Search the web
Sign In
New User? Sign Up
budaya_tionghua · Budaya Tionghoa & Sejarah Tiongkok
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Want to share photos of your group with the world? Add a group photo to Flickr.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.

Messages

  Messages Help
Advanced
Pertanyaan :Bahasa leluhur   Message List  
Reply Message #46012 of 48627 |
Re: [budaya_tionghua] Pertanyaan :Bahasa leluhur<<<<

Tapi kalau dilihat dari situs dan peinggalan sejarah, kayaknya luar Jawa lebih dahulu kedatangan Imigran dari Tiongkok, ini bisa dlihihat dari salah buku berjudul : Budaya Indo China di Persimpangan. Hanya saja tidak dipublikasikan sehingga tidak diketahui oleh masyarakat luas. Sehingga yang lebih populer justru pendatang yang lebih baru. Harus juga diketahui bahwa persilangan budaya antara Tionghoa dan nusantara di Pulau Jawa dan diluar Jawa tidaklah sama.
 
Kalau kita jeli melihat ( tapi tentu butuh waktu ), kita akan melihat bahwa, ada persamaan budaya antara Vietnam ( yang berbatasan dengan  Tiongkok, budaya di Pulau Bangka, Poso ( Sulawesi Tengah) dan Bugis ( Sulawesi Selatan). Budaya yang ada di daerah yang saya sebut  diatas pada dasarnya berafiliasi ke Tiongkok ( misalnya dalam bercocok tanam, kesenian, kekerabatan dan hal-hal yang berhubungan larangan/pantangan, sedangkan budaya Pulau Jawa berafiliasi dengan Tanah Hindustan/India. Ciri khasnya adalah membuat kasta atau tingkatan masyarakat yang kemudian disedernahanakan menjadi wong cilik ( biasanya yang tertindas dari masa kemasa ) dan wong tidak cilik  ( penguasa / diktator )  ini sebenarnya adopsi dari Budaya Hindustan. Bedanya adalah, kalo di India Wong terbagi atas 4 tingkatan ( kasta ) ini lebih parah lagi...:((
 
Kemudian dalam kehidupan sehari-hari kita juga bisa lihat cara membuat masakan yang kaya akan rempah2 itu dilakukan di Pulau Jawa pada umumnya dan di kecuali  Tanah Minang  (??), seperti halnya juga dengan di Tanah Hindustan. Di luar Jawa, pola masakannya adalah minimalis sebagaimana yang biasa dilakukan oleh masyarakat Tionghoa, tapi tentunya juga sudah dimodifikasi juga sehingga tidak terlalu sama betul dengan di Tiongkok.
 
Tambahan :
Kemudian setelah Islam/Kristen, masuk nusantara dan diterima oleh sebagian masyarakat nusantara ( termasuk di Malaysia ), namun mereka tidak semuanya mengadopsi ajaran Islam/Kristen. Mereka masih tetap menjalankan atau setidaknya mempercayai ajaran/tradisi leluhur misalnya sedekah laut, sedekah gunung dan lain-lain yang hingga kini tetap aja berlanjut.....istilahnya anjing menggonggong kapilah berlalu...hehehe
 
Saya mau mengatakan bahwa kita ini beruntung karena walau mengadopsi budaya dari mana-mana, kita tidak pernah diklaim mencuri Budaya Hindustan atau Tiongkok. Hanya kita yang sering mengklaim bahwa budaya kita dipatenkan oleh Malaysia...nah suatu saat kalau Malaysia bukan mustahil juga akan melarang penggunaan/serapan bahasa Melayu kedalam bahasa Indonesia . Termasuk penggunaan jenggot yang meniru budaya Arab...hati-hati karena bisa dikomplen ama Orang2 Timur Tengah...hehehe...=)) =))
 
 

--- On Sat, 11/14/09, alex ferry <alexferry@...> wrote:
 

From: alex ferry <alexferry@...>
Subject: Re: [budaya_tionghua] Pertanyaan :Bahasa leluhur
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Date: Saturday, November 14, 2009, 12:21 AM

 
Karena gelombang imigran tiongkok yang pertama mendarat di pulau jawa
usianya lebih tua di bandingkan gelombang imigran tiongkok yg kedua
dan ketiga di luar pulau jawa. Gelombang imigran tiongkok terbaru
mungkin setelah tahun 2000, akulturasi dan inkulturasi antar budaya
tionghoa dan budaya jawa sudah sedemikian pesat sehingga terjadi
budaya baru.

Salam
Alex

On 11/12/09, jackson_yahya@ yahoo.com <jackson_yahya@ yahoo.com> wrote:
> Mengapa keturunan china di pulau jawa (jakarta sampai surabaya ) jarang ada
> yang bisa bahasa leluhur (hokian,khe, tio ciu dll) tetapi untuk keturunan
> china di pulau kalimantan,sumatra (kecuali lampung )dan pulau lainnya bisa
> bahasa leluhur mereka. Mengapa demikian? Ada yang bisa bantu menjelaskan?
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss... !
>
> ------------ --------- --------- ------
>
> .: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.
>
> .: Website global http://www.budaya- tionghoa. net :.
>
> .: Pertanyaan? Ajukan di http://groups. yahoo.com/ group/budaya_ tionghua :.
>
> .: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg. wordpress. com :.
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>

--
Sent from my mobile device



Sat Nov 14, 2009 8:17 pm

hitaci2002
Offline Offline
Send Email Send Email

Message #46012 of 48627 |
Expand Messages Author Sort by Date

Mengapa keturunan china di pulau jawa (jakarta sampai surabaya ) jarang ada yang bisa bahasa leluhur (hokian,khe,tio ciu dll) tetapi untuk keturunan china di...
jackson_yahya@...
jackson_yahya
Offline Send Email
Nov 12, 2009
5:24 am

Karena, di Betawi China udah akulturasi dengan arab jadinya suku betawi. Karena kuat ke arabannya, orang betawi banyaknya belajar bahasa arab bukan bahasa...
Badriyah Harun
badriyahsh
Offline Send Email
Nov 14, 2009
3:01 am

Karena gelombang imigran tiongkok yang pertama mendarat di pulau jawa usianya lebih tua di bandingkan gelombang imigran tiongkok yg kedua dan ketiga di luar...
alex ferry
alexv4nder
Online Now Send Email
Nov 14, 2009
2:48 pm

kenapa cenderung yang di pulau jawa tidak bisa berbahasa leluhur? karena : 1. politik di taon 65 yang sangat panas di mana PKI(katanya di back up china, yah...
budi anto
budiceng
Online Now Send Email
Nov 15, 2009
3:45 am

Tapi kalau dilihat dari situs dan peinggalan sejarah, kayaknya luar Jawa lebih dahulu kedatangan Imigran dari Tiongkok, ini bisa dlihihat dari salah buku...
Nasir Tan
hitaci2002
Offline Send Email
Nov 15, 2009
3:49 am

Gelombang migrasi dari bumi utara ke selatan pada dasarnya bukan hanya satu babak. Mungkin betul pertama kali orang2 dari tiongkok datangnya ke pulau2 di luar...
zhoufy@...
zhoufy
Offline Send Email
Nov 16, 2009
2:23 am
Advanced

Copyright © 2010 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help