Search the web
Sign In
New User? Sign Up
PAN · Partai Amanat Nasional
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Want your group to be featured on the Yahoo! Groups website? Add a group photo to Flickr.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Kita tidak kaya minyak: Cadangan Minyak RI Hanya Cukup untuk 10 Tahu   Message List  
Reply | Forward Message #38876 of 39389 |
Rekan-rekan,
Untuk perenungan: kita tidak kaya minyak. Perlu effort luar biasa untuk menjamin kelangsungan pasokan energi dengan pengembangan energi alternatif & pengembangan usaha perusahaan-perusahaan nasional kita ke luar negeri untuk mencari pasokan migas. Impor minyak mentah & bbm sudah terlalu lama menguras anggaran belanja negara..
 
salam,
 
Jumat, 03/07/2009 15:36 WIB
Cadangan Minyak RI Hanya Cukup untuk 10 Tahun Lagi
Jakarta - Cadangan minyak Indonesia saat ini hanya tinggal 3,7 miliar barel. Cadangan  ini diperkirakan akan habis 10 tahun lagi.
 
Hal ini disampaikan Guru besar Ekonomi dan Pengelolaan Lapangan Migas ITB, Widjajono Partowidagdo dalam acara peluncuran bukunya yang berjudul 'Migas dan Energi di Indonesia, Permasalahan dan Analisis Kebijakan' di Galeri Cemara, Jalan HOS Tjokroaminoto, Jakarta, Jumat (3/7/2009).
 
"Jadi tidak benar kalau kita disebut sebagai negara yang kaya minyak," kata Widjajono.
 
Menurut Widjajono, kondisi ini perlu disadari masyarakat Indonesia agar bisa berperilaku tepat dalam penggunaan minyak. "Kalau kita menyangka, negeri ini adalah negeri kaya minyak maka kita akan berperilaku tidak tepat, kita ingin harga BBM kita murah," jelasnya.
 
Widjajono menjelaskan di negara lain yang cadangan minyaknya tidak berbeda jauh dengan Indonesia, harga premium disana  US$ 1,1 per liter atau Rp 11.000 per liter, sementara di Indonesia RP 4500 per liter.
 
"Kalau di negara yang kaya minyak seperti Iran kalau BBM dijual dengan harga Rp 1.000/liter. Bahkan kalau gratis, mereka tidak masalah karena disana konsumsi minyak hanya 10 persen dari subsidinya. Cadangannya pun masih sangat besar yaitu 138 Milyar barel," paparnya.
 
Lagipula, lanjut  Widjajono, meskipun Iran negeri kaya minyak namun konsumsi bensin di sana dibatasi.
 
"Di sana disediakan energi alternatif yaitu BBG yang harganya sama bensin sehingga transportasi disana menggunakan BBG," ungkapnya.
 
Begitupun untuk kebutuhan hidup sehari-hari, kata Widjajono, masyarakat di sana tidak menggunakan minyak maupun elpiji namun menggunakan gas kota.
 
"Di Iran, untuk masak mereka pakai gas kota. Minyaknya mereka ekspor, mereka menggunakan Cadangan Minyak RI Hanya Cukup untuk 10 Tahun Lagi
yang murah dan jual yang mahal. Kalau Indonesia tidak rasional, pakai yang mahal dengan harga murah akibatnya yang murah tidak muncul," tegasnya.

(epi/lih)


Fri Jul 3, 2009 9:00 am

rezamasri
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #38876 of 39389 |
Expand Messages Author Sort by Date

Rekan-rekan, Untuk perenungan: kita tidak kaya minyak. Perlu effort luar biasa untuk menjamin kelangsungan pasokan energi dengan pengembangan energi alternatif...
Reza
rezamasri
Offline Send Email
Jul 3, 2009
9:00 am
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help