Hallo semua,
Apa nggak lebih urgent bicarain RTRW saja dulu? Dari situ lah
nanti keluar semua permasalahan ikutannya.....
Salam, vieb
From: bali-bali@yahoogroups.com
[mailto:bali-bali@yahoogroups.com] On Behalf Of sugilanus@...
Sent: 13 Juli 2009 8:43
To: bali-bali@yahoogroups.com
Subject: Re: [bali-bali] Great Wheel di Bali, Munkinkah?
Semetons,
Saya dan Popo sempat ngobrol dgn arsitek senior dan perancang senior kota
Singapore, saya tanya: "Menurut Anda apa yg perlu dikerjakan utk
Denpasar?"
Jawabannya: "Saya akan beritahu apa yg tidak patut Anda kerjakan: Jangan
membuat jalan baru."
Lalu dia menganjurkan ditatanya infrastruktur yg ada secara maximal. Bukan
membuat baru tanpa maksimalisasi fungsi (jalan+gedung+perkantoran) yg telah
ada.
Saya sepakat, kota ini (dan Bali) perlu dievaluasi. Kita sering bekerja tanpa
sebuah tolak ukur. Lalu lintas dan sarana kota yg ada perlu diregulasi dg lebih
serius. Budgeting penataan (bukan pembangunan yg baru) seharusnya mendapat
porsi yg berimbang. Jgn bangun+bangun+bangun dan... Mangkrak+mangkrak+mangkrak
atau... Tidak berfungsi+tidak berfungsi+tidak berfungsi... Contohnya: trotoar
yg macet atau jebol. Atau gali+gali+gali aspal-jalan yg baru dihotmix... Ini
bukti ketiadaan sinkronisasi dan penyelarasan planning antar sektor yg
semestinya dilakukan dlm koordinasi Pemda.
Subway? Nanti dulu deh mikir ke sana. Disamping mahal minta ampun; dgn jalan
penataan dan regulasi yg tepat, ini sangat berpeluang memberi jalan masalah yg
ada.
Salam dari Mataram (yg belum macet),
SL
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
From: gajahdps@...
Date: Sun, 12 Jul 2009 15:24:39 +0000
To: <bali-bali@yahoogroups.com>
Subject: Re: [bali-bali] Great Wheel di Bali, Munkinkah?
Apa mungkin Bali dibangun jalan layang untuk atasi kemacetan seperti sering
terjadi di by pass ngurah rai simpang siur sampai by ngurah rai arah ke nusa
dua atau bahkan di kota denpasar jln imambonjol menuju arah kuta (walaupun sdh
ada jln alternatip di by pass marlboro tetep saja macet) atau mungkin dibuatkan
subway...
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
Teruuusss...!
From: sugilanus@...
Date: Sun, 12 Jul 2009 14:49:00 +0000
To: bali-bali@yahoogroups.com<bali-bali@yahoogroups.com>
Subject: Re: [bali-bali] Great Wheel di Bali, Munkinkah?
Mungkin Great Wheel dibangun di Lombok saja. Di Bali sdh banyak fasilitas
wisata tinggal ditingkatkan kualitas kebersihan dan diurus kemacetan lalu-lintas
di sekitarnya.. :-) Suksma, SL
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
From: Putra Semarapura
Date: Sun, 12 Jul 2009 04:52:41 -0700 (PDT)
To: <bali-bali@yahoogroups.com>
Subject: [bali-bali] Great Wheel di Bali, Munkinkah?
