Buat teman2 di milis alumniSK ini gw pribadi mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa..
"Takobbalallohu minna wa minkum takobbal yaa kariim"
~andimeza Sk'98
==============================
MARHABAN YA RAMADHAN...... WELCOME RAMADHAN.....
"Ya Allah berikan kepada kami barakah pada bulan Rajab, Sya'ban dan
berikanlah kami kesempatan untuk berjumpa kembali dengan RamadhanMu
yang suci...kabulkanlah ya Allah..."
Ungkapan di atas merupakan untaian do'a yang dilantunkan oleh para
shahabat enam bulan sebelum orang-orang yang di cintai Allah tersebut
bertemu dengan bulan Ramadhan. Bisa kita bayangkan betapa berharga
dan istimewanya Ramadhan bagi mereka sehingga kedatangannya sangat
dinanti dan dirindukan, hingga Rasulullah menyatakan: "sekiranya
ummmatku mengetahui akan kandungan yang dibawa bulan Ramadhan, maka
semuanya akan berharap agar sepanjang tahun berisi hanya bulan
Ramadhan ". Bagaimana dengan kita, apakah Ramadhan merupakan suatu
hal yang special di hati kita ?
KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN
Ketika bulan sya'ban akan berakhir dan Ramadhan segera menjelang,
Rasulullah saw memberikan bekalan ruhani kepada para
shahabat
mengenai bulan suci Ramadhan. Rasulullah menganjurkan kepada para shahabat
untuk memperbanyak melakukan amal ibadah karena ibadah pada bulan
Ramadhan nilai pahalanya akan dilipatgandakan hingga 700 kali lipat
atau lebih, Rasulullah juga menganjurkan sekali untuk memberi
makanan berbuka (iftor) kepada orang-orang yang berpuasa karena bagi
orang tersebut akan mendapat pahala dari orang yang diberi bukaan
tanpa mengurangi pahala orang tersebut. Shahabat bertanya : Ya,
rasulullah saya tidak mempunyai apa-apa yang berharga untuk diberikan
kepada orang yang berpuasa, Rasulullah menjawab : Sediakanlah
apapun yang kau punya walaupun hanya sepotong kurma, seteguk air ataupun
segelas susu asam.
Keistimewaan-keistimewaan lain yang dapat kita peroleh pada bulan
Ramadhan adalah:
* Ramadhan merupakan bulan yang permulaannya penuh rahmat,
pertengahannya penuh dengan ampunan dan akhirnya penuh
dengan
kebebasan dari api neraka
* Allah akan mengampuni doso-dosa yang terdahulu bagi orang-orang
yang melakukan puasa semata-mata karena keimanan dan mengharapkan
keridhaan Allah.
* Terbukanya pintu-pintu syurga dan tertutupnya pintu-pintu
neraka.
* Ibadah wajib yang dilakukan pada bulan Ramadhan akan
dilipatgandakan nilai pahalanya, dan bila melakukan ibadah sunah
pahalanya sama dengan ibadah wajib.
* Di dalam bulan Ramadhan tersebut ada satu malam yang dinamakan
malam lailatul qadr yang barang siapa beribadah pada malam tersebut
nilai pahalanya lebih dari beribadah selama 1000 bulan.
PERSIAPAN MENJELANG RAMADHAN
Para shahabat membagi waktu dalam setahun ini menjadi dua bagian,
enam bulan menjelang
Ramadan, mereka sibuk untuk melakukan persiapan
menjelang Ramadhan, enam bulan setelah Ramadhan mereka gunakan untuk
mengevaluasi dan memohon pada Allah agar amal ibadah di bulan
Ramadhan tersebut dapat bernilai dan diterima oleh Allah.
Persiapan-persiapan
apa saja yang shahabat contohkan sehingga ketika kita memasuki bulan
puasa tersebut, kita dalam keadaan siap lahir bathin dan akan
memperolah hasil maksimal disisi Allah.
1. Hendaknya kita menyambut bulah suci ini dengan suka cita dan
penuh kerinduan sehingga dapat menumbuhkan motivasi/semangat dalam
menjalankan segala amal ibadah di bulan tersebut.
2. Menyempurnakan segala kekurangan yang ada pada masa yang lalu
* sempurnakanlah hutang-hutang puasa ramadhan yang lalu
* selesaikanlah segala utang piutang yang telah jatuh
tempo dan janganlah sungkan
untuk bertanya pada sesama
rekan mengenai hutang-hutang kita, dikhawatirkan tanpa kita
sadari ada hutang yang belum terbayar, walaupun jumlahnya kecil
janganlah dianggap sepele.
