Search the web
Sign In
New User? Sign Up
beasiswa · Milis Beasiswa - Info Beasiswa Terkini
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Want your group to be featured on the Yahoo! Groups website? Add a group photo to Flickr.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Sekolah Gratis ke Amerika   Message List  
Reply | Forward Message #166 of 33647 |
Saya pikir, apa yang dituliskan Bpk ini benar. Silahkan dicoba kiat2
nya.

Salam, Togap
Fulbright Scholar 2000

Republika - Jumat, 08 Desember 2000
Sekolah Gratis ke Amerika

Oleh: Usman K.J. Suharjo Dosen UNIB dan mahasiswa program doktor pada
University of Maine, USA


Gara-gara menjawab pertanyaan tentang beasiswa ke Amerika di sebuah
pengajian udara lewat Internet, penulis kebanjiran e-mail yang
menanyakan tata cara memperoleh beasiswa itu. Informasi tentang
tersedianya aneka beasiswa ini, agaknya, tak banyak diketahui oleh
para pemuda di tanah air. Melalui tulisan ini, saya berharap dapat
membantu mereka yang berniat memburu beasiswa ke Amerika.

Sumber dana
Tiap tahun ratusan pemuda dari Cina dan India sekolah di Amerika
tanpa biaya. Menurut statistik, 99% mahasiswa India dan Cina yang
belajar di University of Maine mendapatkan beasiswa dari departemen
di mana ia belajar. Menurut beberapa laporan, hal serupa juga ditemui
di universitas lain di Amerika. Ini sangat kontras dengan kenyataan
bahwa hampir semua mahasiswa Indonesia sekolah di Amerika dibiayai
oleh pemerintah atau orangtuanya. Keadaan ini mestinya dibalik
mengingat beasiswa dari universitas-universitas di Amerika sebenarnya
tersedia cukup melimpah.

Ada tiga sumber dana yang dapat sebagai sarana untuk sekolah gratis
di Amerika. Yaitu, tuition weaver, assistantships, dan fellowship.
Tuition weaver (TW) atau bebas SPP pada umumnya diberikan kepada
mahasiswa S-1. Penerima TW dibebaskan SPP dengan kewajiban mampu
mempertahankan IPK paling rendah 3.0 dalam skala 0-4. Karena tidak
mendapat tunjangan biaya hidup, penerima TW diharapkan mempunyai
sumber dana lain untuk menopang hidupnya yang menghabiskan antara
$500 - $600 sebulan.

Assistantship diberikan kepada mahasiswa program master (S-2) atau
program doktor (S-3). Ada dua macam assistantship yang ditawarkan
kepada mahasiswa. Yaitu, teaching assistantship (TA) dan research
assistantships (RA). Selain mendapat fasilitas bebas SPP, penerima
assistantship juga mendapatkan tunjangan biaya hidup yang besarnya
antara $900-$1200 per bulan. Besar kecilnya biaya hidup yang diterima
mahasiswa sangat bergantung pada departemen dan universitasnya.

Sebagai imbalan atas semua fasilitas yang telah diterimanya, penerima
assistantship harus bekerja selama 20 jam per minggu untuk departemen
atau professor yang memberinya. Pada umumnya, penerima TA bertanggung
jawab mengawasi praktikum mahasiswa S-1, memeriksa laporan, dan
memberi nilai.

Penerima RA bertugas melakukan penelitian, mengolah data, dan menulis
laporan untuk profesor yang memberinya dana. Mengingat keterampilan
mengajar dan meneliti sangat diperlukan, maka pekerjaan ini (TA dan
RA) hanya diberikan kepada mahasiswa S-2 atau S-3. Selain kewajiban
di atas, penerima assistantship (TA/RA) dituntut mampu mempertahankan
IPK paling tidak 3.0 tanpa nilai D.

Fellowship atau schoolarship diberikan kepada semua jenjang
pendidikan (S-1, S-2, S-3). Penerima fellowship akan menerima
fasilitas bebas SPP, uang saku bulanan, uang buku tiap semester, uang
asuransi kesehatan, dan uang tunjangan penulisan laporan. Mahasiswa
penerima fellowship tidak diwajibkan bekerja selama 20 jam untuk
profesor atau departemen.

