Search the web
Sign In
New User? Sign Up
Forum-Pembaca-Kompas · Komunitas Forum Pembaca "KOMPAS"
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Want to share photos of your group with the world? Add a group photo to Flickr.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Adakah Basri Menangis Ketika BBM Naik 125%? Bls: Boediono Dicerca Ne   Message List  
Reply | Forward Message #127862 of 145624 |
Apakah Faisal Basri menangis ketika BUMN-BUMN yang merupakan milik rakyat
Indonesia dijual ke swasta/asing?

Adakah Faisal Basri menangis ketika harga BBM di Indonesia naik mengikuti harga
minyak dunia sampai 125% sehingga memicu kenaikan harga-harga barang lainnya?

Adakah Faisal Basri menangis ketika sebagian besar kekayaan alam Indonesia
dikelola oleh asing sehingga perusahaan2 migas/pertambangan asing yang
beroperasi di Indonesia masuk daftar perusahaan terkaya versi FORBES 500 dengan
pendapatan ribuan trilyun rupiah/tahun dan CEOnya penghasilannya sampai rp 7
milyar lebih per bulan sementara 11,5 juta rakyat Indonesia kurang gizi/busung
lapar?

Apakah itu Neoliberal (ini ada di berbagai ensiklopedia), Ekonomi Jalan Tengah
(yang tidak ada di Ensiklopedi), selama BUMN-BUMN dijual ke swasta/asing, selama
kekayaan alam Indonesia diserahkan kepada asing, mayoritas rakyat Indonesia akan
terpuruk dalam kemiskinan..


===

Ayo Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits

http://media-islam.or.id

--- Pada Sen, 15/6/09, Agus Hamonangan <agushamonangan@...> menulis:

Dari: Agus Hamonangan <agushamonangan@...>
Topik: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Boediono Dicerca Neolib, Faisal Basri Nangis
Kepada: Forum-Pembaca-Kompas@yahoogroups.com
Tanggal: Senin, 15 Juni, 2009, 4:33 AM

















http://nasional. kompas.com/ read/xml/ 2009/06/15/ 15020598/ boediono.
dicerca.neolib. faisal.basri. nangis.



JAKARTA, KOMPAS.com — Ekonom senior dari Universitas Indonesia, Faisal Basri,
mengaku menangis ketika mendengar Boediono, rekannya sesama ekonom, dicerca
sebagai neoliberalis.



Ceritanya terjadi ketika dirinya berada di Singapura pada pertengahan bulan Mei
kemarin. Saat itu, Faisal mengaku tengah berada di dalam MRT di Negeri Merlion
tersebut. Dirinya membaca berita-berita yang menyatakan bahwa Boediono itu
neolib karena telah melakukan privatisasi BUMN.



"Mungkin saya agak cengeng. Tapi saya benaran menangis melihat kawan saya
dicerca," ujar Faisal pada acara peluncuran buku karya Boediono yang berjudul
Ekonomi Indonesia, Mau ke Mana?, Senin (15/6) di Gedung Perpustakaan Nasional.



Saat itu juga, Faisal langsung mempercepat kepulangannya ke Indonesia lewat
Batam. Dalam perjalanan pulang itulah, Faisal menuliskan artikel yang "membela"
mantan gubernur Bank Indonesia itu dan mengirimkannya ke blog pribadinya di
Kompasiana.com. Tulisannya itu kemudian mendapat tanggapan banyak orang.



Buku Ekonomi Indonesia, Mau ke Mana? merupakan kumpulan esai ekonomi karya
Boediono yang pernah diterbitkan di berbagai jurnal, surat kabar, dan majalah.
Sepuluh esai yang dipublikasikan itu terdiri dari delapan tulisan ekonomi makro,
satu keynote speech Gubernur Bank Indonesia, dan satu catatan pribadi tentang
Prof Widjojo Nitisastro.



Turut hadir dalam peluncuran buku tersebut sejumlah ekonom, seperti Tony
Prasetiantono, Sumarlin, dan juga tokoh-tokoh pers, seperti Rosihan Anwar, Fikri
Jukri, dan Rektor UGM Soedjarwadi.



