Skip to search.
ACSA · Achehnese Students Association

Group Information

? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Hear how Yahoo! Groups has changed the lives of others. Take me there.

Messages

  Messages Help
Advanced
Timses Irwandi: "Kami tidak takut Soenarko gabung dengan Partai Aceh   Message List  
Reply Message #7231 of 7399 |
Mantan TNI Dukung PA, Eks TNA Dukung Irwandi


Mantan TNI Dukung PA, Eks TNA Dukung Irwandi
Hayatullah Zuboidi | The Globe Journal | Senin, 13 Februari 2012
Banda Aceh - Jika kubu Partai Aceh (PA) didukung oleh mantan Pangdam Iskandar Muda, kubu Irwandi juga punya pendukung kalangan militer, yaitu mantan Tentara Nanggroe Aceh (TNA), seperti Muksalmina, Muharram, mantan panglima sagoe Lhoknga, Tgk Jailani, dan beberapa ule sagoe diseluruh Aceh.

Dalam rapat tertutup Tim Irwandi-Muhyan di Asrama Haji, Senin (13/2), menyepakati bahwa TNA akan melakukan konsolidasi di masing-masing sagoe. "Tugas eks TNA adalah menjadi pendukung tim Seuramoe, dan juga akan berusaha bersama-sama aparat kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman dan memastikan tanpa intimidasi bagi masyarakat Aceh dalam memberikan pilihan dalam pilkada nanti," ujar Humas Seramoe Irwandi pusat, Thamren Ananda, Senin (13/2).

Kata Thamren, mereka juga akan membentuk wadah baru bagi eks TNA sebagai tempat berkumpul dan berorganisasi. Sementara Irwandi yang juga hadir dalam rapat tersebut kata Thamren juga mengatakan akan menbentuk partai politik terbuka, yg akan di dukung oleh eks TNA, ulama, politisi, aktivis dan intelektual.

Setelah pertemuan inti tersebut para mantan TNA ini akan melakukan pertemuan-pertemuan ke daerah-daerah. "Pertemuan konsolidasi eks TNA ini akan dilakukan di seluruh wilayah yang akan dipimpin oleh masing-masing panglima wilayah nantinya," tukas Thamren.

Terkait Deklarasi PA yang menghadirkan belasan ribu massa kemarin, dan didukung mantan purnawirawan, bagi Thamren itu sudah lumayan untuk bertanding dalam pesta demokrasi ke depan."Saya rasa sudah lumayan untuk ikut kompetisi, semoga mereka bisa berkompetisi secara demokratis, fair. Sebagai warga negara yang baik bisa saja memberikan dukungan politik kepada kandidat tertentu secara aktif, kecuali PNS,"tukas Sekjen Partai Rakyat Aceh itu.

"Kalau menurut teman-teman timses PA mengajak purnawirawan sebagai langkah strategis itu adalah hak mereka, tapi kami lebih baik bersama ulama. Jadi kalau mereka didukung Mantan TNI biarlah kami didukung oleh ulama dan rakyat,"katanya.

Sent: Sunday, February 12, 2012 11:07 AM
Subject: «PPDi» Zaini Abdulah: Hidup Soenarko...! Hidup Soenarko...! Hidup Soenarko... ! Hidup Semua Pembunuh Bangsa Aceh !

 

Zaini Abdullah: Hidup Soenarko….! Hidup Soenarko…!

