Nggak Terasa… SMA kita tercinta udah berusia lebih dari 30 tahun; mungkin kalau dibandingkan dengan sekolah-sekolah lain masih termasuk ‘muda’, tapi yang jelas sudah memasuki usia ‘dewasa’.
Dulu… orang tahunya sekolah kita sebagai SMA VI Filial, tapi lebih terkenalnya lagi sebagai sekolah ‘Kubangan Kerbau’, karena kalau hujan becek, atau bahkan tergenang air (baca: banjir) persis seperti kubangan kerbau.
Dengan segala daya dan upaya, lambat laun SMA VI Filial dapat mengatasi tantangan-tantangan yang cukup berat pada tahun-yahun pertama pendiriannya, seperti : belum adanya sarana ibadah, laboratorium, pagar, dan masalah genangan air tersebut.
Tahun 1978, baru deh sekolah kita resmi menjadi SMAN 34, (sekarang SMUN 34). Nama yang cukup dikenal di Jakarta , karena segudang prestasinya. Siapa sih yang nggak bangga jadi lulusan SMA 34?
Untuk teman-teman alumni yang nggak tinggal di Jakarta atau yang nggak pernah nengokin 34, sekarang sekolah kita sudah sangat berbeda, karena pada tahun 2000 gedung lama yang penuh kenangan indah sudah terkubur dan dibangun menjadi gedung megah.
Sekarang kenangan-kenangan masa lalu hanya tertinggal di sudut benak kita masing-masing, tapi kenangan ini tak bisa dihancurkan oleh teknologi modern atau bangunan megah…