Search the web
Sign In
New User? Sign Up
Forum-Pembaca-Kompas · Komunitas Forum Pembaca "KOMPAS"
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Real people. Real stories. See how Yahoo! Groups impacts members worldwide.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
PERGURUAN TINGGI YANG SADIS DAN BRUTAL   Message List  
Reply | Forward Message #55767 of 143682 |
Tadi pagi Selasa 24 April 2007, Prof Mappadjantji dosen FMIPPA Universitas
Hasanuddin yang sedang dirawat di ICCU RSU Wahidin Makassar karena serangan
jantung, menjalankan kewajiban sebagai anak yang harus melayat mertuanya Prof.
Syamsi Lili yang jenasahnya disemayamkan di Jl Kartini. Prof MA izin keluar ICCU
dilengkapi dengan botol infus dan diantar oleh seorang suster.

Dalam perjalanan kembali ke RSU Wahidin sepulang melayat, kendaraan mereka yang
melintas di jalan Urip Sumoharjo dilarang lewat oleh mahasiswa Universitas
Muslim Indonesia yang sedang demo. Walaupun Prof MA sudah memperlihatkan
kondisinya yang darurat lengkap dengan selang infus dan seorang suster yang
mendampingi, mereka tetap tidak diizinkan lewat.

Putri Prof MA, Vita yang menyetir kendaraan mengikuti keinginan mahasiswa untuk
masuk ke jalur angkutan kota pete-pete. Di mulut pintu keluar, jalan mereka
ditutup dan diwajibkan memutar haluan kembali ke kota. Melihat kondisi tersebut,
putra Prof MA, Bayu memindahkan kayu penghalang agar bisa lewat karena ayahnya
harus sesegera mungkin masuk ICCU kembali. Bayu kemudian dikeroyok hingga babak
belur oleh mahasiswa UMI, bahkan ketika sudah masuk ke mobil, Bayu ditarik
kakinya dipaksa turun untuk dihajar lagi. Melihat putranya babak belur, Prof MA
melupakan kondisinya penyakitnya, dan bergegas menolong anaknya dengan melawan
para mahasiswa yang brutal ini. Para mahasiswa tidak lagi mempedulikan bahwa
Prof MA adalah pasien emergency, beramai-ramai menyerang termasuk menarik
kacamata yang dipakai. Mahasiswa UMI berhenti menyerang ketika Prof MA berhasil
menangkap salah satu pimpinan mahasiswa.

Kejadian yang dialami Prof MA adalah satu dari sekian banyak kejadian yang
dialami pasien-pasien dengan ambulans yang membutuhkan pertolongan darurat
menuju RSU Wahidin diantara jadwal demo UMI yang tiada henti. Begitu banyaknya,
sehingga membuat kita bosan untuk membicarakan perilaku yang sangat tidak
manusiawi ini. Inikah perguruan tinggi yang menyebut dirinya Muslim, yang tidak
punya kepedulian terhadap orang yang sakit parah. Tidak pernah ada perhatian
apalagi rasa bersalah atau menyesal dari institusi mereka, bahkan dari polisi
yang selalu ketakutan tidak berani membela kepentingan orang yang nyawanya
berkejaran dengan waktu.-

wass,
Triyatni

[Non-text portions of this message have been removed]




Tue Apr 24, 2007 2:28 pm

martosendjojo
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #55767 of 143682 |
Expand Messages Author Sort by Date

Tadi pagi Selasa 24 April 2007, Prof Mappadjantji dosen FMIPPA Universitas Hasanuddin yang sedang dirawat di ICCU RSU Wahidin Makassar karena serangan...
TRIYATNI
martosendjojo
Offline Send Email
Apr 24, 2007
9:10 pm

Kok nggak kalah serem daripada preman-preman IPDN, ya? Bawa panji-panji agama lagi. Pasti ada yang SANGAT SANGAT keliru dengan pendidikan di kampus ini,...
manneke budiman
hepaesthos@...
Send Email
Apr 25, 2007
1:27 am

Bu Triyatni, saya sangat prihatin dg kejadian yang menimpa Prof AM. Sampaikan kepada beliau dukungan saya sebab dalam kasus ini, kita semua bisa ikut merasakan...
loekyh
Offline Send Email
Apr 25, 2007
9:04 am

mohon maaf kalo kalo berita ini membuat kami, yang asal Makassar agak emosional... Naudzubillah, kemana gerangan sensitifitas mahasiswa UMI/Makassar itu sampai...
muhruslee
Offline Send Email
Apr 26, 2007
2:11 am

Pak Daeng Ruslie tak perlu minta maaf. Kita sama-sama prihatin kok. Kalo ada segelintir preman seperti itu di Makassar, tak mungkin menimpakan dosanya kepada...
manneke budiman
hepaesthos@...
Send Email
Apr 26, 2007
3:34 am

Saya pernah tinggal di Makassar hampir lima tahun dan saya pribadi sangat muak dengan kelakuan kelakuan yang menurut mereka membela hak masyarakat!! Ini bukan...
Jokobudi Jaya
jokobudiah
Offline Send Email
Apr 26, 2007
7:51 am

Salam, Pengalaman saya 10 tahun tinggal di Makassar adalah bahwa mereka ingin menjadi JAGO semuanya.Meskipun mereka hanya ME-NIRU2 saja apa yang terjadi di...
walsuparmo
Offline Send Email
Apr 28, 2007
11:40 am
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help