CARILAH
ALLAH
Apabila kamu mencari Aku, kamu akan
menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati. Yeremia 29:13
Pernahkah Anda membayangkan, seperti apa
hidup ini sebelum segalanya serba instan? Sebelum ditemukannya komputer,
microwave, dan pengendali jarak jauh? Generasi-generasi sebelumnya tidak
terbiasa dipenuhi kebutuhan-kebutuhannya seketika itu juga. Kebanyakan hal
membutuhkan waktu dan kerja keras. Kita, sebaliknya terbiasa dengan kenyamanan
di ujung jari kita. Sayangnya, tanpa sadar kita juga dapat menerapkan cara
berpikir ini kepada hubungan-hubungan kita. Kita ingin dihormati, atau
dipercayai, seketika ini juga--bahkan sebelum kita membuktikan bahwa kita layak
dihormati dan dipercayai. Kita menekan persahabatan-persahabatn yang belum
sempat berkembang. yang paling parah, kita perlakukan Allah seolah-olah Ia
hanyalah ajudan kita. Kita perlakukan Dia hampir seperti jin yang kita panggil
setiap kali kita membutuhkan-Nya.
Adalah penting untuk memahami bahwa Allah
datang kepada kita menurut syarat-syarat-Nya, bukan syarat-syarat kita. Kita
harus belajar melewakan waktu untuk mempelajari Firman Allah dan berdoa, kalau
tidak, kita tidak akan pernah benar-benar mengenal-Nya. Jika kita kondisikan
diri untuk tetap mefokuskan perhatian ketika kita mencari Allah, ketika kita
hindari gangguan-gangguan dan hanya berkonsentrasi kepada waktu kita
bersama-Nya, maka kita akan mengalami kehadiran Allah. Allah akan menghormati
upaya pencarian kita dengan kehadiran-Nya, dan kita akan mengenal-Nya dengan
cara-cara yang belum pernah kita ketahui sebelumnya.
Setiap kali Anda merasa seolah-olah Allah
itu jauh, pikirkanlah apakah Anda benar-benar mencari Dia atau hanya berasumsi
bahwa Ia itu hanya sejauh seruan Anda ketika tertekan. Sudahkan Anda melewatkan
cukup waktu untuk berdoa? Mempelajari Kitab Suci? Pergi ke gereja? Allah telah
menyediakan banyak cara untuk mendengar dari-Nya. Yang Anda butuhkan hanyalah
hati yang rela.
Regards
Laut Sinaga