Dear Maya,
Kebijakan mengenai hasil test GRE (dan juga TOEFL) yang diambil lebih dari satu
kali sangat bergantung kepada departemen. Ada beberapa kemungkinan seperti:
1) Diambil nilai skor tertinggi
2) Diambil nilai skor terakhir
3) Diambil rata-rata
dll
Saya sarankan agar mengontak departemen yang bersangkutan untuk mengetahui
bagaimana kebijaksanaan departemen mengenai isu ini. Terkadang bahkan kebijakan
ini sudah tertulis di bagian FAQ (Frequently Asked/Answered Question) di halaman
webpage department tentang graduate admission. Orang yang kompeten menjawab
tentunya adalah chairperson dari graduate admission committee.
Haryo
--- In
beasiswa@yahoogroups.com, "maya_13302006" <maya_13302006@...> wrote:
>
> Dear Teman2,
>
> Saya saat ini sedang mempersiapkan aplikasi saya untuk apply PhD ke US. Minggu
depan adalah jadwal tes GRE saya, namun sebenrnya saya rasa persiapan saya belum
cukup matang sampai saat ini.
>
> Yang ingin saya tanyakan adalah seandainya jika skor GRE saya tidak terlalu
memuaskan, dan saya ingin mengulangnya lagi di lain waktu, apakah universitas di
US akan mengakumulasi skor GRE saya sekarang dgn skor GRE saya yang baru?
>
> Saya dengar dr beberapa teman, GRE skor tidak seperti skor TOEFL, yg bs kita
tentukan skor mana yg akan kita pakai utk apply ke univ jika dlm 2 tahun kita
ikut tes TOEFLnya lebih dr 1 kali. Untuk skor GRE, univ yg telah kita kirimkan
skor GRE akan mengakumulasi skor2 GRE kita yg sebelumnya dan mengambil rata2.
Apakah ini benar?
>
> Saya jg sayang rasanya jika hrs mengcancel tes GRE saya minggu dpn, krn saya
telah membeli tiket pesawat ke Jepang utk ikut tes GRE, berhubung d t4 saya
Korea tdk available. Dan saya jg sudah mengurus visa jepang dll.
>
> Jd seandainya skor GRE nya tdk diakumulasi oleh univ US, rencananya saya akan
maju saja walaupun saya rasa persiapan saya belum terlalu memuaskan. Tp
seandainya skor GRE diakumulasi, maka saya terpaksa mengcancel tes saya.
>
> Mohon pendapat dan masukan teman2.
>
> Terimakasih sebelumnya.
>
> Regards,
>
> Maya
>