengan Allah itu benar?
Carlene O. Fider,
Rabu 15 Juli
Berjalan ke Arah Terang!
BAGAIMANA CARANYA
Yohanes 8:12
Ketika seseorang mempunyai pengalaman hampir mati, mereka percaya mereka melihat sebuah cahaya terang dan jika mereka memilih berjalan menjauhi terang itu, mereka akan hidup, tetapi jika mereka memilih berjalan kea rah terang, kejadian berikutnya adalah pemakaman mereka. Bagaimanapun, kebenarannya adalah ini: Kita harus mengikuti Kristus, Terang dunia. Dalam kasus ini, kita harus berjalan ke arah Terang untuk hidup. Apakah artinya mengikuti Kristus dalam cara yang praktis?
Tetapkanlah pandanganmu pada-Nya. Pernahkah anda mengkuti mobil seorang teman ke tempat yang tidak dikenal? Anda harus menetapkan pandanganmu ke mobil mereka. Ketika mereka belok, anda belok. Anda berhenti ketika mereka berhenti. Anda lakukan itu karena anda tidak mau tersesat. Sama halnya, kita mengarahkan jalan kita melalui dunia ini. Kita tidak mau tersesat, jadi kita harus menetapkan pandangan kita pada Kristus (Yohanes
Tetap terhubung. Sangat sulit mengikuti seseorang yang anda tidak percayai. Sama halnya, jika kita tidak punya hubungan nyata dengan Kristus, kita tidak dapat merasakan keamanan dalam mengikuti Dia. Kita bisa tetap terhubung kepada-Nya dengan menghabiskan waktu dengan-Nya setiap hari. Yosua 1:8 berbicara tentang merenungkan Firman Allah siang dan malam. Dengan cara ini kita mengenal Kristus, Terang yang sedang kita datangi.
Buang bebanmu. Jika anda pernah bepergian dengan pesawat, anda dapat menghargai kepuasan dengan membagasikan semua tasmu. Anda tidak perlu repot untuk mengambil barangmu dari lemari diatas kepala ketika tiba di tempat tujuan, dan anda tidak perlu khawatir menyeret tasmu melewati koridor bandara. Ketika kita mengikuti Kristus, Dia memanggil kita untuk melepaskan beban kita. Kita bisa bebas jika kita mengambil kuk-Nya. Pikirkan betapa lebih mudah dan cepat kita bisa bergerak jika kita tidak dibebani. Yesus memanggil kita untuk membagasikan tas kita kepada-Nya dan bepergian dengan bebas (Matius
Jangan menyerah. Sebagai orang Kristen, kita semua berhubungan dekat dengan pergumulan. Kita mengalami kegagalan dan kekalahan. Terlepas dari itu semua, kita harus gigih. Amsal 24:16 menyatakan bahwa orang benar berbeda dari orang yang tidak benar dalam respon mereka terhadap bencana. Orang benar akan bangkit bahkan jika mereka gagal tujuh kali. Allah kita sangat bermurah hati sehingga ketika kita jatuh, Dia mengangkat kita dan membantu kita untuk melangkah lagi.
TINDAKAN
- Apakah artinya mengikuti Kristus bagimu?
- Apakah yang menahan anda mengikuti Yesus sepenuhnya?
Kimone A. Powell,
Kamis 16 Juli
Pendekatan Tiga Langkah
OPINI
Lukas 17:5; Yohanes 8:12
Beberapa orang Kristen percaya bahwa mengakui dosa mereka sudah cukup. Tetapi Kristus mendorong kita untuk menjauhinya juga. Lebih mudah dikatakan daripada dilakukan? Tidak juga. Ya, itu memerlukan usaha, tetapi tidak ada pencapaian berharga yang datang dengan mudah.
Setiap pasangan ingin dirayu dan dibuat merasa bahwa mereka adalah kasih sayang pasangan mereka. Mereka ingin tahu jika pasangan mereka bersedia melangkah sejauh itu untuk memastikan mereka bahagia dan puas. Itulah jenis dedikasi yang Kristus kehendaki dari kita untuk-Nya. Jangan hanya mengatakan anda mencintai Dia…. Buktikan.