Banda Aceh 

- “Kalau kita lengah dalam mengawal perjanjian MOU Helsinki, maka akan sia-sia pengorbanan pahlawan yang sudah rela memeberikan nyawanya demi tanah Aceh”, ungkap calon Gubernur Aceh Zaini Abdullah dalam kata sambutannya pada acara deklarasi calon Gubernur dan Bupati/Walikota dari Partai Aceh, Minggu (12/2),  di stadion Dimoerthala Lampineung  Banda Aceh.
Zaini juga menekankan bahwa penandatanganan kesepakatan damai antara RI dan GAM 15 Agustus 2005 adalah peristiwa penting, karena itu landasan lahirnya UUPA Nomor.11 Tahun 2011 tentang Pemerintahan Aceh yang menjadi dasar menyelenggarakan pemerintahan Aceh. Menurutnya, UUPA adalah aturan tertinggi setelah UUD 1945, itu adalah hajat dan cita-cita yang telah dicapai oleh bangsa Aceh.
Zaini Abdullah juga menghimbau masyarakat agar kiranya sudi berdo’a untuk kemenangan Partai Aceh dalam Pilkada Nanti, karena itu adalah amanah dari Tgk. Hasan Di Tiro http://www.youtube.com/watch?v=sZrEONMLKHE  yang telah berhasil meningkatkan nilai tawar kita sebagai orang Aceh. Namun, kita juga harus berhati-hati, karena banyak orang-orang yang mengambil kesempatan dalam kesempitan dan dalam situasi seperti ini.
“Dari awal kita sudah mengenyampingkan saudara-saudara kita yang jadi-jadian, tapi disini kita perlu orang-orang yang siap berkorban harta dan nyawanya untuk bangsa Aceh”, ungkap Zaini.
Selanjutnya, ia menekankan, bahwa perjuangan harus dengan niat yang lahir dari sanubari yang bersih, tidak hanya sekedar lip service saja. Dan itu harus kita lakukan, semua tantangan dalam perjuangan akan kita hadapi bersama.
Zaini Abdullah juga menyinggung tentang pemerintahan Aceh lima tahun kebelakang yang sudah berjalan, yang menurutnya belum mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Aceh secara menyeluruh.
Dalam pidatonya, Zaini juga berjanji, jika nanti masyarakat Aceh memberikan kepercayaan kepadanya, ia akan memberikan sesuatu kepada Aceh, namun ia tidak menjelaskan apa yang akan diberikannya.
Disana, sedikit Zaini juga mengulas tentang perjuangan Gerakan Lamteh dan DI-TII  yang telah hilang karena ketidak hati-hatiannya dalam membangun gerakan dan banyak masyarakat yang tidak tahu tentang gerakan tersebut.
“Gerakan Lamteh hilang kisahnya seperti dibawa angin, dan kalau kita tidak berhati-hati, perjuangan Partai Aceh akan sama nasibnya seperti gerakan Lamteh”, ungkapnya mengingatkan.
Tentang tidak mendaftarnya pasangan calon dari Partai Aceh beberapa waktu lalu juga menjadi pembahasannya, menurutnya, Partai Aceh saat itu tidak mendaftar karena pilkada sudah diluar jalur hukum dan belum ada qanun tentang itu. Dan karena itu, masyarakat di seluruh pelosok Aceh sudah risau dan bertanya-tanya kenapa PA belum mendaftarkan calonnya pada pilkada ini.
“Karena niat kita benar, makanya Allah bersama kita dan berbaliklah semua sehingga jadwal pilkada pun bergeser. Dan kita tidak niat memboikot pilkada, tapi menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi”, jelasnya.
Beberapa saat sebelum berakhir pidatonya, ia juga mengatakan bahwa masih ada point-point MOU yang belum terjabarkan ke dalam UUPA, dan untuk itu akan diperjuangkan sehingga kehendak Aceh dapat tercapai sebagaimana tertuang dalam MoU Helsinki.
Terkhusus kepada Jenderal Purnawirawan Soenarko, mantan Panglima Kodam Iskandar Muda, Zaini mengucapkan terima kasih karena sudah bergabung sebagai tim sukses pemenangan pasangan Zaini Abdullah-Muzakkir Manaf.
“Hidup Seonarko…! hidup Soenarko…! hidup Seonarko…!” teriak Zaini Abdullah di atas podium mengakhiri pidatonya disambut teriakan ribuan massa pendukung. (Atjehlink. zamroe)|
 


