BUKANNYA KARENA BISA Bisa harus dibedakan dari boleh. Sebab bisa
tidak berarti boleh. Kita harus berhati-hati disini, supaya jangan karena bisa
lalu kita melakukannya. Sebab bisa itu seperti perempatan yang membentangkan
antara apa yang diperbolehkan dengan apa yang tidak diperbolehkan. Jadi, bisa
bukanlah kebebasan, melainkan merupakan pengujian bagi kita. Sejak semula “bisa” itu dihadapkan kepada
seluruh makhluk ALLAH untuk mencobai mereka. Ketika ALLAH menempatkan manusia di Taman
Eden, ALLAH menumbuhkan pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat di
tengah-tengah taman itu. Pohon itu dibiarkannya terbuka tanpa pagar dan tanpa
penjaga, sekalipun itu merupakan pohon terlarang untuk dipetik dan dimakan.
ALLAH hanya membuat peraturannya saja, yaitu larangan memakannya. Dan kita
semua tahu bahwa Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa oleh sebab “bisa” memetik
dan memakan buah pohon yang dilarang itu. Segala perbuatan dosa dan jahat tidak
disangkar, melainkan ada dalam genggaman tangan anda. Anda mau mencuri? Anda
mau melacur, berzinah, selingkuh, atau melakukan apa saja itu bisa anda
lakukan, bahkan mungkin mudah sekali itu bagi anda. Bagi yang Advent, kalau mau
bekerja di hari Sabat, bisa itu dilakukan. Mau makan Babi atau mencuci pakaian
di hari Sabat, nggak mungkin ada yang bisa menghalangi anda. Nah, para ilmuwan secara tanpa batas selalu
berusaha mengembangkan “bisa”, yaitu kemampuan/kebisaan mereka. Mereka
seolah-olah adalah tuhan yang sudah tidak mau diatur dan tidak mau ditundukkan
oleh ketentuan-ketentuan apapun. Modal mereka hanya “bisa.” Asal mereka bisa
maka itu akan mereka lakukan. Ketika pengetahuan mereka masih pengetahuan
katak, maka mereka bagaikan katak yang merindukan Bulan. Namun ketika
pengetahuan mereka berkembang seperti sekarang ini, maka merekapun menggeledah
isi jagat raya. Mereka pergi ke Bulan, ke Mars, ke Yupiter, atau mana saja yang
bisa mereka lakukan, seperti pencuri yang asalkan bisa maka dia akan masuk ke
rumah orang dan menggeledahi kamar mereka. Pencuri itu sudah tidak berpikir
lagi tentang kepatutannya. Apakah masuk rumah orang tanpa permisi itu patut,
atau masuk ke kamar-kamar orang itu patut, pokoknya bisa. Jagat raya sudah seolah-olah rumah yang tak
berpenghuni atau tak bertuan lagi. Mereka jelajahi semuanya sebisa mereka.
Mereka bagaikan penguasa dunia dan berkata kepada dunia: “Anda jangan percaya
kepada TUHAN dulu, sebelum kami menyelidiki dan menemukan bukti-bukti
keberadaannya.” Iman yang bagi orang-orang beragama adalah
sarana keselamatan yang terpenting, oleh Sains justru diabaikan sama sekali. Sains
tidak mau ditundukkan dibawah agama, melainkan memilih memisahkan diri dari
keagamaan. Mereka berkata: “Dunia sains jangan dicampurkan dengan dunia agama.
Kalau agama itu keimanan, sedangkan sains itu ilmiah. Kita berbicara dengan
bukti-bukti yang nyata berdasarkan penelitian yang seksama.” Kelihatannya Sains saat ini dijadikan
tunggangan iblis untuk melaksanakan niatnya yang pernah gagal untuk mendirikan
takhtanya mengatasi para malaikat ALLAH dan menyamai ALLAH; >> Yesaya 14:12 "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang
Timur, putera Fajar, engkau
sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa- bangsa! 14:13 Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke
langit, aku hendak
mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak
duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. 14:14 Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai
Yang Mahatinggi! 14:15 Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat
yang paling
dalam di liang kubur. 14:16 Orang-orang yang melihat engkau akan memperhatikan dan mengamat- amati engkau, katanya: Inikah dia yang
telah membuat bumi gemetar, dan yang
telah membuat kerajaan-kerajaan bergoncang, Kelihatannya langit sudah merupakan takhta
kerajaan Sains. Sains menempatkan satelit di langit untuk mengamat-amati
seluruh jagat. Melalui satelit yang di tempatkan di langit, sains bisa
memonitor pergerakan seluruh dunia. Dunia diphoto melalui satelit. Seluruh
system komunikasi seperti Handphone, televisi, internet, dan lain-lainnya berpusat
dari satelit. Sekaligus itu merupakan simbol peradaban kita. Satelit adalah
segala-galanya saat ini. Peranannya benar-benar strategis sekali, yakni
menguasai hajat hidup orang banyak, bahkan seluruh umat manusia. Sejak Menara Babel, langit selalu menjadi
cita-cita kita; >> Kejadian 11:1 Adapun seluruh bumi, satu
bahasanya dan satu logatnya. 11:2 Maka berangkatlah mereka ke sebelah timur dan
menjumpai tanah datar di tanah
Sinear, lalu menetaplah mereka di sana. 11:3 Mereka berkata seorang kepada yang lain:
"Marilah kita membuat batu bata dan
membakarnya baik-baik." Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu
dan
ter gala-gala sebagai tanah liat. 11:4 Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan
bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan
marilah kita cari nama, supaya kita
jangan terserak ke seluruh bumi." 11:5 Lalu turunlah TUHAN untuk melihat kota dan
menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu, 11:6 dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa
dengan satu bahasa untuk semuanya.
Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang mereka
rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Melalui satelit kita disatukan, tidak lagi
berserakan karena kurang memadahinya sarana komunikasi seperti peradaban kita
di abad-abad yang lalu. Tapi, apakah karena kita “bisa” maka kita
harus melakukannya dengan tidak mempedulikan norma-norma yang TUHAN sudah
gariskan? >> Ulangan 29:29 Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi
TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak
kita sampai selama-lamanya, supaya
kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini." Haruskah pengetahuan ini menggeledah hal-hal
yang merupakan rahasia ALLAH, sehingga kita mengabaikan Alkitab, lalu membuat penafsiran
sendiri tentang ikhwal dunia melalui berbagai macam teori? Haruskah kuasa ajaib
ALLAH kita sepelehkan bahkan tiadakan oleh sebab kita telah pintar?! xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
>>Surat-menyurat : hakekathidupku@...,
>>Milis Group : hakekatku_00@yahoogroups.com, http://groups.yahoo.com/group/hakekatku_00/
http://groups.yahoo.com/group/newhakekatku/
>> Bl o g : http://bloghakekatku.blogspot.com |
1 of 1 File(s)
