|
Milis emansipasi dimaksudkan sebagai gelanggang tempat bertukar pikiran dan pengalaman untuk mencari jalan buat membangun sebuah masyarakat yang egaliter dan manusiawi, yaitu sebuah masyarakat di mana semua manusia bisa berkembang dengan bebas dan sepenuhnya; sebuah masyarakat yang bebas dari segala bentuk penindasan ekonomi, politik, sosial, budaya dan lingkungan hidup.
Milis ini juga dimaksudkan sebagai wadah untuk bertemunya mereka yang "giat di lapangan," organizer, aktivis, dsb., dengan mereka yang berada di "menara observasi," intelektual, akademisi, dsb., yang sama-sama memiliki kepentingan/minat akan emansipasi, mengingat emansipasi menghendaki adanya penyatuan antara theoria dengan praxis, antara aksi dengan refleksi.
Milis ini tidak mendukung 'satu aliran progresif tertentu,' bahkan berharap bisa mempertemukan organizer/aktivis/intelektual/akademisi dari berbagai aliran progresif yang berbeda, apakah itu Marxisme, anarkisme, kiri baru (new left), teologi pembebasan/progresif dari berbagai tradisi religius (Katolik, Islam, Buddha, dsb.), feminisme, anti-rasisme, pembela lingkungan hidup, pembebasan gay/lesbian, multikulturalisme, pembela hak asasi manusia, anti-militerisme, dsb., demi tercapainya suatu 'saling-paham' di antara mereka dalam melawan penindasan.
Adapun milis ini adalah milis yang bebas/tidak dimoderatori dan demokratis. Satu-satunya yang tidak diperkenankan di dalam milis ini adalah melakukan "spam."
Mengingat bahwa zaman ini adalah zaman globalisasi, maka diskusi yang dilakukan dalam milis ini diharapkan akan menggunakan kerangka yang mempertimbangkan fenomena globalisasi.
Terakhir, kami ucapkan selamat bergabung dan berdiskusi.
|