BÈK DJAK PUBLOË2 NAN WALI KEU ALAT NGON MITA ASOË-PRUËT, PANGKAT BAK SIPA-I DAN KEU MEUKEUSUD2 DJEUHEUËT LA-ÉN ! 

http://www.youtube.com/watch?v=sZrEONMLKHE 



Jenazah Mukhtar(24) satpam kantor Dinas Sosial Prov NAD,yang meninggal akibat penganiayaan oknum polisi, diciumi ibu kandungnya sesaat sebelum dikafankan di rumah duka Desa Puni Mata Ie, Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar, Jumat (27/10/2006). SERAMBI /MANSHAR

Family and colleagues mourn a farmer as he
is prepared for burial.

Massacred in KNPI Lhokseumawe, 60 civilians were brutally butchered by Indonesian Occupation Forces


Massacred in Simpang KKA, 250 villagers were brutally butchered by Indonesian Occupation Forces


The Victims tortures before they kills


KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh


KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

Local police chief Said Huseini said three "separatist rebels" were shot dead Saturday on the outskirts of the provincial capital Banda Aceh. A civilian was killed in the crossfire, he said.


MASYARAKAT ACEH BERBARING DI TANAH PADA SAAT TNI AD MELEPASKAN TEMBAKAN PERINGATAN PADA RIBUAN PENGUNJUK RASA DI LHOKSEUMAWE, PROPINSI ACEH 21 APRIL 1999. DUA ORANG PENDUDUK TEWAS SETELAH POLISSI DAN TENTARA MEMBUBARKAN UNJUK RASA RIBUAN PELAJAR SEKOLAH YANG MEMINTA DILEPASKANNYA 300 ORANG PELAJAR YANG TERTANGKAP SAAT UNJUK RASA MENDUKUNG KEMERDEKAAN ACEH BEBERAPA HARI SEBELUMNYA. (en/str: REUTERS)


Seorang ibu menangis setelah anak kandungnya dibunuh
secara sangat kejam dan keji oleh babi jawa


Seorang anak dan ibunya kembali kerumah yang baru saja dibakar oleh anjing jawa

Setelah dibunuh Anjing TNI menyuruh masyarakat kampung untuk mengambilnya


KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh, Kamis, 9 Augustus 2001, Avdelning 4, PT Bumi Flora, Desa Alue Rambôt, Kec. Bandar Alam Aceh Timur









Pihak keluarga, sejak awal tidak setuju otopsi dilakukan. Karena dari awal kejadian mereka sudah bawa korban ke rumah sakit. “Jadi, mengapa setelah sampai dua bulan kemudian baru diotopsi. Ini pun dipaksa,” kata Yusuf, abang Muslem. Se-usai otopsi. “Kami melihat, meski ada tuntutan tapi tidak ada proses. Apalagi, kami masyarakat awam. Kalau pun ada hukum, yang pegang hukum nggak adil,” tambahnya.
 




The wife and children of an Acehnese farmer
killed by Indonesian soldiers

Just In One Day, Over 100 Unarmed Achehnese Civilianswere Unlawfully Killed by TNI

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh
KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh


KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh


KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh


KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

Men in Aceh are questioned by
Indonesian soldiers

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh


BABI-BABI JAWA MENGADAKAN PEMERIKSAN KEPADA SETIAP KENDARAAN YANG AKAN MENUJU KOTA BANDA ACEH TEMPAT DI ADAKANNYA SIDANG RAYA RAKYAT ACEH UNTUK KEDAMAIAN, 10 NOVEMBER 2000. TINDAKAN KERAS APARAT KEPADA MASYARAKAT YANG AKAN MENGHADIRI SIDANG ITU MENGAKIBATKAN BELASAN ORANG MENINGGAL DUNIA. (AP Photo/Ismael)