Untuk melakukan ini, kita harus mengikuti tiga peraturan: Pertama, praktekkan kata-kata dari Yohanes
Peraturan kedua terdapat di dalam Lukas 17:5. “Lalu kata rasul-rasul itu kepada Tuhan: “Tambahkanlah iman kami!” Iman tidaklah berbentuk nyata, dan meskipun dijelaskan di Alkitab, ini tetap sebuah konsep yang banyak dipergumulkan. Sulit untuk mengerti bagaimana iman bekerja dan bagaimana memahami realita yang sulit dimengerti ini, tetapi tanpa iman “Tidaklah mungkin orang berkenan kepada Allah” (Ibrani 11:6).
Setelah anda berdoa untuk keinginan ini, dan begitu anda menyatakan imanmu dalam Tuhan, lakukan. Ini adalah peraturan ketiga. Jangan duduk dan menunggu Allah menggendong anda. Bangkit berdiri dan bergerak. Terlibat. Kerja untuk sang Pencipta. Tunjukkan betapa anda mencintai-Nya dengan melakukan apa yang dibutuhkan untuk menjauhi dosa. Ini mungkin butuh merubah kebiasaan dan merubah
TINDAKAN
- Apa perubahan-perubahan yang anda butuh lakukan dalam hidup anda untuk membuat sebuah langkah menjauhi dosa?
- Apakah anda percaya adalah mungkin sepenuhnya tidak berdosa? Bagaimana seseorang bisa mencapai ini?
- Apakah arti kalimat “menjauh dari dosa” bagi anda?
Carla Fider,
Jumat 17 Juli
Berjalan Bersama Terang
EKSPLORASI
Matius 5:14-16
KESIMPULAN
Beberapa metafora spiritual lebih kuat daripada terang. Terang mewakili Kristus, di dalamnya “tidak ada kegelapan sama sekali.” Dan itulah yang Dia bawa ke dalam kehidupan kita. Jika kita tetap focus pada Yesus, DIa akan memimpin kita melalui jalan-jalan tergelap. Terang Yesus juga mengungkapkan dosa kepada kita, sementara kasih-Nya menjanjikan pengampunan dan kekuatan untuk mengalahkan dosa. Yesus memberitahu kita Dialah terang dunia ini, dan sementara kita menyatakan-Nya melalui sikap dan tindakan, kita membagikan dan menyebarkan terang-Nya kepada dunia yang penuh dengan kegelapan.
PERTIMBANGKAN
■ Pikirkan cara-cara praktis untuk menghilangkan kegelapan di sekitar anda dengan terang kasih Allah.
■ “Melukis” dengan cahaya dengan set kamera anda di pencahayaan panjang dan pindahkan secara strategis sebuah sumber cahaya saat alat pengatur cahaya dibuka, menciptakan gambaran yang memainkan metafora kerohanian.
■ Tuliskan sebuah puisi tentang bagaimana terang Yesus mempengaruhi hatimu dan dunia di sekeliling anda.
■ Dengarkan lagu DC Show “In the Light.” Pertimbangkan betapa benarnya kata-kata itu di dalam hidupmu, dan betapa lagu itu menyatakan perasaan dan keinginan spiritualmu.
■ Uraikan dengan kata-kata sendiri Matius 5:14-16 menggunakan gambaran modern.
■ Cari hatimu di dalam terang 1Yohanes 1:9
■ Cari kembali bagaimana pikiran mengartikan apa yang mata lihat. Renungkan apa yang hal ini katakan kepada anda tentang sang Pencipta dan aplikasi spiritual apa saja yang anda temukan.
HUBUNGKAN
Thoughts From the Mount of Blessing, chap. 4.
Karl Haffner, Out of the Hot Tub, Into the World: The Cure for Comfort Zone Christianity.
Tompaul Wheeler,