Sent from Indosat Blackberry powered by



HIN










Tue Jun 16, 2009 2:01 am

nizaminz
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #127862 of 145624 |
Expand Messages Author Sort by Date

Apakah Faisal Basri menangis ketika BUMN-BUMN yang merupakan milik rakyat Indonesia dijual ke swasta/asing? Adakah Faisal Basri menangis ketika harga BBM di...
A Nizami
nizaminz
Offline Send Email
Jun 16, 2009
2:42 am

Ketika harga BBM dinaikkan 114 persen pada oktober 2005, saya geram dan merintih ( http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0510/01/utama/2092732.htm). Ketika...
Faisal Basri
faisalbasri...
Offline Send Email
Jun 17, 2009
12:58 am

Benar sekali, manusia juga penuh dengan keterbatasan sehingga manusia memang tidak values free.. Maka, ada yang melihat dari dari sudut pandang berbeda atau...
pudimartini
pudimartini@...
Send Email
Jun 17, 2009
1:26 am

Bung Basri, saya juga menangis. Saya masih ingat jelas bahwa saya menangis ketika lapak nenek saya yang berjualan di pasar pagi digusur. Ketika itu saya kelas...
Charles Paul
charles_paul_81
Offline Send Email
Jun 17, 2009
7:28 pm

Air mata yang Anda teteskan di masa kecil juga akan sia-sia jika kesadaran akan kejamnya kapitalisme dan ilmu yang Anda dapat di bangku kuliah tidak anda...
Asep Kurniawan
askbdg
Offline Send Email
Jun 18, 2009
6:58 pm

Sama-sama. Kita sama-sama elite. Berapa persen dari rakyat Indonesia lulus kuliah? Dengan pengorbanan berat dari orangtua kita, kita telah berhasil menjadi...
muslimkristianto
muslimkristi...
Offline Send Email
Jun 18, 2009
7:03 pm

7 Mei 2009: Pembina LKM Bina Arta, Faisal Basri, mengatakan, dukungan yang diberikan peritel yang mulai beroperasi di Indonesia sejak 1998 itu kepada para...
Louisa Tuhatu
louisatuhatu
Offline Send Email
Jun 18, 2009
7:26 pm

carre4 itu misal beri 100 ..sudah ambil sejuta dulu eh FB bisa juga jadi jubir ya.. HS...
Haniwar Syarif
haniwarsyarif
Offline Send Email
Jun 19, 2009
2:43 am

Ini logika kaum awam ekonomi : yang sudah lebih dulu besar bahkan raksasa akan terus menggilas dan menghancurkan yang kecil-kecil, karena semua berada di...
mangara tampubolon
hara_tmp
Offline Send Email
Jun 21, 2009
1:37 am

bang mangara.. dulu kala saya begitu kagum pada satu tokoh sampe2 saya "melihat" seolah-olah dia selalu baik... tapi setahu saya bang faisal basri ada...
bro_ando23
Offline Send Email
Jun 22, 2009
2:24 am

Betul, bung. Dunia realitas memang tidak bisa dilihat hanya dalam hitam dan putih. Cuma sinetron di TV yang masih menghadirkan realitas semacam itu. Makanya...
Asep Kurniawan
askbdg
Offline Send Email
Jun 22, 2009
4:33 pm

Bila manusia sudah sedemikian kukuhnya membatinkan suatu gagasan umumnya sulit sekali untuk dapat melihat ada yang kurang bahkan telah salah pada gagasan itu....
mangara tampubolon
hara_tmp
Offline Send Email
Jun 17, 2009
7:29 pm

Saya seorang yang sekolah DALAM NEGERI. Saya juga DAHULU berpendapat sebaiknya negara mengatur semuanya. SEKARANG saya sudah DEWASA dan sudah melihat...
muslimkristianto
muslimkristi...
Offline Send Email
Jun 18, 2009
7:02 pm

diatur itu gak identik dgn subsidi ih saya yg sekolah di dalam negeri aja tahu itu yg penting aturan irutu spy sesuai UUD 45 senmuanya hajat hidup rakyat...
Haniwar Syarif
haniwarsyarif
Offline Send Email
Jun 19, 2009
2:39 am

Duh bang faisal basri, jangan nangis dong.. memang bikin hati rada murka kalau sahabat kita di cerca banyak orang , meskipun sahabat kita itu mungkin ada...
Hakiki Akbari
hakikiakbari
Offline Send Email
Jun 17, 2009
2:30 am

Soal kebijakan pemerintah, Faisal Basri tidak hanya menangis, tapi dia mengecam kebijakan-kebijakan yang menurutnya merugikan negara atau hanya mengntungkan...
Asep Kurniawan
askbdg
Offline Send Email
Jun 17, 2009
6:47 pm

Bung Faisal benar,Dunia memang tidak hitam putih.  Jadi, kadang ekonom kita neolib, kadang berubah menjadi pancasilais kerakyat-rakyatan.  Bisa...
Imam Cahyono
cahyo_fajar
Offline Send Email
Jun 17, 2009
6:51 pm

Saya masih ingat beberapa bulan lalu Faisal Basri berdebat keras dengan Jusuf Kalla dalam sebuah forum terbuka yang disiarkan langsung oleh ANTV, di tengah...
Asep Kurniawan
askbdg
Offline Send Email
Jun 18, 2009
6:57 pm
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help