Seorang student berdiri didepan rumah sekolahnya yang baru saja dibakar hangus oleh anjing-anjing TNI

Salah seorang masyarakat biasa yg
dibunuh secara begitu keji dan kejam oleh babi dan anjing jawa-TNI di Kecamatan Nilam, Aceh Utara

 
 
 
 

Press Release

To News Editors
July 21, 1999
For Immediate Release
ACEH REBEL LEADER CALLS INDONESIAN RULE ABSURD
In a rare interview from his exile in Sweden, the leader of the movement fighting for independence in Indonesia's northernmost province of Aceh, Hasan di Tiro, says Indonesia has no right to govern Aceh. The exclusive interview with the FAR EASTERN ECONOMIC REVIEW appears in its July 29 issue, published Thursday, July 22.
The uncompromising di Tiro calls Indonesia another name for the Dutch East Indies with new rulers, Javanese instead of Dutch. Di Tiro, who declared Aceh's independence in 1976 but fled to Sweden three years later, dismisses Indonesia's new autonomy legislation as irrelevant. The notion of Indonesia is absurd, he says. He also ridicules the Bahasa Indonesia language as "pidgin Malay" and calls the Javanese "barbaric and uncivilized."
Di Tiro puts the overall strength of separatist forces operating in Aceh at around 5,000. Asked what sort of message would he send to a new Indonesian government, perhaps one headed by Megawati Sukarnoputri whose party won the largest number of votes in June's parliamentary elections, Di Tiro says: "No message. They're all the same. Uneducated fools."
The REVIEW obtained the interview amid mounting concern that Aceh may be posing a serious challenge to Indonesian unity. The REVIEW reports Indonesian military concerns that outside support makes Aceh's rebels much more dangerous than the ragtag, poorly armed independence fighters of East Timor and Irian Jaya.
Two battalions of troops--backed by 1,700 paramilitary police from Jakarta--have renewed operations in Aceh response to a wave of ambushes, assassinations and arson attacks in recent weeks. In one of the worst incidents so far, guerrillas killed five soldiers and wounded 20 in a July 19 ambush on a military convoy. More than 70,000 refugees have scattered across Aceh.

For further information, please contact:
Michael Vatikiotis
Far Eastern Economic Review
Tel 852 2508 4420
Fax 852 2503 1530
 

The death of the charismatic Syafii, 54, his wife Fatimah alias Aisyah and five bodyguards were killed in the head and chest on Tuesday during fierce battle. Indonesia accused of treachery over Syafii's killing. (AT)

The remains of great and charismatic Abdullah Syafei (L), 54, his wife Fatimah alias Aisyah (R) were taken to their house after verification of identities by his brother Zakaria at Sigli hospital on 24 January 2002. Abdullah Syafei was the Free Acheh Movement (GAM)' s War Commander who was killed by Indonesian troops on 22 January. GAM has accused Indonesian military of treachery over Syafii's killing. (AT)

Dari awai








 

Almarhum Sjahid Jafar Siddiq Hamzah, murdered by Indonesian regime

"KEBIADABAN KAFIR indonesia jawa tidak akan kita maafkan oleh kita Bangsa Aceh.
Lihat dalam foto, bagaimana kafir laknat penjajah indonesia jawa membunuh anak2 Bangsa Aceh di depan ibu2 mereka yang telah tua. Kemudian kafir laknat indonesia jawa itu telah mengikat tangan2 ibu mereka.....Demi Allah, kita Bangsa Aceh wajib terus memerangi kafir laknat penjajah indonesia jawa penyembah berhala burung garuda dan pancasila. KITA BANGSA ACEH JANGAN SEKALI-KALI PATAH SEMANGAT dalam memerangi kafir laknat indonesia jawa yang biadab itu.
Wassalam,
Puteh Sarong