Memperhatikan ketiga sumber dana itu, fellowship merupakan pilihan
yang paling nyaman. Tetapi, fellowship juga sangat sulit diperoleh.
Tiap tahun hanya ada dua atau tiga yang ditawarkan ke Indonesia.
Syarat mendapatkannya pun sulit. Salah satu lembaga yang sampai
sekarang masih memberikan fellowship ke Indonesia antara lain adalah
Fullbright dan East-West Center.

Tidak seperti fellowship yang hanya ditawarkan oleh beberapa lembaga,
tuition weaver dan assistantship ditawarkan oleh hampir semua
perguruan tinggi milik pemerintah di Amerika. Dengan demikian,
peluang mendapatkannya pun semakin tinggi.

Syarat dan tatacara
Pada kesempatan ini, penulis lebih menekankan pada tuition weaver dan
assistantship dengan pertimbangan keduanya lebih accessible untuk
pemuda-pemuda Indonesia.

Untuk mendapatkan fasilitas bebas SPP, seorang calon mahasiswa harus
mengisi formulir pendaftaran yang disertai dengan kelengkapan
administrasi sebagai berikut. Fotocopy ijazah terakhir yang
diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, nilai TOEFL, student aptitude
test (SAT), 3 surat rekomendasi, dan membuat essay pendek yang
menjelaskan mengapa yang bersangkutan memilih program yang dilamarnya.

Untuk mendapatkan assistantship, seorang calon mahasiswa (S-2/S-3)
harus mengisi formulir pendaftaran. Formulir pendaftaran disertai
fotocopy ijazah terakhir beserta transkripnya, nilai TOEFL, GRE atau
GMAT, 3 surat rekomendasi, dan essay pendek yang menjelaskan mengapa
ia memilih program tertentu. Khusus untuk GRE, ada kalanya peserta
juga diminta menyerahkan nilai GRE untuk subject. Sepergi GRE untuk
Biology atau GRE untuk kimia. Bagi calon yang belum paham tentang
SAT, GRE dan GMAT disarankan untuk menanyakan ke PPLA-LIA atau
lembaga kursus bahasa Inggris yang mengelola TOEFL.

Berapa nilai TOEFL yang diharapkan? Berapa nilai SAT atau GRE yang
memenuhi syarat? Jawabannya, semakin tinggi semakin baik. Menurut
pengalaman, nilai TOEFL dapat ditingkatkan melalui kursus dan latihan
secara teratur. Sebaliknya, nilai GRE maupun SAT agak sulit
ditingkatkan melalui kursus maupun latihan.

Sebab, keduanya adalah test untuk mengukur kemampuan seseorang apakah
ia akan berhasil atau gagal dalam menempuh pendidikan. Namun begitu,
penulis menyarankan agar para calon pelamar mengambil kursus
pembekalan SAT/GRE/GMAT ini. Melalui kursus, peserta akan berlatih
memahami tatacara test dan membiasakan diri dengan mengerjakan
berbagai model soal yang keluar dalam tes.

Dalam kaitan ini saya ingin memberikan catatan khusus tentang surat
rekomendasi. Surat rekomendasi yang diharapkan oleh para profesor di
Amerika adalah rekomendasi yang berasal dari orang-orang yang
mengenal betul si penerima rekomendasi. Misalnya, dosen pembimbing
skripsi, dosen pengasuh mata kuliah, dosen pembimbing akademik, atau
dosen yang pernah mempekerjakan mahasiswa yang bersangkutan.

