Forum Diskusi Budaya Tionghoa dan Sejarah Tiongkok
Kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian, nilai, norma, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat, demikian Andreas Eppink berkomentar.
Sejarah bisa lain menurut sudut pandang yang berbeda-beda pula, namun kita yakin keluhuran sejarah hanya satu dan adalah tugas kita untuk belajar dari sejarah untuk menyempurnakan kehidupan kita supaya kesalahan yang lalu-lalu tidak terulang kembali.
Milis ini dibuat untuk memperkenalkan kembali budaya Tionghua dan sejarah Tiongkok serta mendiskusikan segala macam permasalahan-nya. Semoga dengan diadakannya milis ini, siapa saja dari bangsa dan etnis manapun yang tertarik akan kebudayaan Tionghoa dan sejarah Tiongkok dapat lebih mengenal dan mendalaminya demi terciptanya reformasi dan integrasi wajar dari kebudayaan Tionghoa sebagai bagian dari kebudayaan nasional Indonesia.
Milis ini bukan milik suatu golongan, terlebih-lebih aliran politik apapun. Namun bila ada banyak topik mengenai Konfusianisme, Taoisme, Buddhisme Tiongkok, harap maklum sebab kebudayaan Tionghoa selama ribuan tahun dipengaruhi oleh 3 filsafat ini. Selamat berdiskusi.
Pemilu kali ini, mau gimana caranya, yg menang tetap tentara. Yg kalah adalah kekuatan sipil, para pejuang penegakan Ham. Siapapun yg menang Jangan harap mau
istilah sebutan supreme being dah ada di kalangan Tionghoa dari jaman dulu, dari mulai sebutan Tai Yi, Tian Huang dsbnya. Konsepsinya yg mesti dimengerti
Bung Kwai Hiap, Thni 天 itu pronunciationnya adalah Ti aspirated + nasal (Thi + sengau). Bukan Hanyu Pinyin, tapi Pinyin untuk Hokkian (selatan). Perkara
Bung David, Thni itu mbacanya piye?(pronunciation) apakah pin yin? Soewandi? Ophuishen? Juga budaya asli Tionghoa bukan kah tidak kenal TUHAN, yg dikenal hanya