Sampoë uroë njoe










*Pada hakikatnya OTONOMI buat aceh hanyalah pengekalan status kita sebagai bangsa terjajah"
*Pada hakikatnya OTONOMI buat aceh hanyalah pengekalan status kita sebagai bangsa terjajah"
 
 
 

A family returns to its burned-out house
by Indonesian military


A mass grave has been unearthed
"The darkest chapter in Indonesia's history" Grim evidence of the army's campaign against separatism in Aceh is only now being uncovered. Only now can the real grieving begin. The BBC's Jonathan Head:



One of the sixty burned-alive Achehnese
civilians by Indonesian army in the village of Lancok, Syamtalira Bayu, North Acheh, on 19/03/2002


Investigators have found a number of mass graves in Acheh committed by the Indonesian regime
 

Indonesian troops shot dead up to 60 peopleand wounded 10 last Friday in two villagesin Beutong Ateuh of West Aceh. And the bodies were thrown into an abandoned wel
''Name any human rights violations, Aceh has it. If anybody wants to research human rights violation, Aceh would be a perfect place to go.'' Debra Yatim, The Nation, Bangkok, October 14, 1999

2-7 Achehnese killed everyday by
Indonesian Colonialism Regime


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 






















Mon Feb 13, 2012 3:56 pm

rajabakoi@...
Send Email Send Email

Message #7231 of 7399 |
Expand Messages Author Sort by Date

BERANDA »Politik» Hanya Khawatirkan Potensi Teror, Timses Irwandi Tak Gentar Dengan Soenarko Hanya Khawatirkan Potensi Teror, Timses Irwandi Tak Gentar...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 8, 2012
7:03 pm

Awai Saban Saban, Jinoe Sebeng-Sebeng. "Hanya 2 Daerah Yang Dukung Zaini/Mualem" Kata Mukhsalmina Thursday, February 9, 2012 Banda Aceh  Acehtraffic.com -...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 10, 2012
4:36 pm

Tim Sukses Cagub Mengaku Sering Diteror Banda Raya - 9 February 2012 | 39 Komentar Banda Aceh — Tim sukses pemenangan Irwandi Yusuf dan Muhyan Yunan, calon...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 10, 2012
4:56 pm

/...Kecuali itu, soal tapol-napol yang masih ditahan di Jakarta, seperti Ismuhadi, Ibrahim, dan Irwan. “Mereka menjalankan tugas karena diperintah atasan....
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 10, 2012
5:31 pm

Seuramoe Irwandi-Muhyan Pidie Latih 1800 Warga Jadi Saksi Senin, 06 Februari 2012 16:00 WIB Zian Mustaqin SIGLI-Sekitar 1800 warga Pidie dari berbagai...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 10, 2012
5:55 pm

Ligadinsyah : Irwandi Minta Maaf Dan Siap Berpesta Kembali Banda Aceh – Seuramoe Irwandi-Muhyan siap berpesta untuk merebut Pemerintahan Aceh setelah hari...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 10, 2012
6:33 pm

http://atjehlink.com/pulang-dari-jakarta-irwandi-keliling-banda-aceh/  Konvoi Sang Mantan Di Hari Pertama Banda Aceh – Mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf,...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 10, 2012
6:50 pm

Irwandi Disambut Kalungan Bunga Irwandi Yusuf disambut dengan kalungan bunga oleh pendukungnya ketika mendarat di Bandara Internasional Iskandar Muda Banda...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 11, 2012
11:00 am

Sidang Paripurna Pertama, DPR Aceh “Kurang Enak Mata” Lihat Foto Irwandi di Kartu JKA Friday, February 10, 2012 Share this history on : Share 0digg Banda...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 11, 2012
11:12 am

Juragan menulis: Kalau Kartu Jaminan Kesehatan itu miliknya saudara Hamdani Bib Yacob maka Kartu Jaminan Kesehatan itu wajib atau berkentetuan dengan gambar...
omar puteh
om_puteh Online Now Send Email
Feb 11, 2012
4:12 pm