* perbaikilah hubungan antar manusia dengan silaturahim dan
saling memaafkan
3. Bacalah kembali buku-buku mengenai Fiqhusshaum (hukum-hukum
puasa) sehingga dalam melaksanakannya kita merasa yakin bahwa ibadah
yang kta lakukan sesuai dengan yang disyariatkan, tidak hanya
ikut-ikutan, dan akan bernilai tinggi disisi Allah karena dilakukan
atas dasar ilmu.
4. Pada saat bulan Ramadhan, jadwal waktu makan kita, tidur dan
segala aktivitas kita akan berubah, yang
secara otomatis akan
berpengaruh dengan tubuh kita, oleh karena itu dibutuhkan persiapan
fisik yang prima sehingga perubahan jadwal aktivitas tersebut tidak
mengurangi etos kerja kita. Janganlah puasa Ramadhan ini dijadikan
kambing hitam untuk mentolerir penurunan etos kerja kita. Akan lebih
baik lagi bila pada bulan Sya'ban ini kita banyak melakukan puasa
sebagai sarana latihan menjelang Ramadhan.
5. Persiapan terakhir yang tidak kalah penting adalah persiapan
materi untuk memenuhi kebutuhan sepanjang bulan ramadhan dan untuk
keperluan berinfaq dan shodaqoh, kebutuhan ini harus dipenuhi
terutama bagi orang-orang berni'at untuk beri'tikaf (berdiam di
mesjid dengan tujuan untuk mendekatkan diri pada Allah swt).
KIAT-KIAT MENGISI
RAMADHAN
1. Memperlambat sahur dan mempercepat berbuka puasa
2. Banyak melakukan infaq sodaqoh
3. Tilawatul Qur'an (membaca Qur'an) serta mempelajarinya
(tadabbur)
4. Tingkatkan pemahaman agama dengan membaca tulisan2 atau buku2 Agama.
5. Meningkatkan disiplin dan muroqobatullah (perasaan bahwa Allah
mengawasi kita)
6. Hidupkan malam dengan shalat tarawih dan Qiyamullail
7. Menjauhkan diri dari sebab2 yang dapat mendekatkan diri pada kemaksiatan.
seperti pergaulan, bacaan, tontonan.
8. Memberikan makanan berbuka kepada orang-orang yang melakukan puasa,
terutama bagi mereka yang kesulitan seperti fakir miskin, orang2 yang
berada dalam perjalanan.
9. Berdzikir pada setiap kesempatan (duduk, berdiri dan berbaring)
10. Membuat skala prioritas
segala aktivitas yang dapat mendekatkan
diri pada Allah.
11. Perbanyaklah aktivitas yang berhubungan dengan kegiatan amal yang
bersifat sosial bagi orang2 yang lemah, fakir miskin, anak yatim,
kegiatan dakwah dll.
12. Berusaha untuk saling menjaga hati dan sikap untuk menyempurnakan puasa
kita menjaga pandangan dan bagi wanita diharapkan untuk berpakaian lebih
tertutup minimal selama bulan Ramadhan
13. Beri'tikaf (berdiam diri dengan tujuan mendekatkan diri pada
Allah dan menyempurnakan amal ibadah kita) terutama pada 10 malam
terakhir.
Note :
Apabila mungkin tundalah aktivitas2 yang tidak berhubungan dengan kegiatan
ukhrawi di sepuluh terakhir Ramadhan dan prioritaskan waktu2 ini untuk
banyak melakukan ibadah dengan penuh kekhusyuan. Mengambil cuti kantor akan
lebih
baik pada hari2 di sepuluh terakhir Ramadhan sehingga ibadah dan
bermunajad kepada Allah dapat diperhebat atau untuk ber'itikaf di Mesjid
Dengan kita mengetahui keistimewaan yang begitu besar yang diberikan
oleh Allah pada bulan Ramdhan ini, kita berharap dapat bersama-sama
mengisi Ramadhan ini dengan segala aktivitas yang dapat bernilai
ibadah disisi Allah, karena Ramadhan hanya datang sekali dalam
setahun dan siapakah yang dapat menjamin bahwa kita masih diberi
kesempatan oleh Allah untuk bisa meni'mati Ramadhan-Ramadhan yang akan
datang, mungkin saja ramadhan ini adalah ramadhan terakhir bagi kita,
untuk itu janganlah kita lewatkan kesempatan yang berharga ini, janganlah
Ramadhan ini lewat dengan sia-sia, tanpa memberikan arti bagi kita,
sebagaimana yang dikatakan oleh Rasulullah : "mereka tidak
mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga". Semoga kita terhindar dari
apa yang diisyaratkan Rasulullah tersebut. (Wallahu'alam
bishowab).
Alhaqqu mirrobik falaa takuu nanna minal mumtarin.
Wassalam,
- I -
Do you Yahoo!?
vote.yahoo.com - Register online to vote today!