|
Great Wheel di
Bali, Munkinkah? Bagi yang pernah menjalani masa kanak-kanak di jaman dulu,
pemandangan diatas semestinya tidaklah merupakan hal yang asing lagi bagi
kita semua. walaupun kita tidak berdomisili di kota besar, biasanya hiburan
roda putar, sesekali akan menghampiri kota kita di saat kita merayakan
hari kemerdekaan 17 agustusan yaitu adanya pagelaran sirkus keliling, yang
salah satunya terdapat hiburan roda putar besar seperti diatas. namun bagi
yang berdomisili di kota besar seperti jakarta, hiburan roda putar seperti
diatas, akan dengan mudah di dapati di taman hiburan Ade Irma Nasution
(Senayan) atau di taman hiburan Dufan (Dunia Fantasi Ancol), dan rodanya pun
terpasang permanent serta memiliki ukuran roda yang lebih besar jadi masih
bisa melihat sebagian pemandangan kota jakarta. Dibeberapa kota Jerman, juga menikmati hiburan roda putar
(Great Wheel) seperti diatas di saat hari-hari perayaan penting kota
tertentu, atau mendekati hari libur sekolah anak-anak, atau mendekati
pergantian tahun, hiburan ini berpindah-pindah layaknya pagelaran sirkus di
indonesia, sesuai dengan kebutuhan masyarakat di kota tertentu. Namun
baru-baru ini di bangun sebuah Great Wheel permanent di kota Berlin yang
merupakan Great Wheel terbesar/tertinggi kedua di dunia (gambar nomer dua di
atas). bagi masyarakat yang berlibur ke kota berlin bisa menikmati
pemandangan kota berlin yang historik serta artistik dengan cara membeli
tiket masuk Great Wheel ini. Bagi yang tidak memiliki kesempatan untuk berkunjung ke
Berlin, sesungguhnya Great Wheel besar dan tinggi juga terdapat di negara
serba ada di Asia bagian tenggara yang cukup dekat bagi Indonesia atau Bali,
yaitu di negara Singapura. Great Wheel yang terdapat di Singapura yang dikenal dengan
nama “Singapore Flyer” dengan ketinggian 165 meter, saat ini merupakan Great
Wheel yang terbesar/tertinggi ke tiga di dunia setelah Beijing Great Wheel
dengan ketinggian 208 meter, dan Great Berlin Wheel dengan ketinggian 185
meter. Dengan membeli tiket masuk Singapore Flyer, pengunjung di
manjakan dengan pemandangan bisa melihat kota singapura yang bersih dan
indah, tapi juga bisa melihat sebagian kota batam (indonesia) dan sebagian
kota johor (malaysia). Seiring dengan perkembangan jaman, setiap negara yang
ingin membuat sesuatu yang baru memang berlomba-lomba membuat proyek
mercusuar, selalu ingin membuat sesuatu yang terbesar ataupun tertinggi di
dunia, sehingga bisa mencuri perhatian masyarakat dunia. Namun kalau di pelajari sejarah asal muasal keberadaan
Great Wheel ini, baik di eropa ataupun di asia (di jepang), Great Wheel ini
menurut tabel di bawah, pertama kali di buat di jepang dengan ketinggian 61,
4 meter yang di beri nama Shining Flower, kemudian di susul di kota Viena
Austria dengan ketinggian 64,8 meter yang di buat di tahun 1897 yang di beri
nama Riesenrad Viena. setelah itu di hampir setiap negara besar membuatnya yang
tentunya dengan ketinggian yang melebihi Great Wheel yang sudah ada, hingga
sekarang (untuk sementara) sudah mencapai ketinggian 208 meter dari permukaan
laut. Keberadaan Great Wheel ini, yang memang karena ukurannya
sangat besar menjadikannya sebagai trademark dari kota dimana Great Wheel
tersebut berada. keberadaan Great Wheel ini juga bisa menjadi object wisata
baru bagi pengunjung (turis) luar kota atau turis manca negara, sehingga
keberadaannya bisa membuat para turis untuk tinggal lebih lama, yang akhirnya
tidak hanya membuat mesin Great Wheel itu tetap berputar tapi juga bisa
membuat roda perekonomian kota setempat lebih bergairah. Mungkinkah Great Wheel ini di miliki oleh provinsi bali
sebagai salah satu daya tarik wisatawan, baik wisatawan nusantara ataupun
wisatawan mancanegara agar mau berdiam lebih lama di bali? Keberadaan hiburan
Great Wheel ini mungkin bisa mendukung dan saling melengkapi tempat-tempat
hiburan yang sudah ada selama ini, seperti Bugy Jumping di Legian, atau
Waterboom di Kuta, atau hiburan tradisional bali lainnya. Bukan bermaksud ikut latah negeri lain dengan membangun
Great Wheel ini, melainkan bisa di jadikan sebagai suatu kebanggan juga sama
halnya membuat Monumen Garuda Wisnu Kencana yang sedang di bangun di daerah
bukit Jimbaran. Sudah tentu, pemerintah provinsi tidak harus membangunnya
dengan menggunakan APBD, melainkan menggundang investor dunia untuk
menginvestasikan uangnya membangun Great Wheel yang baru di pulau wisata di
Bali ini, meniru apa yang di lakukan pemerintah singapura, dimana kepemilikan
dari Great Wheel Singapore Flyer ini dimiliki oleh investor dari Jerman. Semoga para pejabat pemerintah daerah provinsi bali di
sukung oleh wakil rakyat di bali bisa lebih proaktif dalam mempromosikan
potensi yang dimiliki pulau Bali dan lebih proaktif dalam menggaet investor
dunia untuk berlomba-lomba menanamkan uangnya untuk berinvestasi di bali,
yang semuanya adalah bertujuan untukmembantu terciptanya lapangan kerja baru
bagi penduduk bali dan terciptanya kesejahteraan masyarakat bali pada
umumnya. Semoga.
|
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Sie sind Spam leid? Yahoo! Mail verfügt über einen herausragenden Schutz gegen
Massenmails.
http://mail.yahoo.com