Surat rekomendasi itu diharapkan dapat memberikan gambaran yang utuh
tentang kinerja akademik, kualitas kerja di bidang akademik,
pandangan keilmuan, dan prediksi keberhasilan sang calon. Salah
seorang profesor pernah mengatakan kepada saya demikian: ''We are
looking for a letter of recommendation explaining that the candidate
is an open-minded person, has a good team-work performance, in
addition to his bright academic record.'' Selain itu, pemberi
rekomendasi diharapkan dapat menuliskan kalimat kurang lebih
demikian ''I do not hesitate to take him/her as my own student.''
Kalimat terakhir inilah yang memberikan nilai tinggi dalam sebuah
rekomendasi. Ini menunjukkan kalau yang diberi rekomendasi benar-
benar calon mahasiswa yang jempolan. Tentu saja, apa yang ditulis itu
harus sesuai dengan faktanya.

Kiat sukses
Selain persyaratan administrasi dan akademik yang telah dipaparkan
sebelumnya, para pelamar perlu tahu bagaimana tata alir lamaran yang
masuk hingga keluarnya keputusan diterima atau ditolaknya seorang
pelamar. Dengan mengetahui hal ini pelamar dapat mengatur strategi
untuk memperbesar peluang keberhasilannya.

Setelah berkas lamaran terkumpul, Departemen akan melakukan seleksi
pertama berdasarkan kelengkapan syarat administrasi. Berkas yang
memenuhi syarat administrasi akan diteruskan kepada para profesor
untuk diseleksi.

Ada beberapa kriteria mengapa seorang profesor memilih [baca: mau
menerima seorang mahasiswa].

Pertama, karena calon mahasiswa itu akan menekuni bidang yang sedang
digeluti sang profesor.

Kedua, karena seorang profesor sedang mempunyai proyek yang
memerlukan tenaga mahasiswa.

Ketiga, karena profesor itu mendapat jatah dari departemen untuk
menerima seorang mahasiswa.

Setelah seorang profesor membaca semua lamaran yang masuk, dan
menemukan calon mahasiswa yang dicarinya, profesor itu akan
melaporkannya ke departemen. Untuk selanjutnya, departemen akan
memberi tahu calon mahasiswa bahwa lamarannya diterima.

Memperhatikan bagaimana proses seleksi calon mahasiswa berjalan, ada
baiknya para pemburu beasiswa dapat menjalin hubungan dulu dengan
para profesor calon pemberi beasiswa sebelum melayangkan lamaran.
Langkah ini sangat perlu untuk meningkatkan peluang diterima. Calon
mahasiswa perlu tahu bidang-bidang apa saja yang sedang digeluti para
profesor itu, kemudian sinkron apa tidak dengan bidang yang kita
minati. Bila kita menemukan profesor yang bidangnya kita minati, kita
perlu menanyakan kepadanya apakah yang bersangkutan sedang mencari
seorang mahasiswa. Dengan langkah itu, kita akan tahu peluang kita
sebelum mengirim lamaran.

Selain itu, periksa betul kelengkapan syarat yang dibutuhkan sebelum
lamaran dikirim. Untuk memperbesar peluang, penulis sarankan agar
berkas lamaran dikirimkan seawal mungkin.

Untuk dapat melakukan kontak dengan para profesor dan mengetahui
bidang yang digelutinya, penulis menyarankan agar pembaca rajin
melakukan browsing di Internet, atau melihat di jurnal ilmiah, atau
menanyakan langsung ke Universitas yang diminati. Cara lain yang
lebih mudah adalah dengan minta informasi ke The United Stated
Information Services (USIS) di Kedutaan Amerika atau Konjen-Konjen
Amerika di Indonesia.

Di USIS kita akan mendapatkan katalog dan informasi lengkap tentang
sebuah universitas di Amerika. Atau, para pembaca juga dapat
menghubungi penulis melalui email: Usman.Suharjo@....
Selamat mencoba




Tue Jul 10, 2001 12:46 pm

togap_siagian@...
Send Email Send Email

Forward
Message #166 of 33647 |
Expand Messages Author Sort by Date

Saya pikir, apa yang dituliskan Bpk ini benar. Silahkan dicoba kiat2 nya. Salam, Togap Fulbright Scholar 2000 Republika - Jumat, 08 Desember 2000 Sekolah...
togap_siagian@...
Send Email
Jul 10, 2001
12:46 pm
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help