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf: "Sia-sia banyak tokoh masyarakat Aceh yang diperintahkan untuk ‘dihilangkan’ /'dibunuh' di massa konflik atas perintah...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 11, 2012
3:17 pm

Massa PA Bermalam di Bawah Jembatan Sabtu, 11 Februari 2012 22:38 WIB Laporan Yocerizal SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Masa Partai Aceh dari berbagai daerah...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 11, 2012
8:56 pm

PA Undang Prabowo Hadiri Deklarasi Cagub Banda Raya - 11 February 2012 | 27 Komentar Banda Aceh — Partai Aceh mengundang Ketua Dewan Pembina Partai...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 11, 2012
9:14 pm

http://www.youtube.com/watch?v=sZrEONMLKHE This video is public. 352viewsLikeAdd toShare DEUNGO NJAN PEU NJANG NEUPEUGAH L WALI ! DAN BK...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 12, 2012
9:36 am

Zaini Abdullah: Hidup Soenarko….! Hidup Soenarko…! Banda Aceh - “Kalau kita lengah dalam mengawal perjanjian MOU Helsinki, maka akan sia-sia pengorbanan...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 12, 2012
10:08 am

Muzakir Manaf: Rakyat Aceh Sejahtera Dalam NKRI Minggu, 12 Februari 2012 17:23 WIB Laporan Mursal Ismail | Banda Aceh SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Calon...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 12, 2012
2:23 pm

Malik Mahmud: Aceh Tetap Akan dalam NKRI  Minggu, 12 Februari 2012 21:22 WIB  http://www.youtube.com/watch?v=sZrEONMLKHE  SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 12, 2012
2:42 pm

Mantan TNI Dukung PA, Eks TNA Dukung Irwandi Hayatullah Zuboidi | The Globe Journal | Senin, 13 Februari 2012 Banda Aceh - Jika kubu Partai Aceh (PA) didukung...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 13, 2012
3:56 pm

Irwandi Konsolidasi dengan Mantan Kombatan GAM Aceh Besar  Selasa, 14 Februari 2012 10:14 WIB  Calon Gubernur Aceh Irwandi Yusuf berbicara pada pertemuan...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 14, 2012
4:10 pm

Badan Legislasi DPRA Butuh Upgrade Manajemen Banda Aceh – Keberadaan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dalam menjalankan fungsi legislasi selama ini...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 14, 2012
4:43 pm

Baliho Partai Aceh Dibakar Aceh Besar – Kantor Kepolisian Sektor Lhoknga, didatangi ratusan massa dari PA (Partai Aceh) wilayah Aceh Besar. Kedatangan...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 15, 2012
2:23 pm

BERANDA »Politik» Ini Alasan Eks Kombatan Dukung Irwandi Ini Alasan Eks Kombatan Dukung Irwandi Hayatullah Zuboidi | The Globe Journal | Kamis, 16...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 17, 2012
3:35 pm

BERANDA »Politik» Irwandi Bentuk Partai Politik Lokal untuk Selamatkan MoU Helsinki Irwandi Bentuk Partai Politik Lokal untuk Selamatkan MoU Helsinki ...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 17, 2012
4:38 pm

Ghazali Abbas Dilarang Khutbah Jum`At Pidie – Ghazali Abbas Adan, diminta untuk batal memberikan Khutbah oleh pengurus Mesjid Gampong Amud, Geulumpang...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Feb 17, 2012
4:04 pm

Zaini Abdulah:Hidup Soenarko...! Hidup Soenarko...! Hidup Soenarko... ! Hidup Semua Pembunuh Bangsa Aceh ! Zaini Abdullah: Hidup Soenarko….! Hidup...
Acheh Watch
rajabakoi@... Send Email
Mar 2, 2012
4:11 pm
Advanced

Copyright 2010 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines NEW - Help